Pierwsze 200 wierszy.
Lihat saja ke kamera saat Anda menjawab pertanyaan.
Baiklah.
Andai seseorang berkata, "Saya ingat Manti seperti ini…"
Anda ingin diingat seperti apa?
Tahun keempat Manti Te'o di universitas sungguh mengagumkan.
Itu sudah pasti.
Nenek dan pacarnya, Lennay Kekua, meninggal pada malam yang sama,
lalu dia mendedikasikan musim itu untuk mereka.
Saya menangis. Saya berteriak.
Kau merenggut cinta sejatiku.
Ucapan terakhirnya, "Aku mencintaimu."
Hal ini diketahui orang-orang yang tak pernah menonton ESPN.
Manti, Anda membuat banyak orang bangga, terutama kami yang berasal dari Hawaii.
Manti Te'o!
Kisah yang hebat. Kita tahu kemalangannya.
Dia kehilangan neneknya, lalu pacarnya meninggal.
Akan menyenangkan melihatnya sukses.
Itu kisah yang menakjubkan.
Satu masalah.
Pacarnya tak ada.
Seperti film musim panas yang menghibur, kisah Manti Te'o tak nyata.
Kisah yang berawal inspirasional berubah menjadi hoaks yang kejam dan buruk.
Respons awalnya adalah kebingungan.
Ini merupakan hoaks yang sangat rumit dan canggih
yang dilakukan dengan alasan yang tak bisa dipahami.
Pertanyaannya, apakah Manti Te'o terlibat dalam hoaks rumit ini?
Jika pria ini terlibat, dia benar-benar gila.
Dia membiarkan ini terus berlanjut.
Kenapa pria ini membiarkan sesuatu sepenting ini selama ini?
Tulisan Anda banyak bertemakan pria misterius bernama Ronaiah Tuiasosopo.
Pria yang diduga sebagai dalangnya.
Hei, apa kabar? Ini Ronaiah.
Ronaiah jelas pemimpinnya. Itu idenya.
Apa Manti terlibat?
Jumlah suara dan ponselnya.
Itu sungguh gila.
Entah siapa yang menjawab teleponmu
dan aku tak peduli.
PONSEL LENNAY KEKUA
Kau sudah jelaskan keinginanmu.
Apa itu Ronny?
Kejadian ini melibatkan kecemburuan.
Kau menciptakan Lennay?
Saya bisa dengan jujur mengatakan saya sangat membenci Ronaiah.
Yang paling tak saya pahami adalah apa tujuan semua ini?
Hanya Ronaiah yang bisa menjawab ini.
Akhirnya dia meminta untuk bicara dengan seseorang.
Yang kita nantikan adalah jika Ronaiah,
yang diduga sebagai pembuat hoaks, bicara dan itu akan menjelaskan banyak hal.
Baiklah.
Siap untuk mulai, Naya?
Ya.
Baiklah.
Manti? Anda baik-baik saja?
Ya.
SERIAL DOKUMENTER NETFLIX
SAAT PROSES PEMBUATAN FILM, PARA SUBJEK TIDAK TAHU
BAHWA RONAIAH ADALAH WANITA TRANSGENDER.
Sejak saat itu pada tahun 2013 sampai sekarang,
saya sempat tak bisa menemukan pekerjaan.
Orang melihat nama saya di lamaran dan langsung menolak.
"Ronaiah, si penipu berkedok cinta?
Kami tak mau merekrutnya."
Kondisi saya tak seperti sekarang, yang tengah melalui transisi.
Saya tak suka kilas balik,
tapi sekarang saya mengerti kenapa Tuhan tidak menyelamatkan saya.
Saya dibesarkan dalam keluarga besar.
Semuanya berpusat pada iman, keluarga, dan football .
Tahun kedua, saya menjadi gelandang pelempar.
Di keluarga kami, semua aktif di kegiatan olahraga.
Ayah saya bermain di USC.
Paman saya bermain untuk Rams.
Sepupu Ayah yang lebih tua, Manu, bermain untuk Niners.
Sepupu saya, Marques, bermain untuk Raiders.
Namun, saya benci football .
Saya ingin bermain untuk menunjukkan kepatuhan
dan saya ingin membahagiakan ayah saya.
Namun, saya merasa sangat takut.
Saya tak punya keberanian untuk mengungkap jati diri saya yang sebenarnya.
Hati saya meyakini, karena terlahir sebagai pria,
saya tak akan menjadi pribadi yang saya inginkan.
Saat itulah saya memutuskan
bahwa saya bisa memiliki pengalaman itu dalam kehidupan sebagai wanita.
Sekalipun itu palsu.
Jadi, saya menciptakan karakter fiksi bernama Lennay.
Ada gadis teman SMA saya
dan saya melihatnya di kampus.
Menurut saya, dia sangat cantik.
Dia gadis yang sangat manis.
Dia sangat populer.
Saya pun memakai fotonya untuk Lennay.
Walaupun ini profil palsu,
ini mirip dengan jati diri saya.
Minat, selera musik saya.
Itu saya dengan label nama yang berbeda,
foto yang berbeda.
Namun, hal-hal lainnya
sama persis seperti jati diri saya.
Ada permintaan pertemanan dari seorang pria.
Ini yang saya inginkan.
KONFIRMASI
Itu awal dari sesuatu
yang menjadi lubang hitam yang mengacaukan kehidupan saya.
