Pierwsze 200 wierszy.
SEBELUMNYA
Kakakku berkorban memburu Sauron.
Tugasnya jadi tugasku.
Keberadaan tanda ini membuktikan Sauron lolos.
Pertanyaannya, di mana?
Kuasa jahat sirna.
Kenapa tak sirna dari hatiku?
Para pahlawan ini harus diberi kehormatan menyeberangi laut
ke Negeri Tanpa Kematian, Valinor.
Kau pembelot, bukan?
Tugas menuntutku kembali ke Dunia Tengah.
Apa itu tanda raja kaummu?
Tak ada raja kaumku.
Kau melebihi pengakuanmu.
Kaummu tak punya raja, karena kaulah rajanya.
Ikutlah ke Dunia Tengah.
Bersama, kita menebus garis keturunan kita.
Hati-hati. Aku bukan pahlawan yang kau cari.
Kau ingat aku?
Tidak.
Setelah kekalahan Morgoth, aku membunuh Sauron.
Aku tak percaya.
Dia tanggung jawabku.
-Pikirmu semua orang begitu. -Tidak.
Dia bisa ke mana pun, tetapi malah ke sini.
Orang asing ini bukan Manusia atau Elf...
Dia berbeda.
Mundur!
Ini cara kita membantu.
Dia ingin dibantu menemukan bintang-bintang.
-Kau mau ke mana? -Membantu temanku.
Kau sahabatku di seluruh dunia yang luas dan liar ini.
Sudah ada lagi yang kau ingat?
Mulai lebih banyak, tetapi untuk tahu sisanya, aku harus pergi ke Rhûn.
Kedengarannya seperti pertualangan.
Cahaya Eldar mulai memudar.
Meski telah mengerahkan segala upaya, penurunan kita dipercepat.
Jika Elf meninggalkan Dunia Tengah kini, semua akan berakhir,
bukan hanya kaum kita, tetapi semua makhluk.
Kita berada di puncak pembuatan kekuatan baru.
Bukan dari daging, tetapi atas daging.
Mendadak kalian berdua tampak akrab.
Aku hanya menawarkan bantuan sederhana sebisaku.
Tak ada Raja Negeri Selatan.
Keturunan binasa.
Sebutkan namamu.
Aku punya banyak nama.
Sauron hidup karena kau!
Galadriel, di mana Halbrand?
Dia sudah pergi. Aku ragu dia akan kembali.
Jika dia kembali, kita harus mengusirnya.
Apa yang terjadi di laut itu?
Selalu, setelah kekalahan,
bayangan mengambil bentuk lain dan tumbuh lagi.
Morgoth sudah musnah.
Meninggalkan kita dengan aib.
Namun, hari ini, zaman baru dimulai
dengan kekuasaanku.
Penguasa baru kalian.
Sauron.
FORODWAITH AWAL ZAMAN KEDUA
Seiring dimulainya zaman baru, aku membawa visi baru.
Jalan menuju penaklukan tanpa syarat.
Karena aku mencari kekuatan baru.
Bukan dari daging, tetapi atas daging.
Kekuatan dari dunia gaib.
Yang akan kita pakai memperbudak makhluk Dunia Tengah sesuka kita.
Banyak kaum Orc akan mati.
Namun, dari kekacauan, kita akan membentuk tatanan yang baru dan sempurna.
Kita tak akan lagi diburu sebagai iblis yang menghancurkan Dunia Tengah,
melainkan disembah sebagai penyelamat yang akhirnya menyembuhkannya.
Dengan menyatukan semua makhluk, menguasai mereka sebagai satu kesatuan!
Sauron bohong!
Bila ragu, tanggung akibatnya.
Kalian tak punya tujuan lagi. Valar tak akan mengampuni kalian.
Elf tak akan menerima kalian.
Manusia...
Manusia tak akan melihat kalian kecuali dengan rasa ngeri dan jijik.
Ras yang rusak dan tercela, hanya layak diburu dan dibantai.
Hanya akulah masa depan kalian dan jalanku satu-satunya jalan kalian!
Siapa yang berani mengatakan sebaliknya?
Hidup, Lord Sauron!
Penguasa Kegelapan yang baru.
Hidup Adar!
Hidup Adar!
Anak-anakku, kalian bebas.
Hidup Adar!
Hidup Adar!
Hidup Adar!
Hidup Adar!
Di sanalah letak kematian, Kawan.
Maka itulah jalanku.
Pasukan Orc bergerak menumpas Manusia.
Kita ini beruntung.
Mungkin yang beruntung mati pertama.
Aku tahu kau menderita.
Aku bisa melihatnya di matamu.
Ada kehidupan lain yang menunggumu.
Kau hanya perlu berjalan ke sana.
