Pierwsze 186 wierszy.
RUANG TUNGGU
Para penumpang sudah diperbolehkan untuk menaiki feri Kannajima.
Penumpang tanpa tiket bisa membelinya sekarang.
Terima kasih sudah menunggu.
Tolong, satu tiket kelas 2.
Terima kasih.
Uang kembaliannya. Terima kasih.
Kelas 2, tolong.
Terima kasih.
Nona Tsukino, waktunya istirahat.
Oke.
Halo?
Waktu istirahat?
Ya. Kau juga?
Ya, aku sedang makan siang.
Mudah-mudahan makan siangmu enak.
Bisakah kita membatalkan acara untuk besok?
Orang tua pacarku ingin bertemu denganku.
Maaf.
Tidak apa-apa. Kita bisa berbelanja kapan-kapan.
Maafkan aku.
Lain kali aku pasti akan memperkenalkanmu.
Oke.
Kalau begitu, semoga sukses.
Terima kasih.
- Satu tiket kelas 2. - Satu tiket kelas 2.
Terima kasih.
Sampai nanti.
Oke.
Kapalnya...
- Maaf? - Apakah masih ada kapal?
Um...
Menuju Kannajima.
Yang terakhir sudah berangkat.
Kapan kapal yang berikutnya?
Tiga hari lagi.
TUTUP
Aku akan mengambil sepedaku.
Rumah tua itu?
Ya.
Letaknya tidak jauh dari tempat kerja.
Tapi apakah kau aman tinggal di sana sendirian?
Tidak ada barang yang bisa dicuri.
Kau seharusnya menyewa sebuah apartemen.
Tapi Nenek menyukai rumah itu...
Kalau begitu, berhati-hatilah.
Oke. Dah.
NEW TYPE JUST FOR YOUR LOVE
Aku datang!
Kaukah itu, Kazu?
Tetaplah diam.
Kau sendirian?
Oke, tetaplah diam.
Jawab teleponnya.
Halo?
Hai. Kau ada di mana sekarang?
Di rumah. Ada apa?
Aku pikir kau mungkin marah karena acara besok batal.
Tidak.
Maaf, aku sedang sibuk sekarang.
Oke. Sampai nanti.
Selamat malam.
Duduk.
Jangan bergerak.
Orangtuamu?
Tidak ada?
Mereka tinggal di kota sebelah.
Beri aku handuk.
Duduk!
Jangan mencoba melakukan itu lagi.
Tidak ada orang.
Jangan berbuat macam-macam.
Kau tidak memerlukan aku sekarang. Aku tidak akan memberitahu siapa-siapa.
Aku terlalu menarik perhatian kalau sendirian.
Yuri! Ke mana saja kau belakangan ini?
Kau tidak kerja hari ini?
Kencan?
Jangan ganggu mereka.
Bukankah dia seharusnya berkencan dengan Kazu?
Hah? Tidak, mereka hanya berteman.
- Benarkah? - Ya.
ASTER
Bantu aku menemukan seseorang yang bisa membawaku ke Kannajima.
Ke sini. Cepat.
h
ht
htt
http
http:
http:/
Apa yang terjadi?
Ada mayat terdampar.
Bunuh diri?
Tidak, sepertinya pembunuhan!
Kau sudah bangun?
Tidak apa-apa. Aku belum memberitahu siapa pun.
Demamnya tidak akan turun kalau kau tidak tidur.
Kau mau makan bubur nasi?
Makanlah sedikit, lalu minum obat.
Kau bisa makan telur?
Mengapa?
Mengapa kau membantuku?
Makanlah buburnya selagi hangat.
Bagaimana keadaanmu?
Apa yang kau lakukan?
Pemeliharaan.
"Pemeliharaan"?
Perbaikan. Memperbaiki.
Tapi suatu hari nanti kami akan mengganti rumah ini.
Aku ingin rumah ini sudah diperbaiki ketika itu terjadi.
Karena aku bisa melakukan itu.
Di pantai...
Apa yang kau lakukan di sana?
Aku datang!
Yuri?
Ada apa? Ponselmu tidak aktif.
Baterainya mati.
Ada apa?
Aku khawatir. Bolehkah aku masuk?
Apakah ada seseorang di sini?
Tidak ada. Mengapa?
Kau memakai penutup matamu.
Oh, benar. Aku lupa.
Kau mau minum kopi?
Oh, tentu.
Karena kau berada di sini, bisakah kau melihat ponselku?
Tentu.
Apa yang terjadi?!
Tadi malam terjadi hubungan pendek.
Kau harus membawanya ke tukang servis.
Kopi Mocha atau Brasil?
Oh, Mocha.
Baiklah.
Polisi bilang bahwa pelakukanya masih buron.
Benarkah?
Apakah kau melihat sesuatu?
Itukah sebabnya mengapa kau datang?
Yah, karena itu juga.
Aku mungkin akan menikah.
Tapi tidak dalam waktu dekat ini.
Tapi itulah yang kami bicarakan di rumah orangtuanya hari ini.
Kau ingat ayahku mendapatkan penyakit pneumonia tahun lalu...
Dia masih lemah.
Dia ingin aku mengambil alih usahanya.
Itu bagus!
Karena kau mencintainya, bukan?
Aku rasa begitu. Namun, masih belum bisa dipastikan.
Aku tidak bisa membayangkanmu menikah.
Jadi kau sudah memperbaiki itu?
Ya. Aku sudah lebih baik dalam memperbaikinya.
Kau memang berbakat.
Dan ini?
Beberapa hal yang ingin kau simpan.
Kazu Yuri
Sampai nanti.
Selamat malam.
Selamat malam.
Mengapa kau membantuku?
Aku tahu.
Dari pertama aku tahu kau memiliki kekuatan yang aneh.
Aku juga.
Aku bisa memundurkan waktu...
... dan melakukan semuanya lagi.
Serius?
Kembali sebelum seseorang meninggal?
Ya.
Seperti Tuhan.
Tapi ada masalah.
Orang akan lupa.
- Dan... - Matamu?
Jadi aku tetap merahasiakannya.
Ditambah lagi...
... kekuatan ini tidak aku perlukan.
Selesai.
Itu saat aku berusia 3 tahun.
Yang itu saat aku berusia 5 tahun. Itu nenekku.
Penutup mata...
Apakah dia memiliki kekuatan yang sama?
Ya.
Mengapa kau tinggal di sini sendirian?
Tidak ada alasan.
Aku dilahirkan di rumah ini.
Lahir di rumah ini...
Dan rumahmu?
Ada taman di rumahku.
Tidak sebesar yang ada di sini...
No comments yet. Be the first to leave one.