Pierwsze 200 wierszy.
DRAMA INI ADALAH FIKSI, SERTA SEMUA KARAKTER, LOKASI, ORGANISASI,
SETIAP DAN SEMUA NAMA LAINNYA, LATAR, DAN PERISTIWA YANG DIGAMBARKAN DALAM DRAMA INI
ADALAH REKAAN SEMATA. KETERKAITAN DENGAN TOKOH NYATA,
BISNIS, LOKASI, PERISTIWA, DAN PRODUK, HANYALAH KEBETULAN BELAKA.
KOREA TOWN, AGILES 13 MEI 2015, PUKUL 12.00
Jungpal, ada banyak orang di kasino belakangan ini?
Aku melihatmu di sana tempo hari bermain dengan banyak uang.
Kenapa kau bertanya?
Kau melihatku?
Kau punya banyak pelanggan. Mungkin kau bisa membawa mereka kemari
- sebelum mereka kembali ke Korea. - Hei.
Sejak kapan aku menjadi agen di salon ini? Kapan aku dipekerjakan?
Ayolah, bantu aku. Kita teman lama, bukan?
- Aku bisa dapat perawatan gratis? - Tentu saja.
- Tentu. - Baiklah.
Baiklah, sudah janji.
Sudah selesai.
- Astaga. - Ada apa?
Aku...
Pak Min...
Astaga.
MIN'S CONSULTING
Pak Min!
Apa-apaan...
Bos! Gawat! Moosik!
BIG BET
DIJEBAK
Kenapa ada banyak sekali kasus pembunuhan di sini?
Memang begitulah di sini, Bung.
Kau tahu, mungkin karena kelembapan ini.
Ya, mungkin.
Sial.
- Kita sudah sampai. - Benarkah?
Baiklah, ayo.
Ayo.
Permisi.
- Dia bersamaku. TKP-nya di atas? - Ya, Pak.
Dia kolegaku. Kami akan masuk.
Guzman.
Apa yang terjadi di sini? Siapa korbannya?
Korbannya pemilik tempat ini.
Dia pria Korea berusia 50-an atau 60-an.
Apa katanya?
Aku bertanya siapa korbannya. Dia bilang...
Pria, orang Korea, pemilik tempat ini, usia 50 sampai 60 tahun.
- Baiklah. - Baiklah. Lanjutkan.
Permisi. Seseorang kenal orang yang bekerja di sini?
- Hei, Mark, kemarilah. - Ya, apa?
- Tanya apa mereka melihat sesuatu. - Baiklah.
Apa ada yang melihat seseorang masuk ke gedung?
- Kau melihat sesuatu? - Tidak.
- Tidak? - Tunggu sebentar.
- Kau orang Korea, bukan? - Ya, benar.
- Baiklah. Aku polisi Korea. - Begitu rupanya.
Kau melihat sesuatu di sini?
- Tidak, aku tidak melihat apa pun. - Begitukah?
Kau kenal pegawai yang bekerja di sini?
Dia pegawai di sini.
Benar. Terima kasih.
Permisi, Nona. Aku polisi Korea.
Kudengar kau pegawai di sini. Boleh aku bertanya?
UNIT GAWAT DARURAT
Halo.
Bos.
Tidak ada yang bisa dilakukan sebelum dia dibawa ke rumah sakit.
Pelakunya bertanya di mana Pak Min, lalu langsung menembaknya dengan pistol.
Kau ingat wajah penembaknya atau apa yang dia kenakan?
Atau...
hal aneh yang dia lakukan atau katakan.
Kau pasti sangat dekat dengan Pak Min.
Kau sudah lama bekerja dengannya?
Sudah 15 tahun.
Jangan dipaksakan, pikirkanlah pelan-pelan.
Jika kau ingat sesuatu, seremeh apa pun...
Tolong beri tahu aku.
Hei, Hoon.
Aku menemukan salah satu CCTV di luar.
Di mana?
Chilgu.
Kenapa kau melakukannya?
Sial.
Selain itu, bukankah seharusnya Cha Moosik?
Kenapa malah Pak Min?
Hei, aku tidak punya dendam terhadap Cha Moosik.
Kau sungguh membayar seseorang 20 juta peso?
Astaga.
Kenapa kau bersikap seolah-olah tak tahu apa-apa?
Tentu saja tak tahu! Bagaimana aku bisa tahu?
Kita hanya asal bicara sembari minum.
Aku tak mengira kau sungguh melakukannya.
Sial.
Kupikir kau hanya naif, tapi ternyata kau gila.
