J. Edgar

J. Edgar

Pobierz napisy Indonesian

Informacje o wydaniu

J Edgar 2011 BluRay x264-SPARKS
Komentarz od tedi
Retail HMAX Resync for BluRay

Tagi

bluray
Opublikowano: 2025-09-16
Pobrania: 31
Dla niesłyszących: No

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 200 wierszy.

Biar kuberi tahu kau sesuatu...

SCLC memiliki ikatan langsung dengan Partai Komunis

Bahkan tokoh hebat pun bisa terpengaruh.

Komunis bukanlah partai politik. Itu adalah suatu wabah.

Menggerogoti jiwa, mengubah orang yang paling baik sekali pun...

Menjadi tiran penganiaya yang terkejam.

Terjadi penghinaan atas hukum dan perundangan di Amerika.

Kejahatan meningkat di Amerika.

Ada banyak pembangkangan terbuka pada pemerintah dan hukum Amerika.

Ingat kata-kataku, jika ini terus berlanjut...

Hal itu akan membuat Amerika, sekali lagi tenggelam dalam anarki.

Semua anarki dimulai dengan damai. Bukankah begitu, Tn. Irwin?

Kau harus terima fakta, seharusnya kau bisa mencegah pengeboman...

Dan juga kekerasan itu.

Aku lebih tertarik pada tuduhan terhadapmu dan juga FBI-mu.

Aku telah bekerja terlalu lama dan keras...

Hanya untuk duduk di belakang dan melihat para penjahat itu...

Meraup ketenaran karena ditangkap, 'kan?

Kau tahu ironi dari kemasyhuran, terutama yang perlu sanjungan...

Mengejar reputasi untuk menjadi terkenal?

Jika tidak disudahi, itu akan berujung pada tindakan kejahatan.

Kusarankan kau lihat kebenarannya, perselisihan ini tentang apa...

Sebelum kau hancurkan reputasi hal yang paling kau cintai.

Pak, penulis Crime Records di sini, Departemen Humas.

Persiapkan mesin ketik untuknya di kantor umumku.

Nn. Gandy, ini waktunya generasi ini mempelajari kisahku.

- Segera. - Terima kasih.

Tahun 1919, Agen Smith, atasan pertamaku di sini...

Di Departemen Kehakiman, Jaksa Agung A. Mitchell Palmer.

Dia anggota Quaker. Dia tak percaya akan perang...

Tapi dia mengerti kebutuhan akan kekuatan dan penyelesaian.

Yakini apa yang kau pelajari dari sejarawan...

Kebanyakan ditulis dari perspektif sekarang, melupakan konteksnya.

Mitchell Palmer adalah seorang pahlawan.

Apa kau tak apa-apa?

- Apa kau tak apa-apa? - Ya.

- Tidak apa-apa. - Tenang, tak apa-apa.

Apa kau baik-baik saja? Sudahlah, tak apa-apa.

Palmer memerangi kelompok radikal, seperti yang kulakukan.

Dan seperti yang kutahu, dia jadi target.

Dia bukan satu-satunya.

Di seluruh negeri, malam itu, delapan bom meledak...

Semuanya pada pukul 23.00.

Dua Senator Amerika Serikat, empat anggota Kabinet...

Jaksa Mahkamah Agung, John D. Rockefeller, J.P. Morgan...

Mereka semua menjadi target oleh Komunis Bolshevik.

Ya, ledakan itu mengguncang seluruh gedung.

Jelas bagiku, bom di rumah Palmer meledak terlalu cepat...

Justru meledakkan pelaku pemboman.

Inspektur langsung membereskan kekacauan itu...

Tanpa mengumpulkan bukti dulu.

Mereka membuang senjatanya tanpa menyimpan sidik jarinya.

Tapi kau tahu, ini bukan kecerobohan polisi.

Pada masa itu, itu prosedur yang normal.

Ini mungkin akhir dari negara ini, Dwight.

Itu tahun 1919, sebelum orang menghargai ilmu kriminologi.

Sebelum ada hukum Federal, sebelum adanya FBI.

Malam itu mataku terbuka. Tepat pada malam itu.

- Apa dia tetanggamu, Pak? - Bukan. Dia bekerja di kantorku.

