لومړۍ 200 کرښې.
SEVEN ENTERTAINMENT PICTURE
NEW
MEI AH ENTERTAINMENT
THE DOW CULTURAL & CREATIVE CO.
FEI FAN ENTERTAINMENT
TOUGH GUY PRODUCTION
iQIYI
Kenapa tiba-tiba kau diam saja?
Tidak bikin ribut seperti biasanya?
Hero Lin,
atasan ingin bicara denganmu.
Ayo keluar.
Ayo cepat.
Lihat-lihat apa lagi?
Tersangka, Hero Lin.
30 November, memulai pertanyaan
Sepertinya dia tahu kita sedang mengawasi dia.
Hey bodoh, disini aku mau tanya.
Apa kau ini anggota geng?
Tidak.
Apa kau bilang?
Kau ini remaja nakal.
Kenapa tindakanmu kejam? Berapa orang antek-antekmu saat itu?
Aku tanya ada berapa orang?
Hanya aku sendirian.
Kau sendirian?
10 orang lebih tangan dan kakinya patah
dan kau bilang cuma sendirian?
Berbohong pada polisi adalah pelanggaran serius.
Jangan kira melindungi bosmu itu tindakan terpuji.
Dasar sampah tak berguna!
Hero Lin,
lebih kayak Zero.
Apa yang orangtuamu pikirkan saat memberimu nama itu?
Sepertinya orangtuamu
juga tak lebih baik.
Kenakalanmu itu pantas mendapat pelajaran.
Dasar gerombolan sampah.
Komunitas bajingan.
Hero, pergilah sekarang.
Apa? Kau tak suka kusebut bajingan?
Sampah.
Aku bukan sampah. / Apa, kau marah?
Lalu kau ini apa selain bajingan?
Bajingan! / Aku bukan bajingan.
Aku bukan bajingan, kalian tak punya hak mengatakan itu.
Kau kira mau berbuat apa?
Semua unit waspada, Semua unit harap waspada.
Tersangka kabur.
Jangan bergerak! / Jangan tembak, dia cuma anak-anak.
Hey kembali!
Berhenti!
Jangan lari!
Berhenti!
Berhenti! Kembali kesini!
Jangan bergerak!
Diam di tempat!
Maafkan aku kawan-kawan
tapi aku masih ada urusan penting,
jadi,
biar kujelaskan nanti saja.
Ini lantai 5.
terjemahan broth3rmax
HERO SI PECUNDANG
Hero, bangun.
Namaku Hero.
Hero Lin.
Aku selalu diejek selama hidupku gara-gara nama ini.
Bagi orang lain aku cuma seorang pecundang tak berguna,
tapi aku punya pacar yang sangat cantik.
Samantha mau sarapan apa?
Ya, aku harus telpon dia dulu.
Kau baru bangun? Kau tahu jam berapa sekarang?
Maaf paman.
Orang itu lagi.
Satu ronde untuk 50,
latih tanding dengan seorang mantan juara Olimpiade.
Bagaimana menurutmu, ganteng?
Jika kau juara Olimpiade, kenapa ngamen di jalanan?
Kau pasti bercanda.
Ya. / Kau kira aku bercanda?
Medali Emas Kejuaraan Dunia Kelas Ringan 1980
aku Atlit Olimpiade 1996 , Dan Liu.
Bagaimana, mau coba satu ronde?
Tunggu, tunggu.
Ini aku.
Kau lihat ini?
Lihatlah... aku sungguh juara Olimpiade.
50? / Ya, 50 untuk satu ronde.
Kuberi kamu 3 pukulan gratis.
Aku ingat dia, dia pemabuk yang membuat ulah
dan pernah menerima gelar juara Atlit Olimpiade.
Ya, memang dia.
Lawan, lawan, lawan.
Aku akan latih tanding satu ronde denganmu. / Baiklah.
Ayo maju. / Mereka bertarung.
Lebih keras, ayo lebih keras lagi.
Dia tak punya kekuatan.
Ayo terus, aku tak apa-apa.
Pak tua, ayo mulai.
Buang-buang uang saja.
Ada apa? / Tak ada apa-apa, ayo.
Naiklah.
Hey, Hero. Akhir-akhir ini kenapa kau tampak loyo?