Saya tak peduli siapa yang saya sakiti.
TEMUKAN ORANG YANG MUNGKIN ANDA KENAL
MANTI TE'O - TAMBAH SEBAGAI TEMAN
Saya lahir dan besar di Hawaii.
Kota kecil di sisi utara Pulau Oahu.
Mereka menyebutnya Laie.
Tempat yang istimewa.
Hidup kami sederhana.
Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir mendominasi.
Dalam budaya Polinesia,
ada tiga pilar, iman, keluarga, football .
Begitu keadaannya.
Dia pemuda yang sangat patuh.
Kata-kata yang keluar dari mulutnya hanya,
"Ya, Ayah" atau "Ya, Ibu".
Disiplin penting dalam budaya Polinesia,
dan hal itu juga penting dalam ajaran Kekristenan,
dan hal itu pun penting dalam olahraga.
Jadi, ada banyak kesamaan dalam semua hal itu.
Saya selalu bilang, "Setelah Ayah tiada, kau yang melanjutkan nama Te'o."
Ayah tanya saya mau jadi apa saat berusia lima tahun.
Saya jawab, menjadi yang terbaik.
Ayah menganggapnya serius dan melatih saya.
Ayah merekam saya berlari dan saya berjam-jam berlari,
lalu kami kembali ke komputer dan Ayah memutarnya perlahan,
dan menjelaskan apa yang harus saya asah.
Adakalanya setelah pertandingan saat dia di Punahou,
kami menaruh mobil di sini, mengarahkan lampu ke area ini…
- Saat malam? - Sekitar pukul 21.00.
Kami membaca materi yang dia lewatkan malam itu.
Ayo, Manti. Ayo!
Tujuan bermain football adalah untuk pendidikan
karena kami tak sanggup menguliahkan anak ke Stanford, UCLA, USC.
Terutama jika Ayah hanya punya 300 dolar tiap dua minggu.
Jika tak mendapat beasiswa football , saya tak akan bisa kuliah.
Jadi, semua yang kami lakukan mengarah ke satu hal itu.
Saya harus berhasil.
Hal yang paling saya ingat tentang Manti saat kecil
adalah minatnya pada football .
Walau dia 30 cm lebih tinggi, kami menyebut diri kami kembar,
dan dia sudah seperti saudara saya.
Nilai-nilai yang ditanamkan orang tuanya menjadikannya hebat.
Dia tertekan. Bola dipertahankan.
Ingin merebut kesempatan pertama, bertabrakan. Manti Te'o.
Di tahun keempat, saya menguasai pertandingan.
Te'o menerima bola.
Hampir kehilangan bolanya lagi.
Masih berusaha maju. Masih bisa lolos!
Te'o masih bisa berlari!
Berhasil mencapai penanda kesempatan pertama. Dia menolak dijegal.
Tak bisa lari dan bersembunyi dari pria ini.
Manti Te'o, salah satu calon penjebol terbaik di Amerika.
Penjebol luar terbaik di Amerika.
Seluruh negeri menginginkannya. Dia penjebol paling diincar.
Kami membicarakan Manti Te'o.
Untuk memahami posisi unik Notre Dame dalam football perguruan tinggi,
kita harus memahami sedikit sejarahnya
Fighting Irish keluar…
Sejarah itu dipenuhi kesuksesan besar.
Universitas peraih kemenangan football terbanyak selama abad ini.
Itu lemparan ke depan.
Shakespeare mundur lagi. Dia melempar.
Lemparannya bagus!
Millner melihat dan menangkapnya. Permainan berakhir!
Notre Dame memiliki identitas yang sangat unik
dan saya rasa nama paling penting dalam football perguruan tinggi.
Ini luar biasa.
Program yang tak begitu dikenal di luar wilayah Barat Tengah seketika
menjadi program nasional dengan banyak penggemar.
Houston, 34. Notre Dame, 28.
Montana melempar.
Dan itu touchdown !
Touchdown terjadi di sudut.
Notre Dame akan merayakan kemenangan di kejuaraan nasional. Sudah pasti.
Namun, setelah awal tahun 1990-an,
Notre Dame sempat hilang arah
dan tidak menikmati tingkat kesuksesan yang sama lagi.
Tiga puluh delapan melawan nol.
Notre Dame dengan sepuluh kekalahan
dalam 15 pertandingan terakhirnya.
Notre Dame telah kalah sembilan kali, tak pernah menang sejak Tahun Baru 1994.
Notre Dame butuh waktu untuk merekrut pemain.
IRISH BUKAN NOMOR 1 LAGI
Penting bagi program ini untuk bermain dalam level terbaik.
Bermain untuk kejuaraan nasional.
Dan saat kami memulai pencarian sekarang, itulah yang menjadi fokus kami.
Saya mendengar tentang Manti
sebagai calon atlet pelajar Notre Dame.
Dia dipandang sebagai yang terbaik di posisinya di Amerika.
Jadi, saya yakin dia tak akan berkuliah di Universitas Notre Dame.
Saat kelas tiga SMA, saya beruntung sangat diincar.
Saya menerima 50 tawaran.
Namun, saya penggemar USC.
Ini bagaikan puncak prestasi USC.
Juara nasional BCS, Trojans dari USC.
Saya ingin kuliah di USC.
Ada akhir pekan perekrutan besar. Akhir pekan sebelum penerimaan.
No comments yet. Be the first to leave one.