"Harus ada pembunuhan. Kita membunuh karena perlu dilakukan."

"Kami menghancurkan untuk membebaskan dunia...

Dari pemerintahan tirani kalian."

Kau ada di rumah Jaksa Agung Palmer malam itu?

Biarkan saja bagian itu agar pembaca berimajinasi.

Sangat penting kita memberi tokoh utama kita sedikit misteri.

Aku bisa mengiaskan seorang pemuda yang cocok seperti deskripsimu.

Dan sesuai untuk kedua keadaan.

Dari mana kau mendapatkan gelar sarjana hukummu?

Universitas George Washington. Aku besar di sini.

Aku punya ibu yang harus kurawat, jadi aku tinggal dekat sini.

Aku juga mendapatkan gelar sarjana Inggris di sana.

Berarti aku tak perlu menjelaskanmu lagi...

Yang tentukan kehormatan pria seringkali dari yang tak terlihat.

Apa yang terpenting saat ini, kita menjelaskan...

Perbedaan antara penjahat dan pahlawan.

Bagaimana menurutmu itu dibandingkan dengan sekarang?

Aku tak tahu, Pak. Aku mau mendengar lebih banyak.

Aku bisa kembali besok.

Baik. Tapi ketikannya tetap di sini.

Tentu saja, Pak.

- Agen Smith. - Terima kasih, Pak.

Jangan pernah berbicara terlalu keras di lorong ini.

- Selamat pagi, John. - Selamat pagi.

Tuan Palmer meminta supaya kau menghadiri rapat darurat hari ini.

Nn. Gladwell, tolong ingat. Panggil aku Tn. Hoover.

Pukul 14.00 tepat.

Jangan datang terlalu awal. Itu sama tak sopannya dengan terlambat.

Siapa orang baru yang cantik ini di bagian kesekretariatan?

Helen, perkenalkan dirimu.

Senang bertemu denganmu, Tn. Hoover. Aku Helen Gandy.

Senang bertemu denganmu, Nona Gandy.

Selamat datang di Departemen Kehakiman.

Kau bisa memberi tahu Tn. Palmer bahwa aku akan datang.

Tentu saja.

Dia seorang penggoda. Aku tak akan menganggap apa pun terlalu serius.

Jeremy, aku perlu bantuanmu! Aku butuh bantuan!

Aku butuh bantuanmu.

Selamat malam, Ibu.

Edgar.

Ny. Marcia mengadakan pertemuan pagi ini.

Firasatnya? Ibu harus membeli pakaian.

Dia berkata ayahmu akan segera meninggal.

Dan saat dia mati, kau akan bangkit menjadi orang terkuat di negara ini.

Adikmu orang yang baik, Edgar.

Tapi kau akan membawa keluarga kita menuju kejayaan.

Edgar? Apa Ibu membuatmu bosan?

Aku mendengarkan, Ibu. Ibu memecat pembantu itu.

Ibu berkata padanya, jika dia sudah selesai dengan pekerjaannya...

Dia boleh berhenti. Aku tak mau membayar untuk kelancangannya.

Semua orang kulit hitam bisa memberontak.

- Aku bisa membuka investigasi. - Mereka sudah terlalu nyaman.

Apa Ibu mendengar apa yang kukatakan?

Aku katakan, aku bisa membuka suatu investigasi.

Jelaskan perkataanmu.

Tuan Palmer memanggilku untuk datang ke rapat hari ini.

Perang melawan Bolshevik telah dimulai.

Dia meminta dengan tegas agar aku membuat divisi antiradikal baru.

Apa kau menerimanya?

Aku mengatakan padanya, ini mungkin ancaman terbesar...

Yang pernah dihadapi negara kita, aku tak bisa menerima tugas itu...

Kecuali aku yakin aku mampu melakukannya.

Bagus sekali. Tapi kau akan menerimanya.

3.000 dolar per tahun, Ibu.

Ibu harus belikan kau baju baru. Kau tak boleh seperti itu lagi.

Aku punya 40 nama tersangka radikal, hanya dalam empat jam.

Aku harus punya sepuluh ribu nama pada akhir bulan ini.

Dan aku memiliki staf sendiri, agen-agen terpercaya.

