Sezon 3

Informacje o wydaniu

Love is Blind Sweden S03E03 id
Komentarz od dappeloe

Tagi

webdl
Opublikowano: 2026-03-12
Pobrania: 13
Dla niesłyszących: No

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 200 wierszy.

Rasanya…

Aku sangat gugup.

Ini menegangkan. Aku gugup.

Namun, semoga aku dapat perasaan yang sama dari tatapannya seperti dari suaranya.

Aku hanya ingin itu terjadi. Aku lelah menunggu.

Tak apa.

Tak apa.

Hai.

Apa ini lebih baik? Kau yakin?

Aku sangat bahagia.

Tidak!

Astaga. Baiklah.

Astaga… Apa?

Kau mau menikahiku?

Ya.

Astaga.

- Cincinnya pas? Ya. - Ya.

- Ini gila. - Aku kehabisan kata-kata.

- Kau terlihat sangat baik. - Benarkah?

Aku tak bisa membayangkan kau terlihat marah.

- Kau bercanda? - Tidak!

Kau cantik sekali.

- Sungguh. - Aku benar-benar jatuh cinta padamu.

Maaf, aku tak akan mengatakan apa pun. Aku hanya ingin merasakan.

Sudah cukup kita bicara.

Aku tak berani percaya atau berpikir. Aku hanya tahu…

- Pokoknya aku tahu. - Aku juga.

Benarkah?

Aku akan berjalan mundur, tak bisa maju.

- Kenapa? - Aku ingin melihatmu.

Ya, tapi jangan lihat bokongku.

Astaga.

Aku benar-benar jatuh cinta padanya. Ini gila. Ini tak masuk akal.

Apa aku pantas mendapatkan cinta?

KONSULTAN OLAHRAGA

Apa aku pantas mendapat ini?

Dia sangat cantik.

Awalnya di sini, lalu melonjak hingga ke luar angkasa atau apalah.

Seperti di level itu. Kupikir, "Baiklah."

Aku bahagia sekarang.

Aku merasa ingin bersamanya. Itulah yang kurasakan.

PENASIHAT HIPOTEK

SWEDEN

RUANG TUNGGU PRIA

Apa-apaan ini?

Ini kompetisi atau apa?

Eksperimen ini sangat intens.

Kau baik-baik saja?

Entahlah. Ini gila. Pikiranku kacau.

Jujur saja, aku mengencani Dannette dan Ronja.

Yang satu Kristen, yang satunya bukan.

Ronja, yang bukan Kristen, memberiku kebahagiaan yang tak bisa kujelaskan.

Lalu Dannette, jika soal iman, akan lebih mudah dengan Dannette.

Ya.

Aku lebih percaya Dannette untukmu.

Maksudku, sepertinya Dannette cantik. Cantik khas Afrika.

Menurutmu begitu?

Aku sangat suka itu.

Aku belum pernah jatuh cinta. Menurutku karena aku belum menemukan siapa pun

yang membangkitkan perasaan seperti itu dalam diriku.

Namun, perasaanku kuat pada Lars-Erik. Aku merasa ada sesuatu di sana.

Aku tahu ada sesuatu di sana.

Kami juga berbagi iman yang indah.

Tuhan selalu ada di sini.

Aku ingin mengajari anak-anakku kehangatan dan cinta itu.

Bagiku, penting anak-anakku tumbuh menjadi orang baik.

Misalnya, memberi kursi bagi lansia di bus. Kurasa hal itu juga penting.

Maksudku, nilai lama itu entah bagaimana sedikit menghilang,

jika kita melihat anak-anak zaman sekarang.

- Setuju. - Sopan santun.

Aku sungguh merasa kita memiliki banyak nilai yang sangat mirip.

Ya. Apa yang kau butuhkan dariku agar merasa aman dalam hubungan kita?

Aku merasa kau sudah membuatku merasa aman.

Itu bagus.

Itulah yang menakutkan. Aku belum pernah merasa aman di dekat wanita selama…

beberapa waktu ini.

Kau telah membuatku merasakan sesuatu yang tak kurasakan selama bertahun-tahun.

Kau membuatku merasakan hal yang belum pernah kurasakan.

- Belum pernah kau rasakan? - Ya.

Aku tak berniat memberitahumu, tapi sekarang aku hanya punya kau.

Aku juga ingin melakukan sepertimu, hanya berkencan dengan satu orang.

Kau harus mengikuti instingmu.

Aku merasa aman dengan yang kita rasakan di sini.

Harus kuakui, kau sangat sesuai dengan apa yang kuinginkan.

Masalahnya adalah aku belum cerita tentang penampilanku.

- Ya. - Tapi…

Kurasa kau takkan kecewa, jika aku boleh bilang begitu.

Sedikit rasa percaya diri.

Ya, memang begitulah kenyataannya.

RUANG TUNGGU WANITA

- Halo, Kawan. - Halo.

Kita belum mengobrol. Kau mau?

- Soal kencanku? - Ya.

Ceritakanlah.

Menyenangkan. Kami membahas ikatan dan apa yang kami bangun bersama.

Aku juga memberitahunya, Lars-Erik…

Tadi aku bilang, Lars-Erik.

Ya. Aku bahkan tak menyadarinya. Tapi bukan dia yang kukencani.

- Baguslah. Tapi apa kalian berkencan? - Ya.

- Sial… - Astaga.

Kenapa kau sebut namanya?

- Itu spontan. - Kejadiannya cepat.

Itu kau, Ronja.

- Inilah yang tak ingin kuketahui. - Aku juga.

