9-1-1: Lone Star

9-1-1: Lone Star

Pobierz napisy Indonesian

Sezon 5

Informacje o wydaniu

9-1-1 Lone Star S05E01 WEB h264-EDITH++DSNP
Komentarz od tedi
Retail Hotstar | 43:59 Resync for WEBRip

Tagi

webdl
Opublikowano: 2024-09-28
Pobrania: 42
Dla niesłyszących: No

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 200 wierszy.

Si stegosaurus menyatakan haknya atas wilayahnya.

Tapi, gawat! Datanglah si pterodaktil.

Hei.

Keluar. Kami akan membangun benteng.

Tapi aku sedang bermain.

Ya, memainkan di... dinosaurusmu.

Sana. Kini, bermainlah di tempat lain.

Sally selalu selamat.

Tarik napas dalam-dalam, Anthony, seperti latihanmu.

Sally selalu selamat.

Halo?

Lari!

Lari!

SEPEKAN SEBELUMNYA

Belakangan ini, aku serasa terkurung kabut.

Dalam hubunganku dengan pacarku...

Kini mantan pacar.

Juga keputusan besar yang harus kubuat di tempat kerja.

Aku...

Serasa di dalam halimun.

Aku tak tahu alasannya.

Tapi menurutmu, ini berkaitan dengan kematian adikmu?

Maafkan aku, kau harus sedikit lebih spesifik.

Ada banyak orang yang mati di depan mataku.

Maaf, aku baru tahu.

Mana mungkin tahu? Yang pertama melebihi 40 tahun silam.

Tapi kurasa keburaman ini memang berawal

kurang lebih saat kematian adik seayahku Robert setahun silam.

Kuduga kematiannya mendadak?

Terkadang, trauma mengejutkan bisa membuat kita terhenti.

Kematiannya tak mengejutkan. Dia menderita penyakit Huntington.

Kami punya waktu untuk bersiap.

Tapi... Usaha memang bagus.

Ya.

Terima kasih karena mengundangku ke grup duka.

- Menyeretmu? - Kau tak menyeretku.

Kau memang membujukku selama sembilan bulan terakhir.

Apa itu membantu?

Melegakan bisa membicarakan Robert lagi.

Ya, aku paham maksudmu.

Sudah tiga tahun, tapi perasaanku masih sama soal Charles.

Aku... Aku baru tahu tentang adikmu.

- Tyler. - Tyler? Apakah...

- Itu arti inisial T pada T.K. - Ya.

Dia berusia 10 tahun, aku 13 tahun. Dia tenggelam di pantai.

Jarakku tak melebihi 1,8 meter darinya.

Aku ikut berduka.

Ya, begitulah.

Aku sepertinya kesulitan menjaga adik-adikku.

Tyler. Robert. Anak buahku di New York.

Judd mujur bisa keluar saat itu.

Keselamatan diri bukan prioritas Judd saat meninggalkan kantor damkar.

Aku menyayangi dia, tapi belakangan ini, aku merasa sedikit diabaikan olehnya.

Kau masih belum tahu siapa yang akan mengisi posisinya, ya?

Kau mendengarku. Benakku berkabut.

Keputusan ini kutunda begitu lama sampai harus diambil alih oleh Pak Kepala.

Apa sudah ada yang mumpuni yang mencalonkan diri?

Bisa dianggap begitu.

Baik, Semuanya. Taruhan terakhir.

Aturannya sangat sederhana.

Petugas damkar pertama yang menggulung rapi slangnya

tanpa lekukan, akan menang.

Lomba ini harus rapi dan bersih.

Tanpa saling tendang atau gigit.

- Tak meludah. - Tak meludah?

Ada Marjan. Kita melihat aksinya saat lomba sepatu roda.

Benar sekali. Karenanya, kujagokan Marjan, Ratu Kecepatan.

Dia mungkin Ratu Kecepatan,

- tapi dia bisa melambat. - Aku tak melambat.

Kulihat putaran terakhir lombamu. Kau melambat.

Karenanya, aku menjagokan Si Kura-Kura Besar.

- Ayo, Paul. - Aku tak yakin suka "Kura-Kura Besar"...

- Baik. Nancy. - ...tapi kuhargai maksudmu.

- Mateo. - Ayo.

Peserta lomba. Bersedia. Siap.

- Ayo, Marj. - Ayo. Kita mulai.

Kita mulai. Pelan, tapi pasti.

- Pelan, tapi pasti, akan menang. - Ayo, Marj.

Ayo, Marj.

Itu baru gadisku.

- Secara platonik. - Cepat...

Dia melambat. Baiklah, cepat, Kura-Kura Besar.

Ya... Ayo, Paul. Sampai akhir.

Kau mampu, Paul? Kau mampu?

Waktu finis, Nancy.

- Ini 17,6 detik untuk Paul. - Mateo.

Untuk Marjan, 23 detik dan masih berputar karena lupa tekan tombol stop.

- Ayolah. Sial. - Apa?

Maaf. Lombanya seru.

Tahukah kalian? Kurasa Marj menang tipis.

Tidak, kurasa kau menang pada usaha terakhir.

