Healer

Healer (힐러)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

IDFL - Healer E12 LIMO
د لخوا تبصره leavest
kunjungi juga: orang-gak-penting.blogspot.com

تګونه

other
په خپور شو: 2015-01-15
ډاونلوډونه: 46
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Catatan kasus... bukankah mereka menunjukkan pada kerabat dekat?

Aku kerabat dekat, kan? Kerabat ayahku.

[ Dokumen tidak dapat diakses. Pemohon harus memiliki akses keamanan ]

Pak, kita mau kemana?

Guru pernah bilang umpan terbaik saat memancing adalah diriku sendiri.

Tapi pernahkah pak tua itu benar-benar pergi memancing?

Episode 12 Dia pemilik surat kabar Jaeil.

- Kenapa ke sini? - Aku juga tidak tahu.

Tidakkah menurutmu seperti ini? Dia mengutus adiknya mengambil alih Some Day.

Sekarang kakaknya datang, mungkin akan ada merger dengan Some Day...

Direktur?

Lalu aku menjadi direktur di surat kabar Jae Il. Lalu perbedaan gajinya menjadi...

Lap air liurmu. Netes-netes terus.

Ini teh citrus.

Kami tidak punya cangkir yang tepat jadi hanya memakai yang ada.

Terima kasih.

Senior Kim Moon Ho... maksudnya... bos kami sedang ada urusan.

Saya menelponnya untuk segera kembali.

Silahkan diminum. Saya membuat dua cangkir.

Kau tumbuh menjadi cerdas dan elok.

Cerdas dan elok?

Saya memang seperti itu.

Apa kau haus?

Tunggu sebentar. Paman akan membeli minum.

Tetaplah di sini.

Ibu.

Aku melihatmu mengajukan pertanyaan pada konferensi pers Kim Eui Chan.

Kau sangat berani.

Yah, saya hanya melakukan apa yang diajarkan Senior pada saya.

- Berapa tinggimu? - Apa?

Saat aku melihatmu di siaran, kau tampak tinggi.

Mari kita lihat.

Saya mengenakan sepatu hak tinggi saat itu, dan sekarang saya...

Kau sama.

Mungkin tidak?

Apa kau lebih pendek?

Dibandingkan dengan siapa?

Chae Yeong Sin, keluar.

Ya.

Apa ini? Apa ini? Kenapa dia bersikap seperti itu?

Kau mengejutkan anak itu.

Berani-beraninya kau datang ke sini?

Moon Ho.

Bisa-bisanya kau bertemu anak itu?

Kau bertemu anak itu tanpa gemetar atau berlutut?

Kau tahu itu...

...karenamu...

anak itu sekarang dalam bahaya?

Selama kau menyingkir dari hidupnya, tak ada alasan baginya untuk berada dalam bahaya.

Tampaknya begiku, kau berpikir kalau kau membuatnya dikenal pada siaran nasional

akan membuatku takkan bisa mempermainkannya dengan mudah.

Kenapa?

Apa ini belum cukup? Aku harus melakukannya lagi?

Terima kasih berkatmu, kurasa aku maju dalam pemilihan walikota Seoul mendatang.

Kau menurunkan Kim Eui Chan dengan siaran tak masuk akal itu

jadi terlihat seolah aku didorong ke posisi itu.

Orang yang akan mendorongmu ke posisi itu adalah sekutumu yang kau panggil Tetua?

Benar. Tetua berpikir bahwa kelemahanku adalah Ji Han.

Tetua percaya bahwa aku perlu menyingkirkan kelemahanku.

Anak itu dalam bahaya, Moon Ho. Jadi...

Aku harus membawanya. Aku berencana akan melindunginya sendiri.

Kau akan membawanya dan melindunginya?

Ya.

Bagaimana?

Apa kau akan mematahkan dua kakinya agar dia tak bisa bergerak?

Dan menempatkannya dalam kandang?

Agar kau bisa menjaganya lebih aman dengan cara seperti itu, kan?

Hati-hati dengan ucapanmu.

Saat kau bilang melindungi, itulah artinya.

Apa yang mau kau lakukan dengan membawa orang-orang yang tak tahu apa-apa?

Seo Jung Hoo? Apa kau membawanya? Apa yang sedang kau pikirkan?

Maksudmu kau akan mengungkap peristiwa 22 tahun lalu bersama mereka?

Seo Jung Hoo? Anak Joon Seo?

Apa kau menemukannya, juga?

Jadi, kau berencana 'menangani' dia seperti yang kau lakukan pada Ji Han?

Sebab, jika dia menjadi 'kelemahan' dan masa lalu terungkap,

kau akan berada dalam masalah besar, kan?

Beberapa hari lalu, seorang pria menggeledah rumahku.

Aku duga mungkin dia anak laki-laki itu (Jung Hoo). Tapi aku tak sempat bertanya...

karena dia buru-buru pergi.

Seo Jung Hoo?

Wah, ini kelima kalinya, seseorang menanyakan namaku.

'Seo Jung Hoo?' 'Seo Jung Hoo?' 'Apa kau benar-benar Seo Jung Hoo?'

Ya, benar. Seo Jung Hoo.

Apa kau meminta informasi Seo Joon Seo?

Ya.

Kau putranya, benar?

Ya, benar. Nama ayahku Seo Joon Seo.

Ada seseorang yang ingin bertemu denganmu. Kau bersedia ikut?

Seseorang teman ayahmu yang sedang menunggu.

Baiklah.

