Tamayura: Hitotose

Tamayura: Hitotose

Pobierz napisy Indonesian

Informacje o wydaniu

Tamayura Hitotose 02
Komentarz od Photohenhen
by : senogakure

Tagi

other
Opublikowano: 2012-03-11
Pobrania: 6
Dla niesłyszących: Yes

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 200 wierszy.

Sudah sebulan waktu berjalan sejak aku datang ke Takehara...

Kota yang sangat dicintai Ayahku.

Di setiap harinya, banyak sekali...

Hal baru yang bisa kutemukan.

Potte, kelihatan, tuh.

Kao-chan!

Pagi!!!

Selamat pagi, semuanya.

Kao-tan, senyum pagi!

Mereka adalah teman-temanku sejak aku kecil; Kao-chan...

Dan Norie-chan yang selalu ceria...

Juga Maon-chan yang sangat pendiam.

Suatu saat kami pernah mencari pemandangan yang ada di foto lama Ayahku...

Sampai ke atas gunung Asahi.

Berkat itu, ikatan kami kian erat adanya.

Ayo semuanya!

Tunggu sebentar kenapa?!

Sini!

Terima kasih, Maon-chan.

Keseharian baru...

Teman-teman baru juga...

Sementara aku...

Berharap menjadi diriku yang baru.

Aku ingin memperbaiki sifatku yang pemalu...

Dan berubah menjadi aggresif!

m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0

m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0

m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0

m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0

Se

No

Fan

Subs

m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0

m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0

m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0

m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0

Se

No

Fan

Subs

Natsu no nokori ame ni

Eki made hashitteta kimi no ushiro sugata

Hansode na seifuku

Awatete oikaketa matsuge ni mizutama

Hajikete

Sekaijuu no yasashiimono

Utsukushii iro wo shitteta

Demo sekai ha shiranakatta

Ano koro

Okaerinasai

Omoide ni

Nakitai toki aitai toki

Koko ni iru yo

Okaerinasai

Watashitachi ga

Yumemita mono aishita mono

Ima mo kimi wo

Mamotteru yo

夏の残り雨に

駅まで走ってた 君の後ろ姿

半袖な制服

慌てて追いかけた 睫に水玉

弾けて

世界中の優しい物

美しい色をしってた

でも世界は知らなかった

あのころ

お帰りなさい

想い出に

泣きたい時 合いたい時

ここにいるよ

お帰りなさい

私たちが

夢見たもの 愛したもの

今も君を

守ってるよ

Di bawah bekas hujan musim panas

Aku berlari menuju stasiun, sambil mengejar

Sosok punggungmu

Yang mengenakan seragam lengan pendek, tetesan air jatuh

Ke alisku

Semua kebaikan di seluruh dunia

Memancarkan warna yang indah

Tapi dunia tidak menyadari

Saat itu

Selamat datang kembali

Pada kenangan

Saat kuingin menangis dan menemuimu

Yang ada di sini

Selamat datang kembali

Semua hal yang kita

Lihat dalam mimpi, yang pernah kita sayangi

Hingga saat ini

Masih menjagamu

Karena Ini Adalah Hari yang Dipenuhi Aroma Kebaikan

Karena Ini Adalah Hari yang Dipenuhi Aroma Kebaikan

Lembut, ya?

Ini tamayura?

Pelan-pelan saja.

Dia gampang kena tekanan.

Sawatari-san orangnya lucu, deh!

Mirp sejenis boneka, begitu.

Jadi Sawatari-san suka fotografi, ya?

Ya.

Pakai kamera itu?

Ada banyak foto yang lainnya?

Ini bukan kamera digital...

Ini kamera yang harus dipasang film sebelum bisa mengambil gambar...

Semuanya! Yang pertama kalian harus duduk di daerah kalian masing-masing!

Kalian nampak ceria semua hari ini.

Yang di sana!

Kampung Sawatari!

Lagi ngapain, sih?

Absen, nih!

Yang pertama, sebaiknya kamu menenangkan diri seperti Hiroshima.

Harus berapa kali kita harus mendengarkan dia bicara aneh dalam sehari, sih?

Aku benar-benar beruntung dia bukan guru kelasku.

Gara-gara kebanyakan denger lawakan garingnya, kupingku sampai linu.

Ngomong-ngomong linu...

Begitu semester dimulai, dia menyuruh kita latihan mendayung.

Kami tidak sanggup!

Aku bisa mati kalau capeknya separah ini!

Setelah ini...

Kami bisa...

Dapat apa?!

Ini akan membentuk kekuatan keinginan kalian!

Yang paling depan...

Si...

Sawatari!

Ya?!

Kekuatan keinginanmu gak muncul di musium seni!

Aku setuju...

Itu saat-saat yang menyakitkan.

Daripada itu, lawakannya lebih bikin sakit.

Oh, Sawatari! Silahkan potret aku!

Tebarkan tampangku...

Ke dalam pesona potret yang indah!

Karena sifatmu terlalu pemalu...

Jadi beranilah seperti banteng!

Sakurada!

Kamu harus bicara lebih banyak lagi.

Baik.

Lebih keras!

Baik!

LEBIH KERAS LAGI!

BAIK!

Cukup dekat.

Okazaki!

Padahal aku bermaksud menutupi keberadaanku...

Lagian...

Kenapa bisa hafal nama kami? Padahal kami bukan murid kelasm-

Kamu bicaranya setengah suara itu saja.

Kenapa harus?

Hanawa.

Tolong, awasi bulan sabit-bulan sabit ini.

Aku sampai kaget...

Aku sampai lemes...

Kenapa cuma Kaoru-chan...

Yang tidak dinasehati?

Kao-tan...

Jangan-jangan dia suka kamu?

Jadi tolong...

Cicipi dessert baru buatan Nenekku, ya.

Sejak pagi ini, cuacanya selalu cerah.

Bunga yang tadi pagi kujemur pasti sudah kering lagi.

Potpourri baru lagi?

Ya, itu dia.

Belum lama ini...

Aku dapat bunga dari Cina.

Warnanya putih, lucu lagi.

Pasti bagus.

Ini dia.

Terima kasih, Maestro!

Bagaimana?

Ada tamayuranya?

Ya...

Manager!

Persiapannya selesai!

Baik, aku ke sana.

Foto untuk menu baru kafenya.

Ooh, begitu, ya.

Atasanku bilang selesai pemotretan dia boleh makan parfait di sana.

Daripada parfait...

Aku lebih ingin menyebutmu "My Sweety".

Jangan, ah!

Masih "Dewasa" seperti biasanya.

Aroma batang bambu...

Maklumlah, sebentar lagi Festival Bambu datang.

Potte, sudah lama, ya?

Ya...

Ini dia menu barunya...

Pie lemon kepulauan Seto.

Lucu, deh!

Lapisnya sengaja kubuat tipis...

Supaya rasa tajamnya mudah terasa.

Selamat makan!

Enaknya!

Rasa maupun aromanya...

Terasa lembut!

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left