Babycall

Babycall

Pobierz napisy Indonesian

Informacje o wydaniu

Babycall(2011)BluRayx264 DD5 1-PiF4
Komentarz od Icondoit

Tagi

BluRay
x264
Opublikowano: 2022-03-13
Pobrania: 44
Dla niesłyszących: No

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 200 wierszy.

Anna?

Dimana Anders?

Dimana Anders?

Anna?

Dimana Anders?

Ini dia.

Kamu mau segelas susu?

Anders?

Kemarilah.

Anna? Hallo?

Hey! Biarkan aku masuk, Anna.

- Hi. - Hi.

- Apakah kamu suka apartemennya? - Tentu saja.

- Kamu belum bangun? - Tidurku tak nyenyak, aku baru saja terbangun.

- Ingatkah kamu betapa pentingnya rutinitas? - Yeah. Dia tidur disini.

Setelah pengadilan memutuskan, dia tak tahu dimana kamu tinggal.

- Jika kamu mau sebuah telepon... - Tak akan.

Jika kamu mau sebuah telepon, kamu harus memberitahu kami.

- Dia tak mau tahu tentang sekolah Anders. - dia tak akan pergi ke sekolah.

Dia belum siap. Aku mengajarinya membaca, kami membaca di rumah.

Semua anak-anak harus bersekolah.

Dengan situasi yang seperti ini, Anders berhak memulai hidup senormal mungkin seperti menjalani kehidupan normal.

Dia akan memulai sekolah pada hari Rabu. Dia juga akan berada disana.

Dia membutuhkan pergaulan dengan anak2 lain.

Kamu akan tidur denganku, kan?

Seorang ayah menenggelaman kepala anaknya dibawah air ... ... ditandai dengan trauma insiden miliknya...

Selamat tinggal, sayangku.

Hello!

Permisi...

Mereka baru saja pindah ke halte bus. Itu tepat disana.

Hi.

Hi. Kamu kerja disini?

Tentu saja.

- Apakah halte bus ini tak apa2? - Ya.

Aku sedikit gugup hari ini. Anakku baru saja memulai bersekolah.

Jangan meminta maaf. Aku mencemaskan diriku sendiri.

Apakah ada yang bisa ku bantu untukku? Sesuatu yang kamu cari?

- Aku lihat kamu punya baby monitor. - Ya, kami punya di deartemen sana.

Ini bukan departemenku, tapi ...

- Berapa usia bayimu? - Dia bukan bayi lagi. Usianya 8th.

Aku adalah ibu yang pencemas. Orang2 mengira aku histeris,

tapi aku tak bisa membantunya. - Tidak, aku mengerti.

Hanya karena kamu sangat mencintainya, kan?

Ya.

Ini penawarannya. Modelnya bagus. Dua channel, pengaruh-tinggi, penahan sabuk ...

Aku ingin mendengarnya ketika dia di ruang lain.

Ini bisa melakukannya.

Bagus...

Terima kasih atas bantuanmu.

Lihat apa yang sudah kubeli.

Apakah ini rumah kita?

Lukis danaunya, jadi gurumu bisa melihat betapa baiknya kehidupanmu.

- Dimana itu? - Di sisi lain hutan ini.

- Kita bisa pergi kesana ketika cuacanya lebih hangat. - Kamu janji? Sumpah?

Ya.

Hello?

Kamu mendengarku? Anna untuk Anders, masuklah.

Ibu, dimana kamu?

Hello?

Anna untuk Anders, masuklah.

- Keren! Kamu membeli sebuah walkie-talkie? - Bukan, ini hanya sebuah baby monitor.

- Ibu! Ibu! - Kamu harus bicara dengan ini.

- Boleh aku mencobanya? - Ya, tapi berhati-hatilah.

Aku sebuah walkie-talkie!

Anders untuk ibu, tebak, dimana aku sekarang?

Anders dimana ya?

Aku pergi.

Tebak dimana aku sekarang.

Itu dia.

Jangan sentuh itu. Jadi aku bisa mendengarmu di kamarku ketika kamu tidur.

Kamu bisa menjadi anak yang hebat, dan aku tahu kamu akan melakukannya dengan baik.

- Kamu tak mau tidur disini? - Tidak, aku akan tidur di kamarku dan kamu di kamarmu.

Keren!

- Aku adalah monster! - Tidak, Anders. Sekarang kita tak akan bermain lagi.

Kamu tahu bahwa ibu sangat mencintaimu, dan tak bisa hidup tanpamu?

Aku tahu, bu.

- Tidurlah yang nyenyak. - Selamat malam.

Helge? Aku ingin bicara padamu.

- Aku harus bekerja saat ini. - Kemarilah, duduklah sebentar saja.

- Aku tak mengerti apa yang kamu minta - Tentang apa yang akan kita lakukan ketika sang ibu tak lagi bisa bernapas.

Atau terkena serangan jantung.

- Kita harus membantunya, kan? - Dia sangat sakit. Mungkin dia membutuhkan respirator.

Selemah dia saat ini, dia tak akan keluar darinya.

Tapi dia di ranjang baru dua haru lalu.

Aku tahu.

Bagaimana jika kita tak menggunakan respirator?

Dia akan mati.

Aku hanya ingin kamu memikirkannya.

Tanya dirimu sendiri apa yang akan terjadi ibu akan inginkan.

Aku pergi. Selamat tinggal.

- Apa kamu punya empat? - Kamu bertanya tentang empat. Tidak, lompatlah ke samudera.

- Tidak! - Apa kamu punya tujuh?

Ya, aku punya.

Tidak! Tidak, aku tak mau!

Diamlah!

- Lepaskan, sial! - Tidak, biarkan aku!

Lepaskan aku!

Tidak!

