Pierwsze 200 wierszy.
Mohon perhatian.
TWA penerbangan nomor 820 dari Hong Kong...
...telah mendarat satu setengah jam lebih cepat dari jadwal.
Penumpang keluar melalui Pintu 3.
Pemberitahuan keberangkatan...
...Pan Am penerbangan nomor 538 menuju New York.
Penumpang silahkan menuju Pintu 4.
Terima kasih.
Japan Airlines penerbangan nomor 18...
...baru saja tiba di Pintu 20.
Terima kasih.
Ibu!
Masuk saja!
Ada yang bisa kubantu?
Telur.
Telur.
Ini dia.
Tang Lung?
Nona Chen Ching Hua?
Betul.
Kenapa tak menungguku saja di depan pintu keluar?
Pesawatnya tiba lebih awal.
Aku tadi lapar jadi aku pergi mencari makan.
Bagaimana kabar Pamanku di Hong Kong?
Dia kurang sehat, jadi aku yang menggantikan.
Paman menceritakanku tentangmu tapi tak semua.
Bagaimana kau bisa menolongku?
Tidak usah senang. Aku pribadi akan menolongmu.
Kau menolongku?
Kau tahu apa masalahku?
Ceritakan padaku semuanya nanti.
Pertama, beritahu aku di mana toiletnya?
BMW?
Mustang?
Ferarri?
Ayah meninggal bulan lalu dan mewariskan restoran.
Paman Wang dan yang lainnya telah banyak membantu.
Bisnis tak berjalan buruk pada awalnya.
Lalu datanglah sindikat besar.
Mereka tertarik dengan tanah kami...
...dan menginginkanku menjual restoran itu.
Tidak dijual tanpa ada kesepakatan.
Jika kau tolak, apa yang mereka lakukan?
Kau benar, tapi mereka tak mau dengar alasannya.
Mereka akan melakukan apapun untuk mendapatkan tanahku.
Mereka menyewa preman untuk mengawasi tempat itu setiap saat.
Jika ada pelanggan yang datang mereka akan mengusirnya.
Apa yang harus kulakukan?
Kenapa tak lapor polisi?
Mereka pergi saat polisi datang.
Kami tak bisa minta perlindungan polisi sepanjang waktu.
Bisnis menurun dan aku harus menggaji pekerjaku.
Bagaimana bisa aku menutupi pengeluaran?
Mereka menjadi lebih jahat, meminta jawaban secepatnya.
Jadi aku meminta tolong ke Paman.
Kupikir dia membawakan pengacara, tapi...
Sama-sama.
Tak usah khawatir. Aku di sini untuk membantu.
Jangan khawatir, Nona Chen.
Tak apa, aku bisa mengatasi mereka.
Lihat di sana!
Itu markas besar mereka.
Silahkan duduk.
Aku menyewa tempat ini.
Lebih nyaman tinggal di sini...
...karena para pria tinggal di restoran.
Selalu ada kamar kosong.
Jika ada pekerja yang sakit, mereka boleh datang kemari.
Sangat sumpek di restoran.
Kau boleh tinggal di sini untuk sementara.
Kau teman Pamanku, anggap seperti di rumah.
Beritahu aku jika kau butuh sesuatu.
Boleh aku menggunakan toiletnya?
Di sebelah sana.
Tahun Baru Imlek akan segera tiba.
Semua orang di Hong Kong bahagia dan merayakannya.
Apa mereka merayakannya di Roma?
Sudah lebih dari 10 tahun aku tak kembali ke Hong Kong.
Kurasa banyak perubahan.
Aku mungkin jadi orang asing saat kembali.
Oh, ya.
Bagaimana bisnis restoran di sana sekarang?
Aku tinggal di Wilayah Baru dan jarang keluar kota.
Aku berlatih bela diri setiap hari.
Restorannya belum banyak berubah.
Duduk.
Ini kuncinya.
Nomor telepon dan alamat semua ada di situ.
Restorannya dekat sini.
Jika kau tersesat tunjukkan kartu itu pada supir taksi...
...dan dia akan mengantarkanmu.
Taksi? Terlalu mahal di sini.
Apa ada bis umum?
Apa kau butuh uang?
Tidak, aku sudah bawa.
Lebih baik taruh di Bank, lebih aman.
