لومړۍ 200 کرښې.
- Yeong Cheol juga dikeriting. - Aku juga mengeriting rambut.
"Hee Chul tiba di sekolah"
Topi apa itu? Terbuat dari rambut anjing atau apa?
Aku syuting "Dining Together" dengan Kim Byung Ok kemarin.
Dia terasa sangat familier bagiku karena sering kamu tiru.
Aku menatapnya baik-baik
dan menyadari itu kali pertamaku bertemu dengannya.
- Itu kali pertamamu? - Ya.
Itu kali pertamanya bertemu Byung Ok.
Itu lucu sekali.
Jang Hoon belum tiba.
Mungkin dia akan memberi kita kuis.
- Aku benar. - Kamu benar.
- Lihatlah dia. - Yang di tanganmu itu bom?
- Itu buket bunga? - Apa yang dia bawa itu?
- Perhatian, semuanya. - Kenapa kamu terlambat hari ini?
- Kami sudah memperhatikan. - Perhatian, semuanya.
Karena sebentar lagi Tahun Baru Imlek tiba,
aku sudah siapkan acara spesial.
Apa hewan untuk tahun ini?
- Ini Tahun Babi. - Ini Tahun Babi Emas.
Ini Tahun Ho Dong Emas.
Ini Tahun Babi Emas.
Kini, kita akan melakukan kontes
puisi akrostik dengan Tahun Babi Emas.
Aku akan memberikan hadiah
bagi orang yang membuat puisi akrostik terbaik.
Apa itu?
Aku tidak bisa beri tahu sekarang.
Seberapa berat emasnya?
Kalau begitu, lakukanlah pertama, Jang Hoon.
- Perlihatkan contohnya pada kami. - Aku akan lakukan pertama.
- Aku akan buat pertama. - Mungkin beratnya 1 kg.
Baris pertamanya.
Hwang Shin Hye.
- Baris keduanya. - Jangan katakan Geum Bo Ra.
Kami memperhatikanmu.
Jangan katakan Geum Bo Ra.
Dia ingin katakan Geum Bo Ra.
- Baris keduanya. - Baris keduanya.
Geum Bo Ra.
- Baris ketiganya. - Baris ketiganya.
Tidak ada orang yang bisa kusebutkan.
Mereka sangat cantik.
- Baris keempatnya. - Baris keempatnya.
Mereka begitu angkuh.
Kamu bisa ambil hadiahnya.
Jang Hoon. Jang Hoon.
Ini hanya contohnya.
Boleh aku lebih agresif dengan puisiku?
- Tidak masalah. - Akan kamu lakukan sekarang?
Baris pertamanya.
Karena ini Tahun Babi Emas...
- Baris keduanya. - Baris keduanya.
Orang-orang begitu serakah akan emas.
- Baris ketiga. - Baris ketiga.
Hal yang dibutuhkan seekor babi adalah...
- Baris keempat. - Baris keempat.
Kepintaran?
"Inilah momennya"
"Persis di tempat ini"
"Inilah momennya"
"Tertawa"
Kamu mau membuat puisinya atau tidak?
Baris pertamanya.
Angkat kepalamu. Wajahmu begitu merah.
Kurasa aku hampir mati.
Ho Dong posisi terakhir.
- Dia yang terakhir. - Kupikir akan sangat lucu.
Kenapa tidak berhasil?
- Sekarang giliran Sang Min. - Aku tidak tahu harus bagaimana.
- Baris pertama. - Aku akan lari seperti penjahat.
- Baris kedua. - Penjahat.
Aku tidak akan menjadi orang yang mengejar emas.
Baris ketiga.
Aku tidak akan jadi orang yang lancang.
Baris keempat.
"Baris keempat"
"Inilah momennya"
Puisimu lebih baik.
- Mereka tidak akan potong bagianku. - Hei.
Mereka juga harus masukkan puisiku agar puisimu menjadi lucu.
Puisi Sang Min bagus.
Sang Min posisi pertama dan Ho Dong yang terakhir.
- Aku akan buat lebih dahulu. - Sekarang giliran Hee Chul.
Sekarang giliran Hee Chul. Baris pertamanya.
Aku ingin memulai puisinya dengan meniru seseorang.
- Baris kedua. - Baris kedua.
Geum Ja, kamu bekerja dengan baik.
Kamu beruntung.
- Baris ketiga. - Baris ketiga.
Kamu melalui masa sulit. Aku akan menyemangatimu.
- Baris keempat. - Baris keempat.
"Inilah momennya"
"Seperti sihir"
Aku tidak tahu cara menyelesaikan puisinya.
