Pierwsze 200 wierszy.
Diterjemahkan oleh mifae :)
Pekan lalu, Steven Johnson yang berusia 28 tahun
dan Stephanie Tramer yang berusia 30 tahun
ditemukan mati dipukul di area hutan setempat.
Tersangka utama dan warga Dunwich, Jack Cain
yang polisi tahan 24 jam setelah penemuan
kedua mayat hadir di pengadilan hari ini
untuk pembelaan dan sidang praperadilan.
Praperadilan diharapkan
bersifat formal
dengan menyajikan fakta kunci
dan pembelaan oleh terdakwa.
Jika pembelaannya tak bersalah sesuai dugaan
tanggal sidang akan ditentukan.
Dari 16 luka tusuk, lima di antaranya
terbukti mematikan.
Steve Johnson...
mendapat 13 luka tusuk, sebagian besar di dada.
Tapi ada beberapa goresan di telapak tangannya
yang menunjukkan luka perlawanan.
Yang mematikan adalah luka tusuk di urat nadi
pembuluh darah besar yang menuju ke jantung.
Yang Mulia.
Karena kejahatan ini bersifat keji
dan bukti yang ditemukan memberatkan Tn. Cain
dan dia tak punya alibi kuat
bukti yang ada sudah cukup untuk menjatuhkan hukuman.
Ada yang mau ditambahkan?
Tidak, Yang Mulia.
Tn. Cain.
Sebelum kita lanjutkan, kusarankan padamu
untuk kedua kalinya, mengingat gugatan terhadapmu sangat serius
akan sangat baik bagimu membawa penasihat hukum
dalam perkara ini.
Aku akan mewakili diriku sendiri, Yang Mulia.
Tak ada yang perlu kusembunyikan.
Baiklah.
Sebelum beralih ke pembelaan...
apa kau mau menunjukkan bukti
yang menentang pernyataan dari pihak penuntut?
Tidak saat ini.
Aku hanya mau mengajukan pembelaan tidak bersalah.
Baiklah.
Mohon kedua pihak maju.
Sudah jelas ini kejahatan berat.
Semua bukti yang kau kumpulkan
untuk melawan Tn. Cain didapatkan setelah penahanan ilegal.
Apa?
Harap tertib di pengadilan!
Aku terpaksa membatalkan kasus ini.
Yang Mulia, kau tak boleh melepaskan orang ini.
Dia membahayakan kita semua.
Mungkin seharusnya polisi membacakan hak-haknya
setelah menahannya.
Penggeledahan mobil dan rumah Tn. Cain, wawancara
dan semuanya menjadi bukti yang tak bisa diterima sekarang.
Kasus ini dibatalkan.
- Bersalah! - Kuperintahkan terdakwa
segera dilepaskan.
Dasar pembunuh! Kau membunuh putraku!
Kau membunuh saudarinya!
Kau tahu kau bersalah!
Kau tak membacakan hak-haknya.
Apa ini pekerjaan amatir?
Aku mengejarnya. Polisi bersenjata dikerahkan.
Aku hanya buat satu kesalahan dalam kehebohan saat itu.
Benar. Kau buat kesalahan.
Putraku dan saudari anak malang ini takkan mendapatkan keadilan.
Bajingan seperti Cain pasti akan berbuat jahat lagi.
Saat dia melakukannya, aku akan menangkapnya.
Menurutmu dia akan membunuh lagi?
Entahlah, tapi dia mampu melakukannya.
Sekarang kita semua dalam bahaya.
Aku akan mengamankan kota ini.
Ya.
Seperti hasil kerjamu yang bagus sebelumnya.
- Persetan denganmu, Joe. - Dengar!
Jika bajingan itu melukai orang lagi, dia pasti dihukum.
- Dengar. - Kau membuat
kesalahan terbesar dalam kariermu. Titik.
- Kau mau aku mengundurkan diri? - Kau menawarkan diri?
- Apa aku punya pilihan lain? - Pilihan selalu ada, Frank.
Menjalankan tugasmu itu pilihan.
Apa tugasmu, Frank? Bisa katakan padaku?
Menegakkan hukum, mengamankan kota.
Mengamankan kota. Tepat sekali.
Kita semua menginginkan keadilan dalam kasus ini.
Hukum gagal memberikannya.
