لومړۍ 200 کرښې.
Insidennya terjadi di Cadenza.
Saat aku menemukannya…
keduanya tergeletak di sana.
Kau sedang apa?
Ya, Bu.
Apa kau mau bertukar kamar?
Pasti menyenangkan.
Aku tak bisa tidur di kamarku, tetapi kau bisa.
Jadi, tidurlah di kamarku malam ini.
Tidak bisa, Tuan Muda…
Aku tidak bisa melakukan itu.
EPISODE 2 SAYAP-SAYAP IKAROS
Kenapa dia tak bisa tidur di kamar sebagus ini?
Kenapa Soo-hyuk terlambat untuk sarapan hari ini?
Dia masih tidur.
Sepertinya karena penat terbang.
Bangunkan saja dia.
Biarkan saja. Dia pasti tidur dengan nyenyak.
Koki Jung!
Aku tak ingin makan sup. Berikan aku daging saja.
Bukankah aku minta sup penghilang pengar?
Aneh.
- Halo. - Halo.
Pak Kim, Bu Seo sebentar lagi keluar.
Ada acara pukul 10.30 di Galeri Hawon. Semua jadwal selesai sebelum pukul 17.00.
Apa jadwal besok digeser menjadi hari ini?
Benar. Besok tunangan Tuan Muda Soo-hyuk akan datang untuk kali pertama.
Karena itulah semua wanita keluarga ini akan berada di Cadenza.
Kalau begitu aku tak boleh terlalu cantik agar dia tetap terlihat.
Jangan terlalu cantik.
Apa bisa begitu? Ada hal yang mustahil di dunia ini.
- Aku segera kembali. - Hati-hati.
Nona Kang.
Ya.
Aku sangat kaget kemarin.
Mungkin kau lama tinggal di luar negeri hingga sangat berjiwa bebas.
Maafkan aku, Bu.
Aku akan berhati-hati.
Kirim pesan padaku saat anakku pulang.
Lalu beri dia susu A1 sebelum kelas biolanya dimulai.
Suhunya 25 derajat. Jangan pakai microwave .
Aku akan menyiapkannya.
Kakimu terlihat sangat indah.
Apa kau berolahraga saat masih kecil?
Aku pernah berkuda.
Begitu? Ternyata otot kuda.
Bukankah candaan ini hanya untuk teman dekat saja?
Kalau begitu,
mari minum bersama sepulang kerja.
Mari saling mendekatkan diri satu sama lain.
Baiklah.
Apa Soo-hyuk punya ambisi yang sangat besar
atau tak berperasaan saja?
Dia tak bereaksi apa pun saat disuruh menikah di usianya sekarang.
Banyak yang bilang Ayah hanya pura-pura pingsan.
Ada orang yang mengincar kita.
- Kau harus kendalikan dirimu. - Apa maksudmu?
Wanita, alkohol, judi… Hentikan semuanya.
Jangan sampai ketahuan.
Baiklah.
SUSTER EMMA
Lebih baik…
kita tak bertemu lagi.
Lebih baik…
kita…
tak bertemu lagi.
Hi-soo, aku akan menemui Suster Emma.
Aku akan cek jadwalku, dan memberitahumu saat luang.
Bolehkah aku mengundangnya ke Cadenza?
Semua orang di keluarga ini selalu merasa dirinya paling penting.
Aku tak peduli jadwal orang lain.
Bukankah luar biasa?
- Aku tak bisa percaya ini. - Coba lihat gambarnya.
Dia masih berumur sepuluh tahun.
Dia menggambar hanya dengan pena atau pensil.
Dia menggambar bagian belakang jam saat disuruh menggambar waktu.
Apa semua seniman ini mengidap autisme?
Benar. Bagaimana kalau kita berkolaborasi dengan cabang Seoul?
Mari wujudkan mimpi mereka.
Hatiku kembali membara setelah kembali dari pameran ini.
Aku harus berusaha semampuku membantu orang seperti mereka.
Aku tinggal dengan salah satunya.
Dengan senang hati.
Namun, Hi-soo, tentang iparmu, direktur Galeri Seohyun.
Dia pasti akan benci bila tahu kau bekerja denganku.
Seohyun tidak tertarik dengan pameran seperti ini.
Dia selalu fokus pada seniman internasional terkenal.
Dia bekerja dengan Demian Koons.
Selain itu, dia sangat sibuk membuka kompleks multibudaya.
Ini kompleks multibudaya dengan namaku sebagai mereknya.
Keduanya harus sempurna karena ruangnya digabung.
Kulihat sentuhan akhirmu cukup bagus.
Ya.
Kenapa bagian tengahnya kosong?
Itu?
Kami biarkan kosong agar bisa menanam bunga.
- Lihatlah. - Bagaimana desainnya?
- Di sebelah sini. - Benar juga. Maaf.