Lambang itu.
Apa itu?
Simbol para raja, sudah lama mati.
-Keluargamu? -Bukan.
Keluargaku abdi mereka.
Lalu kenapa memakainya?
Sebagai pengingat bahwa takdir kita tak pernah pasti,
keberuntungan bisa berubah, bahkan bagi yang terkuat sekalipun.
Pengingat suram.
Atau sebuah harapan.
Jalan yang jelas pun bisa saja runtuh,
tetapi ada jalan lain.
Sering kali, itu bisa membawa kita ke tempat yang lebih baik.
Tempat yang bagus.
Konon, ada tempat di seberang lautan sebagai tujuan pelarian.
Mencari jalan lain.
Mungkin kehidupan lain.
Mari ikut kami, jika mau.
Atau teruslah berjalan
dan terus mengejar maut.
Pilihan ada di tanganmu.
-Kau baik-baik saja? -Tidak.
Mimpi buruk lagi?
Apa yang menghantuimu?
Aku telah berbuat jahat.
Kita semua telah melakukan sesuatu yang tidak ingin kita akui.
Tidak seperti yang kualami.
Mintalah pengampunan.
Kau hidup karena kau telah memilih hal baik.
Bagaimana dengan besok?
Kau harus memilihnya lagi.
Lalu keesokan harinya dan seterusnya.
Hingga menjadi bagian dari sifatmu.
Pegang sesuatu.
Tolong! Tolong aku!
Tolong aku!
Di sini.
Gelombang takdir terus mengalir.
Kau mungkin sedang menuju ke dalam atau ke luar.
CINCIN KEKUASAAN
Elrond, berhenti. Berikan kepadaku!
Kami tak berniat menghina, Komandan Galadriel,
tetapi atas perintah Herald Elrond, kau harus ikut kami.
Apa itu benar?
Raja Agung.
Herald Elrond membawa tiga Cincin.
Sebuah cara untuk menghentikan kepunahan dan menyelamatkan bangsa kita.
Kita akan membahas Cincin setelah kau menjawab pertanyaannya.
Elrond baru saja memberitahuku bahwa rekanmu, Halbrand,
tidak seperti pengakuannya.
Namun, kau memilih menyembunyikan ini darinya dan Celebrimbor.
Apa itu benar?
Ya.
Siapa dia?
Dia tak seperti dugaanku.
Itulah alasan ucapanku tadi.
Kenapa bicaramu berbelit-belit untuk menghindari kebenaran?
Raja Agung.
Kau harus percaya aku tak akan pernah sengaja membahayakan bangsa kita.
Aku akan memercayaimu jika tidak lagi melihat kebohongan dalam pemikiranmu.
Sekarang, siapa Manusia ini?
Dia bukan Manusia.
Dia menyamar sebagai manusia.
Tampil dalam wujud indah untuk menyembunyikan jati dirinya.
Dia adalah Sauron.
Teganya dirimu.
Ini kaum kita.
Dia menipuku. Aku tertipu!
Tidak, Galadriel, kau buta. Dibutakan oleh keangkuhanmu.
Apa yang membutakanmu, Elrond?
Diam!
Ada jalan apa lagi setelah kegagalanmu di Khazad-dûm?
Kau itu temanku.
Diam!
Cincin-cincinnya. Tunjukkan kepadaku.
Jangan, Raja. Dia pasti merusaknya.
Dia tak menyentuhnya.
Dia membantu Celebrimbor. Kita tak tahu kedalaman pengaruhnya.
Daun Emas terakhir akan segera jatuh.
Aku harus memberi tahu seluruh Lindon bahwa waktu kita di sini sudah berakhir
dan kaum Elf harus meninggalkan pantai ini selamanya.
Kini, kau bilang musuh kita yang paling licik bangkit kembali.
Jika kita pergi sekarang, penghuni Dunia Tengah
akan menderita di bawah tirani Penguasa Kegelapan yang baru.
Cincin-cincin itu bukan hanya harapan terakhir kita,
mungkin harapan terakhir bagi seisi Dunia Tengah.
Ini risiko yang harus kita ambil.
Berikan kepadaku.
Raja Agung,
Sauron belum mengumpulkan kekuatan sebesar itu.
Cincin ini mungkin cara dia mewujudkannya.
Cincin-cincin ini harus dimusnahkan.
Keputusan itu melampaui kewenanganmu,
yang membahayakanmu setiap kali kau menolak mematuhinya.
Berikan Cincin-cincin itu, Elrond.
Ini perintah dari Rajamu.
Aku tak akan memintanya lagi.
Patuhi dia.
Kau berani mendikteku?
Ini satu-satunya cara. Patuhi dia!
Aku tidak bisa.
No comments yet. Be the first to leave one.