Pierwsze 200 wierszy.
Manual translated by tHemAx
Jika ini bukan Samantha, tinggalkan pesan.
Brengsek kau, Jason!
Aku tak butuh omong kosongmu lagi!
Dan jangan pernah menelponku lagi.
Halo?
Apa-apaan?
Diamlah.
Kau melihatnya?
Bagaimana yang lainnya?
Dia membunuh mereka.
Dia membunuh mereka semua.
Jangan khawatir.
Kita pasti selamat.
Aku akan melindungimu.
Lari!
Sekarang apa?
Kau mau jalan kembali ke kota..
..tengah malam begini dengan psikopat itu di luar sana?
Kita tak harus berjalan!
Hei!
Aduh jangan dia dong.
Angkat tangan kalian agar aku bisa melihatnya.
Tom.
Tetap di situ dan angkat tangan..
..agar aku bisa melihatnya.
Tom, kau membuat kesalahan besar.
Ini perintah dariku, opsir Carter.
Apa yang terjadi denganmu?
Apa kau terluka?
Apa dia berbuat sesuatu padamu?
Bukan karena dia.
Ini ulah orang lain.
Dia memburu kami.
Memburu?
Kau harus membawa kami pergi dari sini.
Tom kumohon, kau harus percaya kami.
Kumohon.
Baiklah, baiklah..
..tapi kalian berdua harus duduk di belakang..
..sampai kita menyelesaikan masalah ini.
Makasih, cuy!
Aku minta maaf jika aku pernah..
Tidak.
Kita waktu itu masih muda.
Lagian, kau juga belum lolos.
Ya Tuhan, dia kembali!
Apa-apaan ini?
Tom?
Tom, bawa kami kembali ke kota!
Kumohon Tom, masuklah ke mobil dan pergi dari sini.
Jatuhkan senjatamu dan angkat tanganmu!
Aku bilang jatuhkan senjatamu!
Apa dia mati?
Ini tidak benar.
Tidak.
Tidak.
Tidak, tidak, tidak.. Lelucon macam apa ini..
Sialan Tom, aku sudah bilang kita pergi saja!
Apa yang akan kita lakukan?
Kita harus keluar dari sini.
Awas kacanya.
Jangan Jason, apa yang kau mau lakukan?
Aku mau ambil kunci mobilnya.
Dia masih hidup!
Ayo, ayo kita pergi!
Kita harus masuk ke dalam rumah.
Sialan.
Ya Tuhan.
Biarkan kami masuk!
Buka pintunya!
Buka pintu sialan ini!
Ada apa, cuy?
Weleh, weleh, ada apa ini?
Mana yang lainnya?
Mereka sudah pergi, Mike.
Mereka semua sudah pergi.
Pergi?
Apa maksudmu mereka pergi?
Kau kenapa?
Kau terluka?
Ini bukan darahku.
Ini darahnya Lizzie, Maggie..
Tony, Carl, Jamie..
Ron, Stephanie..
Kau ngomong apa?
Dia membunuh mereka.
Dia membunuh mereka semua.
Membunuh mereka?
Siapa?
The Welder .
Siapa itu The Welder ?
Dia.. dia di sana!
Apaan tuh?
Yaa salam..
Dia mematahkan tulang rusukku.
Dia bisa lakukan yang lebih buruk, jika dia menangkap kita!
Ini tak akan bertahan lama!
Apa yang harus kita lakukan?
Tahan ini.
Hitungan ketiga, buka pintunya dan biarkan dia masuk.
Apa kau sudah gila?
Aku mau meledakkan kepalanya!
Tunggu.
Kau tak akan meledakkan kepala siapapun.
Si brengsek itu matahin tulang rusukku!
Aku saja yang meledakkan kepalanya!
Dan aku akan mengajarinya jangan pernah macam-macam denganku.
Dan ketika dia menampakkan wajahnya.
Aku akan jadi hal terakhir yang dilihatnya sebelum aku mengirimnya...
Mati kau, karatan besi!
Apa yang kau tunggu?
Habisi aku.
Hei!
Kau menginginkanku?
Kejar dan tangkap aku, Bambang!
Jangan, jangan, Sammy!
Jangan bunuh aku!
Sam, ini aku Fred!
Fred?
Iya, kau ingat aku?
Fred, tetanggamu.
Kita sudah kenal sejak kecil.
Kita sering bermain bersama, ingat 'kan?
Kau si tuan puteri.
Aku si pelayan.
Aku yang membawakan barang-barangmu.
Sammy, kumohon.
Kau harus percaya padaku.
Kita datang kemari bersama untuk menghabiskan akhir pekan.
Dan orang tuaku membolehkan kita memakai kabinnya..
..jadi kita punya liburan terakhir sebelum sekolah.
- Hei. - Hei.
Kita di sini selama dua minggu.
Dua minggu? Ya Tuhan.
Sampai nanti.
Ya, benar.
Hei, ya Tuhan.
Akhir pekan kita sangat keren..
..sampai sesuatu jatuh dari langit.
Ya Tuhan!
Hei, kalian lihat itu?
Hei cuy, ayo kita periksa benda itu!
- Tidak! - Ayolah!
Aku ingin pergi.
Yang lain pada penasaran.
Kita pergi untuk melihat itu benda apa.
Aku berusaha meyakinkan mereka untuk pergi saja.
Benda itu bisa saja berbahaya..
..dan harusnya kita laporkan saja ke ilmuwan.
"Persetan dengan ilmuwan," dia bilang. Dan akhirnya dia melakukan hal bodoh.
- Lari! - Lari, lari!
Tidak, tidak, sialan!
Tidak, tidak!
Oh tidak!
Aku berusaha kabur.
Aku tahu yang harus ku lakukan.
Mereka sudah bukan temanku lagi.
Aku harus memburu dan membunuh mereka.
Aku harus menghentikan mereka sebelum..
..mereka menginfeksi semua orang.
Tidak.
Jika masih ada sisi manusia dalam dirimu..
Tidak!
Bunuh aku!
Hei, pintunya terbuka.
Kau pernah melakukannya di balkon?
Tentu saja tidak pernah.
Ayolah, kau mau kan?
Jangan David, nanti ada yang melihat.
Ayolah.
Ini akan menyenangkan.
Ayolah.
Ayolah.
Aha, ya.
Aku pikir kau sudah pergi.
Kita bicara lagi nanti.
Ibu juga.
Ibuku. Kau akan suka padanya.
Champagne.
Mm-hm.
Aku akan menggerakkan dunia.
Oh, dunia hanya akan mengejarmu.
Untuk kita.
Apa?
Tak ada.
Kau habis melihat cermin.
Kita pesan menu penutup untuk merayakan.
Hentikan itu, Anna.
Kita ngomong hal lain saja.
Oke, sekarang saatnya untuk melepaskan obsesi ini.
Aku bukan wanita tercantik..
..yang pernah kau miliki David, tidak dengan...
Aku tak berpikir seperti itu.
Tapi semua orang iya, percaya padaku.
Paling tidak, biarkan aku menikmati ketidakadilan.
Terlihat berlebihan.
Kau tahu, imajinasimu bukan hanya temanmu, Anna.
Aku hanya ingin kau bahagia seperti aku.
Menjalani hal indah di antara kita..
No comments yet. Be the first to leave one.