"Mereka tidak bisa berhenti memikirkan 'Inilah momennya'"
Puisimu cukup bagus.
Aku tidak akan berhasil jika bukan karena Byung Ok.
Aku akan buat berikutnya.
- Sekarang giliran Kyung Hoon. - Baris terakhirnya sulit.
Aku bertemu Hwang Chi Yeul di salon pagi tadi.
- Kamu sungguh bertemu? - Ya.
- Baris keduanya. - Dia memintaku
- mengatakan ini padamu. - Sungguh?
- Baris ketiganya. - Jika kamu tidak mau mati...
Baris keempat.
Kamu harus tetap diam.
Tunggu sebentar.
Kamu menggunakan Chi Yeul untuk puisi ini.
- Hwang Chi Yeul. - Aku bertemu dengannya hari ini.
Aku melihatnya di salon untuk kali pertama.
- Kamu tidak bohong soal itu. - Kami pergi ke salon yang sama.
Tapi Chi Yeul tidak mengatakan hal seperti itu.
Kyung Hoon dapat hadiahnya.
Tidak mungkin.
Kamu hanya pedulikan Kyung Hoon.
- Dia bohong soal Chi Yeul. - Dia...
Dia membuatnya sangat lucu.
Hadiahnya sudah diniatkan untuk Kyung Hoon sejak awal.
"Jika tidak ingin mati, kamu harus hidup dengan tenang."
- Apa ini? - Kamu menyukainya?
Itu babi emas.
Itu saja?
Tahun Babi Emas.
Aku memberimu celengan agar bisa beruntung tahun ini.
- Bagus. - Kamu menyukainya?
Kamu harus berikan itu pada Chi Yeul.
Akan kuberikan pada Chi Yeul.
Kyung Hoon.
Ada alasan aku memberi itu padamu.
Para orang tua tidak memberi kita uang secara langsung...
"Membuka"
"Pilihan waktu yang pas"
Mereka sudah datang.
Kamu hebat.
Aku juga hebat.
Semuanya hebat.
Swag.
"Dia menceriakan suasana"
Kejutan.
Semua berdandan seperti Ho Dong.
Cho Jung Rin.
Dia mirip Jung Rin.
"Kenapa kamu ada di sini, Jung Rin?"
Dia mirip seperti Jung Rin.
Kenapa kamu memamerkan bakat spesial dari awal?
Aku hanya berdiri.
Kami akan memperkenalkan diri.
- Kami punya... - Kami punya
tubuh yang sempurna.
Kami juga tampan.
- Kami bermusik. - Itu benar.
- Aku juga andal berakting. - Itu benar.
Kami sangat berbakat.
Kami bukan babi biasa.
Kami babi yang beruntung.
Kita sudah melatih ini tadi.
Lakukanlah dengan benar. Ayolah.
- Kupikir harus kulakukan nanti. - Bukan begitu.
Jangan berdiri di dekatku. Kalian membuat sesak.
Pelajarilah kalimatmu.
Mari mulai dari awal.
Lakukan dengan benar.
Kami bukan babi biasa.
Kami babi yang beruntung.
Aku babi musisi, Don Spike.
Aku babi asing. Aku Sam Hammington.
Aku babi yang bisa berakting. Aku Tae Hang Ho.
Aku babi idola. Aku Moon Hee Joon.
Selamat datang, semuanya.
"Selamat datang"
Seharusnya aku tidak datang kemari hari ini.
Aku tidak cocok untuk episode hari ini.
Dia terlihat terkejut.
Dia berusaha membedakan diri dengan tamu lainnya.
- Dia berusaha memberikan batas. - Benar.
Kenapa kamu tidak suka mereka?
Aku tampil di "Running Man" saat itu.
Jong Kook menyebutku gemuk.
Aku hidup dengan trauma selama dua tahun.
Tema episode hari ini adalah babi.
Aku memikirkan apa maksudnya. Aku melihat daftar tamunya.
Kalian datang kemari untuk zodiak Tionghoa kalian.
Kamu lahir di Tahun Babi?
Aku lahir di Tahun Kuda.
Aku kuda.
Aku juga terkejut.
Kalian memakai jubah.
Ini kali pertama kami melihat semua tamu
- Kami semua memakainya. - memakai jubah.
Ini hangat.
Kenapa kamu memakai jubah tembus pandang, Ho Dong?
Apa?
Dia ekshibisionis.
- Panas tubuhku terlalu banyak. - Sungguh?
Berdirilah di tengah.
Dia babi yang suka memperlihatkan tubuh.
Ho Dong dan teman-teman.
Ho Dong dan teman-teman.
No comments yet. Be the first to leave one.