Pierwsze 200 wierszy.
Diterjemahkan oleh mifae
Siapa kau?
Kenapa ada di rumah kami?
Ini mimpi.
Tidurlah.
Ayah?
Apa yang begitu...
Astaga.
Ya, Tuhan. Tidak.
Tidak. Kumohon.
Kumohon. Tidak.
Ya, Tuhan. Tidak.
Tidak. Kumohon.
Mereka mengambil semuanya, Vinnie.
Semuanya.
Kita hancur!
Hancur!
Ayah, lihatlah kemari.
Sepertinya kami lihat beruang.
Itu foto terakhir Kimberly yang kami ambil
sebelum dia hilang.
Dia gadis yang luar biasa.
Senang menulis, melukis.
Juga mencuri.
Dia tak pernah berhenti mencuri. Ya, kan Sam?
Benar, Bapa...
dan kurasa itu salahku.
Seharusnya aku lebih tegas.
Lebih bersikap sebagai Ayah daripada teman.
Jangan terlalu menyalahkan diri, Sam.
Itu bukan salahmu.
Dia pemadat dan pencuri.
Tapi dia putriku.
Aku menyayanginya walau dia tak sempurna.
Jadi, kau tak lihat Kimberly, Bapa?
Tidak, Sam.
Kau yakin?
Ya.
Alasanku bertanya adalah Bapa Taylor.
Kau kenal Bapa Taylor, kan?
Sejak kami masih anak-anak.
Sudah kuduga.
Dia bilang padaku Kimberly berniat menemuimu.
Dia selalu merasa nyaman membahas
masalah yang dihadapinya bersamamu.
Aku senang mendengarnya.
Sungguh, tapi dia tak datang ke Safehaven.
Bapa.
Itulah hal yang paling aneh
karena putriku memang datang ke Safehaven.
Dia mengirimkan ini pada kami.
"Merindukan kalian berdua. Salam sayang, K."
Itu paraf Kimberly
dan ini dikirimkan dari Safehaven, Mississippi.
Kalian berasal dari sana, kan?
Itu rumah kami.
Itu yang mereka bilang pada kami.
Sepertinya kalian ada di sana saat putriku ke sana.
Aku tak punya banyak uang
tapi aku akan bayar detektif swasta.
Aku tak punya cara lain untuk cari keberadaan...
Kenapa?
Tidak. Apa itu?
Astaga! Berengsek!
Kenapa kau?
Kita harus pergi.
Vincent, sekarang!
Ayo. Kita harus pergi dari sini.
Mereka mati. Ayo.
Vincent, sekarang!
Vincent, kita harus pergi.
Ayo cepat.
Selamat pagi.
Pagi yang indah?
Kau sudah urus masalah kita?
Aku menambalnya lagi.
Tapi ini takkan bertahan lama.
Kita tetap butuh mesin baru.
Bukan. Kita butuh montir yang lebih percaya diri.
Ampunilah aku, Bapa, karena aku telah berdosa.
Kapan pengakuan dosa terakhirmu?
Aku datang pekan lalu, Bapa.
Kau tak ingat?
Kami tidak mencatat.
Lanjutkan.
Apa dosamu?
Nafsu, Bapa.
Mendambakan tetanggaku.
Berapa kali?
Terlalu sering.
Apa dia mengetahuinya?
Dia pria, Bapa.
Makanya dosa ini sangat besar.
Biar Tuhan yang menghakimi.
Apa dia tahu niatmu?
Tidak, Bapa. Aku mengintai rumahnya lewat kamera.
Itu lebih buruk lagi.
Benarkah?
Kau akan binasa tanpa pengampunan.
Ampuni aku, Bapa.
Ada lagi yang mau ditambahkan?
Tolong katakan padaku kau membeli kamera itu.
Ya, Bapa. Di internet.
Aku pakai kupon diskon 35 persen.
Baguslah.
Baik.
