د خپرونې معلومات

The Uncanny Counter S01E01 NF WEB
د لخوا تبصره MarBot
Retail from Netflix

تګونه

web
په خپور شو: 2020-12-04
ډاونلوډونه: 13
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Kami informasikan jumlah penghitungan suara.

Hasil pemilihan wali kota di Jungjin, medan perang tersengit, sudah keluar.

Kandidat wali kota Shin Myeong-hwi

memenangkan pemilihan dengan unggul 358 suara.

Shin Myeong-hwi!

Ibu, aku membuat buku cerita tentang keluarga kita.

Benarkah? Buku cerita?

Ya, tentang keluarga kita yang pergi berlibur.

- Astaga. - Sungguh?

Pasti itu Ayah, Ibu, dan Mun yang sedang berlibur bersama.

Bukan, ini Kakek dan Nenek.

Ayah dan Ibu selalu sibuk.

Kalian tak bisa ikut berlibur.

- Sayang, kita bisa ikut pergi, 'kan? - Tentu.

Kalian selalu melanggar janji.

Mun, masukkan kami ke dalam buku ceritamu, ya?

- Kami mohon. - Kami akan ikut!

Ayolah, sungguh. Ayah janji.

Lenganku sakit!

Lalu Ibu?

Ya, Pak! Saya akan ikut serta!

Tolong gambar Ibu juga.

Baik! Akan kugambar kalian berdua.

- Asyik! - Asyik!

Terkadang, hidup terasa tidak adil

Dan membuatmu menangis tanpa alasan

SO GWON

Untuk orang biasa Yang tidak pernah memenangkan sesuatu

Rasanya seperti tepuk tangan Hanyalah milik orang lain

Tapi ada sebuah janji…

- Halo? - Gwon.

Kau berhati-hatilah.

Kenapa suaramu begitu? Ada apa?

Pastikan kau bertahan.

Kau harus bertahan!

Kau di mana, Detektif Ga?

Hei… Kau ada di mana?

Ibu…

Kakiku sakit sekali.

Ayah…

Ayah…

Tolong…

aku…

TUJUH TAHUN KEMUDIAN

Baik, Nek. Ayo, mandi.

Kau tak berguna. Kau membunuh putriku, berengsek.

- Kau berengsek! - Aduh!

Astaga, Nek. Kau bersemangat sekali pagi ini!

Kenapa bedebah ini tidak mati?

Nenek, tunggu!

Mati kau! Rasakan ini. Ini salahmu!

Ini semua salahmu! Semuanya karenamu!

Nenek, kau tampak cantik sekali hari ini.

Aku tampak cantik?

Tentu. Kau wanita paling cantik di dunia.

EPISODE 1

Kakek! Nenek butuh celana dalam lagi.

Apa dia buang air?

Kecil atau besar?

Kecil.

Tak apa-apa.

Kemarilah, Nek. Tak usah malu.

- Aduh! - Kemarilah.

- Hentikan, sialan. - Benar. Yang kecil.

Ayolah! Biarkan aku mencuci wajahmu.

Astaga, benar-benar!

Kau bocah sialan!

PENGHARGAAN BERGENGSI 2019: SO MUN

PENGHARGAAN BERGENGSI KONTES SENI ANAK-ANAK DAEHAN: SO MUN

BUKU SKETSA

- Hei, Mun! - Hei, Mun!

Ya, aku datang.

Satu gigitan lagi.

Pintar.

Aku pergi sekolah.

Baik, selamat belajar.

Hati-hati di jalan.

Jangan khawatir.

Aduh, Sayang. Astaga.

- Aduh. - Ini.

Kau baik-baik saja?

Tunggu sebentar. Hari ini tanggal 12.

Ayo!

Kau cepat!

Tunggu. Tunggu aku.

Kejar aku!

Mun, sudah kau buat karakter utamanya?

- Tentu saja. Dia sangat keren. - Bagus.

- Aku mau dia tumbuh di keluarga miskin. - Miskin?

- Penghuni kontrakan bawah tanah. - Bawah tanah?

Dengan air keran yang berwarna keruh.

Kerja paruh waktu di warnet.

Berutang demi membuat kostum pahlawannya.

Benar. Kubuat dia makin kuat sehabis membunuh musuh.

