Pierwsze 159 wierszy.
Apa yang telah terjadi?
Apa yang kita lakukan sekarang, Manuel? Seluruh Angkatan Darat akan mengejar kita!
Tuhan sudah menunjukkan jalannya kepadaku.
Dan apa ini?
Bagaimana kalau kau tunggu aku di lantai atas? Aku akan segera ke atas bawa minuman.
- Ya. - Ya?
Berapa umurnya?
Kalian semua ada dalam berita, brengsek.
Pengiriman dibiarkan aman dan lancar. Aku sudah melakukan pekerjaanku.
Apa yang kau inginkan?
Pertemuan dengan Leyras.
Kau terlalu panas untuk mendekati mereka sekarang.
Itu bukan pertanyaan.
Ah... Hei!
Ada apa ini? Kau pikir aku peduli tentang dia?
Bunuh dia. Bunuh dia, keparat. Silahkan!
Aku rasa kau salah paham kehadiran kami di sini.
Kau orang mati, brengsek. Kau dan semua temanmu. Mengerti?
Menurutmu bagaimana kami masuk?
Dengan sopan bertanya kepada premanmu apakah kami bisa bicara denganmu?
Meksiko melatih kami untuk menjadi yang terbaik. Dan kami yang terbaik.
Itu sebabnya aku mau menyarankan
Kau membuat hidup bosmu lebih mudah, para Leyra...
atau membuatnya lebih sulit bagi mereka.
Mengapa kau hentikan omong kosong itu
dan katakan padaku apa yang kau lakukan di rumahku?
Aku sudah bilang, pertemuan.
- Atau yang lainnya? - Atau yang lain...
Aku akan merebusmu hidup-hidup.
Mulai dengan kakimu dan ketika mereka dimasak,
aku akan memotongnya
dan aku akan membuatmu tetap hidup jadi kau bisa memakannya...
sampai ke ujung kuku kaki.
Bagaimana menurutmu?
- Halo, Ketua. Siapa mereka? - Mereka datang untuk bertemu bos.
- Buka, brengsek. - Buka.
Tuhan telah memberitahuku bahwa masa depan kami terletak pada organisasimu.
Kau bisa memberitahu Tuhan-mu
bahwa sekumpulan mantan tentara tidak ada gunanya bagiku.
Sepertinya kita tidak melihat banyak hal dari perspektif yang sama, pak.
Perspektif apa yang kau bicarakan, Manuel?
Kau tidak mengambil keuntungan dari dominasimu di pasar.
Kau terus menjual secara grosir padahal kau bisa menjual eceran.
Jadi kau menyarankan membayar para dealer di setiap jalan?
Itu tidak mungkin.
Kau tidak perlu membayar mereka, Kau hanya perlu mengendalikannya.
Dan itulah keahlian kami.
Dan kau butuh semua pria ini untuk hal ini?
- Siapa yang paling tidak terampil? - Kami semua terampil.
Aku tidak menanyakan hal itu. Yang paling tidak terampil...
Satu, dua, tiga...
Aku akan memilih yang ke-empat.
Kelima... kita akan membunuhnya.
Baiklah, aku katakan... kita akan membunuh yang ini.
Sialan kecil ini, oke?
Tapi aku tidak tahu, kau yang putuskan. Apa?
Kami membutuhkan pria yang patuh.
- Kau butuh pria yang setia. - Setia kepada kami, brengsek!
Ayolah.
- Tenang! - Tembak, sialan, tembak!
Aku akan bunuh semua orang yang pernah kau kenal!
Jacinto...
Kami datang ke sini untuk bekerja. Kami semua.
Tuhan menginginkannya seperti ini.
Hei...
Ayo bicara, Manuel.
ZeroZeroZero E03 Miranda Diterjemahkan oleh KECEBONG
Tidak mungkin kita bisa membawa kapal menuju Gioia Tauro.
Pertaruhan terbaik kita adalah melakukan apa kata orang Meksiko itu.
Ganti kapal di pelabuhan Dakar, beli kapal yang bersih dan selesaikan seperti itu.
Sampai saat itu terjadi, kita matikan AIS dan INMARSAT supaya kita tidak terlacak.
Baiklah.
Ganti arah haluan menuju Senegal.
Sounders. Aku ingin kecepatan penuh, sepanjang jalan ke sana.
- Tambahkan pengawas yang kau butuhkan. - Ya, pak.
Aku pernah naik kapal kena bajak laut sekali.
Itu bertahun-tahun yang lalu, ketika ayahmu masih suka berlayar.
Enam orang dari mereka naik kapal, menahan kami di bawah todongan senjata.