- Apa sebaiknya kita duduk di dapur? - Ya. Apa yang kau lakukan?

Saat dia menyebut namanya, rasanya seluruh duniaku berhenti.

Maksudku, seluruh dunia.

Kita tak pernah ingin mendengar seseorang yang mulai kita sukai

menyukai orang lain juga. Pastinya. Itu menyakitkan, membuat sedih.

Namun, pada saat yang sama…

kami memiliki kecocokan. Itu sebabnya aku merasa perlu tahu apa itu?

Perasaan semu atau benar ada sesuatu?

Apa perasaanmu? Pendapatmu tentang kita? Apa yang kau rasakan saat kita bertemu?

Itu sesuatu yang sulit kujelaskan.

Tapi kita punya banyak kesamaan.

- Kita menjalani hidup dengan positif. - Dengan gembira.

Kita selalu berusaha bersikap optimis, apa pun yang terjadi.

Kita tersenyum, kita tertawa.

Kita bisa bersantai, seperti yang kita lakukan sekarang.

Kita berusaha bersikap serius.

Semua ini membuatku merasa aman, terlepas dari caraku mengekspresikan diri.

Aku sangat bersyukur kau mengatakan itu, dan seperti…

Kita punya latar belakang yang sama. Kita kehilangan ibu.

Itu berat, dan masih tetap berat.

Kita bahkan belum perlu bicara tentang

"Apa yang ingin kau kerjakan lima tahun ini?"

atau, "Kau mau punya berapa anak?"

Bisa dibilang rasanya sangat alami dan wajar.

Apa pun yang terjadi selama waktu itu, semuanya akan berjalan lancar.

Itu perasaan yang menyenangkan karena kau juga orang yang baik.

Kau orang yang luar biasa.

Ada banyak perasaan yang terkait denganmu. Aku bisa merincinya, dan itu…

Aku tak tahu harus berkata apa. Hanya saja aku…

Juga sudah sangat lama sekali aku tak merasa seperti ini.

Lalu ada yang akan kuberikan padamu yang membuatmu merasa tak aman.

Tidak, aku hanya takut.

Aku tak pernah membuat keputusan tepat. Aku ditinggalkan oleh semua orang.

Semua wanita dalam hidupku sebelumnya.

Aku takut mencintai karena aku sudah lama tak mencintai.

Terkadang kita harus ambil risiko untuk menemukan kebahagiaan.

Terkadang kau harus percaya bahwa segalanya terjadi karena suatu alasan.

Lalu kau merasa bahwa kau mulai memiliki perasaan padaku.

Aku merasakannya sejak awal.

Aku juga merasakan itu terhadapmu.

Aku ikut eksperimen ini

dengan gambaran jelas tentang apa yang kucari.

Lalu kencan sembilan menit denganmu,

keripik keju, Coca-Cola, penggemar komputer,

kau tetap berhasil menjadi nomor satuku.

Semudah itukah memikat hatinya? Minum kola dan makan keripik keju.

Rasanya seperti…

Rasanya lebih alami bersama Ronja.

Semua terasa begitu jelas saat aku berada di sana saat itu.

Aku janji pada diriku untuk memutuskan paling lambat besok.

Namun, aku tak yakin apa yang akan kulakukan.

Tuhan telah membawaku ke sini

dan memperkenalkanku kepada dua wanita yang luar biasa

agar aku akhirnya bisa mengambil keputusan sendiri.

Atau apa Dia sedang menguji imanku?

Aku mengerti.

Hatiku mengatakan satu hal, dan imanku hal lain.

Sial, itu sulit sekali.

- Apa kabar? Kau juga punya dua. - Semuanya lancar.

- Mereka berdua sangat baik. - Ya.

Mereka berdua gadis yang sangat hebat. Aku tak melihat banyak hambatan.

Aku mengerti.

PEKERJA PELABUHAN

- Kau tahu Ludwig memberiku hadiah? - Ya.

Dia juga memberikan gim kepada Hanna.

Lalu situasinya berubah jadi sangat aneh.

Bagaimana perasaanmu kini soal itu?

Aku merasa sangat buruk.

- Aku mengerti. - Secara mental.

Dia banyak memvalidasiku. Lalu dia bilang,

"Aku tak akan memberimu hadiah jika kupikir kau tak…"

Aku tak tahu apa dia bilang aku "istimewa", atau…

Aku keluar dan bilang, "Aku harus percaya ucapannya. Aku favoritnya."

Lalu tiba-tiba, "Aku bukan favoritnya."

"Aku hanya salah satu dari mereka."

Terima kasih.

Ya, situasi ini sangat aneh.

Sekarang. Dalam empat menit. Aku akan memaksa dia.

Satu sampai sepuluh. Senang?

Maksudku…

- Sembilan, kalau begitu. - Sembilan… Baiklah.

Aku dapat kesan yang sangat baik dari Hanna.

Dia gadis yang manis dan luar biasa.

Dia pandai memvalidasiku dan bilang, "Aku menyukaimu."

Membuatku merasa sangat aman.

Sekarang, dia berada beberapa meter di depan Camilla.

- Apa kabar? - Aku merasa biasa saja.

- Biasa saja? - Ya.

Karena Camilla masuk dan juga menerima hadiah.

Ya.

Menurutku sangat aneh memberi dua gadis hadiah

pada hari yang sama.

Baiklah.

Apa alasanmu?

Aku sebenarnya tak berpikir itu hal buruk.

Karena aku berkencan dengan kalian berdua. Maksudku, aku…

More Indonesian subtitles for Love Is Blind: Sweden

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left