لومړۍ 200 کرښې.
Arthur.
Kupikir mungkin kau lapar.
Maaf…
Maaf.
Hei!
Hei, aku mendengarmu. Kau ada di dalam.
Pergilah, aku sibuk!
Apa? Apa maksudmu? Kita tak pernah sibuk.
Lirihkan suaramu!
Kau menyebalkan.
Kumohon tinggalkan aku, Smee.
Tinggalkan aku. Kumohon!
- Seseorang akan mendengarmu, Smee. - Aku… Aku tak peduli.
- Biarkan aku masuk. Aku tahu ada sesuatu. - Kau akan merusak upayaku.
Apa maksudmu?
Apa?
Tidak, itu… Bolehkah aku… Boleh…
Ada yang bersembunyi?
Apa… Itu orang.
Apa yang kau perbuat?
Apa yang kau perbuat?
Slightly!
Slightly.
Slightly… Apa… Hei.
Hei. Jangan beri tahu siapa pun.
Bisakah kau berjanji?
Karena jika kau ceritakan, pria dari kapal akan membunuh keluargaku.
Kau melakukan ini kepada Arthur?
Kau juga akan melakukannya jika dia memilihmu.
Pemerasan, atau apa pun sebutannya. Kematian ibu, saudara, semua orang.
Apakah dia akan selamat?
Maksudku, itu tak… Itu tak akan membunuhnya?
- Tidak. - Bagus.
Itulah ucapan pria itu.
Dia berkata hanya butuh monsternya.
Begitu mendapatkannya, dia akan melepaskan Arthur. Paham?
Aku hanya perlu mengeluarkan dia dari sini.
Ini…
- Ke mana? - Ke pantai.
Harus dibawa ke pantai.
Baiklah.
Smee.
Maukah kau membantuku?
- Kumohon. - Tidak.
- Tidak. - Kumohon!
Kumohon.
Kumohon.
Baiklah.
- Benarkah? - Ya.
Terima kasih…
Terima kasih. Tolong pegang kakinya.
Pegang kakinya!
Ayo, Smee.
Pegang saja kakinya.
Slightly, koridornya kosong. Ayo.
Aman.
Aman, Pak.
Ambil si hibrida. Kembalikan si lalat ke kandangnya.
Baik, Pak.
Kau seharusnya aman saat ini.
Baiklah. Kita kehilangan apa?
Salah satu anak itu ceroboh.
Sungguh, yang mana?
Akan kusuruh tidur tanpa makan malam.
Yang itu.
- Apakah itu… - Isaac.
Tootles.
Si lalat yang melakukan ini?
Ya. Mereka mencerna makanan di luar tubuh mereka.
Materi organik pasti langka di dunianya, maka mereka lebih banyak makan mineral.
Mengagumkan. Bagaimana dengan reboot dan restorasi?
Secara konsep, itu memungkinkan.
Dalam praktiknya, belum terpecahkan.
Melayanglah enam miliar itu.
- Anak-anak tak boleh berada di lab. - Kecuali Wendy.
Ya, tentu, tapi harus kau awasi.
- Pastikan tak ada kecelakaan lagi. - Ini bukan kecelakaan. Kematian Isaac.
- Kau baru saja mengatakan… - Kau harus menonton rekamannya.
Perhitungannya. Mengetahui konsekuensi tindakannya.
Kebanyakan hewan cukup paham sebab dan akibat.
Ya, tapi bukan domba yang diuntungkan secara langsung, justru si lalat.
Jadi, kenapa melakukannya?
Aku ingin ia dipindahkan.
- Pencegahan? - Ya, semacam itu.
Apa yang terjadi?
Apa…
Apa itu?
Kecelakaan.
Ya, mengerikan.
Tidak bisa dihindari, tapi semua sudah teratasi sekarang.
"Teratasi." Apa yang terjadi tadi?
Apa yang terjadi pada Isaac?
Sains.
Tidak, tak bisa. Kami premium.
Jangan.
Anak lain harus kuberi tahu.
Tunggu sebentar.
Mari kita pikirkan ini sebentar.
Kita tak mau buat mereka takut, bukan? Kecelakaan aneh seperti ini.
Kau tahu perilaku anak jika membayangkan sesuatu.
"Astaga, kita tak aman." Mendadak, mereka tak bisa diajak bicara.
