Pierwsze 200 wierszy.
Di negeri mitos dan jaman sihir...
...takdir sebuah kerajaan besar berada di pundak seorang pemuda.
Ia bernama... Merlin.
Ramalan itu berisi tentang Kutukan Arthur.
Sebaiknya kau takut jika ramalannya mengikuti dia...
...seperti hantu di malam hari.
Kutukan Arthur itu nyata. Begitu ramalannya kita ketahui,
kematian Arthur sudah dekat.
Begitu yang terus kau ucapkan, tapi kau tak bisa memberitahuku.
Diamair akan memberitahu kita.
Diamair adalah kunci untuk segala pengetahuan.
Kalau begitu di mana kunci ini?
Ada di sini, di bawah kakimu.
Ada sesuatu di luar sana.
Kau melihatnya?
Aku tak yakin kita harus pergi ke Ismere.
Aku bersumpah akan menyelamatkan pasukanku...
...atau mati.
Merlin!
Tidak secepat itu.
Kita harus serahkan pada Lady Morgana untuk putuskan nasib mereka.
Mordred.
Halo, Arthur.
Aithusa.
Sini.
Kemarilah.
Jangan khawatir.
Kita sudah aman.
Kini takkan ada yang celakai kita.
Kesulitan hanya ada di masa lalu.
Percaya padaku
Kita akan segera dapatkan Diamair.
Dan mengetahui Kutukan Arthur.
Camelot akan jadi milik kita.
Ingatkan aku, Merlin, bagaimana kita bisa berakhir seperti ini?
Oh, iya.
Kau kelaparan, seperti biasa.
Sudah kubilang itu jebakan.
Sudah kubilang kembali ke Camelot./ Merlin./Berhenti!
Jangan sampai mereka menggiring kita ke Morgana.
Kita harus lepas dari sini, kita butuh rencana.
Jangan bicara kalau tidak disuruh!
Lebih cepat!
Ini.
Minumlah.
Tidak./Ramuan ini akan mengurangi bebanmu.
Tidak Gaius, kau harus membantuku.
Kumohon, bicaralah pada Ratu./ Takkan ada gunanya.
Kalau begitu izinkan aku.
Tolonglah, hanya itu permintaanku. Izinkan aku bertemu dengannya.
Aku cuma seorang tabib.
Tapi dia mendengar nasihatmu, percaya padamu.
Aku hanya ingin bicara dengannya.
Kalau kau tak menolongku, Gaius.
Kumohon, jangan biarkan aku mati. Kumohon.
Lihat apa kau?
Kau mau ini?
Tangkap.
Sebaiknya beri mereka makan./ Buat apa?
Mereka bakal jadi kurus.
Morgana ingin budak, bukan babi panggang.
Kalau begitu lambatkan perjalanan kita.
Makin cepat sampai di sana...
...makin cepat aku dapat uang.
Sceadu hine wreoth!
Kau mau ini?
Kenapa kau melakukannya?
Dia pernah menyelamatkan nyawaku.
Aku berhutang padanya.
Jangan cepat menghakimiku.
Kau taku padaku, 'kan, Emrys?
Aku tahu perlakuan mereka terhadap penyihir.
Kau dan aku tidak berbeda.
Aku juga belajar menyembunyikan bakatku.
Aku janji, rahasiamu aman di tanganku.
Apa yang Morgana cari di Ismere?
Diamair./ Apa itu?
Kaum kami menyebutnya "Kunci".
Kunci untuk apa?
Kunci untuk segala pengetahuan.
Masih belum ada tanda-tanda keberadaan Diamair.
Kita kehabisan waktu.
Yakinlah, Morgana.
Arthur bisa saja tiba di sini beberapa hari lagi.
Bisa juga sudah mati.
Tidak, aku yakin dia melarikan diri.
Kalau begitu dia sudah berada di Camelot.
Bicara pada mata-matamu, caritahu apa rencana Arthur selanjutnya.
Tuan Putri.
Sefa ditahan.
Dia akan dihukum mati.
Kejam sekali.
Ingatlah, tak ada kemuliaan lebih besar...
...selain menyerahkan hidupmu untuk hal benar.
Dia membuktikan dirinya sebagai anak berbakti.
Hal itu akan terus dikenang.
Akan kugandakan patroli di perbatasan.
Saat itu kita sudah siap untuk kedatangan Arthur.
