Pierwsze 200 wierszy.
Alih bahasa : dewanakal Resync By Bajingan, Toa Pek Yuna
Percotta, lengannya!
Casey, pandanganmu kemana?
Gabrielle, senyum!
Dan satu, dua, tiga, empat.
Angkat kepalamu, Casey!
Lihat penontonnya, bukan kakimu!
Sekarang ketukannya.
Semmmpurna!
Arah kepalanya, anak-anak. Bersama-sama.
Sempurna! Langkah naik turun.
Dan dua, dua, tiga, empat.
Ternyata aku masih ingat setiap gerakan tarian ini.
Kau telah melakukannya 6 tahun berturut-turut, 'kan?
Tujuh tahun.
Dillon, dengan ini kau diperintahkan untuk berhenti tumbuh.
Minggu lalu lengan bajumu masih cukup.
Sshhh.
Sejak kapan kau menjadi monster "Sshhh"?
Maaf, aku tidak mau jadi menyebalkan,
Tapi aku punya 3 tarian solo.
Jadi, bisakah kalian lebih fokus lagi?
Dillon, Tara, kalian selanjutnya. Ayo.
Dia punya 3 tarian solo?
Bagus, anak-anak.
Tapi, lanjutkan latihan di bawah bersama Madam Margarette.
Kau. Harus lebih fokus dalam setiap langkahmu, Holly
Namaku, Hannah.
Itu benar, sayang.
Setiap gerakan harus benar, tepat, terkontrol.
- Kau akan tampil semmmpurna. - Ya, Madam.
Siapa selanjutnya?
Ayo kita latihan, Dillon. Kita ciptakan keajaiban.
Dia sangat menjengkelkan. Dan sangat dramatis.
Dan sangat hebat.
Bagus sekali.
Kuharap aku bisa melakukan tarian The Black Swan.
Ya! Woo-hoo!
- Itu putriku! - Semmmpurna.
Kalian sangat menakjubkan.
Tentunya kami belum maksimal.
Menyimpan sedikit untuk pertunjukkan nanti malam.
Makanya, posisinya tadi sedikit tidak rapih, 'kan, Dillon?
Tidak rapih?
- Kau terlihat sempurna, Dillon. - Benarkah?
Kami lebih lebih bagus dari yang kupikirkan.
Kita mainkan tarian Milkmaid (gadis pemeras susu).
Turunkan sapinya!
Hailey, mana emberku?
Siap.
Anggap saja tidak ada yang menonton.
Karena tidak akan ada yang menonton, kecuali sapinya.
Bilang saja: "Patahkan kakimu, itu lebih baik."
Bagus. Begitu.
Oh, tidak.
Bukan itu tariannya. Apa yang dia lakukan.
Sesuatu yang mengagumkan.
Itu akan membuat kita semua dalam masalah.
Berhenti. Hentikan musiknya.
Hentikan semuanya.
Maksudnya kamu, Kristyn.
Apa?
Nona Farraday, itu bukan koreografi yang sedang kita latih.
Maaf, aku tidak bermaksud begitu.
Kau ingin mencuri perhatian pencari bakat balet internasional malam ini?
Ya, Madam.
Kusarankan kau mengikuti koreografi yang aku berikan kepadamu.
Ini membuang-buang waktu latihanku.
Aku telah melihat gadis lain mencoba menari sesuai keinginan mereka.
Dan aku yakinkan kau itu tidak berakhir bagus.
Aku tidak bermaksud begitu, Madam Natasha.
Aku hanya mengikuti musiknya dan kakiku menari dengan sendirinya.
Kau bisa menari sendiri, kalau mau, Nn Farraday.
Tapi itu tidak akan membawamu ke manapun.
Aku mengerti, Madam.
Kau penari yang bagus.
Kau bisa menjadi 'Tara' jika kau menuruti kata-kataku.
- Bukankah itu yang kau mau? - Ya, Madam.
Istirahat, semuanya!
Kau tidak apa-apa?
Dillon!
Terima kasih. Aku baik-baik saja.
Ayo, Kristyn. Kita carikan kau sepatu baru.
- Hey, yo, Madam. - Ya.
- Dia bisa melakukannya. - Apa?
Tara. Tara bisa melakukan tarian solo yang Farraday tadi lakukan.
Oh! Dimana sopan santunku.
Hei, mau dendeng kalkun? Penuh protein, Madam.
Aku menentukan peran setelah selesai latihan.
Tak ada yang dapat peran sampai aku memutuskannya.
Ini malam penting untuk Tara, tidak ada yang boleh merusaknya.
Mengerti?
Ketua Balet Internasional akan banyak melihat penampilan putrimu.
Apa lagi yang akan mereka lihat. Sapi jatuh?
Gurita dengan kostum Milkmaid?
Acaraku tidak perlu dipertanyakan lagi, Tuan Pennington. Jelas?