Tidak, lebih aman membawanya sendiri.
Lebih aman daripada dibawakan orang lain.
Jangan berdebat. Berapa banyak yang kau bawa?
Tidak banyak.
Sungguh, tak banyak.
Lebih aman disimpan di Bank.
Ayo!
Nona Chen! Apa kabar?
Ini Tn. Tang.
Dia ingin menyetorkan uang.
Ah, temanku!
Berapa banyak yang kau bawa? Keluarkan sekarang.
Lewat sini.
Berapa banyak yang mau Anda ditukarkan?
Berapa banyak uang yang mau kau tukarkan?
Hanya 20 dolar.
Belakangan nilai tukar memburuk.
Ini 20 dolar.
Dia manajer bank bukan pencopet.
Kau harus lebih sopan.
Tidak semua yang kau temui orang jahat.
Tidak semua orang pencopet.
Disamping itu, aku kenal dia.
Orang asing ramah dan asyik. Mereka juga bersahabat.
Ketika orang senyum, senyum balik.
Itu kesopanan.
Ketika seseorang merangkulmu...
...itu tanda pertemanan.
Kau harus melakukan hal yang sama.
Ingat perkataanku dan tak perlu kutekankan!
Duduk.
Anggap rumah sendiri.
Ah Lung.
Kau pasti Ah Lung! Selamat datang di Roma.
Aku Ah Kun dari restoran Nona Chen.
Saudara Kun!
Nona Chen sudah kembali ke restoran.
Dia memintaku mebawamu ke sana.
Omong-omong, dari mana kau barusan?
Ayo!
Paman Wang, Ah Lung datang.
Ah Lung, ini Paman Wang.
Paman Wang.
Duduklah!
Ah Kun, buatkan teh./ Baik.
Penerbangan jauh dan melelahkan.
Apa yang kau suka sejauh ini?
Aku belum terbiasa dengan hal di sini.
Tak usah khawatir, nanti akan terbiasa.
Sudah lama sejak aku pulang ke sana.
Bagaimana keadaan di Hong Kong?
Hong Kong? Aku tinggal di Wilayah Baru...
...dan jarang keluar kota.
Minum tehnya.
Silahkan minum tehnya.
Kenapa tak ada pelanggan yang datang ke restoran?
Ah Lung, dengan preman itu di sekitar...
...siapa yang berani datang?
Ah Lung, ada pekerja yang sedang berlatih di belakang.
Ayo temui mereka.
Tak ada pekerjaan jadi mereka menghabiskan waktu berolahraga.
Ayo!
Sebelum Tn. Chen meninggal, mereka belajar Karate...
...untuk melawan orang jahat.
Kenapa kau tak ikut juga?
Aku tak tertarik pada bela diri asing.
Tak peduli apapun jenisnya...
...jika kau bisa menggunakan tubuhmu dengan baik tanpa batas...
...bahkan di tengah pertarungan...
...untuk mengekspresikan dirimu sebenarnya.
Aku lebih suka bela diri Cina.
Apa kau tahu bela diri Cina?
Ya!
Sungguh?
Istirahat dulu.
Kemarilah.
Ini Tang Lung. Perkenalkan dirimu.
Namaku Tony!
Jimmy!
Thomas!
Robert!
Aku tak punya nama Inggris. Panggil aku Ah Quan.
Saudara Quan.
Kemari...
Dia terlihat seperti pelatih.
Kau pernah belajar bela diri?
Ah Lung datang dari Hong Kong untuk membantu kita.
Dia petarung bela diri Cina yang ahli.
Aku hanya seorang pemula.
Bela diri Cina? Terlihat seperti menari.
Tapi itu tak memiliki kekuatan?
Kau tak punya kekuatan ketika kau tak paham dasar-dasarnya.
Lalu bagaimana kau mengembangkan kekuatan?
Dengan menyatukan pinggang dengan kuda-kuda.
Maukah kau menunjukkan hal tersebut?
Aku takut akan melukai seseorang.
Kau takut apa?
Mereka memakai pelindung.
Mereka tak akan terluka.
Kita kedatangan pelanggan.
Ganti baju dan kembali bekerja.
Cepat!
Ayo, cepat.
Ganti baju dan bekerja!
No comments yet. Be the first to leave one.