لومړۍ 200 کرښې.
"Semua karakter, organisasi, tempat, kasus, dan kejadian"
"Pada drama ini adalah fiksi"
"Episode 12"
Sudah kubilang biarkan saja.
Kita akan segera pindah.
Kita harus mulai mengatur.
Toh, kita tidak punya klien.
"Kebocoran Hankang New Materials"
"Kebocoran Hankang New Materials"
Halo.
Kamu siapa? Siapa namamu?
Yoo Ra.
"Kebocoran Hankang New Materials"
"Akta Kematian"
Tidak mungkin. Dia sudah mati?
Tiga tahun lalu?
"Penarikan Dana"
"Pengacara, Go Tae Rim"
Tinggal satu tanggal lagi, maka kita tidak perlu pindah kantor.
Sesulit itukah?
Ada apa lagi? Apa lagi yang kamu mata-matai?
Aku tidak memata-matai apa pun.
Apa yang terjadi?
Dia tidak menemuiku malam itu
dan sudah dua hari tidak bekerja.
Bukan urusanku.
Apa peduliku?
Nomor yang Anda tuju tidak aktif. Silakan...
Kenapa teleponku diabaikan?
Sulit kupercaya.
Lapar.
Lapar sekali.
Tidak.
Tolong aku.
Astaga. - Siapa dia?
Astaga.
Apa-apaan kamu?
Jangan. - Mau apa kamu?
Akhirnya aku selamat. - Dia sudah gila, ya?
Aku berada di gunung selama dua hari.
Aku senang bisa melihat manusia.
Dia tersesat. Astaga.
Bagaimana dia bisa tersesat di hutan ini?
Itu boleh kumakan?
Ini? - Astaga.
Astaga. - Kamu bisa sakit.
Minum ini juga.
Astaga. - Ya ampun.
Entah apa yang terjadi,
tapi jangan menyerah dalam hidup ini.
Benar. Di masa depan, kamu akan lihat semua ini hal biasa.
Aku tahu itu. Aku bukannya ingin bunuh diri.
Aku memang pernah ingin bunuh diri, dahulu,
tapi kali ini tidak.
Bagus. Kamu masih muda. Harus kuat dan semangat.
Tentu saja. - Bagus.
Anda sudah memberiku makanan, jadi, aku akan bernyanyi untuk Anda.
Ide bagus. - Bernyanyilah.
"Jika kamu terus semangat"
Bagus.
"Suatu hari"
Bagus. - Suaranya bagus.
"Hari yang indah akan tiba"
Benar. - Benar sekali.
Ayo bernyanyi.
Aku senang Anda berpihak pada kami.
Kejadian ini membuatku berpikir.
Untuk klien sekalipun,
ada batasan yang seharusnya tidak boleh dilanggar.
Aku ingin bertanya
berapa banyak yang ingin bergabung dengan kami.
Kurasa setidaknya ada setengah.
Mungkin saja benar,
tapi jika Grup Hankang mengambil tindakan,
apa mereka tidak akan bimbang?
Itu juga yang kutakutkan.
Jadi, aku punya ide.
Bagaimana jika kita minta mereka menandatangani surat kuasa?
Surat kuasa?
Ya. Bahwa mereka mendukung pemisahan B and G.
Mereka akan menuruti hasil keputusan
kepada firma yang baru, bukan Grup Hankang.
Benar. - Begitu mereka menandatanganinya,
kamu harus memberiku kekuasaan penuh.
Dengan begitu, aku bisa mengambil tindakan.
Tentu saja.
Itu sudah seharusnya.
Ya, Pak.
Aku?
Kita harus mengubah B and G menjadi apa?
Apa langkah ini tidak terlampau jauh?
Jalannya masih panjang.
Meski Direktur Kim turun tangan,
tidak ada yang bisa menjamin rekanan mau tanda tangan.
Sung Gi Jun tidak mampu melakukannya,
tapi jika ayahnya mengambil keputusan,
demi masa lalu...
Pimpinan Sung sudah sekarat.
Jika putranya mengambil alih,
semuanya pasti akan kacau.
Peduli apa mereka dengan masa lalu?
Para pengacara merendahkan diri pada perusahaan demi uang,
tapi mereka gusar saat kamu singgung soal kehormatan dan harga diri.
