Pierwsze 200 wierszy.
Ini bagus.
Mm-hmm. Sangat bagus.
- Sam? - Mm-hmm?
Apa kau...
Ew. Tidak.
Terus yang menyodok punggungku apa?
Ponselku.
Tenang.
Aku seperti, Astaga,
Kuharap dia tidak bagkit.
Ugh. Jijik.
Baik, kau tak harus mengatakannya seperti itu, homo.
- Itu tidak menggigit. - Hei!
Kita sudah membicarakan ini.
Jangan gunakan kata itu.
Kau mengatakannya!
Aku diizinkan.
Kau tak harus kejam.
Oke, gantian. Aku mau menjadi sendok kecil.
Jadi apa yang akan kau lakukan akhir minggu ini?
Di Hari Valentine? Tak ada.
Kau tidak keluar bersama Gary?
Astaga, tidak.
Itu sesuatu yang akan dilakukan para pacar.
Kau tahu itu bukan desakanku.
Kalian sudah berkencan selama tiga tahun.
Kurasa kau bisa menyebut dia pacarmu,
semua orang melakukannya.
Apa kau berusaha memulai pertengkaran?
Bagaimana denganmu, Samwich?
Kau baik-baik saja?
Maksudmu karena ini Hari Valentine pertamaku
tanpa Malcolm?
Sudah beberapa bulan.
Kau siap kembali pada kuda?
Tidak akan ada kuda
dalam bentuk apa pun di masa depanku.
Itulah sebabnya aku sangat senang bisa pergi dari sini
selama beberapa hari.
Tak perlu pergi ke pesta-pesta lajang yang mengerikan itu
dan orang-orang memberiku pandangan mengerikan
dan berusaha mengaturku bersama cowok bernama Troy
dan Devin.
Aku hanya belum siap.
Tunggu, apa maksudmu pergi?
Mau kemana kau?
Temanku, Kelly dan Kris?
Dari SMA? Pesta pertunangan mereka.
Kita membicarakan ini.
Aku pasti memblokirnya.
Astaga!
Kau akan pulang karena pesta pertunangan?
Ugh. Kau teman yang hebat.
Ya, benar.
Berbicara tentang setan.
Hai!
Apa kabar?
Bagaimana rasanya "affianced" ?
Affi -apa?
Affianced . Artinya bertunangan.
Oh!
Aku suka itu. Af - financed .
Seperti, berikan uangku, suami.
Tidak, aku---
- Lupakan. - Rasanya luar biasa!
Kami sangat bersemangat kau pulang untuk pesta kami!
Tanya dia tentang Harry.
Akan kulakukan, sebentar.
- Tanya aku apa? - Dia tidak akan keberatan.
Dengar, kami meminta bantuan kecil.
Apa pun untu calon pengantin.
- Bagus. - Astaga.
Bisakah kau... maukah kau
memberi Harry tumpangan?
Harry? Harry siapa?
Harry... Turpin.
Harry Turpin.
Eh, maksudmu bukan Harry Turpin?
Harry Turpin yang membenciku?
Harry Turpin yang mempermainkan aku
cukup sering di SMA?
Ya.
Kau tidak serius memintaku
menghabiskan sembilan jam sendirian di jalan
bersama si Harry Turpin itu, 'kan?
Tak mungkin ! Tolak, Sam.
Hanya kalian yang pergi ke sekolah yang sama.
Dan dia seharusnya pergi bersama pacarnya,
tapi kurasa mereka putus atau semacamnya.
- Mengagetkan. - Dan dia tak punya mobil,
secara teknis dia tidak akan datang, kecuali...
- Entahlah, Kelly. - Tolak.
Kau tahu, berikan padaku. Aku akan memberitahunya.
Jangan. Hentikan. Berhenti. Berhenti.
Kami--- Kris sangat ingin dia di sini.
Tolong.
Hei.
Suara apa itu?
Dimana kau?
Yah, jelas.
Um, ya, baiklah.
Aku akan membawa Harry.
Astaga! Terima kasih!
Beritahu dia agar bertemu di luar OSIS jam 7 pagi.
Jika dia terlambat, aku bersumpah kepada tuhan
- aku akan pergi sendirian. - Dia akan tepat waktu.
