Pierwsze 200 wierszy.
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
SUNGAI IRRAWADDY, 1825
WILAYAH RAJA BAGYIDAW
Oh, dewa suci yang di atas,
mohon lindungi anak ini dan aku
dari celaka.
Itu di sana. Tangkap dia!
Jatuhkan!
Jatuhkan!
Aku telah berdoa dan menyembah sang dewi selama hidupku.
Dan ini hasilnya?
Inikah yang kudapat?
Hey!
Kau gila ya!
Kau menantang sang dewi.
Kau harus mati karena ini! / Huh? Ini bukan bayi?
Perempuan hina!
Matikan apinya!
Cepat!
Sialan kau, perempuan penyihir jahat!
Hey!
Aku akan membalas kalian semua!
DEATH WHISPERER 3
DISTRIK DAN MAKHAM TIA, PROPINSI KANCHANABURI
Hey.
Yak! / Kenapa?
Yos mencopot gigiku!
Karena sudah goyang-goyang. Kau ini cengeng sekali.
Menakutkan.
Sudah, sudah.
Nih. Sudah lepas.
Oh...
Itu gigi susumu terakhir?
Kamu gadis besar sekarang.
Siap punya pacar?
Atau sudah punya?
Memangnya mau aku kasih tahu! / Whoa!
Jangan lupa lempar itu ke atap,
supaya gigi baru dia bisa tumbuh.
Ayo.
Kakak perempuanmu ke sini. / Hey!
Sini.
Biar kucium.
Aku kangen kamu!
Ayo. / Hai, si kecil.
Ini dia malaikatku.
Ugh!
Si suamimu itu.
Kamu sudah besar!
Mestinya dia mengurusmu,
bukan menyuruh pulang ke rumahmu.
Hai, ayah.
Menggerutu lagi ya.
Anu,
sekarang musim gula.
Pradit sibuk membawa tebunya ke pabrik.
Baguslah kalau dia sibuk.
Ada Yad disini
yang agak lama bersama kita.
Mm.
Benar.
Iya 'kan?
Yak,
mejanya sudah siap! / Sebentar.
Ayo.
Nih,
Yad.
Semur bebek kesukaanmu dari tempatnya Lee.
Makanlah banyak buat bayimu.
Makasih.
Hey, itu untuk Yad.
Taruhlah. Itu buat Yad. / Ya.
Kapan kau melahirkan?
Dokter bilang 2 bulan lagi.
Itu berarti
sebentar lagi aku akan jadi bibi. Aku jadi Bibi Yee.
Bibi Yee?
Jadi,
kau ingin anak laki-laki atau perempuan?
Ayah rasa
anak laki-laki itu bagus.
Bisa bantu-bantu di kebun. / Tidak,
jangan hiraukan dia. Sebaiknya anak perempuan.
Semua saudara laki-lakimu sudah cukup nakal-nakal.
Yah,
semoga saja kembar.
Biar sakitnya sepadan,
betul 'kan?
Kembar laki dan perempuan. Semua orang senang.
Bagus itu!
Apa kamu siap? / Kayaknya aku nyerah.
Hey,
semua nama kita diawali huruf Y.
Jadi, kalau bayinya
perempuan...
kenapa tidak Yerm saja? / Huh?
Buat laki-laki,
aku kepikiran Yud.
Jelek sekali. / Bagaimana?
Serius? Yud? / Apa?
Itu nama yang jelek.
Ayolah.
Yak,
apa kau berniat gabung ke tentara?
Aku belum yakin.
Anu,
kudengar mereka ada perekrutan lagi.
Mm.
Mungkin sekarang saatnya mendaftar ulang.
Huh?
Yod dan aku bisa merawat perkebunan.
Serahkan saja pada kami.
Kalau Yak kembali,
siapa yang menjemputku sekolah?
Hey,
aku bisa setiap hari.
Tidak, aku tak mau kau jemput.
Kau terus menggoda guruku!
Itu memalukan. / Apa?
Kamu begitu? / Huh? Itu tidak benar!
Tak heran Yee selalu telat pulang makan.
Aku cuma ngobrol sama gurunya.
Tak usah alasan.
Aku tak percaya kamu. / Siapa namanya?
Nona Prakaisri.
Ini, hadiah buat anakmu.
Terima kasih, Bu.
Sudah selesai? / Ya.
Ibu tetap
biarkan kamar ini seperti dulu.
Mm.
Yee bisa tidur di kamarnya sendiri sekarang.
Dia tidak butuh ibu lagi.
Yam pasti bahagia
melihat kita semua bersama lagi.
Sebenarnya...
kuingin kembali ke tentara...
aku cuma mengkhawatirkan rumah.
Mengapa? Kau kira aku tak bisa urus rumah?
Hey, aku tak meragukanmu.
Kau mengerjakan semuanya dengan baik.
Aku cuma ingin
menebus waktu yang hilang.
Kau sudah berbuat banyak buat kami.
Saatnya melakukan sesuatu buat dirimu sendiri.
Sudah kuduga! Pergi sana!
Berhenti!
Tidak!
Kacau sekali!
Berhenti!
Tidak!
Sini kau.
Ayo.
Hentikan!
Aku pergi dulu, Yee.
Dah, Ped.
Boo!
Kau bikin kaget saja!
Aku cuma mau tanya
apakah kau mau pergi bareng.
Aku lagi nunggu kakakku.
Baiklah, sampai ketemu lagi.
Yeah.
Kamu belum pergi?
Tidak!
Yak, tolong!
Yak, tolong!
Yee?
Yak!
Yee...
Yee!
Yee!
Yak, tolong aku!
Sialan! Yee!
Yak, tolong aku! / Yee?
Yee!
Yak! / Yee.
Tolong! / Yee.
Hey!
Yee!
Yee!
Lepaskan dia.
Kubilang, lepaskan dia.
Kakak disini. / Yak!
Hey, kau tak apa-apa?
Yee?
Yee!
Yak!
Dengarkan suaraku, Yee.
Yee!
Sadarlah, Yee.
Hentikan, Yee!
Jangan!
Yee.
Ini aku, Yee.
Sadarlah.
Yee!
Tidak!
Yak, awas!
Sebenarnya apa yang terjadi disini?
No comments yet. Be the first to leave one.