Ayahmu adalah pria yang sangat tangguh daripada siapa pun yang pernah bertemu, tapi...
ketika kau mendapat todongan senapan di antara mata...
Tidak ada pahlawan di lautan.
- Tuan Lynwood, ada yang bisa aku bantu? - Aku hanya ingin melihatnya beraksi.
- Kau butuh pelindung telinga. - Aku tahu.
Aku baru saja di ruang mesin aux.
Dan aku perhatikan ada minyak di mana-mana.
Silindernya telah longgar, mereka menuangkan minyak.
Aku yakin ada orang yang melewatkannya pada pemeriksaan pemeliharaan.
Tidak, setiap filter sudah longgar.
Jika kita menghantam perairan yang kuat, menyalakan mesin-mesin itu
akan terjadi kebakaran dalam sepuluh menit.
Aku tahu apa yang aku bicarakan, kau tahu itu.
Aku tumbuh di kapalmu.
Aku cenderung tidak menganggap kedengkian ketika kebodohan ada di atas meja.
Silinder itu tidak mungkin longgar sendiri.
Jangan khawatir. Aku telah bekerja dengan orang-orang itu selama bertahun-tahun.
Ayahmu kenal mereka.
Mereka semua.
Luzvimino, kan?
- Kau bekerja di ruang minyak? - Ya, pak.
Perahu yang bagus, bukan?
Kami berpikir untuk pergi dengan dua tahap,
tetapi setelah melihat biaya-nya kami putuskan untuk pergi dengan kapal ini.
Apakah kau butuh sesuatu, Tn. Lynwood?
Kenapa kau mencoba untuk membuat mesin kebakaran?
Apa maksudmu?
Aku melihatmu di rekaman sedang melepaskan minyak silinder pada salah satu mesin aux.
Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan.
Jangan macam-macam denganku!
Aku ingin kau memberitahuku apa yang sedang terjadi.
Kenapa kau mau membakar kapalku?
Dia menyuruhku melakukannya, maaf, teman. Aku minta maaf, Pak. Maafkan aku.
Siapa yang menyuruhmu?
Siapa yang menyuruhmu?
Kepala Bagian Mesin.
Apa kau sudah bicara kepada siapa saja tentang ini?
Tidak, aku langsung menemuimu, tapi kita harus menelpon Emma.
Tidak, tidak, Tidak! Itu terlalu berbahaya.
Pemancar harus tetap mati sampai kita bongkar muatan.
- Aku perlu memberitahunya apa yang terjadi. - Kau tidak perlu mengatakan apa-apa padanya.
Brengsek, brengsek! Tidak!
Brengsek!
Brengsek! Brengsek!
Kau butuh tumpangan untuk pulang.
Sudah berapa lama kau melakukan pekerjaan ini?
Sejak aku berumur 20 tahun.
Aku suka laut.
Kau bisa melihat Selat Messina dari jendelaku.
Aku benci laut.
Aku benci kapal-kapal besar baru ini yang berlayar sendiri,
kru Filipina membayar kacang yang bahkan mereka tidak tahu apa itu laut.
Tidak seperti itu sebelumnya. Ketika aku mulai, semuanya berbeda.
Belok kanan, ke sini.
Kenapa kau tidak berhenti?
- Apa lagi yang bisa aku lakukan? - Menikmati hidup.
Kami bisa memberimu 100.000 dolar lusa.
Dan satu juta euro setelah pekerjaan selesai, dimanapun yang kau mau.
Apa yang kau inginkan?
Kami ingin memastikan pengiriman tidak pernah sampai ke Gioia Tauro.
- Bagaimana caranya? - Aku tidak peduli bagaimana caranya.
Yang penting adalah tidak ada seorangpun yang tahu bahwa itu karena kau atau kami.
- Edward Lynwood adalah temanku. - Sekarang dia sudah mati.
Benar, kan?
Apa yang dilakukan istri saudaramu di sini?
Dimana Nicola? Dia seharusnya bertemu kita.
Kakakmu tidak pulang. Dia hilang sejak kemarin.
Dia harus menemui seorang pria, tapi aku tidak tahu bertemu siapa.
Ayo ikut Paman.
Ini pasti perbuatan kakek sialanmu.
Parmigiana yang indah!
Orang Amerika sudah kembali.
Dimana dia?
Dimana dia?
Ah ha!
- Lihat bagaimana kau tumbuh! - Lututku mencapai bahumu.
- Katakan padaku betapa kau merindukan Ayah. - Sebanyak ini.
Sebanyak ini?
- Apa kau tahu betapa aku merindukanmu? - Tidak.
Sebanyak ini!
Pergilah dengan ibu.
No comments yet. Be the first to leave one.