- Untuk dosa ini... - Dosa-dosa lainnya
aku lupa, Bapa, tapi aku sungguh menyesal.
Kau sadar yang kau lakukan itu
melanggar privasi orang lain?
Tanyakan hati nuranimu dulu
sebelum melakukannya lagi.
Baik, Bapa.
Sebagai hukuman, Doa Santa Maria 12 kali, Bapa Kami enam kali
dan cabut kamera pengintai
dari rumah tetanggamu secepatnya.
Bagaimana jika dia ada di rumah, Bapa?
Kau bisa memasangnya
tanpa ketahuan, kan?
Ya, Bapa.
Pergilah dalam damai.
Kau tak ungkapkan ketidakpuasanmu
terhadap seseorang dengan mencuri, Bu.
Tapi aku sangat membenci
tunangan putriku, Bapa.
Kenapa?
Dia penipu karena punya wanita lain.
Aku tak pernah mempercayainya.
Aku tahu ini salah
tapi aku ingin menyingkirkan dia dari kehidupan putriku.
Makanya kau mencuri dari dompetnya?
Aku tahu hal penting baginya
hanya uang.
Kau sadar yang kau katakan?
Ini bukan filosofi wanita Kristiani.
Putrimu memilih bersama pria itu.
Jika dia mencintainya dan berkomitmen dengannya
- kau harus menerimanya. - Aku tak bisa, Bapa.
Aku tak bisa.
Harus!
Ini sulit bagiku, Bapa.
Kalau begitu, ucapkan doa penyesalan mendalam.
Atas dosa yang kulakukan ini
dan dosa yang kulupakan, aku minta ampun.
Kau tidak sungguh-sungguh.
Biar kubantu.
Bapa?
Melalui kuasa yang ada padaku
semoga Tuhan memberimu keselarasan dan kedamaian.
Kuampuni dosa-dosamu
dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus.
Aku Marty Midnight dalam "Beyond Midnight"
dari WMGO, River Radio.
Ada Pariah di saluran telepon kami.
Dia bergabung dari Yazoo City, Mississippi pagi ini.
Bagaimana kehidupan di sisi gelap, Nona?
Baik, Marty.
Kau menjauhi masalah?
Masalah itu terlalu bagus untuk dihindari.
Ada kabar baru?
Kau masih buronan di lima negara bagian?
Entahlah.
Aku tak menghitung lagi.
Apa pengakuanmu malam ini, Sayang?
Kau tahu tak ada penghakiman di sini.
Aku mencampakkan kekasihku.
Lagi?
Pria lain.
Tentu saja.
Lanjutkan ceritanya.
- Aku bosan. - Apa pun dirimu
- manusia atau monster. - Aku tak suka suaranya.
Terimalah jiwa busuk ini masuk ke surga.
Aku gelisah, Marty.
Seorang gadis akan melakukan apa yang ingin mereka lakukan.
Aku ingin sesuatu yang tak bisa diberikan oleh orang hidup.
Kau membuatku merasa sangat kecil.
Jadi, aku membunuhnya.
Membunuhnya?
Apa itu buruk?
Aku tak berhak menghakimimu, Sayang.
Wanita mencampakkan pria lewat surel atau SMS sekarang.
Kau pakai cara Perjanjian Lama. Aku menghormatinya.
Keluar pukul 11.
- Hai, Michael. - Hai, Ruby.
- Apa kabar? - Aku lebih baik sekarang.
Selamat ulang tahun.
Ini ulang tahunmu, kan?
Tunggu di sini.
Aku juga punya sesuatu untukmu.
Ini ulang tahunmu, bukan aku.
Aku tahu. Buka saja.
Baiklah.
Biar kubantu.
Cobalah.
Aku menyukainya.
Sungguh?
Itu terlihat bagus.
Maaf. Aku harus pergi.
Sampai jumpa.
No comments yet. Be the first to leave one.