Pierwsze 200 wierszy.
Diterjemahkan oleh : Ayhie Ahyhandhie Genre : Trailler, Comedy, Action
Ugh...
Apa-apaan... Oh, persetan.
Tidak lagi. Sial.
Detektif?
- Apa...? - Kau sudah sadar, nak.
Oh, kepalaku.
Tenang, tenang saja, santai.
Santai? dengan ini? ... Apa yang terjadi di sini?
Kau berada di Kantor Polisi Hollywood, dan borgol hanyalah prosedur standar.
Setelah rodeo kambing kulewati, Aku bersumpah, aku tidak akan membuat masalah.
Yah, kuharap tidak. Aku bersusah payah agar kau disini, Five.
Apa?
Kapten ingin kau diinterogasi.
- Ap... - Cari tahu apa yang kau tahu.
Kapten terlibat? / Aku meyakinkan dia agar memberiku sedikit waktu denganmu.
Yang kuinginkan sebagai balasannya adalah kerjasamamu.
Ya.
Bisakah aku mengandalkanmu?
Aku hanya ingin pulang, ya? Aku akan menceritakan semuanya.
Tolong, bisakah kau melepaskan borgol ini?
Baik.
Angkat tanganmu.
Hei, terima kasih. Ini menyakitkan, apa ini kantormu?
Tidak juga. Kita akan membahasnya.
Ini sangat memar. Disini.
Benarkah?
Tahan ini.
Oh, ini terasa enak.
Baik.
Kau ingat bagaimana kau sampai di sini?
Eh, hei, tunggu. Di mana anak buahmu, Smythe dan Wesson? apa mereka baik-baik saja?
Dengar, kurasa itu hanya rayuan, kan?
Rayuan bahwa kau khawatir tentang Smythe dan Wesson.
Itu bukan rayuan.
Tapi kaulah yang duduk di kursi panas, bukan mereka.
- Apa? - Paham?
- Aku di kursi panas? - Yang kubutuhkan darimu adalah segalanya...
...dan semua hal yang detail dalam konspirasi pemerasan ini.
Sekarang kau memberiku itu, dan kau bisa pulang. kau ingin pulang malam ini, bukan?
Wow. Kau benar detektif.
- Bagus. - Aku tahu.
Kau mendapatkan kembali selera humormu.
Aku ingin kau berpikir. Pikirkan kembali.
- Baik. - Kau ingat bagaimana kau sampai di sini?
Bagaimana bisa aku lupa?
Tunggu, sebentar, sebentar. Maaf.
Aku seharusnya lebih spesifik. Mulai dari awal.
Oh, dari awal?
Nah, itu yang ku bicarakan.
Dunia yang organik dan visceral, belum dibuat, lho?
Dunia yang terang, namun gelap. Karakter yang kau cintai ...
Namun dibenci.
Baik, jadi ini hari yang besar, ya?
Pitch terakhirku untuk permainan video bernama Stones dan Bones.
Tapi seperti biasa, bosku terobsesi dengan hal yang menakjubkan berikutnya.
Lanjutkan, katakan. Aku akan berhasil.
Aku tidak suka nadamu. aku suka game ini. Pitchmu menyebalkan.
Kau lakukan pekerjaanmu. Tetap pada pekerjaanmu.
Apa aku bilang agar membuatnya mengisap kemaluan? Karena jika aku melakukannya, kau akan berhasil.
Menyalahkanku untuk masalahmu tidak akan menyelesaikan apapun, paham?
Kau punya satu hari untuk menyelesaikan dengan sesuatu yang baru.
- Satu hari? - Hancurlah pikiranku.
Jika tidak, maka kita akan mencari jalan lain,
dan kau dapat melakukan semua panggilan telepon ke ibumu yang kau inginkan, paham?
Jadi, orang ini benar-benar brengsek. Stones dan Bones adalah idenya.
Jadi, kau seorang desainer video game?
Ya.
Aku yakin gamemu bagus.
Tidak juga.
Apa yang kau, eh, lakukan, seperti menembak, jenis permainan tembak-tembakan?
Mereka menyebutnya "First Person Shooters".
Itu spesialisasiku.
Douchebag menyuruhku mengerjakan permainan roleplaying untuk anak berusia delapan tahun.
Baiklah, ingat dengarlah.
Kebenarannya ada didetailnya, dan kami berusaha mencapai kebenaran hari ini.
Sekarang, apakah kau ingat pertama kali kau melihat Smythe dan Wesson?
Jadi, Ted mengusirku dari kantornya.
Pergi!
Dan aku ketakutan.
Aku keluar dari Adderallin, duniaku kabur,
dan aku punya satu hari untuk datang dengan permainan baru atau aku dipecat,
jadi dengan senjata di kepalaku, secangkir kopi.
Baiklah, baiklah. Aku minum tiga cangkir kopi, dan satu gelas limun.
Aku datang dengan rencana yang sempurna.
The Wakey Wakey Eggs dan Bakey di Rocco's.
Kemudian aku melihat anak-anak ini di Rocco...
dan salah satu dari mereka memegang sesuatu.
Kemudian mereka berlari dengan tangan kosong.
Itu adalah mainan.
Mereka meninggalkannya di tengah pintu.
Aku melihat anak-anak dengan seorang wanita.
Seorang pria memberikan uangnya.
Aku melihat kembali mainan itu dan berpikir aku harus mengatakan sesuatu...
tapi tiba-tiba, mereka menghilang.
Aneh seberapa cepat mereka menghilang.
Aneh, bukan?
Aku tidak ingin meninggalkannya begitu saja, jadi aku mengambilnya.
