Pierwsze 200 wierszy.
Diterjemahkan oleh mifae :)
Bawa dia masuk.
- Ini anaknya? - Amanda Peterson.
- Kenapa wajahnya ditutupi? - Jangan!
Matanya peka terhadap cahaya.
Termasuk saat malam?
Ayahnya sudah ditemukan?
Belum.
Kami memperluas area pencarian tanpa petunjuk.
Mustahil bisa tahu lokasinya.
Kalian bisa selamatkan dia?
Kami akan berusaha.
Tuhan sangat kuat di dalam tempat ini.
Suster?
Bawa Amanda ke lantai tiga.
Jauhkan dari anak-anak lain
dan pastikan pintunya selalu terkunci.
Baik, Bapa.
Percayalah pada Tuhan, Anakku.
Maaf.
Kau mau bermain?
Ini sudah terlalu malam.
Waktunya tidur.
Ayah juga tak mau bermain.
Apa yang terjadi pada Ayahmu?
Kami mau bermain petak umpet.
"Kami?"
Ya, aku dan temanku.
Siapa temanmu?
Amanda?
Amanda?
Amanda?
Dia benci cahaya.
Amanda.
Amanda?
Amanda?
Amanda?
Amanda?
Amanda?
- Kita mulai merekam. - Bagus.
Ini Bapa Wes dari Panti Asuhan St. Petersburg.
Tanggal 6 Juni 1966, pukul 07:00.
Aku minta bantuan Bapa Wes menemui Amanda Peterson
yang dapat pengamanan ketat dengan hanya cahaya lilin.
Kau tahu kenapa kau ada di sini, Amanda?
Jawab ya atau tidak, Amanda.
- Ya. - Kenapa kau di sini, Amanda?
Kalian mau merenggut temanku.
Siapa temanmu?
Ayah tak mengikuti aturan permainan.
Aturan apa, Amanda?
Kau harus bermain dalam gelap.
Dia benci cahaya.
Cahaya menyakiti kami.
Kami sama.
Bir?
Aku sudah punya.
- Baiklah. - Lihat siapa ini.
Hai.
Apa kabar?
- Kau mengajak Becca. - Ya.
Akhirnya berhasil diyakinkan untuk ikut kita malam ini.
Tentu saja. Lebih ramai lebih seru.
- Apa kabar, Todd? - Apa kabar?
- Senang melihatmu. - Selamat datang.
Hai.
Senang melihatmu.
Di mana Adam dan Shane?
Katanya mereka telat.
Kejutan.
Ayo mulai.
Aku punya lokasi baru yang lebih bagus dari sebelumnya.
Yang benar saja. Panti asuhan?
Ya, tempatnya tampak besar sekali.
Memang.
Tiga lantai, ada ruang ibadah
gudang bawah tanah, halaman.
Penjaga?
Ada. Dua jam sekali.
Tempatnya sangat besar dan waktu kita sedikit.
Kita harus berpencar untuk melihat sebagian besarnya.
Kenapa tempat itu kosong?
Aku kurang tahu sebabnya.
Informasi yang kudapatkan sangat sedikit.
Sudah kosong selama hampir 50 tahun.
Di akhir tahun 1960-an
ada kehebohan di panti asuhan itu.
Kabarnya, para pegawai
dan anak-anak di sana hilang.
Akhirnya, gereja maju dan menutup tempat itu.
Tak seorang pun masuk ke sana sejak saat itu.
Mana seruannya?
Kalian telat.
Halo.
Terima kasih.
- Kami bawa barang. - Bagus.
Apa yang kami lewatkan?
Kate sedang ceritakan soal panti asuhan kosong.
Tua, tapi bagus.
- Kau tahu? - Tentu saja.
Terima kasih.
Ibuku memanfaatkan tempat itu
untuk menakutiku waktu kecil.
Kami bisa lihat cara Ibumu sangat berhasil.
Kenapa kita membahasnya?
Kate sudah meresmikannya sebagai lokasi berikutnya.
Baiklah.
Untuk penjelajah perkotaan.
Peninggalan masyarakat.
- Terbuang. - Terlupakan.
Direnggut kembali oleh alam
untuk kita jelajahi!
Baik. Makanlah. Waktu kita 8 jam malam ini.
Sebelum kita berangkat, makan, dan sebagainya
aku mau katakan sesuatu mumpung kalian di sini
dan sudah seperti keluargaku.
Kurasa ini waktu yang paling tepat.
Aku tahu ini baru enam bulan
tapi aku merasa sudah lama sekali mengenalmu.
Aku langsung mencintaimu sejak pertama melihatmu
dan aku tak bisa bayangkan sehari lagi dalam hidupku
tanpa kau sebagai pasanganku.
Becca.
Kau mau berpetualang bersamaku?
Mau.
- Ya! - Cium dia!
Baik, kita harus berfoto.
Kita harus berfoto sekarang.
- Kenapa? - Benarkah?
Kalian perlu mengingat saat ini
- seumur hidup kalian? - Ya.
- Waktunya berfoto. - Abadikan dalam foto.
Baiklah.
Baiklah.
Semuanya.
- Siap? - Siap.
Bilang "keju."
Keju!
Kate, kita sudah siap.
Ayo pergi.
Ada apa?
Tidak ada.
Baiklah.
Aku tidak bodoh.
Aku tahu saat kau ada pikiran.
Ada apa?
Aku mengerti.
Apa?
Aku melihat reaksimu saat Todd melamar Becca.
Kau tak menyukai Becca?
Tentu saja suka.
Hanya saja itu pertama kalinya
aku dengar kakakku bicara soal pernikahan
padahal kami selalu cerita tentang apa pun
jadi, aku kaget saat baru dengar itu bersama kalian
seolah dia tak mau melibatkan adiknya
dalam keputusan itu.
Apa lagi yang dirahasiakannya dariku?
Kau berpikir terlalu jauh.
Dia kakakmu.
Dia takkan mengusirmu dari hidupnya begitu saja.
Semua akan baik saja.
Sekarang tersenyumlah dan kita pergi melihat
lokasi bagus yang kau temukan untuk malam ini.
Ayo.
Teman-teman, ayo berfoto sebelum kita masuk.
Siap?
Aku datang.
Bilang "keju."
Terima kasih.
Baik. Pintu sampingnya di sana.
Ayo.
Astaga. Jangan terlalu serius.
Bicara saja sama tembok.
Ryan, bantu aku.
Becca.
Becca.
Penjelajahan pertama?
Siapa yang bawa walkie talkie?
Oh, tidak. Aku tahu ada yang tertinggal.
Yang benar saja.
Maaf, Teman-teman.
Sungguh tidak sengaja.
Itu bagian dari tindak pengamanan.
Pengamana itu untuk pecundang.
Maksudku...
Tenang. Kami bawa.
Ada apa?
Takut tersesat?
Bukan, tempat ini sangat besar.
Kita tak bisa berkeliaran tanpa itu.
Mungkin itu cara Tuhan menyeleksi kita.
Yang terkuat yang hidup.
Aku yakin kalian berdua yang tersingkir duluan.
Baik, aku mengerti.
Lihat ini.
Ini bukan lekukan biasa.
- Dalam dan... - Tekuk.
Itu fungsional.
Sangat fungsional.
No comments yet. Be the first to leave one.