Apa itu berarti tugas melindungi Dunwich
tak berlaku lagi?
Tidak.
Johnny, apa arti keadilan bagimu?
Aku ingin lihat Cain menderita karena membunuh saudariku.
Bagaimana denganmu, Joe?
Orang tua tak semestinya menguburkan anaknya.
Itu tidak wajar.
Sampah itu pantas mati atas perbuatannya!
Aku setuju.
Jadi, apa pendapatmu?
Kita sudah lama kenal, Frank.
Mungkin aku Wali Kota, tapi aku juga temanmu.
Teman harus saling bantu, kan?
Ya.
Jadi, aku akan bantu selamatkan pekerjaanmu, Frank.
Joe, Johnny.
Kalian akan dapat keadilan.
Apa rencanamu?
Zombi.
Ya.
Mereka pelayanku.
Pembunuh jiwa ini menarik orang
keluar dari makamnya
untuk jadi pelayannya.
Sarana terornya
dan kini iblis ini berniat
merasuki seorang wanita.
Ya, Tuan?
Pembunuh jiwa ini menarik orang
dari makamnya untuk jadi pelayannya.
Sarana terornya
dan kini iblis ini berniat merasuki seorang wanita.
Sungguh keji.
Apa ini pesta Halloween?
Saatnya menebus dosamu, Cain.
Kau mau katakan sesuatu?
Lihat ke bawah, kau akan melihat orang bodoh.
Lihat ke atas, kau akan melihat Tuhan.
Lihat aku, maka kau akan lihat dirimu sendiri.
Aku tak sepertimu.
Kami semua tak sepertimu.
Tarik pelatuknya, maka kau bersalah
sama seperti tuduhan terhadapku.
Kau harus tanya pada dirimu.
Apa kau sanggup hidup setelah membunuh?
Aku tak hanya sanggup hidup.
Aku akan bangun tidur sambil tersenyum setiap hari
karena tahu kau sudah mati.
Itu akan kembalikan anakmu?
Diam.
Tidak. Kau mau mempermalukanku?
Tidak.
Aku mau membunuhmu.
Lakukan demi saudarimu, Johnny.
Lakukan!
Ambil sekopnya.
Ini sudah jelas, tapi aku akan tetap mengatakannya.
Kita tak boleh menceritakan hal ini pada siapa pun.
Jika ada yang tanya, Cain meninggalkan kota ini.
Kita sepakat?
Ya.
Johnny?
Apa?
Kita tak boleh menceritakan hal ini
pada siapa pun.
Setuju?
Setuju.
Kau pendiam sekali, Frank.
Berjanjilah kau takkan beri tahu siapa pun
selama kau hidup.
Katakan padaku.
Baiklah.
Aku janji takkan beri tahu siapa pun
tentang hal ini selama aku hidup.
Sekarang jam 12:01 dini hari
dan hari ini meresmikan pembatas
antara dunia orang hidup dan mati sangatlah tipis.
Ini WKB Dunwich dan aku Jennifer Hollister pamit.
Pendengar, lagu lawas nostalgia.
Selamat Halloween.
Bajingan.
Dasar bajingan.
Kau benar, Keparat.
Aku tak sanggup hidup menanggung beban ini.
Hidup hanya mimpi bagi orang mati.
- Hai, Yah. - Pagi.
Kau tampak sangat kacau.
Terima kasih. Aku butuh itu.
- Susah tidur? - Ya. Ada hal baru?
Mau kubuatkan makanan?
Tidak usah. Aku akan beli dalam perjalanan ke kantor.
Makanan siap saji?
Ayolah, Yah. Akan kubuatkan telur.
Kau terlalu baik untukku. Tahu tidak?
Kukira kau sudah berhenti.
Sedang diusahakan.
Kelihatannya tidak berusaha keras.
Ini bantu mengurangi stres dari pekerjaan.
Kau akan hadiri pesta Halloween malam ini?
Kurasa tidak.
Mungkin sebaiknya kau pergi.
Bisa sedikit mengurangi stres.
Kau kerja malam ini?
Tidak.
Mungkin aku akan mampir ke pesta itu.
Barangkali seru.
Kau ingat kata itu?
"Seru?"
Aku jarang merasakannya belakangan ini.
Hollister.
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.