لومړۍ 200 کرښې.
SYNCHRONIZED Bernad X
Perancis Maret 1918
Ayo, ayo, ayo!
Awas kami mau lewat. Awas. Kamu akan baik-baik saja.
Terima kasih Stubby.
Sampai ketemu lagi. Anjing pintar.
New Haven, Connecticut 6 Bulan Sebelumnya
Pergi kau, kutu bau!
Sana cari tempat sampah orang lain!
Pergi sana!
Hei awas!
Aduh..anjing siapa itu!
Ketika adikku memakai seragam tentara Amerika..
..aku amat sangat bangga.
Pada tahun 1917, negara kami berperang melawan Jerman.
Seluruh negara bagian dan ribuan pemuda ikut berperang.
Mereka masih sangat muda..
..dan biasa disebut Doughboys.
Dan adikkuku Robert adalah salah satunya.
Saat dia ikut perang pada April 1917,
Perancis dan Inggris sudah lebih dulu berperang melawan Jerman selama 3 tahun.
Kekuatan mereka melemah.
Tapi mereka senang karena tahu Amerika akan datang membantu.
Ini adalah kisah nyata persahabatan sejati adikku saat menjalani latihan perang.
Kau tidak boleh lewat. Pergi!
Pergi!
Hadap kiri, grak!
Istirahat di tempat, grak!
Tak ada waktu untuk bersantai, anak-anak.
Kita cuma punya waktu 4 minggu untuk mengubah kalian jadi tentara.
Kalian harus berlatih keras sesuai aturan,
belajar untuk kerjasama,
disiplin,
tapi tak boleh ada yang mengeluh.
Itulah tujuan kita semua disini.
Kenapa ada anjing disini?
Keluar!
Keluar kau!
Aduh!
Hei, hei, hei lepaskan aku! Aku tak punya makanan lagi.
Ayo pergi dari sini. Kau bisa buat aku bermasalah.
Pergi, pergilah! Ayo pergi sana!
Ketika kita sudah menyelesakan latihan, kita akan perangi musuh kita!
Setidaknya dia sudah siap.
Apakah anjing ini kepunyaan salah satu dari kalian, nak?
Kulihat kau melihat mata Pratu Conroy.
Banyak tulang tersisa di belakang. Sepertinya dia bisa memakannya.
Pasukan, siap grak!
Bubar, jalan!
Baiklah, kau dengar kata Sersan. Ayo ikut aku.
Dan itulah saat Robert bertemu dengan teman kecilnya yang baru.
Ayolah, geser lagi. Banyak yang antri.
Hei anjing ini lagi!
Kata Sersan buatlah dia gemuk.
Hei, aku tahu masakan untuk anjing.
Hei Gendut, anjing ini mungkin satu-satunya yang suka masakanmu.
Kau harus perlakukan dia dengan baik.
-Kau pintar sekali cari teman baru, Olsen? -Tentu. Selalu.
Kau menemukan teman baru, Conroy?
Tidak juga. Sebenarnya dia yang menemukanku.
Ya kan, bung?
Tak bisa kupercaya Sersan membiarkan anjing ini disini. Dia pasti kasihan sama kita.
Baiklah mungkin Sersan mengijinkannya, Tapi Kolonel? Sepertinya tak mungkin.
Mungkin Sersan ingin sebuah maskot. Agar pasukannya terlihat berbeda.
Ya..bau yang berbeda juga.
Hei hei! Jangan! Apa..
Anjing nakal! Anjing nakal!
Aku benci anjing.
Jangan! Jangan! Jangan! Hei, hei, dengar. Dengarkan. Diam.
Tidak boleh! Tetap di situ. Tetap di situ. Bagus.
Kau tidur disitu. Di lantai. Bukan di ranjangku.
Bagus.
Ahhh.. Selamat tidur nak.
Bangun, bangun! Keluar dari tenda!
Kiri
Kiri
Kiri
Kanan
Kiri
Haluan kiri, grak!
Ayo, ayo, ayo!
Lompati pagarnya, jangan lewat bawah!
Target siapa itu?
Hei nak, ambil targetnya!
Anjingmu hebat Conroy. Bahkan tak takut suara tembakan.
Bagus, prajurit!
Terima kasih Sersan.
Bukan untuk kamu.
Tembakanmu meleset semuanya.
Aku tadi ngomong sama anjing ini.
Angkat kakimu, Olsen! Satu demi satu!
Kembali ke barisan, Conroy! Ulangi lagi!
Pakai kacamatamu, Schroeder! Musuh ada di sebelah sana!
Aku senang mendengar kisah tentang anjing kecil yang berlatih bersama Robert dan teman-temannya.
Surat Robert bercerita banyak tentang kegiatannya.
Aku sangat bahagia anjing itu membawa keceriaan kepada adikku.
Istirahat di tempat, grak!
Lihat anjing ini.
Dia berlatih dengan kalian selama ini, dan hasilnya lebih bagus dari kalian semua.