Aku akan memberikannya kepada Sylvie, kalau-kalau mereka kembali untuk itu.
- Apa yang kau lakukan? - Maaf kawan. Astaga.
Ooh, ooh, ooh. Itu terlihat bagus.
Baik, kau ingin sesuatu yang lain?
Eh, aku baru saja ganti pakaian saat kau siap.
Hai, Sylvie.
Apa kabar?
Hei, anak-anak itu meninggalkan mainan ini di ambang pintu, Apa kau tahu mereka?
Tidak.
- Kejadian? - Apa?
- Tidak banyak, tidak banyak. - Apa?
Baik. Eh, apa yang kau inginkan hari ini?
Yang selalu kuinginkan adalah The Wakey..
- Istimewa... - Apa?
Sylvie, apa yang terjadi denganmu? Sylvie? Apa...
- Kau mau isi roti dengan itu? - Aku sensitif terhadap gluten, kau tahu itu.
- Baiklah. - Apa?
ORANG INI MEMILIKI SENJATA MENGERIKAN - Baiklah. - Apa?
ORANG INI MEMILIKI SENJATA MENGERIKAN Kau ingin kopi? Putih, seperti biasa?
Kau ingin kopi? Putih, seperti biasa?
- Ya, ya. - Aku akan segera kembali dengan kopi putihnya.
KELUARLAH KEBELAKANG - Ya, ya. - Aku akan segera kembali dengan kopi putihnya.
Baik, ya, ya.
Hei, apa kau melihat permainan? kau bisa menyebutnya football mecca.
Tapi mereka tidak bisa bermain seperti itu.
Ya.
Kau butuh lapangan, mereka tidak memiliki... Apa kau menonton...
- Kau punya klip video? - Apa?
Kau mengacaukan temanku. Lihat aku. Lihat aku!
Tidak ada hubungan intim sama sekali ...
- Aku ... - Wesson, bukan.
- Tunggu, apa maksudmu dengan "hubungan intim?" - Tidak.
- Oh, kita punya buronan! - Hei! Kemana kau pergi?
Aku baru saja makan burger. Kau kejarlah!
Hei! Tetap disana... Tetap di sana! Berhenti!
Awas! Awas!
Kembali kesini!
Hei! Aku di sini!
- Sylvie! - Lihatlah! Dia punya senjata! Ah!
- Lari! - Dia tepat di belakangmu!
- Apa? - Lihatlah!
Hei! aku akan menghajarmu...
Hei, apa yang kau lakukan?
- Kau harus bantu aku! Dia punya senjata! - Hentikan dia! Jangan bergerak!
Dia punya senjata!
Tolong! Tolong aku! Sial.
Tolong aku!
Ayolah! Berhenti! Apa kau bisa selesai dengan cara curang? / Oh, sial!
Dengar, aku tidak bisa berlari, tapi aku bisa menembakmu.
Apa-apaan ini? Tidak. Minggir! Minggir!
- Apa yang ...? - Awas! Awas!
Ugh! Bagaimana aku bisa melupakan gadis itu?
Ya Tuhan. Dia luar biasa.
Aku mengerti. Abaikan itu.
Gadis ini praktis menyelamatkan hidupku.
Jadi saat aku tenggelam.
Kau baik-baik saja?
- Ya Tuhan. Apa yang terjadi? - Dia membungkuk dan meraihku dengan kedua tangannya,
dan menarikku.
Teman, diatas sini.
- Oh, aku, aku, tidak melihat. - Serius?
Tidak, aku...
Apa kau mitra baruku, atau apa? Itu luar biasa. Apa kau baik-baik saja?
Pria itu baru saja jatuh ke air.
Oh, jangan khawatir. Apa kau baik-baik saja?
Ya, aku baik-baik saja.
- Apa kabar? - Mengapa kau membawa senjata?
Awas, teman-teman. Dia punya senjata!
Permisi. Pagar terkunci.
Ah, sial!
Itu dia! itu dia.
- Tidak. Jangan tembak. - Kau kesini. Sekarang!
- Maaf - Tunggu! Wah, tunggu, tunggu!
- Pagarnya terkunci! - Persetan! hp ini mati!
Sial!
Hei, kau harus membantuku! Kau harus membantuku!
Dan kemudian aku pingsan.
Aku akhirnya sadar, dan saat itulah aku pertama kali bertemu Eddie dan Bill.
Aku tidak perduli.
Ya, tapi ini benar-benar aneh, bukan? Dia basah kuyup.
Aku tidak mengerti. Apa ini salib ganda? Apa Denon yang mengirimnya?
Aku tidak paham bagaimana Denon tahu. Dia tidak memiliki klip sampel.
Apa dia berpura-pura.
Aku tidak memukulnya dengan keras.
Kurasa tidak, Babe Ruth.
Kau mengayunkan kursi murahan.
Hei, hei, hei, ini dia.
Tolong, ini pemeriksaan polisi, ya? Silahkan? Maaf, teman.
- Baiklah. - Maafkan aku.
Apa kau baik-baik saja? Ayolah.
Kita mulai. Tenang.
Kau menerima pukulan buruk di kepala?
Aku inginkan kau, kau aman sekarang, aku ingin kau minum sedikit air. Hanya sedikit.
Oh, ya.
Ini minumlah.
Kau menumpahkannya sedikit.
Tunggu, apa yang terjadi? Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi adalah kau melompat di tengah mangkuk nasiku, keparat. Kau siapa?
Kau siapa?
Perhatikan.
- Apa? - Ini bukan permainan.
Baik.
No comments yet. Be the first to leave one.