Pierwsze 200 wierszy.
Episode 32
Yang Guo, jika kau melepaskan Guo Jing, akan kubiarkan kau hidup.
Apa kau sinting? mengapa aku memberimu semuanya tanpa dapat apa-apa?
Kalau begitu apa yang kau inginkan?
Jelas2 aku ingin serahkan dia pada Kublai Khan, kau mau bersaing denganku? Mimpi saja kau!
Kau bajingan yang tercela.
Biksu ini tak akan mendengar omong kosongmu.
Biar aku lihat, bagaimana kau akan kabur dari telapak tanganku.
Semakin jauh aku kabur, semakin jauh Paman Guo jauh dari bahaya.
Saudara Ni Mo, kau datang tepat waktu.
Kau ke sisi kanan, aku ke sisi kiri.
Kita harus menangkap bajingan itu hari ini.
Biksu besar bicara, biksu besar yang dengar.
Kenapa aku harus mendengarmu? Apa aku tidak berhasil menangkap Guo Jing dari tempatmu?
Kau orang yang benar2 tidak bertanggung jawab.
Kita masing2 punya kepentingan yang sama.
Yang Guo, lepaskan Guo Jing!
Dalam hal ini, aku tak akan berikan padamu.
Yang Guo
Lebih baik, jika kau menyerah
Kuberikan padamu.
Aku menangkap Guo Jing! Aku orang nomor 1 Mongolia.
Pria Botak, mimpi kau!
Po Lu
Kau harus berkati ayah dan ibu, semoga cepat besar, agar bisa singkirkan orang2 mongol itu, tahu tidak?
Anak baik.
Lihatlah adik laki2mu, ada di saat tidak tepat.
Lahir di tengah2 kekacauan perang.
Tak tahu bagaimana situasi di luar sana.
Nyonya Guo.
Nyonya Guo.
Aku akan pergi lihat, Fu Er, jaga ibumu.
Mari, mari, ibu akan mengendongmu
Nyonya Guo.
Saudara Zhu, silahkan masuk.
Baiklah.
Pendekar Besar Guo, kau...
Aku mengerti, Yang Guo memang banyak akal.
Kita jangan bicarakan ini sekarang, bagaimana situasinya di luar sana?
Pendekar Guo, jangan kuatir, aku percaya saudara Yang sudah membuat Jinlun Guoshi menjauh.
Semua kekuatan musuh sudah mundur, kau jangan kuatir.
Itu yang paling beruntung,
Semua berkat bantuan saudara2, banyak2 terima kasih.
Tak perlu sungkan.
Benar itu, bagaimana keadaan nyonya Guo?
Kakak Zhu, aku baik2 saja.
Aku minta maaf telah membuat kau kuatir.
Mari.
Pendekar Guo, nyonya Guo, selamat.
Benar, anak laki2 atau anak perempuan?
Mereka kembar.
Kembar, bagus sekali.
Oh ya, kakak Zhu.
Bagaimana ketua Lu?
Dia baik2 saja, hanya luka ringan. Dia sekarang memadamkan api bersama saudara2 lainnya.
Itu bagus.
Oh ya, lalu dimana saudara Wu, Da Wu dan Xiao Wu? mengapa aku tidak melihat mereka?
Ini...
Aku baru sadar sampai kau menyebutkannya.
Aku tidak melihat mereka saat ini.
Aneh.
Paman Wu pergi mencari Da Wu dan Xiao Wu di luar kota
Apa? Mereka tidak di dalam kota?
Fu Er, kau terlalu banyak bicara.
Fu Er.
Apa yang kau sembunyikan dariku?
Bicara.
Cepat bicara.
Kakak Da Wu dan Xiao Wu karena...
Karena saat itu mereka marah, lalu mereka berdua bertarung pergi ke luar kota.
Apa?
Paman Wu mengetahuinya, jadi dia pergi untuk menghentikan mereka.
Konyol sekali, Keadaan kota sudah begini, karena hal2 kecil mereka saling membunuh.
Tidak ada perbaikan sama sekali.
Kakak Jing, jangan marah.
Pendekar Guo.
Seharusnya tak perlu kuatir karena Saudara Wu sudah pergi untuk memisahkan mereka.
Mereka harusnya segera kembali.
Benar itu, kakak Jing.
Kau belum sembuh benar, takdir Xiangyang tergantung padamu.
Oh ya, dimana Xiang Er?
Aku masih belum mengendongnya, dimana dia sekarang?
Benar itu.
Di tengah keributan, ayah menyerahkan Xiang Er pada Nona Long.
Apa? Nona Long?
Oh ya, saudara Zhu, dimana Nona Long?
Nona Long.
Dia sudah pergi.
Tak menyangka akan semudah itu mengusir si idiot itu.
Aku tak perlu bertindak lebih.
Kau bajingan.
Aku tak akan tertipu untuk trikmu yang begitu mudah itu
Jika kau tidak tertipu, kenapa kau mengikutiku kemari?
Tapi sekarang jika kau kembali ke kota Xiangyang, sudah terlambat karena Paman Guo sudah pergi.
Hentikan omong kosongmu.
Hari ini, aku akan mengambil nyawamu.
Lalu aku akan mengambil nyawa Guo Jing.
Kalau begitu mari kita lihat jika kau punya kemampuan.
Bibi! Robohkan dia.
Bajingan busuk, kau berani mempermainkanku.
Bibi.
Bajingan, kau mencoba menipuku lagi?
- Guo Er, kau tak apa-apa? - Aku tak apa-apa.
Jinlun!
Kau sudah terkena racun pedangku.
Sekarang kau juga terkena racun pedang bibiku.
Kau lebih baik cepatan dan sembuhkan lukamu, takutnya kau akan segera mati.
