Pierwsze 200 wierszy.
Terlalu sulit duduk di kelas setiap hari dan memanggilmu Tn. Fitz.
Oke, Aku tak bisa berpura pura tidak mengenalmu.
Maafkan aku, Bu.
Untuk apa ? / Polisi.
Kami akan bertemu tunangan Melissa.
Apa dia harus tahu semuanya ?
Hentikan. Hentikan. Kita tak bisa..
Ini bukan lagi penyelidikan orang hilang... Ini sebuah pembunuhan.
Hanna. / Apa menunggu seperti ini...
...yang kau inginkan atau karena ayahmu ?
Tidak, Ini pilihanku.
Jadi, Aku merusakmu.
Mengapa kau sangat khawatir ?
Kupikir ada yang salah denganku.
Kau kehilangan sahabat dekat.
Kau perlu menemukan cara untuk melepas kepergiannya.
Ini ide siapa lagi ? / Ibu Emily.
Ide soal gubuk itu aku. Ibuku cuma bilang kita harus berbuat sesuatu...
Yah, Bisakah kita lakukan sesuatu yang tak melibatkan nyamuk ?
Mereka bukanlah nyamuk, Mereka itu gnat (=Agas).
Terserahlah ! Mereka kecil, menjengkelkan dan mereka beterbangan di hidungku.
Yah, Mereka tertarik pada parfummu...
...dan rambutmu, dan lipgloss-mu.
Jadi, Maksudmu, Aku membuat lalat tertarik padaku ?
Gnat. / Mengapa kurasa kita salah jalan ?
Tidak, Kita sudah benar. Aku mengingat pohon ini.
Ini titik tengah.
Ada 136 langkah menuju gubuk.
Kau pernah ke sini sejak Alison meng---
Aku ? Tidak..
Tapi, Kau mengingat pohonnya.
Kawan, Itu tak aneh.
Kita kemari saat kelas 8 setiap hari...
Kurasa ini tempat yang salah untuk melakukannya... Apapun sebutan kalian,... Tempat keramat...
Ini bukanlah keramat. Ini tempat untuk mengingat Alison.
Salahkah itu ?
Melakukannya di sini, seperti kita punya sesuatu yang disembunyikan...
Kau khawatir dengan kata orang ? / Kau tidak ?
Kau mau si Detektif seram itu punya lebih banyak alasan untuk menanyai kita ?
Hanna, Mengapa kau diam saja ?
Kucoba menjauhkan serangga dari hidup dan mulutku.
Kau boleh berbicara...
Kau mau pendapatku ?
Menurutku, Kita tunda ini dan tak meningatnya dulu sampai kita tahu pasti dia tak masih di sini.
Apa ? / Apa maksudmu ?
Menurutmu, dia masih hidup ? / Hanna, Mereka sudah menemukan mayatnya.
Hentikan. Aku takut. Bisakah kita tidak--
Kalian tahu ? Kalian meminta pendapatku.
Aku tak yakin dia telah meninggal.
Kita ke pemakamannya !
Ya, Dan saat selesai, Kita masih mendapatkan pesan darinya.
Itu bukan dia. Seseorang bermain-main dengan kita.
Bagaimana kalian tahu ? Dan bagaimana dengan isi pesan-pesan itu ?
Maksudku, Bagaimana si 'A' tahu hal-hal yang hanya diketahui oleh Ali saja ?
Oke, Pembicaraan ini membuat kulitku merah.
Bekas gigitan... Dari Nyamuk.
Spencer, Kau dapat pesan lagi ?
Kau tidak ?
Apa itu ? Kalian mendengarnya ?
Ya. Aku dengar. Aku tepat di sampingmu.
Halo ? Apa ada orang di sana ?
Mungkin kelinci.
Halo. / Itu kelinci, Hanna.
Dia takkan menjawabmu.
Bisakah kita ke gudang saja ?
Oke, Itu bukan kelinci. Ada seseorang di sana.
Ayo berbalik.
" Hati-hatilah, Kawan, Ini alam terbuka dan aku berburu " --A
Pagi.
Di mana Ibuku ? / Dia ke atas mengambil sesuatu.
Aku mencari tahu, apa yang membuat barang ini bisa dioles.
Kau ingin wafel ? / Tidak, Terima kasih.
Itu dia... Ternyata minyak canola !
Darren, Mengapa kau tak berpakaian ? Biar kuurus sarapannya.
Yeah.
Jadi, Dia tinggal di sini sekarang ?
Keluarkan susunya.
Apa ini selamanya ?
Pelankan suaramu !
Astaga, Itu hanyalah sebuah kacamatan, dan itu musim lalu.
Ambilkan botolnya. / Bu, Kau tak harus melakukannya.
Melakukan apa ? / Melayaninya.
Kita akan bicarakan itu setelah sarapan.
Aku tak sarapan, dan kau juga.
Dengar.
Sampai, dia membuat toko-nya membatalkan tuntutan mereka untuk gaya belanjamu...
...kita takkan mengusir siapapun.
Yang tak kita inginkan adalah bermusuhan dengan polisi.
Aku paham.
Tapi aku takkan membelikannya kartu untuk Hari Ayah.
Hanna ! Ini rumit.
Ngomong-ngomong, Kalau ingin membelikan kartu, Harusnya aku.
Kau sudah cukup jauh.
Ya, Sisa 60 halaman, dan aku tak ingin selesai...
Kau harus membaca biografi lainnya.
Idola ayah menjadi lebih jelas.
Yah, Aku akan lebih mengidolakan kalian kalau kalian pesankan lagi yang ini.