- Seri. Ya. - Seri.

Kalian konyol.

- Kenapa kalian begitu baik? - Kenapa tidak?

Karena kalian sedang bersaing.

- Persaingan menjadi letnan berikutnya. - Bung, tidak.

Hubungan kami tidak begitu. Kami tak peduli pangkat.

Kami nyaris tak memikirkan promosi itu.

Yang benar saja.

Tetaplah berpikir begitu. Itu lucu.

Sungguh, kami tak akan biarkan persaingan sepele merusak pertemanan kami.

Petugas damkar terbaik yang menang.

- Benar, Marj? - Ya.

Siapa pun pria itu.

Atau wanita.

GRUP PERTUKARAN MATA UANG

Muatan tak seimbang.

Kau tahu itu hanya dari...

Baik. Tak ada tempat untuk tas jinjing agar seimbang.

Kau bisa tata ulang tas-tasnya.

Tak ada waktu untuk menata ulang tas-tasnya.

Sudah telat 30 menit ke bank.

Lebih telat jika mobilnya terbalik.

Maukah kau menyetir saja?

Kau tahu, kau harus santai, Stevie.

Kata buku, kecemasan itu seperti virus.

Penularan emosi, sebutannya.

Memang kenapa jika kita telat?

Bagus. Sungguh bagus. Kita pasti dipecat.

Berhentilah mengeluh. Ini bisa kuatasi.

JALUR DITUTUP

Tahukah kau? Maaf.

Kau benar.

Stres memang menular, dan aku pasien nolnya.

Sejak bayiku lahir, aku kurang tidur.

Steve, SUV, arah pukul 05.00.

Membuntuti terlalu dekat.

Menepi!

Mereka minta kita berhenti.

Pintarlah mereka. Laporkan.

Truk Z-1-9. Sedang terjadi upaya perampokan di Oriel Avenue.

Matt, mereka memblokade jalan.

Berpeganganlah.

Kau sedang apa?

Kaca depan setebal empat cm, poli...

Kata Operator, ada dua korban di dalam pada saat perampokan.

- Tahu mereka mengangkut apa? - Jutaan, tunai?

Itu alasan kuat.

Minta EMS siap untuk dua korban kritis saat tiba.

Mateo, pasang slang 1,5 dim. Masukkan semua di penampungnya.

- Ya, Kapten. - Paul, Marjan, ikuti aku.

Kita harus keluarkan korbannya sekarang.

Kepolisian Austin.

Kepolisian Austin. Kalian mendengarku?

Ya! Ya, tolong aku!

- Pintunya macet saat menabrak. - Kami akan mengeluarkanmu.

- Marwani, keluarkan dari sisi penumpang. - Beres, Kapten.

Hei, Kapten. Lihat.

Tak ada cipratan darah dalam kecelakaan.

Kapten Vega, mungkin ada luka tembak.

Dimengerti. Kami siap.

Benda ini merusak Jaws. Mobil ini seperti tank.

Lebih mirip brankas.

- Astaga. - Kapten, kita harus berbuat apa sekarang?

Baiklah. Mobil ini terbalik.

Pasti ada kerusakan di suatu tempat.

Hei, Kapten. Lubang pelurunya.

Jika sopirnya tertembak, pasti kacanya berlubang.

Harus ditemukan. Gunakan mata dan tangan.

Hei, tunggu. Kurasa sudah kutemukan.

- Bertahanlah, Pak. Kami segera tiba. - Aku masuk.

Marj, aku di belakangmu.

- Pak! - Di belakangmu.

Teruskan. Ini berhasil.

Teruskan.

Menyingkir!

Baik. Ambilkan pengait.

Putar engkolnya.

Marwani, tarik si sopir.

Mengisap asap, luka internal, Kapten.

- Baiklah. T.K., tanda vitalnya. - Ya.

Ada trauma dada karena roda kemudi, dan luka tembak di leher.

Tampaknya peluru memutuskan arteri karotis.

Tak berdenyut. Tewas, Kapten.

- Bagaimana, T.K.? - Denyut lemah dan jarang.

Saturasi 40 dan menurun, Kapten.

Dada tak mengembang. Gagal pernapasan. Pasang slang sekarang.

Baiklah.

Tak bisa melewati pita suara. Terlalu bengkak, Kapten.

Menyingkirlah, siapkan Cric Kit untukku.

Baiklah, ini otot krikotiroid. Nancy, usap di situ.

Hampir tembus.

Sudah.

Slang.

Baiklah. Satu naik.

Baiklah.

Bagus.

Mulai pompa dadanya.

Ayo.

Ayo. Buka matamu.

- Ayo. - Ayo.

Ayo.

Bangun juga, kau.

Bangun juga, kau. Baik. Tak apa. Jangan bergerak.

Ada slang di tenggorokanmu yang membantumu bernapas.

Kedip dua kali jika kau paham.

Bagus. Kita beres.

Siapkan dia untuk diangkut. Kabari West Park kita datang.

- Dimengerti. - Penyelamatan bagus, Kapten.

Sama-sama, Kapten.

More Indonesian subtitles for 9-1-1: Lone Star

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left