Pierwsze 200 wierszy.
Namaku Barry Allen,
dan aku manusia terpantas di dunia.
Bagi dunia luar,
aku hanyalah ahli forensik biasa.
Tapi diam-diam, dengan bantuan
kawan-kawanku di Makmal S.T.A.R.,
aku memerangi jenayah dan mengejar metahuman lain sepertiku.
Tapi aku terperangkap dalam ruang masa.
Kawan-kawanku mengerahkan segenap kemampuan mereka
untuk membawaku balik, dan sebab itulah
dunia kami mendapat ancaman-ancaman baru.
Dan hanya aku yang cukup pantas untuk menghentikannya.
Aku adalah Flash.
Episod sebelum ini di "The Flash"...
- Apa yang terjadi padaku? - Ralph Dibny...
- Dia dulunya polis. - Polis kotor.
Aku detektif yang baik!
- Ini bukan duniaku. - Oh, Bumi-2 duniamu?
Kau ada ramai kawan di sana
yang tidak aku kenal?
Kau cakap kau polis yang baik.
Jadilah itu sekarang.
- Izinkan aku melatihmu. - Untuk apa?
Melakukan yang aku kerjakan.
Apa yang membuatmu menyasarkan Datuk Bandar Bellows?
Oh, ada seorang klien. Nama belakangnya DeVoe.
Aku berhutang kopi ini padamu, budak baru.
Tak boleh aku percaya dompetku tertinggal di rumah.
Jangan risau tentang itu. Boleh terjadi pada siapapun...
lima kali berturut-turut.
Dan bolehkah kau berhenti memanggilku budak baru?
Maaf, uh... kebiasaan lama
sejak saat aku jadi seniormu di pejabat.
Kau tahu, sebelum kau membuatku dipecat,
menghancurkan karierku... menghancurkan hidupku.
Menghancurkan semangat hidupku, membuatku sendirian
- tanpa ada kawan satupun. - Jangan lupa bagaimana
aku mengubahmu menjadi gumpalan yang regang dan tak berbentuk.
Sebenarnya, yang satu itu adalah perkara baik yang kau lakukan padaku.
- Ya. - Tentunya, kau tak melakukan itu
dengan sengaja, jadi kau tak mendapat penghargaan.
Serahkan wang kamu, sekarang!
Hei.
Uh, boleh bagi masa sebentar?
Okey, ini sempurna. Aku sudah mengajarmu, kan?
Perompak itu seperti Pahlawan Super 101.
- Ooh, Ralphy suka ini. - Baiklah, apa rancanganmu?
Okey, aku memikirkan benda ini
ketika mandi pagi tadi: Betapa manisnya jika aku
berubah jadi lastik gergasi?
Rancangan yang pelik, tapi okey lah.
Oh, aku ada idea yang lebih hebat.
Hei! Aku masih merompak kamu!
Kami akan segera menemui kau, tuan!
Aku mohon!
Baiklah, bagaimana kalau aku, menjadi seperti Slinky? (Slinky: mainan seperti gelang yang boleh meregang)
Mungkin melilit tubuhnya, mengajaknya bermain kata dengan tema tertentu?
Terserah, Ralph. Kita kena
- bertindak cepat. - Santai saja, budak baru.
Aku pernah bertemu ramai samseng. Orang ini tak boleh menembak.
- Whoa! - Kakiku!
Nah.
Kerja kita sudah beres.
Hei, hei, apa yang kau lakukan? Kita tak boleh pergi begitu saja.
- Kau baru tadi menembak dia. - Aku tak menembaknya.
- Dia menembak dirinya sendiri. - Yah, aku...
Kau merasa aku menembakmu?
Berhentilah menembaknya!
Aku tidak menembak dia!
Oh, punggungku kena tembak!
Okey, jadi dia kena agak teruk juga, tapi...
kita menangkap penjenayah. Bukankah itu tugas superhero?
Bukan, tugas utama superhero adalah melindungi orang.
Oh Tuhan. Apa tugas seterusnya?
Ceramah panjang di pagi hari?
- Aku hampir tidak... - Pegang ini.
Suatu hari, aku akan melempar petir sejauh mungkin...
Aku akan membawa dia ke hospital!
- Tidak! - Dan kau hutang lima kopi padaku.
Tak apa.
Aku tahu. Ayuh, bangun.
Aku takkan menyakitimu. Lalu sini, ayuh.
Hei! Dia meninggalkan pistolnya!
Dia sudah jadi orang baik.
Kita perlu bercakap.
Satu-satunya cara ini boleh berakhir...
- dengan kemenanganku. - Apa?
Baiklah. Mari guna cara panjang
dan lanjutkan percakapanmu.
Hari ini, untuk kali pertamanya,
akan terjadi peristiwa yang memberi Pasukan Flash peluang
untuk mendedahkan identitimu.
Ini lebih cepat dari yang kau harapkan.
- Tak perlu merisaukan itu. - Aku sangat risau!
Kau tahu apa yang dipertaruhkan.
Semua yang kita kerjakan.
Jika kau salah perkiraan
- satu desimal saja... - Tak ada desimal,
pecahan, variabel yang sangat kecil
melebihi perkiraanku...
melebihi fikiranku.