Kau tak bisa berbuat apa-apa untuk Sefa.
Pastikan pengorbanannya tidak sia-sia.
Berhenti!
Dia butuh air.
Bangun!
Kau bukan prajurit hebat lagi, ya?
Sini. Biar aku saja.
Yang Mulia.
Sefa, kau ingin bertemu denganku.
Aku minta maaf atas perbuatanku.
Aku tahu itu salah. Aku tidak berpikir panjang.
Aku tidak bermaksud melukai siapapun, tidak.
Aku hanya ingin membantu ayahku...
...dan sekarang aku akan dihukum mati.
Kau mengerti hukum, Sefa.
Aku tak bisa mengubahnya./ Kumohon.
Aku tahu Anda berhati mulia.
Penangguhan hukuman. Kumohon padamu.
Banyak pasukan yang tewas./ Aku tahu.
Maafkan aku, sungguh.
Aku minta maaf.
Aku melakukannya untuk ayahku.
Hanya itu yang ia inginkan dariku.
Kubilang padanya aku tak bisa, tapi...
Entahlah, dia...
Aku hanya ingin membahagiakannya,
menyenangkan hatinya.
Dia memanfaatkanmu./ Aku tahu itu.
Tuan Putri, aku tak ingin mati.
Aku tak bisa berbuat apa-apa, Sefa.
Vonisnya sudah jelas.
Tuan Putri!
Mana yang perlu kutandatangani?
Mungkin Anda perlu mempertimbangkan kembali.
Vonisnya terlalu kejam.
Hukumnya sudah jelas.
Sefa memang naif dan bodoh, tapi dia tak layak mati.
Dia tak akan mati, Gaius.
Aku tak berniat mengeksekusi dia.
Aku bermaksud menangkap ayahnya. Dia ancaman bagi Camelot, bukan gadis itu.
Harapanku, situasi ini akan memancing kedatangannya.
Kenapa Anda baru bilang padaku?
Situasi Sefa harus terlihat asli.
Jika Ruadan punya seorang mata-mata di Camelot, kemungkinan dia punya banyak.
Kalau dia curiga, dia tak akan datang.
Ini permainan bahaya, Tuan Putri.
Perang takkan dimenangkan tanpa mengambil resiko, Gaius.
Eksekusinya sudah diatur, bagaimana kalau Ruadan tidak datang?
Sefa adalah anaknya.
Aku yakin dia pasti datang.
Siapa yang melakukannya?
Siapa?!
Kami butuh istirahat.
Baiklah,
kalian boleh istirahat selamanya!
Ga on wuda!
Jangan bercanda./ Punya solusi lebih bagus?
Kita tak punya waktu seharian, Merlin!
Ahhhh!
Pastikan mereka tak bisa melintas./ Merlin!
Feall!
Kenapa tidak kau bunuh dia?!
Dia tak bisa mengejar kita.
Dia hampir menyeret kita pada kematian.
Dia baik pada kita.
Harusnya kau bunuh dia!/ Kenapa sih kau ini?
Kau punya kesempatan!/ Yang penting kita bebas.
Lain kali belum tentu seberuntung ini.
Aku suka sifat optimismu.
Kita harus jalan terus.
Jangan takut.
Lukamu belum sembuh.
Kau.
Kau yang menyelamatkanku.
Terima kasih./ Aku tahu kau layak dapat bantuanku.
Aku tidak mengerti.
Menurutmu ketulusan hatimu bisa melindungi umat manusia?
Aku belum pernah melihat makhluk sepertimu.
Memang.
Kau siapa?/ Aku...
...punya banyak nama...
...dari Anak-anak Manusia.
Hanya aku yang tersisa dari jenisku.
Dulu kami pernah dipuja.
Tapi hari-hari itu sudah lama berlalu.
Kami diasingkan dan diburu selama ribuan tahun,
sampai tinggal aku sendirian.
Sekarang, tempat perlindunganku...
...tak aman lagi.
Kau masih lemah, ksatria.
Kau harus istirahat...
...sampai sembuh.
Berhenti!
Tunjukkan dirimu.
Agghhh!
Onluce the!
Ayo!
Apa itu Ruadan?/ Kemungkinan besar.
Onluce the!
Itu dia!
Menyerahlah, tak ada jalan keluar lagi.
Ayah!
No comments yet. Be the first to leave one.