Sankarea: Undying Love

Sankarea: Undying Love (さんかれあ)

Pobierz napisy Indonesian

Specials

Informacje o wydaniu

Sankarea-14-HAJIME-IDFL US-SC
Komentarz od dennyhajime
Secara cerita episode 13, secara urutan sebenere episode 14, tapi di titelnya diberi nama OVA 2

Tagi

other
Opublikowano: 2013-01-04
Pobrania: 12
Dla niesłyszących: Yes

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 178 wierszy.

Nyonya, makan siang anda sudah siap.

Aku gak lapar.

Baiklah kalau begitu.

Kantor Kepala Sekolah

Rea?

Iya. Dia terpilih untuk mewakili kelasnya dalam turnamen debat.

Oh?

Dia hebat baik dalam hal akademis dan atletik.

Tidak akan ada yg bisa menemukan kecacatan pada nona muda.

Oh ya?

Kamu bilang tak akan ada yg bisa menemukan kecacatan darinya?

Iya, nyonya.

Setiap paginya ada anak dari sekolah lain selalu menemaninya sampai pintu gerbang sekolah.

Tapi sampai sekarang kamu masih yakin kalau dia itu tidak mungkin mendapat kritikan?

Tapi dia itu juga putri anda, Nyonya Kepala Sekolah.

Aku yakin kita bisa mengabaikan soal kecil ini...

Kalau dia tidak dikasih pelajaran dengan benar, dia bisa jadi contoh yg buruk.

Tapi, kami sudah diperintahkan untuk tidak usah coba-coba menjamah berkas milik nona muda.

Maksud suamiku itu karena dia adalah putri kami bukan berarti dia mendapat perlakuan istimewa.

Aku tidak memintamu untuk menskors ataupun mengeluarkan dia dari sekolah,

tapi tak bisakah kamu memberinya peringatan atau surat peringatan?

Ka-Kalau begitu, kami akan memberinya teguran yg keras.

Pastikan itu disertai dengan hukuman yg setimpal.

Ini perintah.

Baik.

Satsuki.

Iya?

Mau minum?

Karena aku sedang bertugas, terpaksa aku harus menolak tawaran itu.

Jangan terlalu kaku-lah. Minum yuk?

Nyonya...

Aku tau kalian semua sebenarnya mengejek aku dibalik sikap kalian sekarang.

Nyonya, kalau anda minum lebih banyak lagi, pengaruhnya akan buruk untuk kesehatan anda.

Diam kamu!

Nyonya, tidakkah sebaiknya anda beristirahat?

Kamu tak henti-hentinya mengejekku ya?

Dasar orang-orang brengsek itu!

Mereka semuanya mempermainkanku!

P

Pe

Pen

Pene

Pener

Penerj

Penerje

Penerjem

Penerjema

Penerjemah

Penerjemah:

Penerjemah: D

Penerjemah: De

Penerjemah: Den

Penerjemah: Denn

Penerjemah: Denny

Penerjemah: Denny H

Penerjemah: Denny Ha

Penerjemah: Denny Haj

Penerjemah: Denny Haji

Penerjemah: Denny Hajim

Penerjemah: Denny Hajime

Penerjemah: Denny Hajime I

Penerjemah: Denny Hajime ID

Penerjemah: Denny Hajime IDF

Penerjemah: Denny Hajime IDFL

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.U

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US S

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Su

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Sub

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs C

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs Cr

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs Cre

Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs Crew

Hey, mau stop dulu?

Kok gitu?

Padahal ini lagi seru-serunya!

Tapi ini bukan film yg bagus.

Suara lolongan Iblis di film ini jauh lebih bagus.

Gak bisakah kita putar sampai selesai saja?

Aku mau lihat akhir filmnya.

Lolongan Para Iblis

Gak akan menarik kok, percaya deh.

Kakak!

Mero? Ada apa?

Kakak! Cepetan kesini!

Ngapain sih dia di bawah kuil itu?

Ini nih namanya misteri.

Plus, pakai pakaian apa sih dia ini?

Aneh bener.

