The Cursed

The Cursed (幼兒怨)

Pobierz napisy Indonesian

Informacje o wydaniu

The Cursed
Komentarz od mifae

Tagi

other
Opublikowano: 2019-03-05
Pobrania: 53
Dla niesłyszących: No

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 200 wierszy.

Diterjemahkan oleh mifae

Kecelakaan di tempat kerja.

Korban jatuh dari lantai 10.

Paru-paru kirinya tertusuk pecahan logam.

Beberapa tulangnya patah dan banyak kehilangan darah.

Tekanan darahnya 100/50, denyut nadinya 100.

Berikan 100 cc darah untuknya.

Defibrilator.

Siap.

Siap.

Siap.

Pukul 01:23.

Dicatat.

Sayang.

Ayah.

Ayah.

Bibi Xia, kudengar dari temanku

Long Siu hanya memotret baju renang dan pakaian dalam.

Aku tak melakukan itu.

Aku sudah tak tahan lagi.

Hei!

Yang benar saja. Aku sedang mandi.

Kenapa kau selalu begitu?

Apa yang kau takuti? Kita sudah biasa begini

dan aku tak mengganggumu.

Aku hanya melihat.

Jangan lihat sembarangan.

Begadang lagi?

Ada yang paru-parunya tertusuk sebelum jam kerjaku selesai.

Gagal diselamatkan.

Jangan salahkan dirimu.

Aku tahu kau sudah berusaha semampumu.

Halo?

Jessica, aku mencari Ah Mui.

Aku coba menghubunginya

tapi tidak dijawab.

Masa? Tunggu.

Ah Mui!

Kepsek mencarimu!

Rumah ini tidak besar.

Aku bisa mendengarmu.

Terima kasih.

Hai, Kepsek. Mencariku?

Ah Mui.

Ada surat hukum dari Malaysia

yang dikirim kemari untukmu.

Dari Malaysia?

Kepsek.

Ah Mui.

Dokter hebat kami kembali ke sekolah ini.

Nn. Cheung Kah Yee.

Aku Ko Cheng Sam, pengacara dari Malaysia.

Ny. Cheung meninggal pekan lalu.

Ini mengenai surat wasiatnya.

Dia mengakuimu sebagai cucunya

dan satu-satunya kerabat yang sah di mata hukum.

Aku punya nenek?

Kepsek, aku punya keluarga?

20 tahun lalu

aku belum menjadi Kepsek.

Aku hanya ingat kau dibawa kemari oleh pria paruh baya.

Hai. Siapa namamu?

Aku Ah Mui.

Kepsek sebelumnya memberitahuku

kau amnesia saat itu.

Hanya ingat namamu Ah Mui.

Kau harus memulai dari nol lagi.

Kemudian...

saat aku menjadi Kepsek, barulah aku tahu

kau dapat kiriman uang setiap bulan.

Dikirimkan kemari dari Malaysia.

Kepsek sebelumnya

tak pernah membahas masa lalumu.

Kepsek.

Apa yang harus kulakukan?

Bisa bertemu kembali dengan kerabat itu takdir.

Jika ini membuatmu bahagia, pergilah.

Tenang.

Jika kau mau pergi, pergilah.

Kalian berdua.

Karena kita dikelilingi oleh alam yang indah

aku ingin kalian tampil liar.

Lebih liar.

Membungkuk lebih rendah.

Membungkuk lebih rendah.

Itu bagus.

Lebih liar, membungkuk lebih rendah.

Membungkuk lebih rendah.

Hei!

Kau kaku seperti kayu.

Bagaimana aku bisa memotretmu?

Long Siu.

Aku tak terbiasa dengan pemotretan semacam ini.

Apa kau serius?

Lalu bagaimana kau bisa jadi model?

Long Siu.

Foto aku saja.

Baiklah. Kemari.

Benar begitu. Lebih liar.

Bagus sekali.

Hei!

Apa ini?

Kenapa kau menjahitnya?

Kau merusak modelnya.

Aku membayarnya $10.000.

Biar kubantu.

Yang benar saja!

Kau yang harus serius!

Kenapa mengajak teman ke pemotretan?

Seolah itu belum cukup buruk

kau juga tak mau bekerjasama.

Hei!

Kau mau diejek dalam forum?

Tidak.

Jangan merusak namaku di forum.

Hanya ini sudut bagus yang kutemukan.

Hei! Sudah selesai, Mesum?

Pak.

Kau menunjuk dadanya dengan jarimu

dan coba memotretnya dari sudut yang rendah.

Semuanya terekam di ponselku.

Aku punya alasan untuk percaya

kau melecehkan wanita ini.

Unggah saja ke internet.

Kita lihat siapa yang dapat akibatnya.

Gadis standar sepertimu

tak pantas jadi obyek fotoku.

Tunggu.

Kau melupakan sesuatu?

Kalian masih minta upah?

Untung Ah Mui merekam tindakan si licik itu hari ini.

Kalau tidak, aku rugi besar.

Sebenarnya aku baru sampai.

Aku tak sempat merekam apa pun.

Jadi, itu tipuan?

Sudah kubilang lupakan impianmu menjadi pesohor.

Kalau bukan karena kami

orang itu pasti sudah memotret semuanya.

Cukup.

Aku memang salah karena bermimpi menjadi bintang.

Aku mencemaskanmu

dan kau marah padaku?

Cukup.

Hentikan.

Lain kali berhati-hatilah.

Bukankah kita sudah berjanji

bahwa kita bersaudara

dan akan saling menjaga?

Aku beruntung memiliki kalian.

Kenapa kau terburu-buru ingin menemui kami, Ah Mui?

Aku dapat surat dari pengacara.

Katanya aku punya nenek di Malaysia

tapi dia baru saja meninggal.

Aku harus pergi ke Malaysia untuk menerima warisan.

Kau punya nenek?

Dan dia memberimu warisan?

Itu bagus sekali, Ah Mui. Ternyata kau punya keluarga.

Aku senang sekali satu dari kita ternyata bukan yatim piatu.

Tapi aku sudah terbiasa hidup tanpa keluarga.

Kini, katanya aku punya nenek

yang baru saja meninggal.

Apa bedanya?

Tapi Ah Mui

kau bisa ambil kesempatan ini

untuk lebih mengenal keluargamu.

Keluarga?

Bukankah barusan kukatakan

keluargaku adalah kalian berdua?

Aku hanya butuh kalian berdua.

Aku takkan menemui pengacara itu.

Senang jumpa denganmu.

Senang jumpa denganmu, Nn. Cheung.

Izinkan aku memperkenalkan diri.

Ko Cheng Sam.

Pengacara dari kantor Malaysia.

Kami sudah kirim surat padamu

tapi kau tak membalas.

Benar.

Aku tak membalasnya

karena aku memutuskan tak kembali ke Malaysia.

Nn. Cheung.

Biar kujelaskan sedikit.

Aku tak butuh warisan.

Nn. Cheung.

Aku paham perasaanmu saat ini.

Tiba-tiba saja diberitahu kau punya sanak keluarga

pasti sulit dimengerti

tapi ada pepatah dari Tiongkok

bahwa darah lebih kental dari air.

Jika ada faktor psikologis yang menghalangimu

berarti kau harus mengatasinya.

Halo? Amy?

Apa kau dan Jessica bisa libur seminggu?

Ah Mui.

Bukankah katamu kita harus menunggu di sini?

Dia baru kirim pesan padaku.

Dia menunggu di luar bandara.

Pak.

Maaf.

Apa kau bisa menyetir?

The Cursed subtitles in other languages

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left