- Seperti di gim? - Ya.

Dia bisa serap kekuatan dari para musuh.

Menjadi miliknya.

Bagaimana jika dia seorang pemarah?

Seorang pria temperamental yang bisa bersikap jahat.

- Golongan darah B. - Kalau pacar?

- Cinta sepihak! - Cinta sepihak!

- Bersama. - Bersama juga.

PEMBATALAN PEMBANGUNAN

Ini dia.

Markas milik musuh terakhir.

Bagaimana?

Ini akan menjadi gedung tertinggi di Korea.

Tampak dari Korea Utara.

Apa? Tinggi sekali.

KONSTRUKSI TAESIN WUJUDKAN JANJI WALI KOTA SHIN MYEONG-HWI

MEMBANGUN KOTA JUNGJIN

Halo.

- Bisa berhenti dulu? - Tentu.

- Halo. - Kau mau ke mana?

Terima kasih.

Halo.

ORANG HILANG

Terima kasih.

Terima kasih.

- Halo. - Terima kasih.

Terima kasih.

Bukankah sudah kau ambil waktu itu?

Tak banyak yang mau menerima, jadi, kuambil saja.

Dia akan merasa senang jika ada yang peduli.

Tapi mereka sudah hilang setahun. Mungkin sudah mati.

- Hei. - Hei, jangan kasar.

Di mana kau?

- Kalian pernah pergi ke Kedai Mi Eonni? - Tidak.

- Tak pernah coba? - Tidak.

Taesin ingin membangun gedung di bekas tempat ini,

tapi si pemilik menolak untuk menjual.

Antreannya panjang sekali.

Ini seperti kedai mi biasa.

Tidak.

Aku yakin mereka punya resep rahasia.

Ada yang belum mencobanya, tapi tak ada yang makan sekali saja.

Kenapa kita baru mendengarnya?

Mereka bahkan tak beriklan.

Tidak ada blog, media sosial, apa pun.

Ini hanya diketahui sebagian orang.

Tempat yang aneh.

Nona, tambah kimcinya.

Kimci ambil sendiri.

Ini swalayan.

Yang lebih aneh adalah pemiliknya.

Sekilas, mereka seperti keluarga biasa, tapi terlalu aneh untuk keluarga biasa.

Dua mi kuah.

Tempat apa ini?

Kau tak tahu? Ini terkenal.

- Nona! Kapan mi pesananku datang? - Segera datang.

Dua mi kuah.

KEDAI MI EONNI

Tidak bisa dipakai.

Gunakan dengan baik.

Kuantar ke dalam?

Tidak usah. Akan kubawa sendiri.

Selamat tinggal.

Selamat tinggal.

CINTA JUNGJIN CINTA ALAM

Dia datang.

- Level berapa? - Sepertinya level dua.

Sepertinya?

Mungkin level tiga.

- Selamat tinggal. - Selamat tinggal.

Kudengar level tiga memiliki dua suara.

Aku tak yakin, tapi dia bicara dalam dua suara.

Kapan Cheol-jung datang?

Ayo pergi.

Bagaimana rasanya?

Lumayan enak.

- Pergilah setelah makan. - Baik.

Tempat ini hanya buka tiga jam saat makan siang.

Mereka tahu mereka enak.

- Tutup. Sampai besok. - Apa?

Kami menunggu satu jam.

Tunggu, tak bisa begini. Seenaknya saja.

Aduh, aku lapar.

Ayo, Ha-na.

Tidak bisakah kami masuk? Hari ini…

Darurat, kuberi porsi dobel lain kali.

Makan mi wajib di hari ulang tahun.

- Tunggu! - Maaf.

- Sebentar. - Kami lapar.

Dia cantik sekali.

Dia sangat cantik.

Hei!

Ada apa?

Di mana kau?

Kami temukan satu.

Temukan satu?

Jaket hitam bergambar harimau.

- Di mana dia? - Dekat Warnet Jungjin.

Cheol-jung, apa kau dengar?

Baik, aku ke sana.

Ke sana. Berpencar.

Kenapa roh jahat muncul sekarang? Sial.

Padahal aku berniat makan mi Nn. Chu.

Apa kau dihujat di pernikahan keponakanmu?

Tiga hari berturut-turut.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left