Kalau menurutmu dia terlihat umur berapa?

12, 13-an mungkin?

Dia cantik juga.

Bener gak?

Aku gak ngerti masalah begituan.

Apa maksudmu?

Kak, pemilihan kata yg gak jelas gitu gak bakal dimengerti sama Rea-dono.

Trus mustinya gimana?

Hei, jangan berisik.

Ayah.

Pak Polisi Edogawa akan mampir sebentar lagi.

Gadis ini kemungkinan hanya tersesat dan berakhir kesini.

Kita cuma bisa berharap.

Dugaan kami sih dia itu sudah ditinggalkan oleh orang tuanya.

Setidaknya bisakah kamu beritahu namamu?

Terus alamat atau kelas berapa kamu?

Ada apa?

Waktu kita menawarkan mengantarnya ke rumah sakit waktu itu, dia mendadak...

Kenapa?

Kemarilah, jangan takut.

Sudah sudah, tak apa kok.

Tenanglah.

Nampaknya pihak rumah sakit sudah angkat tangan.

Iya. Kita akan meminta dokternya saja yg kemari.

Kalian bertiga kan umurnya sepantaran dengan dia.

Mungkin kalau sama kalian dia mau berbicara.

Mau coba?

Tentu.

Apa kamu itu tak bisa bicara?

Ataukah kamu memang tak ingin bicara?

Apa kamu merasa kecewa akan sesuatu?

Ini gak berhasil.

Kita tak akan mendapatkan hasil apa-apa dengan cara ini.

Kak, bisa gak kamu gak lebay?

Niatku sih sebenarnya supaya dia bisa sedikit membuka diri.

Dia menyukainya?

Aku ada ide! Mau nonton film bareng?

Film Zombie itu benar-benar menghibur!

Rea-dono, aku tidak setuju soal itu.

Kok gitu?

Aku yakin dia pasti menyukainya!

Aku rasa kemungkinannya kecil sekali.

Begitukah menurutmu?

Aku menyukainya.

Bahkan orang lainpun pasti akan menyarankan itu.

Sikap naifmu itu selalu saja menenangkan, Rea-dono.

Be-Benarkah?

Gimana dengan ongkos dokternya?

Dia sudah pergi.

Gak ada kabar darinya juga.

Sepertinya mulai sekarang kitalah yg perlu merawatnya.

Pertama Rea-dono, sekarang dia. Keluarga kita terus bertambah.

Ada yg bisa kubantu?

Bisakah kamu mengantarkan makan malamnya ke-dia?

Aku membawakanmu makan malam.

Aku masuk ya.

Rea!

Hey, apa yg terjadi?

Rea-dono, apa kamu terluka?

Furuya-kun...

Mero-chan...

Maafkan aku. Aku terpeleset di tangga.

Haduuh, hati-hati dunk.

Maafkan aku.

Kamu yakin tak apa-apa?

A-Aku baik-baik saja kok...

D e NN y H a J i M e I d f L. u S Su b s C r EW

Selamat pagi!

Ah, selamat pagi.

Apa kabar, Rea-dono.

Bagaimana kondisimu?

Sehat sekali, makasih!

Ngomong-ngomong, apa terjadi sesuatu?

Kami kok tak menemukan dedaunan hydrangea yg sudah kami siapkan untukmu.

Padahal aku sudah yakin menaruhnya ke dalam wadah ini.

Tak apa kok. Akan kucari sendiri dari halaman belakang.

Mengerikan sekali.

Mungkinkah ini ulah hewan?

Apapun itu, pokoknya hati-hati.

Akan kucarikan dedaunan itu dari bukit belakang saja.

Makasih.

Kalau kamu masih mau lagi, jangan sungkan-sungkan untuk mengutarakannya.

S-Sayo?

Sayo!

Kalau dia kayak begini, jangan segan-segan untuk mengasarinya.

Kelihatannya dia cuma gadis normal.

Kalau kita memukuli Kakek, mungkin gak dia bisa jadi terbuka pada kita?

Sankarea: Undying Love subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Sankarea: Undying Love

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left