Aku tak akan! Lepaskan aku! Tidak!

Tidak! Tidak!

- Apa ini? Aku pergi ke sekolah. - Tidak, hari ini kita akan bersekolah di rumah.

Siapa itu?

Itu Grete dan Ole dari kesejahteraan anak.

Aku datang!

- Hi. - Hi.

- Mengapa dia tidak masuk sekolah? - Dia agak sakit.

- Mengapa dia tidak tidur di kamarnya? - Tadinya, tapi ...

Bagaimana semua ini terlihat setelah prosesnya belanjut?

Berlanjut?

- Itu cukup. - APa yang kamu bicarakan?

Mantan suamimu baru saja mendapat pengacara yang terpercaya,

itu saja yang kami dengar.

- Kamu tahu apa yang baru saja dilakukannya! - Dia percaya bukti2nya terlalu lemah.

- Dia berpikir ini terlalu aneh bahwa kamu satu2nya yang menyaksikannya. - Dia mencoba melemparnya keluar jendla!

- Apa yang harus kulakukan? - Jangan bohong kenapa Anders tak masuk sekolah.

Ole, Kita harus pergi. Bawalah foldermu?

Kami akan segera menikndak lanjutinya dan hak asuh akan jatuh pada penilaian kami.

Torstein, bisakah kamu meletakkan filmnya segera?

- Hi. - Hi.

Tidakkah ini berfungsi?

Aku mendengar sesuatu yang aku tak mengerti maksudnya.

Suara itu bukan suara anakku.

- Aku lupa untuk mengatakan ... - Apa?

Kamu mugkin bisa mendengar suara dari baby monitor lain.

- Kamu bisa mendengar suara yang lain? - Ya, jika ada satu yang dekat.

Ganti saja chanelnya dan semua akan terkendali.

Aku terbangun tengah malam dan mendengar seorang anak berteriak.

Lihatlah ini.

Ini adalah pemilih chanel. Ingat, mereka mungkin ada di chanel yang sama.

Jadi kamu bisa tidur dengan tenang.

- Aku mungkin kurang peka. Maafkan aku. - Iya, tak apa.

Helge! Ini teleponnya.

Aku harus pergi. Jika kamu ada masalah lagi, kembalilah kemari.

Atau jika kamu ingin mengobrol. Itu tak apa.

Aku makan siang pada pukul 12, jadi ...

Apa yang yang sudah kamu kerjakan!?

Dia pulang bersama kami. Dia temanku.

Hello, namaku Anna. Siapa namamu?

- Kami harus bicara pada ortumu. - Mereka tak di rumah.

Apa kamu lapar? Akan ku buatkan pancake ya?

50 meter.

Ada di sekitar kita ...

Anders?

Kamu tahu kamu tak boleh keluar.

Anders?

Anders?

Anders?

Darimana saja kamu?

Dimana temanmu?

- Kamu telah menghancurkannya. - Apa?

- Gambarnya. - Aku hanya bisa menghapusnya.

Kamu tak bisa menghapus darahnya.

Apa yang sedang kamu bicarakan?

Itu bukan diriku. Itu mungkin temanmu.

Tentu saja tidak!

Anders!

Anders, kamu tak boleh keluar!

Anders!

Anders...

Anders?

Anders, ini tak lucu!

Anders!

Anders! Kamu tak boleh melakukannya.

- Aku tak bermaksud... - Shh!

Kemari! Cepatlah!

Jadi, kamu melihat seseorang mengambil tas plastik,

dan, kamu segera berpikir bahwa itu adalah mayat?

Kamu punya imajinasi yang hebat. Kamu punya itu.

Kamu mengingatkanku sedikit tentang ibuku. Dia selalu berimajinasi hal seperti itu.

Sesuatu yang mengerikan.

Suatu saat dia memanggil polisi. Karena ada seseorang yang bertanya arah.

Apa kamu kira aku berfantasi?

Aku kira kamu baik dan seorang yang sangat sensitif ...

yang harus tertidur segera.

Jarang sekali kamu bertemu seorang yang ingin bicara denganmu.

Ibu pernah membawaku kesini. Sering.

Sebelum dia sakit. Dia di rumah sakit sekarang.

Btw, Aku melihatmu disini lain hari. Aku pikir akan bilang hi.

Tidak, Aku belum pernah kesini sebelumnya.

- Itu aneh. Aku yakin itu adalah kamu. - Tidak, kamu pasti salah.

Lalu mungkin itu seseorang yang sangat mirip.

Itu sangat aneh. Aku mendemokan kamera pada seorang pelanggan.

Lalu aku ambil gambarnya. Lalu aku melihatmu. Yang aku kira kamu.

Pernahkah kamu bertualang kembali dan tak tahu kamu dimana sebenarnya?

Aku ... tak ingat sama sekali.

Aku mengikuti Anders ke sekolah, itu beberapa jam aku tak ingat.

Aku kira ini karenamu... Faktanya kamu sangat kurang tidur, murni dan sederhana.

Aku juga begitu. Ketika ibu sakit, Aku tak tidur. Kamu mulai gila.

Untuk sekedar berjalan saja aku linglung. Aku tak bisa bekerja.

Jika kamu punya pertanyaan, atau semas tentang ...

Aku tahu kita tak begitu saling mengenal dengan baik.

Tapi jika kamu ingin bicara ...

Kamu baik.

Kamu sungguh sangat baik.

Kamu mungkin tak ingat bahwa kamu disini.

Dengar! Itu tak apa.

Jika kamu mau, Aku bisa...

Aku bisa mencetaknya untukmu.

Jadi kamu dapat mengingat kemana jasa hari ini. Dengar.

Sekarang kamu bisa ingat dengan siapa kamu minum kopi.

More Indonesian subtitles for Babycall

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left