Firasatku Sammy tak lama lagi mau putus denganku.
Akhir-akhir ini dia mengabaikanku.
Bukankah itu salahmu sendiri? Tak menghargai teman masa kecilmu yang cantik itu.
Yang memperlakukanmu dengan baik.
Kamu dari sekolah mana?
Bukankah kamu ini cantik? / Apa maumu?
Aku cuma ingin berteman.
Aku bukan orang jahat.
Dasar brengsek.
Siapa bilang tadi?
Kamu ngapain?
Kau kira kau tangguh ya? / Aku tak kenal dia.
SMA Danan?
Apa, kau takut?
Lihat bocah ini, coba-coba sok pahlawan.
Hero, lari, ayo kita keluar.
Kau mau kemana?
Hey kesini kau!
Bajingan tengik!
Jangan lari!
Sini kau!
Jangan lari!
Ha ha
Hey, turun kamu! Ayo turun, kau dengar?
Ayo pukul aku.
Siapa bilang tadi? SMA Danan.
Ini Ada, sahabatku
andai mungkin, sungguh aku berharap tak terjadi apa-apa.
Samantha, aku...
Apa?
Pagi tadi aku berniat menelponmu.
Maksudku ingin menanyakan kamu mau makan apa.
Ponselmu lagi sibuk.
Lalu kau tak beli apa-apa?
Lihat dirimu sekarang.
Tak terawat, malas, dan loyo.
Kenapa kamu berubah seperti ini?
Memang bukan begini yang kuinginkan.
Ibuku sakit lalu meninggal sebelum aku mulai masuk sekolah.
Ayah meninggalkanku saat aku masih SD.
Pamanku yang akhirnya jadi orangtua angkatku. Dia bilang terlalu repot untuk mengurusku.
Suatu saat aku kena demam dan panas badanku mencapai 39,5〬 C.
Setelah itu, aku yang anak pintar, cerdas, bocah imut
berubah jadi seperti sekarang ini.
Hey, Samantha Lin.
Jangan kira kalau kau cantik boleh ngomong begitu.
Aku tak mau bicara denganmu, Ada.
Waduh.
Kelas dimulai.
Gurunya datang.
Halo, bu guru.
Anak-anak, kita ada murid pindahan baru.
Ayo, perkenalkan dirimu pada semuanya.
Hai semuanya, namaku Charlene.
Sudah itu aja, terima kasih.
Baik, Charlene.
Bagaimana kalau kau duduk di sebelahnya Hero di belakang.
Baiklah anak-anak, buka buku kalian halaman 51.
Hey anak baru, kau boleh tanya aku kalau tak tahu
atau tanya Hero.
Cewek jelek dengan anjing pecundang, paduan yang serasi.
Terima kasih untuk hari ini.
Sama-sama.
Aku juga bantu.
Terima kasih.
Kawan-kawan tolong hentikan.
Kubilang, jangan ngobrol di kelas.
Hero Lin.
Ayo berdiri di luar sampai pelajaran selesai.
Cuma tinggal satu ini.
Hey, apa kau tahu kalau semua membicarakan
bos sekolah ini mengejar-ngejar Samantha?
Oh, masa?
Kau tak cemas sedikitpun?
Cemas soal apa? / Kalau mereka nanti pacaran.
Kau harus tahu kalau bos sekolah ini
dia juga presiden dewan siswa dan kapten tim basket, tinggi juga ganteng
jika dia nanti benar-benar pacaran dengan Samantha
kau tak punya kesempatan lagi
dan kau akan jadi pecundang sejati.
Bayari aku.
Hidupmu sungguh menyedihkan.
Terima kasih, ingat lain kali harus lebih cepat.
Susuku...
Hero.
Itu 'kan susuku.
Hero, bangun.
Hey, bangun.
Bangun, Hero. Ayo bangun.
Hey, kau ini menjijikkan, ngiler kemana-mana.
Bagaimana latihan kekuatan-supernya?
Ada perkembangan?
Kalau begitu kenapa tak kau beri aku 500? Aku lapar mau pergi ke minimarket, cepat.
Atau kita potong saja rambutnya?
Ah, motong rambutku lagi?
Ayo potong cepak saja.
No comments yet. Be the first to leave one.