Sangat jelas.
Siapa yang menyalakan AC-nya? Dingin sekali di sini.
Suhu di ruangan ini, semmmpurna.
Hallo. Madam Katerina?
Aku datang.
Oh, hai.
Madam Katerina, apa kita punya sepatu ukuran 5?
Sepatu?
Harusnya ada di samping bagian kostum.
Butuh lebih dari sepatu baru untuk membuat Madam Natasha senang.
Aku jauh dari semmmpurna.
Oh, tidak begitu, sayang. Aku melihat semuanya.
Tarian yang indah. Bagaikan kupu-kupu.
Saat aku menari, aku tau gerakannya, tapi...
aku terbawa musiknya.
Musiknya mengalir dalam tubuhku, kemudian gerakan-gerakan baru...
bergerak begitu saja.
Dia selalu begitu, Madam. Dia hafal semua gerakannya,
tapi saat tampil, dia tiba-tiba...
Oke, tidak ada sepatu ukuran 5 di sini.
Coba di tempat penyimpanan Swan Lake.
Ah, Giselle.
Aku akan melakukan apapun untuk bisa menarikan Giselle.
Hati-hati. Kami belum menyelesaikan kostum itu.
Tara sangat beruntung.
Madam tidak akan pernah memberiku peran utama.
Tapi tarian Milkmaid-mu sangat menyenangkan.
Sekali saja aku ingin memerankan Odette, Ratu Angsa.
Aku juga menginginkannya.
Tapi Natasha yang paling berbakat di keluarga kami.
Dapat. Ukuran 5.
Oh. Ukuran 2.
- Ha! - Snow Queen (Ratu Salju).
Produksi kita untuk musim liburan tahun ini.
Apa Tara memakai ini juga?
Bukan yang itu.
Gak penting. Pasti aku yang memakai tanduk dan menarik kereta luncur.
Banyak sepatu, Madam. Tapi tidak ada ukuran 5.
Dan semua toko sudah tutup.
Tunggu!
Aku mungkin punya satu di sini.
Indah sekali.
Sepatu ini untukmu, sayang.
Terima kasih, Madam.
Ukurannya benar. Warnanya salah.
Tidak. Pink selalu gaya.
- Aku bisa membuatnya jadi putih. - Jangan coba-coba melakukannya.
Madam, kalau kau punya sepatu ini, kenapa tadi kau tidak...
Wow. Sepatu ini bagus sekali.
Hailey, kita di mana? Dan, apa yang aku pakai?
Aku tidak tahu, dan sepertinya itu gaun milik Tara.
Gaun milik Tara? Dari mana datangnya?
Madam Katerina menjahit atasannya. Aku menjahit roknya.
Tapi kainnya berasal dari India. Jadi gaun itu...
Maksudku, bagaimana aku bisa memakai gaun ini?
Kurasa dengan cara yang sama saat rambutmu jadi merah stroberi.
Apa!?
Tunggu.
Aku kenal musik itu.
Wow.
Rumah-rumah ini.
Kita seperti ada di...
Giselle.
Bagaimana kita bisa ada di Giselle?
Aku tak tahu. Tapi jika kita benar di Giselle,
para pelayan akan segera muncul.
Lihat, para petani akan menobatkan Giselle sabagai Ratu musim panen.
Dan itu Pangeran Albrecht.
Bertunangan tapi mencoba untuk mendekati Giselle.
Mana pria baik itu? Hilarious atau apalah.
Hilarion. Kurasa dia bersembunyi.
Oh, tentu saja. Memakai kostum babi dan siap terbang.
Tidak ada babi terbang.
Saat musiknya berhenti, Giselle akan keluar dari pondok itu.
Sekarang.
Dia melewatkan tandanya.
Se...karang.
Di mana dia?
Di ruang kostum?
Se..karang?
Psst... Giselle!
Dia bicara pada siapa?
Sepertinya dia bicara kepadamu.
Aku? Aku bukan Giselle.
Kau memakai gaunnya, rambutnya, dan sepasang...
Sepatunya!
Sekarang menari. Bertanya nanti saja.
Dia sangat cantik. Aku harus menjadikannya sebagai istriku.
Jadi, kau seorang petani, ya?
Apa? Ya...ya, itu benar.
Kau masih sendir? Tidak bertunangan?
Tidak, tidak. Tentu tidak.
Tentu tidak. Tidak menyamar sebagai petani untuk menipu Giselle...
untuk menikah denganmu?
Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan.
- Ini adalah foie gras. - Tentu saja foie gras.
Aha!
Itu tadi sangat mengagumkan.
Sekarang kita pergi dari sini.
Sepatu ini.
Aku suka sepatu ini.
Kasihku, hari ini kau tampak lebih cantik dari biasanya.
Um...Terima kasih?
Matamu sebiru langit. Rambutmu dihiasi stroberi.
No comments yet. Be the first to leave one.