Kalian bisa belajar sesuatu dari dia.
Kuharap kau bisa memeliharanya, Conroy.
Tapi masalahnya begini Schroeder. Jika tidak ada ijin, berarti kau tak membutuhkannya.
Termasuk binatang peliharaan.
Tak masalah. Aku akan tetap memeliharanya.
Bahkan aku sudah punya nama untuknya.
Stubby.
Nama yang sempurna untuk ekor kecilmu itu, kan?
Ya kan, Stubby?
Wow..tapi ada satu yang pasti.
Kalau Kolonel sampai tahu..
..selamat tinggal anjing.
Ehm..belum tentu juga.
Ok kawan, dengarkan aku. Dengarkan.
Tenang. Dengarkan. Duduk. Duduk.
Stubby, ayolah! Kita akan terus berlatih sampai kamu bisa.
Tahan.. Tahan..
Tahaaannn..
Perang Melanda Eropa Semua Negara Eropa Bersiaga
Keberanian Pasukan Perancis
Baru Saja Terbentuk Divisi Yankee Bersiap Untuk Berlayar
Inilah kalian sekarang. Kalian adalah tentara Yankee (Amerika)
Kau juga termasuk, Stubby.
Apa yang dilakukan anjing itu disini?
Pasukan, siap grak!
Ini pangkalan militer, bukan tempat pemeliharan hewan.
Anjing siapa ini?
Siap Pak! Dia anjing saya, Kolonel.
Wah..hebat sekali.
Apa kamu yang melatihnya?
Siap Pak! Tidak begitu susah Pak.
Tahu-tahu dia akan mulai menggonggong perintah Jenderal.
Pak, apa yang harus kita lakukan pada anjing ini?
Selama anjing ini patuh pada perintah, dia akan diperlakukan sama dengan yang lain.
Lanjutkan!
Kau benar-benar luar biasa, Stubby.
Lepaskan masker kalian! Lakukan sekarang!
Keluar! Sekarang! Ayo, ayo, ayo!
Ini adalah gas air mata. Bukan gas paling beracun yang akan kalian hadapi.
Gunakan masker kalian sebaik mungkin. Biasakan itu.
Belajarlah untuk memakainya.
Baiklah Stub. Kejar ini! Ayo!
Baiklah Stubby, kau terlalu cepat untukku.
Kiri
Kiri
Kiri
Kanan
Kiri
Belok kiri,
Grak!
Kiri
Kiri
Kiri
Kanan
Kiri
Kiri
Kiri
Kiri
Kanan
Kiri
Pasukan, berhenti, grak!
Hadap kiri, grak!
Istirahat di tempat, grak!
Selamat, Tuan-Tuan! Kalian berhasil sejauh ini.
Kau juga Stubby.
Ya benar sekali. Saatnya makan, nak!
Hei Stubby, aku punya sesuatu untukmu.
Hei Gendut, apakah tak ada makanan lain selain makanan anjing?
Aku tidak bicara sama kamu. Aku bicara sama Stubby.
Bagaimana kau ada disini, Schroeder?
Kau orang Jerman, kan?
Jika orang Jerman tidak bergabung, dia seorang pemalas.
-Apa? -Pemberontak (tak patuh aturan).
Itukah alasan kau bergabung?
Kau lihat anggapan tentang orang Jerman akhir-akhir ini?
Jika aku tak bergabung, aku tidak bisa disebut sebagai warga Amerika.
Hei kau tahu, Schroeder?
Buatku kau adalah warga Amerika.
Aku melihat kalian jadi seorang tentara. Dan itu membuatku bangga.
Kau juga, Stubby.
Kuharap kau tetap tinggal di pangkalan, untuk menjaga group berikutnya.
Gunakan akhir pekan ini untuk menulis surat atau ucapan selamat tinggal.
Dan berdoalah agar kita bisa segera kembali pulang dengan selamat.
Kita berlayar Senin malam.
Semoga Tuhan selalu memberkati kita dan negara Amerika.
Ambil alih pasukanmu, Sersan.
Bubar, jalan!
Robert cerita kalau dia dan teman-temannya begitu ketakutan..
..ketika mendengar kabar kalau mereka akan segera pergi berperang.
Aku menerima surat terakhir Robert dari barak militer.
Sebelum dia berlayar ke Perancis.
Dia bilang akan sangat merindukanku dan..
..betapa sedih hatinya karena harus meninggalkan Stubby.
Jangan sekarang Stubby.
Aku sangat kuatir dan aku berdoa agar dia segera kembali pulang.
Stubby, sudahlah. Ini juga sangat berat untukku.
Kau akan baik-baik saja dan aku akan segera kembali sebelum kau sadari.
Lihat, aku punya hadiah untukmu.
Diam dulu Stubby. Tahan.
Lihat sini anak ganteng. Kau keliatan keren Stubby.
Ayo ikut aku.
No comments yet. Be the first to leave one.