Kita tak aman?
Bukan, bukan itu yang…
Bicaralah dengannya.
Jangan menghalangiku.
Tak bisa menghapus apa pun begitu saja.
Gawat. Di mana anak-anak lain? Kita harus mendahuluinya menemukan mereka.
WENDY-CURLY-NIBS… TAK TERSAMBUNG TOOTLES DIMATIKAN
SISTEM TERKUNCI PELACAKAN HIBRIDA DILUMPUHKAN
- Aku tak tahu. - Apa maksudmu?
Seseorang mematikan pelacak mereka.
Sial!
Marcy.
Marce.
Dia sudah mati.
Apa?
Isaac sudah mati.
Mereka mengatakan itu kecelakaan.
Aku turut berduka.
Kita tidak aman di sini. Kita harus pergi.
- Tak bisa. Kami dipasangi pelacak. - Sudah tidak.
Arthur.
Kami semua?
Kalian semua.
Kita harus kumpulkan semua anak.
Entah sebanyak apa waktu kita sampai mereka sadar adanya kejanggalan.
Kita tak bisa kumpulkan semua anak.
- Aku tak bisa pergi tanpa… - Marcy, kita harus pergi.
Apakah kau mau pergi tanpa aku?
Tidak, tentu saja tidak.
- Karena kau kakakku. - Benar.
Maka kau mengerti alasanku mencoba.
Baiklah.
Tapi bergegaslah.
Nibs?
Kau katakan apa kepadanya?
Kebenaran, hanya itu.
Kau membuatnya takut.
Dia memang harus takut.
Kita harus takut. Perbuatan mereka kepadanya.
Mereka coba bantu, kau merusaknya.
- Mereka menghapus ingatannya. - Tidak.
Pikiranku masih lengkap. Yang di dalam diriku.
Tak ada yang mengacaukan bagian dalamku.
Bukankah begitu, Tuan Stroberi?
Milik kita adalah milik kita, tak bisa dirampas.
Isaac sudah mati.
Kita tak aman di sini.
Kurasa bahkan sejak awal.
Kita baik-baik saja sebelum kau ajak jemput kakakmu.
- Ini bukan kesalahannya! - Aku tahu. Ini kesalahanmu.
Anak Genius itu bukan temanmu. Dialah pemilik kita.
Jangan bicarakan dia jika tak paham.
Dia cuma mau bantu orang seperti bantu kita.
Kita semua akan mati di sini.
Serangga akan merangkak masuk, lalu kita menjadi hantu.
Aku tak mau menjadi hantu.
Baiklah, kita harus pergi.
Ini tempat terbaik yang pernah kudatangi.
Berjanjilah sungguh-sungguh kau tak akan mengadukan kami.
Berjanjilah, Curly.
Aku berjanji.
Marcy.
KORPORASI PRODIGY
Kita harus pergi, Marcy.
Kau sedang apa?
Ayo, Nibs.
Kau berbuat apa tadi?
Di mana dia?
- Siapa? - Pasanganmu.
Kau memecatnya. Dia sedang dipindahkan.
Tidak. Dia tidak naik pesawat itu.
Dia justru mematikan pelacak anak-anak.
Itukah rencananya? Mematikan pelacak dan menyusupkan anak-anakku keluar?
- Dia tak akan melakukan itu. - Kenapa? Karena dia santo?
Rekaman mengonfirmasinya.
Arthur dan si kakak mematikan pelacak dua jam yang lalu.
Jadi, jelaskan mana mungkin kau tak tahu soal itu.
Aku tak tahu.
Lab aman dibobol.
Lab aman dibobol.
Bergunalah.
Lab aman dibobol.
Baik, Pak.
Lab aman dibobol.
Lab aman dibobol.
Lab aman dibobol.
- Baiklah. - Tunggu…
- Tunggu. Lewat sini. - Tunggu, tidak. Slightly!
Slightly. Diam.
Ya.
Kalian sedang apa?
Bagaimana?
Pria yang di kapal.
Dia berbicara kepadaku di benakku.
Dia memintaku membawa Arthur ke pantai.
Aku tahu itu.
Maksudku, kalian sedang apa menuju ke sana?
Jalan tercepat ke pantai adalah naik lift aman.
Kalian akan terlambat.
No comments yet. Be the first to leave one.