Pierwsze 179 wierszy.
Baiklah ? / Bagaimana kabarmu ? Kau baik-baik saja ?
Kau mengadakan pesta ? / Tidak, Kami hanyalah makan malam.
..dan rum-nya untuk penutupnya.
Bagaimana dengan anak-anakmu ? / Ini saat keberuntunganku, Jimmy.
Sudah besar sekarang, kan ? / Nah, Dia masihlah anak-anak buatku.
Ini dia..
Kau bisa mengangkatnya ? / Ya.
Yah, Ini dia. Hati-hatilah. Dah ! / Sampai Jumpa..
Jadi begitulah..
Kukira, tadi aku menyuruhmu mengawasi sayurannya !
Nah, Nah, Hari ini.
Tak berguna.
Jelas, ini pesan dari seseorang yang tidak kau kenal !
Tak masalah ! Itu dari seseorang yang kukenal, Dia temanku !
Yah, Ini benar-benar masalah, karena.. / Bukan, Ini bukanlah masalah.
Jadi apa itu ? Aku takkan menghajarnya kalau itu soal pekerjaan !
Dean, Hentikan ! / Aku takkan berhenti.
Ow !
Trace, Maaf. Trace !
Aku akan pergi sekarang, Carol. / Pergi ? Makan malam sudah siap, sayang.
Kukira, kau di sini malam ini. Aku sudah menyediakan hidangan. / Maaf.
Ada sesuatu yang harus kulakukan untuk ibuku.
Baiklah, Sayang.
Aku tak peduli..
Aku benar-benar tak peduli..
Aku akan segera kembali. / Beri dia waktu, yah ?
Baiklah, Dengar, Nanti kuhubungi lagi, Oke ?
Jangan lama-lama. Makanan hampir siap. / Aku takkan makan di sana.
TVnya bahkan tak bisa digunakan. Sampai nanti, Bu.
Ya, Awasi dia, Sayang.
Terry, Bangun ! Segeralah ke pusat pelatihan !
Dean, Bangun !
Mum, Sudah ditutup. / Apa ? / Mereka menutup tempatnya.
Kapan ? Kau tak pernah memberitahuku.
Sudah. / Yah, Itu bukan alasan untuk kau..
..bermalas-malasan di rumah bersamanya.
Aku tak bermalas-malasan. / Pergi ke pusat pekerjaan, tak ada apa-apa di sana..
Kau ingin aku berbuat apa lagi ?
Jangan lupa beritahu Trace soal besok malam.
Aku ingin uratku bekerja..
Bu ? Aku ingin tanya..
Tak apa meminjam uang ? Aku akan mengembalikannya.
Baiklah, Aku tak ingin kisah yang menyedihkan.
Segera kembalikan.
Sialan, Carol !
Davina, Mereka mungkin masih tidur sekarang..
Kuyakin mereka akan mencari sesuatu untuk dilakukan..
Ya, Makan diluar, memintaku untuk ini itu yang baru..
Dan siapa yang membayar ? Tentu saja bukan kemaluan wanita..
Kapan terakhir kau bicara padanya ?
Persetan kalau aku tahu.
Berapa lamanya, itu masih belum lama.
Hai, Carol. / Hai, Bagaimana kabarmu ?
Kau sudah bilang, kan ? / Yeah. Kubilang kita ada di luar.
Apa dia di dalam dengannya ?
Aku tak tahu tampangnya. / Sialan.
Trace ! / Dean, Pergilah ! Trace ! / Dean, Tinggalkan Aku sendiri !
Kau meninggalkanku untuknya ? Dua lelaki dalam semalam ?
Pulanglah ! / Tidak, Trace ! / Aku tak berbicara denganmu !
Trace, Aku ingin bicara denganmu sekarang !
Mengapa kau menjauh ? / Kumohon, Lupakan semuanya.
Bicaralah padanya, Trace ! / Diamlah, Terry ! / Bicaralah pada gadismu.
Ow, Urgh !
Kau menyakitiku !
Dean, Kau menyakitiku ! Kau menarik rambutku !
Aku tahu perilakumu, Trace. Aku tak peduli !
Dia lihat apa ?
Apa ?
Odwal sie.
Bahasa apa itu ?
Oi !
Urgh ! / Dean !
Ayo, Dean ! Hajar dia ! / Dean ! Hentikan !
Urgh ! / Dean ! Dean, Kumohon ! Dean !
Urgh ! Urgh ! / Terima itu ! / Dean ! Hentikan itu !
Ini salahmu, Trace ! Kesalahanmu !
Kemarilah ! Sialan !
Angkat si brengsek ini, Cepatlah.
Apa ada di dalam sana ?
Tunggu ! Oh, sialan !
Brengsek !
Hei, Trace ?
Trace ?
Ya. Kau baik-baik saja ?
Ya, Kau datang nanti, kan ? Rambutku berantakan.
Aku tak yakin, Carol.
Kau baik-baik saja ? / Ya.
Aku tak bisa berhenti sekarang, Sampai jumpa nanti, yeah ?
Sampai jumpa, Carol. / Sampai jumpa, Sayang.
Apa kabar, Bu ? / Apa kabar ? Baik-baik saja kan ?
Oh, Layar datar. Kau pergi membelinya, Bu. Bagus.