Aku masih setengah sadar.

Apa yang sedang kau lakukan? Ayo jalan.

Ayo cepat, Pak. Oke? Pak!

Apa kau lelah?

Ah, ya. Aku belum lama di Korea.

Astaga, aku masih merasa jetlag.

jetlag: perasaan lelah dan bingung setelah perjalanan udara yang lama (kesulitan beradaptasi dengan zona waktu)

Maaf, tapi aku harus tidur.

Hey. Om itu benar-benar mapan.

Dia tinggal di rumah ini sepanjang waktu, kan?

Mari lewat sini.

Ke mana? Ke sana? Oke.

Wow! Semua ini buku-buku...

dan lantai dua seperti ini...

Wow... dia ini mengumpulkan buku atau apa?

Halo.

Kau Seo Jung Hoo?

Ini keenam kalinya.

Hari ini keenam kalinya. Ya, benar. Aku Seo Jung Hoo.

Ya! Jung Hoo!

Selamat Datang.

Ya.

Kau tak mengingatku?

Tidak.

Sini, sini. Duduk sini.

Karena aku masih kecil.

Hey. Sebenarnya aku merasa sakit hati.

Aku bahkan membiarkanmu main kuda-kudaan denganku.

Ayahmu dan aku sangat dekat.

Mungkinkah Om salah satu di antara mereka?

Jadi, aku punya sebuah foto.

Ada lima orang dalam foto.

Jadi dalam foto itu, ayahku dan seorang wanita dan...

mungkinkah Om salah satu di antara orang-orang itu...

- Ya. - Benarkah?

Aku salah satu dari mereka. Lima sekawan.

Wah, serius, aku langsung dapat kejutan besar setelah datang ke Korea...

Apa kau tak berada di Korea selama ini?

Ya, aku berada di Rusia.

Ah, Rusia?

Ya, siswa pertukaran. Aku ikut pertukaran pelajaran.

Siapa yang datang?

Seseorang yang harus anda sapa.

Berarti, Om punya banyak uang dan

pasti para petinggi sungguhan, kan?

Aku tidak yakin siapa aku.

Karena Om seorang petinggi, jadi bisa mengeluarkanku saat aku dikunci di sana. Begitu?

Ah, itu?

Tapi... tadi, kenapa aku ditahan di sana?

Dan, bagaimana kau tahu aku ditahan?

Jika ada yang mencoba mendapatkan informasi tentang ayahmu,

sudah seharusnya pemohon ditahan dulu dan lalu laporan dibuat.

Aku telah melakukan beberapa hal untuk memastikan aku bisa mendengarkan proses pelaporan.

Kenapa?

Aku sudah bilang. Kami teman. Sangat dekat.

Ah, semua yang kau katakan antara teman memang seperti itu.

Sungguh menakjubkan, ya?

Ada tamu di sini?

Perkenalkan dirimu.

Halo.

Tamunya semuda ini?

Apa kau tidak tahu? Dia mirip siapa?

Siapa?

Dia menyerupai Seo Joon Seo.

Di mana kemiripannya? Aku rasa tidak.

Ini putra Joon Seo.

Halo. Aku Seo Jung Hoo.

Tolong kemarilah.

Aku...

Karena aku tak bisa berdiri.

Bisakah kau duduk?

Aku ingin melihat wajahmu lebih dekat.

Jung Hoo.

Ya.

Kau sudah tumbuh sebesar ini.

Saat itu kau masih begitu kecil.

Aku melihat wajah ini di suatu tempat.

Aku jelas melihatnya.

Apa?

Ada sesuatu yang mau kukatakan...

Aku akan datang lagi nanti.

Masuklah.

Aku datang membawa sesuatu yang kuyakini bisa menjadi artikel khusus.

Aku sungguh ingin mencobanya.

Beritahu aku.

Aku ingin menyelidiki lagi kasus Hwang Jae Guk.

Aku melakukan riset.

Dia bunuh diri. Catatan bunuh diri ditemukan, dan

karena itu kasusnya ditutup. Kurasa itu mencurigakan.

Apanya?

Ini terlalu mudah.

Ah. Ya, seolah-olah, pelaku sebenarnya melimpahkan semua kesalahan pada Hwang Jae Guk.

Rasanya seperti menyikat habis, kau tahu maksudnya?

Kau membenci Hwang Jae Guk. Karena Joo Yoon Hee, kau jadi terpojokkan olehnya.

Kini untuk Some Day, semua kasus gugatan diselesaikan,

berkat kematian Hwang Jae Guk.

Bukankah kau seharusnya senang?

Tentu saja, aku senang. Meskipun agak tak tepat saat meninggalnya seseorang...

Tapi, tetap saja sebagai reporter...

harus menggali keadilan dan kebenaran, dan bukannya terpengaruh oleh emosi pribadi.

Jadi aku membawa pertanyaan tentang kasus ini, dan

aku mengurutkan beberapa hal dari liputan berita.

Saat orang bicara tentang kebenaran dan keadilan, kau harus curiga adanya ruang di antara garis.

Dan itu adalah kata-kata yang tak perlu dikatakan

bila kau tak memiliki motif tersembunyi.

Apa motif tersembunyimu?

Sebenarnya, seorang detektif datang menemuiku.

Dia curiga orang bernama Go Seong Cheol yang diakui dibunuh Hwang Jae Guk dalam catatan bunuh dirinya

dan juga bunuh diri Hwang Jae Guk itu sendiri.

More Indonesian subtitles for Healer

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left