Walaupun aku mati.
Aku akan membunuh kalian berdua.
Sungguh? aku melepaskanmu berkali-kali.
Kau sekarang sebaliknya tidak tahu terima kasih.
Tidakkah kau takut dunia persilatan akan menertawakanmu?
Karena kau perlakukanku begitu baik.
Maka aku akan kabulkan permohonanmu dan mengirimmu ke langit.
Guo Er, mari kita padukan permainan pedang kita.
Aku memikirkan cara itu juga.
Ayo!
Mereka ini membawa bencana, tapi kalau mereka berdua bergabung...
Situasinya tidak bagus sama sekali.
Apa anak ini, anak bibi Guo?
- Apa paman dan bibi Guo baik2 saja? - Mereka baik2 saja.
Guo Er, mari kita bawa dia ke lembah tanpa cinta.
Aku mengerti, bibi bermaksud meminta aku sekarang membawa kuda Ferghana ke luar kota..
Dengan begitu, kita pasti akan berhasil ke lembah itu dalam waktu 7 hari
Bersama putri mereka, Qiu Qianchi akan bersedia serahkan setengah penawarnya
Untuk mampu mengambil keuntungan ini, benar2 bukan tindakan pria gagah.
Kita tak bisa, ini masih anak dari paman dan bibi Guo.
Jika kita lakukan seperti itu, bagaimana kita bisa menghadap paman Guo?
Aku tidak layak atas pedang pria ini.
Tapi racunmu...
Jadi, kalian memegang anak dari Guo Jing dan Huang Rong.
Hari ini, aku memang tak mampu menangkap Guo Jing.
Tapi dengan menangkap anak ini...
Juga merupakan prestasi besar.
Mimpi kau! Serang.
Ada berita yang bisa dipercaya?
Aku dengar dari partai pengemis..
Mereka bilang Yang Guo dan guru yunior pergi ke Xiangyang.
Itu bagus.
Guru.
Terakhir kali bertemu Yang Guo si anak bau itu bertindak terlalu bingung
Kali ini jika aku melihatnya lagi, aku harus balas dendam.
Setelah melihat mereka berdua..
Balas dendam urusan nanti.
Pertama kalinya, kita harus membuat Xiao Longnu menyerahkan kitab giok sutra jantung perawan.
Guru.
Nampaknya disana ada pertarungan.
Haruskah kita pergi dan melihatnya?
Tak perlu diganggu hal semacam itu.
Bagaimana kalau kau pergi ke Xiangyang mengintai situasi dulu?
Ingat, tinggalkan tanda sembunyi di sepanjang jalan.
Aku akan menemuimu lagi nanti.
Ya, Guru.
Itu mereka.
Ini nyata, tak perlu repot2, mereka muncul, upaya yang tidak sia-sia.
Tak terpikir akan bertemu mereka setelah lama tak bertemu
Kungfu mereka mengalami kemajuan.
Giok Sutra Jantung Perawan pasti sangat berkekuatan.
Tak peduli bagaimana, aku harus dapatkan kali ini.
Tak pernah mengira, mereka berdua tak punya rasa malu apapun.
Dan bahkan melahirkan anak haram.
Karena anak ini milik mereka...
Maka anak ini menjadi kunciku untuk mendapatkan Giok Sutra Jantung Perawan.
Adik, kau bahkan sudah melahirkan seorang anak.
Betapa memalukan!
Li Mo Chou, anak itu bukan milik kami, kembalikan dia secepatnya.
Yang Guo bahkan mengatakan anak ini bukan anaknya.
Tapi jika anak ini, bukan anaknya.
Lalu kenapa dia mengejarnya dengan semangat.
Rasanya benar mereka punya anak haram, tak diragukan lagi.
Jika aku punya anak.
Aku pasti akan serahkan Giok Sutra Jantung Perawan demi anakku.
Wanita ini tak akan mampu mengalahkanku demi seorang anak.
Tapi aku sudah kena 2 luka pedang, dan ini tidak jelas jika mengandung racun.
Jika racun ini menyerang, maka Yang Guo pastinya akan menyerang.
Aku harusnya berhati2.
Lepaskan anak itu, akan kubiarkan kau hidup.
Biksu.
Anak ini tak ada hubungannya denganmu.
Jika kau mau mengambilnya, ayo ambillah sendiri.
Hari ini sudah bertarung cukup lama, tubuhku sudah bergerak terus menerus.
Namun Guru Li kejam menakutkan, Jinlun Guoshi bahkan lebih bermuka dua.
Apakah dari semua kemungkinan, anak itu terjatuh dari tangan?
Apa yang harus kulakukan?
Biksu botak ini menginginkan bayi ini, tapi dia tak mau melukai bayi ini.
Baiklah.
Anak ini tidak hanya merepotkan, untuk melawannya, mungkin ini akan jadi perisai yang hebat.
Betapa bahayanya.
Cepat bantu, masalah lainnya bisa di bahas.
Kungfu si berandal ini mengalami kemajuan.
Sekarang kesempatan serahkan biksu itu untuk menyingkirkan dia.
Jika tidak, dia akan menjadi masalah besar nantinya.
Dia memanggil Xiao Longnu adik seperguruannya
Jadi wanita ini benar2 kakak gurunya, tapi tidak membantunya.
Pasti ada tipuan yang terlibat. Aku perlu melukai bajingan ini secepat mungkin.
Dan merebut anak itu kembali.
Aku bertarung mati2an demi anak ini.
Walaupun aku menyelamatkannya, aku akan mati setelah 7 hari.
Suatu hari, ketika dia bertumbuh seumuran kakaknya, dia mungkin tidak mengingatku.
Bibi Guo pernah cerita tentang 3 negara sebelumnya.
No comments yet. Be the first to leave one.