Mereka pikir mereka elite.
Itu yang membuat mereka balik melawan Sung Gi Jun.
Ini kesempatan bagus untuk kita.
Dia orang kita.
Tunggu di luar.
Baik.
Cheol Jin. - Ya, Pak.
Kamu tidak perlu kaku kepadaku.
Semua polisi mencarimu.
Aku minta maaf. - Tidak apa-apa.
Aku mau kamu
bersenang-senang dengan ini, lalu masuklah.
Baik.
Jangan cemaskan keluargamu.
Biar aku yang mengurus mereka.
Aku akan mencarikanmu pengacara yang bagus untuk membebaskanmu.
Lakukan perintahku.
Baik.
Kamu tahu aku memercayaimu, bukan? - Ya, Pak.
Ayolah.
Jangan panggil aku "Pak". Kita berteman.
Aku tidak tahu nomor ponsel orang, tapi aku tahu nomor Nona Min.
Nomor ini sedang tidak aktif. Silakan tinggalkan pesan.
Dia tidak menjawab?
Karena dia tidak mengenali nomornya.
Kalian tahu spammer itu seperti apa.
Aku kirim SMS saja kepadanya.
Nona Min.
Ini Yoon Sang Koo.
Terima kasih banyak. - Sama-sama.
Nona Min. Di sini, Nona Min.
Nona Min. - Kamu berantakan sekali.
Kenapa kamu ada di sini?
Nanti kujelaskan semuanya.
Terima kasih banyak, Semuanya. Sampai bertemu lagi.
Baiklah. Dah.
Istrinya cantik sekali.
Benar.
Kami akan bahagia selamanya.
Bagus. - Harus bahagia.
Semangat, ya.
"Istri"? Ada apa sebenarnya?
Dia hanya bercanda.
Ayo jalan. Akan kujelaskan semuanya.
Akan kuceritakan perlakuan tidak manusiawi yang kualami.
Kamu sudah menyebabkan masalah yang tiada akhirnya.
Sampai jumpa. - Jaga dirimu.
Istrinya cantik.
Apa sebaiknya aku diruwat saja?
Coba bayangkan. Aku ditusuk,
dan menerima kado.
Apa maksudmu?
Sung Gi Jun.
Apa jahitanku ada yang terbuka?
Apa?
Kamu baik-baik saja?
Apa hidungku baik-baik saja?
Kamu memang harus diruwat.
Sepertinya hidungku membesar.
Kenapa kamu menyetir seperti itu?
Sepertinya jahitannya memang lepas.
Berapa yang Cho Geum Se ambil?
Sebanyak itu?
Aku ditipu
dan dipukuli seperti anjing.
Semua ini salah dia. Monster Mesum.
Kamu suka memberi dan menerima.
Aku suka membalas orang 950 kali lipat.
Jangan khawatir. Ini hanya awalnya.
Dia ingin menantangku.
Dia masih dendam dengan peristiwa itu.
Baiklah. Kita lihat siapa yang menang.
Astaga. - Aku kalah.
Benar, bukan? - Sayang sekali.
Halo. - Selamat datang.
Letakkan di sini. - Cepat.
Halo, Pak. Aku ingin tanya.
Dahulu, ada tuntutan hukum
soal zat beracun yang bocor.
Anda pernah tahu pengacara bernama Go Tae Rim?
Beraninya kamu menyebut bajingan yang hanya peduli soal uang itu?
Keparat itu.
Itu kejadian yang tidak terduga.
Banyak orang-orang sekitar jatuh sakit di waktu yang sama.
Salah satunya cucu Pak Kim.
Akhirnya kami baru tahu
ada zat beracun
yang terkandung dalam air yang kami minum.
Limbah yang bocor dari pabrik
sepertinya tercampur dengan air tanah.
Setelah sepekan dirawat, kami membaik.
Katanya tidak disengaja.
Mana mungkin mereka sengaja membocorkannya?
Kami sangat menyesal. - Saat itu,
karyawan pabrik terus meminta maaf kepada kami
dan bersikap baik kepada kami. - Astaga, maafkan aku.
Jadi, kami tidak berpikir untuk menuntut mereka.
No comments yet. Be the first to leave one.