Bahkan sekarang ini,
dari 7,798 variasi perdebatan ini,
Aku telah menjangkakan semua itu dan tahu bagaimana akhirnya.
Jadi bagaimana akhirnya?
Satu-satunya cara ini boleh berakhir.
Dengan kemenanganku.
Ouch. Berjaga malam, ya?
Aku belum pernah seletih ini sejak Killer Frost memutuskan
pergi ke Burning Man. (Salah satu festival tahunan di Amerika Barat)
Betulkah? Yeah, bagaimana perkembangan pencarian kita
pada DeVoe yang misterius ini?
Allen, kita sedang mencari seorang dalang jenayah.
Satu-satunya petunjuk kita hanyalah namanya,
yang mana benar-benar ada ribuan, jadi kau tanya bagaimana
perkembangan pencariannya? Ini...
Fantastik.
Aku rindukannya.
Jika kita mahu menemui DeVoe, kita perlu kepintaran lebih.
Nah, kenapa tak cakap padaku?
Seorang detektif mahir, sedia menjejak.
Aku cakap "kepintaran lebih".
Memulakan pembersihan oksigen kecemasan.
Dalam sepuluh... sembilan...
lapan... Tujuh... Enam...
Lima... Empat...
Sebentar lagi.
Dua... Satu...
Seperti yang aku cakap, kita perlukan bantuan tambahan.
Mungkin aku kena menghubungi kawan-kawanku.
- Apa? - Kawan-kawanku.
Ada dia cakap "kawan-kawan"?
Aku rasa dia cuba jadi sarkastik.
Tidak, tidak, tidak. Dia pasti mengigau.
Dia jadi gila selepas berjaga semalaman.
Hei, Harry, semua kawan-kawanmu
- ada di ruangan ini. - Aku ada kawan-kawan lain.
Kau menyuruhku mencari kawan baru.
Aku mendapat kawan-kawan baru. Ini sebuah tugas.
- Aku menyelesaikan tugas. - Itu luar biasa.
- Aku tak sabar bertemu mereka. - Harry, kau mendengarkan aku.
- Aku sangat bangga padamu. - Okey, tak ada kebanggan...
Turunkan tanganmu. Dengar, kawan-kawanku pintar.
Mereka akan membantu kita. Aku akan menghubungi mereka.
Baiklah, nah, um, sementara menunggu,
kita kena mencari metahuman penumpang bas yang lain.
Entah bagaimana mereka berkait dengan rancangan DeVoe.
Kau dulu ada di bas itu.
Bolehkah kau ingat siapa penumpang yang lain?
Nah, aku sedang di antara mabuk dan khayal pada waktu itu.
Dia comel juga. Apa yang terjadi padanya?
- Dia dipenjara. - Bila masa melawatnya?
Bagaimana dengan mem-Vibe
para penumpang bas yang tinggal?
Maksudku, aku sudah cuba, tapi, kau tahu,
material gelap yang kita lepaskan
adalah peristiwa ruang masa yang sangat dahsyat
sehingga kekuatanku terpantul balik
dan aku berakhir dengan mem-Vibe diriku sendiri.
Aku cukup yakin aku menyaksikan detik kelahiranku sendiri.
Ataukah itu kematianku?
Kau tahu, ada cara lain yang tidak menyebabkan trauma
untuk mengembalikan ingatan Ralph,
- seperti hipnosis. - Itu boleh berjaya?
Maksudku, bukan dalam versi tontonan berwujud kartun,
tapi iya, hipnosis sebenar boleh digunakan
untuk mengembalikan ingatan.
Baiklah. Kau ada kenalan ahli hipnotis?
- Tidak. - Aku juga tak ada.
- Kau membuatku bingung di bahagian "kartun". - Baiklah.
Jadi siapa yang akan menghipnotis Ralph?
Saya Dr. Sharon Finkel.
Dr. Finkel, terima kasih telah bersedia meluangkan masa.
Kawan kami Ralph mempunyai masalah
dalam mengingati maklumat...
untuk sebuah kes detektif. Benar kan, Ralph?
Jadi...
Aku lihat kau tidak kuliah di Harvard.
Tidak. Kau kuliah di sana?
Aku tahu apa yang kau kerjakan di sana.
Jika kau boleh memperbaiki keperibadiannya juga,
akan sangat luar biasa.
Sudahlah, budak baru. Benda mengarut gila ini
takkan pernah berjaya padaku.
Nah, cepat juga.
Sekarang, dengarkan suaraku, Ralph.
Kejadiannya sebulan lalu. Kau berada di sebuah bas.
Apa yang kau lihat?
Aku melihat seseorang... menangis.
Orang ini benar-benar membuatku kesal.
Hei, bergembiralah, kawan.
Kau boleh lakukannya.
- Apa lagi yang kau lihat? - Aku melihat... beberapa wanita.
Aku tak boleh melihat wajah mereka.
34-32-36, 38-34-32.
Adakah itu nombor laluan bas?
Aku rasa itu 'ukuran'.
Ew.
Aku melihat benda lain.
Aku melihat sebuah...
No comments yet. Be the first to leave one.