Pierwsze 200 wierszy.
Sebelumnya di The Big C...
Aku pengawasmu, ingat?
Atticus Sherman.
Kantor Dr. Sherman. Dia menambah tempat untukku uji klinis.
Orang tuaku dihubungi gereja kami untuk kerja misionaris.
Kau harus tinggal bersama kami.
Mungkin mereka mencampur obat bipolar baru ini
dengan debu peri atau sesuatu karena aku merasa luar biasa.
- Aku Emily. - Aku Adam.
Kau "cowok itu" di sekolah sekarang.
Apa urusan kanker ini membuatmu takut?
Sangat ketakutan.
Yah, aku pikir kau adalah perempuan pemberani.
Apa benda itu membuatmu tak bisa tidur?
Aku memang tidak bisa tidur.
Oh, Tuhanku.
Akan kuhancurkan kerangka itu tulang demi tulang.
Ia melemahkanmu. Ia melakukan pekerjaannya.
Kau tahu dari mana ia laki-laki? Kau tak tahu jenis kelamin kerangka.
Membuatnya lebih menyeramkan.
Kupikir perempuan punya tulang panggul yang lebih lebar.
Aku cinta kau, Sayang, tapi aku tak bisa menganalisis ini sekarang.
Tetangga brengsek.
Apa kerangkanya membuatmu terjaga juga?
Apa? Tidak.
Aku hanya menghias kostum Halloweenku.
Kau masih mengenakan kostum?
Ya. Aku suka Halloween.
Aku ingat, waktu Adam berusia empat tahun,
itu tahun pertamanya merayakan Halloween,
kita selesai trick-or-treat dalam satu jam,
ia pulang, meletakkan tasnya di lantai,
makan permen, dan tertidur di situ.
Pagi berikutnya, aku lihat dia menunggu di depan pintu,
mengenakan kostum Pocahontasnya, siap untuk pergi lagi.
Ia mengenakan kostum Pocahontas?
Dia terobsesi dengannya.
Paul yakin dia akan jadi gay.
Aku beri kau 20 dolar untuk fotonya, supaya aku bisa menyiksanya.
Rasanya itu sudah lama sekali sekarang.
Jadi kau sedang membuat apa?
Biasanya aku berkreasi dan melihat ke mana inspirasi membawaku.
Mungkin hantu, burung, atau nenek sihir berkilau, harus berkilau.
Dasar hari libur pagan.
Paul, kau tak boleh mencuri dekorasi mereka.
Jangan khawatir. Kutinggalkan semua peraga batu nisan interaktif
pada setan kubur yang berkata, "Kepalaku hilang. Kau melihatnya?"
setiap kali aku masuk ke mobil.
Tetangga gila yang brengsek. Mereka tergila-gila dengan kematian.
Kupikir dia agak gugup karena aku akan mulai uji klinis hari ini.
Kau tidak gugup?
Aku gembira.
Maksudku, aku punya strategi.
Memang melibatkan jarum dan bau rumah sakit, tapi menyenangkan.
Yah, tadinya ini kejutan, tapi karena kau sudah bangun.
Perempuan Jalang Pemberani
Aku suka.
Aku sudah merasa lebih berani dan lebih jalang.
SELAMAT DATANG
Selamat pagi untukmu.
Orang lain membuat rumahnya tampak menyeramkan.
Rumahmu mulai tampak mengundang, Tuan.
Memang itu tujuannya.
Anak-anak tetangga mengira rumah ini berhantu,
dan Marlene benar-benar menyelesaikannya dengan baik
ketika dia, tahu kan, menyelesaikan semuanya.
Yah, mungkin akan ada dua atau tiga anak meminta permen malam ini.
Semoga lebih di tahun-tahun depan.
Ya. Anak-anak berpakaian singa dan putri dan Charlie Chaplin,
itu yang kuinginkan.
Suatu hari, akan kudandani anakku sebagai satu dari tujuh keajaiban
dunia, dan kita akan berkeliling mengemis gula.
Kau masih tidur di halaman di skenario itu?
Tidak. Aku janji pada Rebecca untuk kembali ke rumah ketika ia pulang.
Aku tidur di teras semalam. Malam ini aku tidur di sofa.
Aku berencana tidur bersamanya di tempat tidur bila ia pulang.
Kuharap obat baruku membantuku seperti obatmu membantumu.
Astaga, itu helai DNA yang berambut
yang dirangkai orang tua kita.
Selamat Halloween.
Kau akan hebat hari ini.
Sampai jumpa besok, sayang
Hai, sayang. Tak percaya kalian saling panggil nama itu.
Apa yang kau lakukan? Keluar dari sini.
Tidak bisa. Aku tinggal di sini, ingat?
Ya, tapi kau tidak punya hak untuk masuk begitu saja ke kamarku.
Santailah.
Aku kemari karena ibumu ingin aku memberitahu sarapan sudah siap.
Katakan aku makan sesuatu nanti.
- Aku bukan pengantar pesanmu. - Kau bukan bosku.
Dengar, kukira akan baik
jika kau beri pelukan keberuntungan atau sesuatu.
Ya, kemudian dia jadi aneh dan mulai menangis.
Jadi? Dia tak boleh menangis karena semua kesusahan itu?
Kenapa kau peduli? Dia bukan ibumu.
Ibumu pindah ribuan mil jauhnya
dan membiarkan kau tinggal dengan orang asing, ingat?
Kau tampak bodoh dengan kemeja itu.