Poppy Seed ? Kita bagi dua.
Pastikan ayahmu tak menghabiskan kopiku.
Apa kau menyukai gurumu ? / Apa ?
Guru Bahasa Inggris-mu. Apa kau menyukainya ?
Oh ! Ya. Eh, Dia baik...
Siapa lagi namanya ? / Tn. Fitz.
Hei Mungkin aku akan-- Aku mencarikan biografi itu di sekolah. Apa judulnya ?
Ada salinannya di kantorku. Nanti kubawa pulang. Mungkin akan menginspirasimu.
Untuk apa, Menulis novel ?
Kau punya bakat.
Byron ?
Hey ! Hi. Bagaimana kabarmu ?
Maaf. Aku tak bermaksud menganggu...
Tidak.. Tidak.. Tak apa.. Uh...
Um, Aria... Ini Meredith Sorenson. Dia juga pengajar di departemen...
Departemenku. Ini Aria... Putriku.
Oh, Aria !
Hi. Tentu saja..
Kau menerima pesanku ?
Ya, Dan maaf aku belum sempat menelpon balik.
Tak apa. Mereka hanya butuh konfirmasi saat Senin.
Akan kulakukan sesegera saat ke kampus. Ada email, atau---
Ini..
Jadi, Bagaimana rasanya pulang ?
Kota ini pasti membosankan, setelah menghabiskan setahun di luar negeri.
Tidak juga.
Oke, Yah...Aku akan.. Akan kukirim sebelum makan siang.
Terima kasih.
Senang bertemu denganmu.
Senang bertemu denganmu. Selamat datang kembali.
Mengapa dia tak bisa lulus ?
Dia sudah lulus. Sudah kukatakan. Dia menjadi asisten dosen.
Bukan asistenku. Tapi kantornya di sebelah...
Aku tak bisa berpura-pura dia tak ada, Aria.
Itu kampus yang kecil.
Tak cukup kecil.
Kau tak bisa menghindari orang, Sayang.
Yang lalu, biarkanlah.
Dan apa itu.. Sedih,...
,...memalukan, Menyedihkan..
Semua itu ?
Suruh yang lain.. Aku tak mau bicara soal pernikahan...
...yang takkan pernah terjadi pada setiap anggota.
Pagi. / Hei.
Permisi.
Di mana ayah ? / Dia sudah ke kantor.
Sudah ?
Jadi dia berangkat tanpaku ? Mengapa dia tak membangunkanku ?
Dia sedang sibuk.
Dia membantu Melissa menyingkirkan barang yang ditinggalkan Wren.
Sayangnya, Kau bukan bagian dari itu.
Berapa kali harus kukatakan ?
Oh ! Aku tak bisa mendamaikan kalian dengan secangkir kopi.
Siapa yang menghubungi koran untuk menarik pengumuman ?
Sudah cukup berat mengubah statusku di Facebook !
Akan kuurus soal korannya.
Bagaimana dengan makan malam pertunangannya ? Haruskah aku juga ?
Tak, Sayang. Tak usah.
Berikan nomornya, dan aku akan meninggalkan pesan.
Kau mau ke mana ?
Aku akan makan di kamarku.
Oh, Tidak. Aku baru mencuci sepreimu.
Duduklah di meja. / Kurasa aku tak diterima.
Itu tak pernah menghentikanmu sebelumnya.
Aku tak meminta tunanganmu untuk menciumku, Melissa,...
Untuk terakhir kalinya, Dia yang melakukannya padaku.
Dan kau diam saja seperti bantal saat dia menciummu !
Dengar, Aku paham. Kau marah, dan aku merasa kasihan...
...tapi jangan salahkan semuanya padaku.
Mungkin kau harus bertanya pada dirimu mengapa Wren punya keinginan untuk...
Maafkan aku. Oke ? Aku tak sempurna,...
Tapi aku tak ingin dituduh atas perbuatan yang tak kulakukan !
Oh, Kalian berdua hentikanlah !
Ganti bajulah untuk ke sekolah.
Bawa saja muffinmu.
Ah ! Aku sangat menyukai warnanya.
Kita harus menyimpannya beberapa...
Aku hanya punya dua tangan.
Simpanlah.
Mengapa, Apa ibumu sekarang minta bukti bayar ?
Ini lucu. / Sean !
Apa yang lucu ?
Tak ada. Noel cuma di luar kendali.
Kau wangi.. / Simpan untuk besok malam.
Besok malam kenapa ? / Orang tua Noel keluar kota.
Artinya pesta akan dimulai. Berpikir besar, liar,...
,...dan orang tua yang berada di lain tempat.
Aku harus berlatih.
Simpan bau itu.
Jadi, Bebannya ada. / Apa maksudmu ?
Tak semua punya Sean untuk di bawa ke pesta itu...
...dan aku takkan menghabiskan malam berjaga di semak...
...sehingga kalian bisa berduaan.
Oke, Kami takkan melakukannya di semak..
Terserah.
Kalian belum pernah melakukannya ?
Ini bukan perlombaan, Mona.
Oke, Ibu, Serius.
Tak ada yang menyuruhmu jadi gadis murahan tapi hubungan kalian sudah berbulan-bulan.
Kalau kau tak melakukannya, bagaimana kau tahu kalian masih bersama ?
Berapa lama kau menunggu sebelum kehilangannya ?
Aku ingin menawarkan tumpangan, Tapi sepedamu lebih cepat dari mobilku.
Aku melambungmu ? Aku bahkan tak melihatmu.
No comments yet. Be the first to leave one.