Jangan coba-coba menyeretku ke dalam masalah ini.
Hei, Berengsek. Kau yang memohon agar aku merekrutmu.
Ya, aku ingin bekerja denganmu, bukan membunuh seseorang.
Yoongi.
Berpikirlah dengan rasional.
Yang berlalu biarlah berlalu.
Setelah ini, kita bisa mendapatkan bagian kita yang semestinya.
Mengerti? Artinya kita bisa mendapatkan bagian lebih.
Aku tidak peduli soal bagian. Jangan meneleponku, paham?
Hei...
Kau sudah gila?
Aku konsul Korea!
Aku bekerja untuk pemerintah.
Sial, aku bersumpah...
Hei, Yoongi...
- Ini! Aku menemukan kuncinya. - Kau menemukannya? Di mana?
Tapi kenapa ada banyak sekali?
- Sial. - Pasti di sekitar sini.
Muat?
Tidak muat di lubang kunci.
- Kita harus apa? - Kurasa bukan yang ini.
Hei, kita angkat saja semua ini.
- Angkat? - Ya. Ayo angkat.
Baiklah. Satu, dua, tiga!
Tunggu, sekali lagi. Satu, dua, tiga!
Tidak, tidak akan bisa.
- Tidak bisa diangkat. - Hei, kita seret saja.
Satu, dua.
Apa-apaan ini? Apa isinya?
Kenapa berat sekali?
Apa yang harus kita lakukan? Kita panggil ahlinya saja.
Ahlinya? Siapa?
Entahlah.
Kau sudah gila?
Kau ingin semua orang tahu perbuatan kita?
Tidak, tunggu.
Ingat wanita yang ada di kantor? Kita minta bantuannya saja.
Bagaimana cara meyakinkannya?
Itu...
Sembunyi!
Ya, aku di dalam.
Ya.
Kau ingin aku mengambil semua berkasnya, bukan?
Baiklah.
Hei, dia sudah pergi.
Sial, waktunya tidak tepat. Ayo, kita lanjutkan.
Hei, aku sudah memasukkan kertasnya.
- Kau memasukkannya? - Kita berhasil.
- Ya. - Baiklah.
Baik, kita sudah selesai. Ayo.
PENYELIDIKAN KORBAN MIN SEOKJUN
CATATAN INVESTIGASI KRIMINAL
Ada sketsa penembaknya.
Baiklah, mari kita lihat.
Apa-apaan ini, Bung?
Tapi kurasa kita tidak akan menangkap siapa pun dengan itu.
Menurutmu begitu?
Agak mirip denganmu.
Lucu.
DEPARTEMEN LUAR NEGERI KEPALA SHIM
Kepala Shim.
BFN menghubungiku.
Mereka tidak bisa melihat pelat nomornya karena kualitas videonya buruk.
Selain karena sudut sorotannya, resolusinya cukup buruk.
Benar.
Tapi mereka menemukan modelnya.
T80 MPV, hitam.
Hitam.
MPV.
- Ya . - Baik, Pak.
- Teruskan kerja kerasmu . - Terima kasih, Pak. Sampai jumpa.
Setidaknya kita tahu merek dan warna kendaraannya.
MPV hitam.
Tapi pelat nomornya tak diketahui.
Mereka mungkin memakai pelat nomor palsu.
Akan kuperiksa kamera lalu lintas di sekitar area sana
dan lihat jika ada kendaraan yang sesuai dengan deskripsi.
Tapi mungkin ada ratusan.
Ya.
Sebenarnya, ada satu hal lagi.
Ini...
Begini...
Apa?
Korban ini. Min.
Dia juga punya hubungan dengan Pak Cha.
Mereka mantan rekan di Manila, mengelola kasino pribadi bersama.
Jadi...
Kau tahu?
Hoon, dengar.
Aku tahu kau sangat ingin menangkap Pak Cha.
Tapi kau harus mengendalikan dirimu.
Apa maksudmu?
Aku mengenalmu.
Kau selalu mengikuti aturan. Tapi sekarang,
kau melibatkan perasaan pribadimu.
Mengerti? Jika ingin menangkap seseorang,
kau harus punya bukti kuat dahulu.
Bersikaplah objektif. Hanya itu maksudku.
Ya, kau benar.
Kau benar.
Kau benar.
Mengerti?
Jangan khawatir. Kita akan menangkapnya.
NBI
Permisi.
Aku dari Kedutaan Korea.
Aku datang untuk menemui Agen Khusus Manos.
Sebelah sana, Pak.
No comments yet. Be the first to leave one.