Ayolah, teman-teman, kita sudah bicara soal ini!
Semuanya oke?
Aku harus menyelesaikan proyek ini untuk besok
dan semua yang mungkin akan salah, sudah jadi salah!
Apa akan jadi pelecehan seksual jika aku menyebut Jeff bajingan?
Mungkin saja.
Astaga, parkiran ini penuh. Aku harap aku tak terlambat.
Terima kasih sudah jadi sopir yang ditunjuk, sayang.
Aku harus mengirim email ini, dan aku tak mau membuat Oprah marah,
tahu kan, mengirim sms dan menyetir.
- Itu ada tempat. - Apa? Di mana?
Sudah terlewat.
Oke, kau tak bisa jadi penumpang di depan sambil ber-sms.
- Itu tidak... - Itu ada satu lagi. Ambil tempat itu.
Astaga! Kau menabrak orang!
Kau menakuti aku.
Kau baik-baik saja?
Aku sungguh minta maaf. Aku tidak melihatmu.
- Sakit. - Di mana, Pak?
Bisa kau beri tahu di mana?
Aku tidak melihat ada darah. Oke?
Bagaimana jika ada perdarahan di dalam?
Tidak, aku hanya menabraknya sedikit.
Kenapa tak lihat ke mana arahmu, demi Tuhan.
Kau yang bilang padaku untuk...
Kenapa dia tertawa?
Itu tidak pernah basi.
Tunggu.
Kau main-main dengan kami?
Itu tidak lucu.
Itu lucu sekali.
Kau pasti sopir yang payah sampai menabrak orang di parkiran.
Itu tidak terjadi setiap hari.
Kau membuat kami ketakutan.
Semoga harimu menyenangkan.
Dasar orang gila.
APA YANG DIHARAPKAN KETIKA KAU HAMIL
Astaga! Kau sering mengetuk?
Seolah kau bisa dengar aku dengan selera musik burukmu itu.
Cathy memintaku mengantar itu untukmu.
Diabetes dalam kantung. Trims. Kau membuka ini?
Kau tak berharap aku bawa kemari dengan gratis, kan?
Boleh aku tanya sesuatu? Kau dengar suara menggebuk?
Tidak sekarang, tapi ketika kau masuk?
Maksudmu?
Oke, sial.
Aku terus mendengar suara-suara ini, seperti gebukan atau sesuatu.
Suara itu berasal dari sini, dan kemudian di sana.
Tapi ketika aku coba ikuti suara itu, suaranya pindah ke tempat lain.
Aku agak khawatir aku jadi gila lagi, mendengar hantu atau sesuatu.
Oh, Tuhan. Itu Marlene.
Ya, benar, bagus sekali.
Aku serius.
Kadang jika orang meninggal di rumah, rohnya terjebak.
Itu selalu terjadi.
Jangan main-main, Andrea. Mentalku tak bisa menerimanya.
Aku tidak main-main! Aku percaya dengan hal itu.
Teman nenekku biasa membersihkan rumah-rumah,
suatu kali ia membersihkan kamar tempat seorang pria mati,
dan tiba-tiba, ia mulai merasakan sesuatu yang sangat aneh
tepat di atas kepalanya,
ia pelan-pelan melihat ke atas, dan bum, bohlam meledak di wajahnya.
Kalau aku jadi kau, akan kubersihkan rumah ini dengan daun sage.
Itu satu-satunya cara agar roh itu tahu sudah waktunya untuk pergi.
Kau dengar, Marlene? Saatnya pergi, perempuan tua jalang rasis!
Tunggu, Andrea. Kau bisa tinggal dulu sebentar?
Menunggu kalau terjadi lagi?
Tidak, tidak, tidak. Astaga tidak.
Jika ada hantu di sini, aku tak mau ikut campur.
Sial.
Aku sudah resmi mendaftar.
Lihat perawat vampir yang lucu itu. Kuharap dia yang mengambil darah.
Tahu tidak, aku suka staf di sini berdandan untuk Halloween.
Rumah sakit membuat depresi. Senang mereka bersenang-senang.
Senang? Ini menyenangkan? Perawat kanker dandan seperti orang mati?
Tampak seperti selera buruk untukku.
Bagus, sekarang email- emailku tidak ada yang terkirim.
Sial!
Mungkin kau harus pergi bekerja.
Tidak. Sayang, aku akan ada di sini untukmu.
Tidak, aku tahu kau ingin, tapi kau mulai membuat aku stres
dengan sms, bunyi-bunyian dan energi negatif saat ini.
Kau benar. Kau benar. Maafkan aku
Tenggat waktu bodoh itu membuatku gila.
Kau tahu apa yang akan kulakukan? Aku akan mematikan benda ini.
Persetan dengan mereka.
Ini membuatku frustrasi.
Pergilah. Tolong. Kita sudah bicara soal ini.
Aku tak apa-apa melakukannya sendiri. Sungguh.
Oke, sayang.
Aku akan kembali sebentar lagi, oke?
Kau sangat menarik.
Sebagai catatan, menurutku pakaianmu sangat menyinggung.
- Cathy Jamison. - Ya.
Tolong ikut aku.
Kami perlu kau mengisi dokumen ini
setelahnya, kita ambil sampel darah sebelum mulai perawatan.
Oke, terima kasih.
Formulir Pembebasan Tanggung Jawab
Dalam Keadaan Darurat
Kemungkinan Efek Samping
Lihat siapa ini. Orang yang nyaris membunuhku.
No comments yet. Be the first to leave one.