Edgar, apa kau merokok?

- Tidak jadi kebiasaan, Ibu. - Dengar apa kata dokter.

Dengan jabatan baru ini, pekerjaanmu akan mempengaruhimu.

Kau tak mau berakhir seperti ayahmu.

Pergi dan cobalah sekarang. Kau bisa membawa ayahmu ke kamar.

Aku harus bersiap-siap untuk makan malam.

Apa kau mau meninggalkan Ibu sendiri malam ini?

Janji dengan seorang juru ketik. Dia sangat teratur.

- Apa itu sebuah kencan? - Kurasa begitu.

Aku akan menunjukkan padanya sistem kartu katalog lamaku...

Di Perpustakaan Kongres.

Rayu dia. Pakailah dasi biru.

Kau terlihat sangat tampan dengan dasi birumu.

- Lihatlah langit-langitnya. - Itu luar biasa.

Aku belum pernah ke sini sebelumnya.

Perpustakaan Kongres

Aku yang membantu mengaturnya.

Lihat, tiap buku diberi kartu indeksnya sendiri...

Dengan semua keterangannya masing-masing...

Menunjukkan judul, pengarang, lokasi dan topik.

Biasanya butuh berhari-hari mencari, sekarang hanya beberapa menit.

Ayo. Sebutkan satu pengarang atau topik. Apa saja.

- Ketidakbijaksanaan. Masa kini. - Masa kapan?

Bagus. Hitung waktuku.

Hampir kutemukan.

Bagaimana kau tahu kalau maksudku bukan ketidakbijaksanaan politik?

Jika kau mau, aku bisa mulai lagi dari awal.

- Ini sudah membuktikan. - Berapa lama waktuku?

Satu menit, sepuluh detik.

Sekarang, bayangkan jika seluruh penduduk di negara ini...

Bisa diidentifikasi secara unik dengan kartu dan nomor mereka...

Misalnya, dengan pola garis di jari mereka.

Bayangkan seberapa cepat kita bisa menemukan mereka...

Jika mereka melakukan kejahatan.

Itu semua sangat mengagumkan, John.

Apakah kau mau tetap di sini atau kau mau pergi ke tempat lain?

Terserah padamu.

Tuan Hoover.

Aku tak yakin kau berpikir hal ini mengarah ke mana.

Benar, tentu saja.

Nona Gandy.

Aku tahu kita baru saling kenal...

Tapi aku yakin kau akan menjadi pasangan yang paling cocok.

Kekuatanmu, karaktermu, pendidikanmu.

Apa kau sedang menghina aku?

Tidak. Tidak, tentu saja tidak.

Tolong, Tuan Hoover, berdirilah.

Aku akan menghargai jika kau tak menceritakan ini...

Dengan teman-teman wanitamu di bagian kesekretariatan.

Tentu saja tidak.

Bolehkah aku bertanya,

kekurangan apa yang kau temui pada diriku?

- Tidak. Kita baru bertemu. - Benar, tentu saja.

Aku yakin bahwa aku penilai karakter yang cepat dan akurat.

Kita baru pergi bersama tiga kali, aku tak butuh waktu lebih dari itu.

Kebanyakan orang perlu, tapi aku tidak.

Aku melihat orang tepat pada karakternya.

Dan kumohon, panggil aku Edgar. Ibuku memanggilku seperti itu.

- Edgar? - Ya?

Apa kau bisa menyimpan rahasia?

Ya. Tentu saja. Aku berjanji.

Aku tak tertarik untuk menikah. Pekerjaanku menjadi yang utama.

Mungkin kau bisa mempertimbangkan posisi sebagai sekretaris pribadiku.

- Ya. - Kita pergi?

- Bukunya. - Benar.

Kau lebih dulu.

Aku membantu atur perpustakaan itu seperti yang kulakukan di Biro ini.

Banyak yang berkata, kita tak membutuhkan keduanya.

Seorang pencipta tidak sering diperingati.

Tidak pada saat pertama.

Nona Gandy.

Nona Gandy.

Kennedy bodoh itu memanggil lagi. Mungkin dia butuh sesuatu.

More Indonesian subtitles for J. Edgar

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left