Ada berita di grup obrolan para pengelola galeri.
Karya anak-anak pengidap autisme yang dibiayai Hi-soo
akan tampil di Galeri Hawon.
Setiap orang memang tak pernah bisa ditebak.
Para wartawan pasti akan menghubungi kita. Katakan tak ada komentar.
Baik.
HUBUNGAN KITA TELAH BERAKHIR
AKU TERDESAK DAN TIDAK ADA YANG MAU MENDENGARKU
PEMBANTU JOO MIN-SU
Halo?
Apa kau tak diberi tahu bahwa semua pembantu
harus melapor kepadaku setiap Rabu saat jam makan siang?
Ada apa?
Nona Kang Ja-kyeong.
Di mana kau bekerja sebelumnya?
Kita adalah salah satu bagian yang penting dalam keluarga Hyowon.
Kita harus siap dikontak kapan pun dalam kondisi darurat,
- serta harus bisa memberi solusi atas… - Aku.
Hanya Ha-joon…
yang menjadi fokusku.
Sebaiknya jangan memanggilku
selain urusan itu.
"Jangan memanggilku"?
Hei!
Apa kau tak punya otak?
Jangan pernah berani menyuruhku melakukan apa pun!
Jangan pernah berani
memerintahku melakukan apa pun.
Aku harus menyiapkan bahan kelas untuk Ha-joon.
Aku permisi.
Apa? Itu… Ha-joon…
Apa katanya tadi?
Siapa kau?
Aku guru les baru Ha-joon.
Tunggu sebentar.
Apa kita pernah bertemu?
Tidak mungkin.
Benar juga.
Aku tak mungkin bertemu denganmu karena kelas yang berbeda.
Kau hanya tampak familier.
Rawatlah Ha-joon dengan baik.
Dia masih kecil, jadi, butuh banyak dibantu.
Apa maksudmu dengan itu?
Kau tak perlu tahu. Pergilah.
Rapat pengurus akan dimulai.
Aku tak tahan melihat Ji-yong memimpin perusahaan.
Bukankah Ji-yong memang paling berkualitas di antara kalian?
Jadi, kau akan memberikan perusahaan kita
kepada anak Kim Mi-ja yang kau benci itu?
Kecilkan suaramu.
Aku mengatur makan malam dengan seorang gadis
yang akan menikahi Soo-hyuk.
Aku harus membuat mereka bertunangan dahulu.
Berapa saham Hyowon yang mereka punya?
Ibu tidak akan mendukung Jin-ho, bukan?
Halo?
Roti kita dikritik di media sosial?
Di mana?
Tutup teleponnya.
- Ada masalah apa? - Toko roti.
Sudah tidak ada harapan.
Aku seharusnya dapat hotel. Kenapa diberikan pada Jin-ho?
Kenapa Ayah memberiku aset yang penuh masalah?
Dasar tak tahu diri.
Dengar. Jin-ho hanya mendapatkan tiga hotel di Korea.
Sementara toko rotimu punya 3.000 cabang, dasar bodoh!
Bawakan sepuluh roti krim nanti.
Aku ingin makanan manis.
Jangan sembarangan.
Jangan sembarangan melewati batas.
Aku tidak mengizinkanmu menyentuh barang-barangku.
Jangan asal pegang.
HASIL PENCARIAN JUNG SEO-HYUN
JUNG SEO-HYUN DARI GALERI SEOHYUN MENJADI SATU DARI 100 ORANG PALING BERPENGARUH
Halo?
Halo. Aku menelepon karena mendapat informasi dari Seo Hi-soo.
Dia mendesakku untuk meneleponmu.
Siapa kau?
Aku Suster Emma.
Halo, Suster. Aku Jung Seo-hyun.
Ya, aku tahu siapa dirimu.
Bolehkah aku berkunjung ke rumahmu hari ini?
Aku sudah bilang akan memberinya jadwalku.
Aku juga ada urusan di dekat sana. Biarkan aku mampir.
Lebih baik kita bertemu langsung.
Baiklah kalau begitu.
Seo Hi-soo benar-benar seenaknya saja.
Tolong mampir ke toko bunga McQinnis.
- Apa ini? - Yang benar saja.
- Tak bisa dipercaya. - Maafkan kami.
- Apa ini? - Tak kusangka kita benar-benar diusir.
Kenapa roti krim kita di media sosial mendapat penilaian buruk?
Kalian tak buat dengan benar, bukan?
Hei, cepat jawab.
Pintu sudah dikunci?
Apa sudah dikunci agar tak ada yang masuk?
Sudah kau tutup pintunya?
Ya, Bu. Sudah kututup.
Baiklah. Kerjamu sangat bagus, tetapi…
Ini terlalu banyak krim. Ini terlalu sedikit.
Apa seharusnya kosong?
Seharusnya hancur saat disentuh.
No comments yet. Be the first to leave one.