Pierwsze 142 wierszy.
#PERINGATAN: JANGAN DIUPLOAD ULANG DALAM BENTUK APAPUN. DILARANG DIGUNAKAN UNTUK KEPERLUAN KOMERSIL.
KIRIN48SUB
Udahan dong...
Tak adakah seorangpun yang masih hidup?
Siapa saja... siapa saja, tolonglah aku.
Sepertinya lebih menyenangkan kalau mati saja. Sepi...
Sailor zombie yang terlalu imut. Akhirnya muncul.
かわいすぎるセーラーゾンビ やっと現れた
イェイ イェイ
こっちを見て舌なめずりする キミの笑顔にやられた
Kawaisugiru SEERAA ZOMBI yatto arawareta
YEY YEY
kochi wo mite shita namezurisuru kimi no egao ni yarareta
Sailor zombie yang terlalu imut akhirnya muncul
YEAH YEAH
Melihat kesini dengan menjilat bibir, ku takluk oleh senyumanmu
Aku ingin bertemu denganmu... Sailor zombie.
Siapapun tolonglah. Sedikitpun tidak merasa takutkah?
Akhirnya dimulai... drama baru "Sailor zombie".
Tokoh utamanya, dia... bernama Inui Maiko, usia 17 tahun.
Tolong beritahukan adegan-adegan yang menarik di episode 1 ini dengan singkat dan tepat!
Adegan... yang menarik itu...
20 menit dari sekarang ada zombie menari.
Zombie menari!? Tunggu... dilarang spoiler!
Adegan menarik... misalnya tema atau semacamnya...
Tema? Temanya...
Ah ya, yang menentukan perkenalan diri bagus atau tidak itu dari kesan yang ditinggalkan lho.
Episode pertama dengan judul "Pelajar Pindahan" yang patut dikenang ini... Silahkan dinikmati...
Maiko! Semangat ya!
Pada zaman pasca-kiamat dimana banyak zombie berkeliaran...
Inilah cerita tentang anak-anak cewek SMU yang berani... dan karena suatu keajaiban masih bertahan hidup.
SAILOR ZOMBIE
EPISODE 1 PELAJAR PINDAHAN
Aduh!!
Hah...
Merepotkan... padahal aku tak ingin berkeringat.
Di belakangmu!
Bantuin dong!!
Yah! Hah!
Hah.. hah...
Eh??
Kamu!!
Hampir saja jadi makanan empuk zombie yang bersimbah darah.
Aku sudah menolongmu dari itu. Berterimakasihlah.
Jasamu besar ya, Momo.
Nggak membasmi zombie satupun... cuma lihat-lihat saja pula.
Ini barang dari mobil. Kukira penyanyi kesukaanku.
Terima kasih.
Seragam itu... dari SMU Higashi ya. Siapa namamu?
Inui Maiko. Ini dimana?
SMU Cewek Fujimi.
Karena bumi sudah menjadi seperti ini, kami semua tinggal bersama.
Kukira... kukira sudah tidak ada yang hidup lagi.
Karena itu... aku gembira. Gembira sekali rasanya, sekarang.
Syukurlah kesadaranmu sudah pulih.
Ya, silahkan keluar. Iya.
-Seperti yang dikatakan Momoka. -Kami juga ingin hidup lama.
Jangan bikin muka seperti anak anjing yang dibuang gitu.
Nggak ada yang bakal bilang "ayo tinggallah bersama kami".
Momoka!
Oke kan?
Hah? Kita tak punya tempat berlebih seperti itu.
Apa? Kamu bego ya?
Aku ketua OSIS, namaku Nakajima. Senang bertemu denganmu.
Waktu itu kami sedang bermalam bersama sambil mempersiapkan festival sekolah, tiba-tiba banyak zombie keluar.
Banyak pelajar yang sudah menjadi korban. Sampai sekarang ada 32... eh 31 orang.
Bu Terakawa, setelah ini tolong lihat bagian belakangnya D ya.
Aku akan memainkan flute. Nggak ada yang bisa ngisi posisi Ayaka dan Ryoko soalnya.
Antusias banget, ya. Datanglah ke ruang musik setelah ini.
Cepat. Cepat.
Sudah banyak guru yang lari meninggalkan murid-muridnya.
Bu Terakawa mengatakan ini padaku.
Generator listrik buatan sendiri.
Iori yang membuat semuanya.
Walaupun aku ga ngerti sistemnya seperti apa tetapi
dia juga membuat sistem pemurnian air untuk air bawah tanah.
Hebat! Kalau ada yang bisa kubantu katakan saja.
Oi!
Kalau kau mengganggu Iori takkan kulepaskan.
Eh?
Masak, nyuci, nyapu, mandi, ronda. 5 hal ini dilakukan secara bergiliran.
2 bulan sudah berlalu sejak dunia ini hancur.
Aku sudah sempat kuatir akan menjadi seperti apa
tapi entah bagaimana caranya... bisa terus hidup. Manusia memang hebat...
Semua orang yang bisa bertahan hidup sampai sekarang... memiliki kenangan yang pahit.
Kya!
Aku tahu semua tentangmu!
Aku tahu semua tentangmu!
Celana dalammu nilainya 3 poin!
Celana dalammu... nilainya 3 poin!
Apa-apaan 3 poin!
Ha? Dia agak lupa daratan ya.
Tunggu!
Ah, halo! Aku sudah mendengar kabar tentangmu, pelajar pindahan.
- Kami main petak umpet. - Kami main petak umpet.
Ya? Diajak main bersama?
Terima kasih.
Ini... keluarga Kamioka. Orang sekitar yang mengungsi kesini.
2 bulan ini ngapain aja?
Karena takut zombie, berada di rumah terus.
Eh? Terus di rumah saja?
Terus, kamu makan apa?
Itu... mama sempat salah order...
biskuit natto dalam jumlah besar, disembunyikan di balik atap.
Namun, berkat itu nyawaku terselamatkan.
Enak? Biskuit natto.
Hm... nggak bikin bosan. Benaran lengket-lengket pun.
Aish! Lengket-lengket!
Bagus kan? Lengket-lengket!
Lengket-lengket... tapi bagus buat kesehatan lho. Ingin kucoba sekali-kali.
Kemudian, 3 bulan yang lalu... biskuitnya habis, gawat deh.
Ayah bilang "aku lihat-lihat ke supermarket ya", terus habis itu ga pulang-pulang.
Karena ga mungkin berada di dalam rumah terus, aku keluar. Saat itu juga...
ibuku diserang...
Kau lihat sendiri?
Sepertinya sakit sekali...
Terima kasih sudah menunggu~
Lihat lihat! Latte art!
Wah! Imut sekali.
Lucunya! Ini Arina ya?
Kelihatan seperti Arina?
Sayang sekali! Ini Izuta Rina~!
He!
Iya, Maiko juga... cheese!
Aku punya firasat Maiko akan menjadi penyelamat dunia.
- Penyelamat dunia? - Un.
Kemarin malam saya bermimpi tentang itu. Hari ini Maiko datang.
Ya kan?
Dengan ini, semoga perebutan radio berakhir.
Semuanya gembira lho.
Dan walaupun siarannya tak tentu, tetapi ini menjadi salah satu dari sedikit kesenangan yang ada.
Saya juga tidak ingin melewatkannya.
Oh, bu guru juga... suka suaranya DJ Marlon?
Sebab... suaranya DJ Marlon merdu ya.
Tolong.
Tolong aku... tolong...
Siapa disitu?
Tolong... tolonglah aku...
Kya!
Siapa disitu?
Tolong... tolonglah aku...
Kya!
No comments yet. Be the first to leave one.