Terima kasih, Sam. Terima kasih banyak.
- Sampai ketemu hari Sabtu! - Mm-hmm.
Wow!
Kau, temanku, adalah keajaiban medis.
Mengherankan kau bisa berdiri tanpa tulang belakang.
Oh!
- Semuanya oke? - Dia tidak ada.
Berengsek.
Lihat, dan itu masalah Harry.
Tidak mengkhawatirkan orang lain,
hanya muncul saat dia mau.
Ugh. Seharusnya aku tak pernah menyetujui ini.
Tidak, kau seharusnya menolak.
Kau bisa pergi. Kau akan dibenarkan.
Baiklah, aku memberinya waktu hingga 7:15.
Apa yang sedang kau lakukan?
7:10 pagi, menurutmu aku sedang apa?
Astaga, apa aku membangunkanmu?
Ya, tak apa. Aku tidak keberatan.
- Aku keberatan. - Diam, Gary.
Tak ada yang peduli apa yang kau pikirkan.
Sampaikan salamku padanya.
- Gary titip salam. - Hai, Gary.
Baiklah, maaf sudah membangunkan kalian Kembalilah tidur.
Tidak, tidak, tidak, aku akan tinggal.
Sekarang ingat,
jika dia memulai sesuatu,
apa pun, mengolokmu atau semacamnya,
kau cukup menepi
dan katakan, "Keluar."
- Dimengerti. - Ulangi.
- Apa? - Praktek. Aku mau mendengarnya.
Aku tidak akan...
Baik. Keluar.
Kau bercanda, 'kan?
Perintah macam apa itu?
Aku meminta Gary mengambil es krim lebih memaksa dari itu.
Lagi.
Keluar!
Lagi! Dari bolamu yang kurang dimanfaatkan!
Keluar!
Lagi! Seperti singa!
Keluar!
- Maaf. - Oke, bagus.
Kau akan baik-baik saja, sayang, oke.
Telepon aku jika kau butuh aku.
Pasti. Dah.
Mmm.
Kubilang jam tujuh pagi.
Tepat. Dia tidak datang, bukan salahku.
Dan berita baiknya adalah
aku tak harus menghabiskan sembilan jam
di mobil bersama...
Tunggu, hei, hei, hei, tidak, tidak, tidak, tunggu, tunggu...
...Harry Turpin.
Hei! Hei! Yo!
Trims, man.
Baik, aku tahu aku sedikit terlambat, tapi...
- Coba 20. - ... bukan salahku.
Dengar, teman sekamarku membuat taco edan semalam.
Dan pagi ini aku harus mengevakuasi gedung,
kalau kau mengerti maksudku.
Dan itu membuatku sedikit di belakang jadwal.
Tapi aku berhasil.
Kita di sini, perjalanan pulang.
Tidak membahayakan, tidak ada bola busuk.
Meski bolaku mungkin
sedikit busuk, 'karna...
Aku tidak sempat mandi, kau mengerti?
Aku... mengerti.
Oh, kau keberatan berhenti sebentar di The Drip?
Aku membutuhkan kafein
jika aku akan menjadi teman baik untukmu.
Lalu dia hilang akal
karena aku melupakan perayaan tiga-bulan kami!
Maksudku, apa itu masalah?
Seperti, Siapa yang ingat hal seperti itu?
Entahlah,
orang bijaksana?
Mmm.
Tentu saja kau mengatakan itu, kau tak pernah melupakan apa pun.
Yo, ingat waktu itu kau mengingatkan Mrs. Brown
kita seharusnya ada kuis bio?
Dan semua orang kesal padamu?
Ya, aku ingat.
Karena aku sudah belajar seperti yang seharusnya kita lakukan,
dan aku tidak mau berada di belakang, kau tahu.
Kita memiliki proyek besar di Ilmu Bahasa Inggris dan Sosial.
Plus, itu pertama kali kau memanggilku "Sammy si Congkak,"
jadi... bukan sesuatu yang mungkin aku lupakan.
Hei, siapa yang memanggilmu "Sammy si Congkak"?
Kau.
- Aku? - Ya.
- Bukan. - Benar.
No comments yet. Be the first to leave one.