لومړۍ 200 کرښې.
Laut Lepas, Selatan Hongkong.
Bos, kita sudah tahu lokasinya.
Junior!
Ya?
Tetap di sini.
Baik.
Mereka datang.
Lokasi GPS - Laut Cina Selatan
Ayo, Billy.
Siap!
MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA.
MAINKAN SEKARANG JUGA
Tarik.
Oke.
Ya!
Orang-orang menyebut ini narkoba.
Tapi aku menyebutnya uang.
- Makin banyak, makin bagus! - Uang!
Makin banyak, makin meriah.
Ini!
Ayo!
Muatlah. Cepat!
Semua sudah diperiksa?
Aku tak menghitungnya.
Kita tidak akan bangkrut.
Memang sulit untuk bangkrut.
Yakin kita akan kaya.
Apa itu kosong?
Kau pikir itu apa?
Oke... naikkan!
Ini Polisi!
- Ini pemeriksaan rutin. - Sial!
Matikan mesinnya.
Keluarlah dari mobil.
Angkat tanganmu.
Jalan!
Keluar!
Jalan!
Keluar!
Jalan!
Jalan!
Polisi! Jangan bergerak!
- Aku petugas! - Hei!
Aku petugas!
Dia orang kita.
4 BULAN LALU
Curry!
- Curry itu orang aneh! - Kau mabuk!
Sebaiknya kau pergi. Daah!
Minumlah!
Apa?
Siapa?
- Sudah sehat! - Hei!
- Dokter bilang aku sudah bisa pulang. - Sini aku bantu.
Suchat sangat perhatian sekali. Tidak ada sup ayam, dan buah-buahan.
Dia bawa tiga botol wiski.
Untuk dia minum sendiri.
Terima kasih!
Aku masih hidup. Sekarang ada yang takut setengah mati.
Hei!
Terima kasih.
Aku berhutang budi padamu.
Jangan ngwaur, kita ini teman.
Jika kau begitu tegang,
lakukan ciuman ala Perancis saja.
Tunjukkan.
Hei!
Selama aku ada,
aku janji kau takkan kehabisan uang.
- Bersulang! - Bersulang!
Ini buatmu.
Bagus.
- Bersulang! - Uang!
Bersulang!
DITERJEMAHKAN | YOYONG MASAMBA
Jalan!
Selamatkan Suchat!
Semuanya ada disini.
Suchat!
Ingat saat kubilang tentang Rong?
Aku bawa dia hari ini untuk menemuimu.
Sapalah!
Halo, Suchat!
Duduk... kau disini teman.
Kau bilang... dialah perencananya?
Dia juga jago bertarung.
Bertarung?
Mereka pakai badik dan senjata.
Dia cuma mengalami luka kecil.
Tidak, kucingku yang mencakarku.
Katanya dia jago berkelahi.
Kau percaya dia?
Satu menit.
Oke, satu menit.
Ayo. Aku hitung.
1...2...3...mulai!
Apa yang terjadi?
Aku tak tahu. Demi tugas.
Kenapa larinya ke MMA?
Jika rekan kerja lama kita tahu,
kita akan di tertawakan.
Jika Suchat tahu,
kita saling kenal dan polisi,
kita akan dalam masalah.
Nggak lucu!
Tapi...
dia akan segera tahu.
Cepat atau lambat kita akan menangkapnya.
Tapi,
siapa sangka...
ketua Brother Big dan Suchat itu orang yang sama?
Itu sudah takdir.
Seperti katamu, sudah kehendak Tuhan.
Kehendak Tuhan.
Saling baku hantam adalah kehendak Tuhan?
Pukulanmu memang sangat keras, bro.
Xing!
Polisi! Jangan bergerak!
Aku petugas!
Itu Billy!
Ambil Billy!
Cepat!
Masuk!
Jalan!
Jangan tembak!
Jangan menembak!
Xing ada di mobil.
Dia beruntung. Peluru itu mengenai paru-parunya.
Dia akan mati...
jika kau tidak datang cepat.
Bos,
kapal kargonya sudah di pesan.
Kita bisa pergi kapan saja.
Bagaimana dengan Billy?
Akan kuusahakan.
Akan kuturunkan dia di depan rumah sakit.
Kau mau turunkkan temanku di jalanan?
Bukan di jalanan. Di luar rumah sakit.
Itu sama saja di jalanan.
Aku akan beri tahu mereka...
ada orang tergeletak di luar.
Mereka tak akan menolak orang yang sekarat. Dan mengobati dia.
Agar polisi bisa menangkapnya?
Suchat,
kau pernah menolongku.
Aku tahu kau dikejar di seluruh kota...
dan aku tetap datang.
Tapi kau mengajariku...
menolong orang itu ada batasnya.
Putraku masih kecil.
Aku tak mau dipenjara.
Kumohon,
aku sudah lakukan semampuku.
Jujur saja, aku tak bisa rawat dia.
Kita akan bawa Billy.
Bos, kita sudah tinggalkan perairan Hong Kong.
Ini uangnya. Ayo bekerja!
- Periksa sebelah sana! - Baik!
Periksa laci lemari.
Tutup pintu masuk.
Tadi malam, informasi intelijen dari agen mata-mata,
Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba di Tuen Mun,
dan menyita 400 kg heroin,
dengan harga pasar sekitar HK$300 juta.
Para tersangka menolak ditangkap...
dan menembaki Polisi.
Polisi menembak dan menewaskan 2 tersangka...
dan menangkap 8 orang lainnya.
Setidaknya ada 6 tersangka yang masih buron,
termasuk dalang sindikat perdagangan narkoba.
Saat operasi,
5 anggota polisi tewas dalam tugas,
8 lainnya terluka dan dirawat di rumah sakit.
Kondisi mereka sudah membaik.
Pernah lihat dia?
- Perlihatkan kartu identitasmu. - KTP.
Satu-satu...
Kau baca apa? Aku sudah ketahuan.
Tak ada gunanya menempatkanku kembali ke ClB.
Kembalikan aku ke bagian Operasi.
Aku mau temukan Xing.
Masuk!
Pak Chen! Tanda tangan ini.
Kami akan keluarkan surat perintah penangkapan.
Jika kau mengecualikan Xing,
Suchat akan curigai dia.
Ini ambil.
Tolong!
Tolong!
Tolong!
Tolong!
Dia terluka parah.
Aku mau bawa dia ke rumah sakit.
Tapi Suchat ngotot membawanya pergi.
Jika tak dirawat dengan baik,
dia akan mati.
Kau tahu kemana perginya?
Pak,
cuma dua peluru yang kukeluarkan.
Pak,
No comments yet. Be the first to leave one.