Artinya, Kita bisa makan malam bersama-sama di sini, malam ini.
Ya. / Ini dia.
Ah ! Apa ini ? / Gulai. / Mengapa masih warna hijau ?
Memang begitu, salah satu dari yang ada..
..di buku Jamie Oliver. Itu saag (=Makanan di South Asia)
Nah, Nah.. Tak apa. Terima kasih..
Payah. Berikan itu.
Ini dia, Bu.
Apa itu ? / Utang uang kami.
Aku ingin bermain. Kau ikut ? / Baiklah.
Bagaimana dengan..
Baiklah, Aku akan menyusul nantinya.
Apa ini ?
Beberapa orang pipis saat di Canterbury tadi malam.
Apa yang terjadi ? / Menurutmu apa ?
Mereka melawan. / Siapa ? / Hanya beberapa orang bodoh.
Bu, Pindahlah.. / Apapun yang terjadi..
Aku tak ingin kalian bawa masalah ke rumahku, Oke ?
Baiklah. / Jangan buang gulainya..
..masukkan dalam pendingin. / Tapi kata Terry, masih berwarna hijau.
Memang harus begitu..
Sampai nanti.
Aku berlebihan, kan ? / Apa maksudmu ?
Mutton seperti anak domba. / Jangan bodoh. / Aku akan menggantinya.
Takkan..
Ayo. / Kau akan menghabiskan rokokmu ?
Tidak. Aku punya 20 pak. / Kantung uang..
Siap ?
Oooh, Halo !
Kau lihat siapa ?
Jangan tunggu, Dee ! / Mhmmm..
Bisa bicara sebentar ?
Tak perlu berlama-lama. Aku Carol.
Ada apa ?
Tidak, Aku tahu siapa kau. / Kita sudah pernah bertemu ?
Haruskah aku menebak ? / Kau sudah kelewat batas.
Kata siapa ? / Pria tuamu..
Dia tak di sini, kan ? / Tidak.
Kita tak bersama-sama lagi, kau tahu. / Dengar, Kau masihlah kelewat batas.
Aku hanya akan ke..
Sudah dengar soal pria di dalam sana ?
Ya, Kulihat tadi. Ada apa ? / Tidak tahu.
Dia meninggal. Dikeroyoki. / Yeah ? Dia dari lingkungan sini ?
Tak ada yang mengenalnya. Bisakah kau mempercayai itu ?
Polisi bahkan tak peduli. Mungkin dia di sini berbuat hal sialan..
Hal itu takkan pernah mulai dengan lembut, kan..
Kapan ini terjadi ?
Tak tahu. Kurasa tadi malam..
Ayolah, Carol, Dingin di sini.. Sepatu ini membunuhku.
Aku butuh telepon.
Ini bagus. Aku mendapatkannya dengan harga 50.
Aku tak bisa mendapat hal yang sama selalu..
Aku butuh telepon ! / Hanya ini yang kupunya, Sayang.
Baiklah, Tunggu. Kau ke sini hari selasa ? / Ya.
Baiklah, Temui aku selasa jam 4. Aku akan membawakan telepon lain.
Ya.
Sialan.
Yang benar saja !
Oi ! Di mana TV barunya ?
Cepatlah !
Cepatlah..
Ny. Wheeler ? CID.
Saya Burgess.. Ini Holt.
Ny. Elliott, sebenarnya. Aku tak menikah lagi dengannya.
Kami mencari putra-putramu, Dean & Terry Wheeler. / Mereka tak di sini.
Tahu mereka ada di mana ?
Kenapa ? / Kami ingin sedikit berbincang, Ny. Wheeler.
Namaku Elliott.
Ada orang lain di rumah ?
Ya, Priaku.
Jadi, Kau lihat mereka ? / Tidak. Aku tak ingin mengganggu mereka juga.
Mengapa kalian mencari mereka ? / Seperti tadi, Kami ingin bicara.
Kalian di luar rumahku, dan kalian tak ingin mengatakan alasannya ?
Tahu kapan mereka kembali ? / Mereka tak sedang dalam jam malam.
Mereka orang dewasa. / Mereka remaja, Ny. Elliott.
Kau bercanda, kan ? / Tak perlu diperdebatkan.
Kau tahu, Aku sudah cukup. Pindahkan kaki anda.
Pindahkan kaki anda ! / Tenanglah, Ny. Elliott. Ambil kartuku.
Berkelilinglah, menunjuk-nujuk. Mereka tak berbuat apa-apa !
Tak pernah bilang mereka melakukan sesuatu hal ! / Pindahkan kaki anda.
Mengapa CID ada di depan pintuku ?
Tak tahu. / Ini pasti soal perkelahian di Canterbury.
Orang itu tak sengaja berdarah. Sudah kubilang tak ada apa-apa / Tunggu, Waktu itu kata kalian "beberapa orang"
Dengar, Bu. Tenang. Mungkin hanya kesalahan. / Hentikanlah !
Seseorang pasti menuduh kami ! Kau tahu kondisi lingkungan ini !
Aku tak ingin melihat para orang itu ada di sini lagi, Dengar ?
Baiklah, Bu. Maaf.
Bu, Kami sedang main ! / Persetan dengan itu.
No comments yet. Be the first to leave one.