The White Lotus

The White Lotus

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

1 فصل

د خپرونې معلومات

THE WHITE LOTUS S01E06 DEPARTURES HBO
د لخوا تبصره MarBot
retail from HBO-GO. Belum disinkron-kan versi manapun. | Open Donasi https://trakteer.id/botg/tip

تګونه

other
په خپور شو: 2021-08-16
ډاونلوډونه: 94
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Bangun, Bodoh!

Kau tunawisma?

Ayo, Kawan. Kami membutuhkanmu.

Jangan buat kami menunggu, Bodoh!

Jangan balikkan kapal kita.

Hei, Sayang.

Sayang, mau sarapan?

Rach?

Aku memesan perawatan wajah untuk pagi ini.

Aku panik, apa semua baik-baik saja?

Apa yang kau lakukan?

Mengirim pesan.

Mengirim pesan ke siapa?

Adikku.

Apa ada masalah?

Entahlah. Adakah?

Tidak.

Tidak mungkin.

Astaga.

Ini sebabnya orang-orang berlibur.

Kau luar biasa.

Kemarin, Superman bersetelan skuba.

Pahlawanku.

Terima kasih.

Aku datang untuk menyelamatkan.

Astaga.

Astaga.

Hai.

Hai.

Kau hebat semalam.

Benarkah?

Ya, kau lucu sekali.

Kau berusaha membuatku membuang abu mendiang ibumu...

Di tempat sampah.

Astaga.

- Kau melakukannya? - Tidak.

Kau benar-benar memamerkan semuanya.

Aku baik-baik saja.

Hei, mereka menyajikan kiwi segar.

- Astaga. - Aku ambil untukmu.

- Terima kasih, Mark. - Aku tahu kau menyukainya.

Ya. Aku suka kiwi ini.

Cobalah.

Manis sekali.

- Astaga. - Manis sekali di sini.

Apa?

Tuan dan Nyonya Mossbacher, apa kabar?

Kalian baik-baik saja?

Sekali lagi, kami minta maaf.

Kuharap kalian menemukan cara untuk menikmati sisa perjalananmu.

Kudengar kau akan menyewa kapal selam lagi hari ini.

Itu seharusnya mengalihkan.

Pagi, Nona-nona.

Kau menemukan obat-obatan kami?

Sayangnya tidak.

- Selamat menikmati. - Terima kasih.

- Terima kasih. - Terima kasih.

- Hei, bisa pesan kopi hitam? - Tentu saja.

Kopi hitam? Bagus.

Hei, mata lebammu bagus.

- Ya. - Bagaimana bisa?

- Kau harus lihat lawanku. - Ya.

Tidak, sungguh.

Ya, aku dan putraku hendak menyelam skuba.

Kami dapat lisensi PADI di kolam.

Anak-anak dan aku juga akan pergi...

Untuk menikmati hari menyenangkan di kapal.

Kuputuskan di saat terakhir untuk tidak pergi.

Jadi, aku merapikan kamarku.

Lalu entah dari mana, pria ini muncul.

Dia di kamar, mencoba mencuri barangku...

Berusaha mencuri permata kami.

Semuanya ada di brankas.

Jadi, entah bagaimana dia bisa masuk ke brankas.

Dia melemparku ke lantai dengan kasar.

Saat itulah aku masuk.

- Dia tak melihatku, bukan? - Dia memakai baju selam.

- Dan itu pintar. - Ini pesananmu...

Mungkin kau mau air...

- Selagi menunggu. - Terima kasih.

- Tentu saja. - Terima kasih.

Terapismu akan segera datang.

Bagus.

Terima kasih.

- Kau baik-baik saja? - Aku baik-baik saja.

Ada yang bisa kubantu?

Tidak, terima kasih.

Begini, kau tahu...

Apa ada kamar kosong malam ini?

Aku hanya bekerja di spa, tapi aku senang menelepon.

Tidak perlu. Jangan.

Aku hanya penasaran, untuk berjaga-jaga.

Itu bukan masalah besar.

Hanya saja pernikahanku, kau tahu, begitulah.

Ini kartuku.

Itu nomor ponselku.

Hubungi aku jika butuh sesuatu. Namaku Belinda.

Terima kasih.

Nyonya Patton, aku siap untukmu.

- Dari mana saja kau? - Aku naik kano.

Kami mengelilingi pulau. Itu keren.

Kau melewatkan sarapan.

Dan satu jam lagi, kita akan pergi menyelam.

Aku cukup lelah. Lenganku mati rasa.

Kita masih harus menyelam.

Ini hari terakhir kita bisa melakukannya.

Kenapa?

Karena kita pulang besok.

Itu...

Kurasa aku tak akan pulang.

Ya, kurasa aku mau tinggal di sini.

Mereka butuh enam orang untuk menyeberang...

Karena orang yang berlatih bersama mereka...

Dia terus ingkar karena mabuk.

Di musim semi, kami akan lakukan Hokule'a...

Melalui Polinesia dan itu terdengar luar biasa.

Sayang, kau tak akan lakukan itu.

Usiamu 16 tahun. Kau masih sekolah.

Sekolah mudah. Bisa kuselesaikan secara daring.

Ini tidak masuk akal.

Bagaimana dengan kehidupanmu di rumah?

Kehidupan apa di rumah?

Bagaimana dengan kami, keluargamu?

Datanglah berkunjung.

Tunggu, aku tak tahu apa kau serius.

Aku sangat serius.

Quinn, apa ini soal ponselmu...

Karena ponsel barumu tak dikirim ke sini?

- Tidak. - Tenang saja...

Itu akan ada saat kita pulang.

Apa? Ibu, aku tak peduli soal ponsel.

Aku bahkan tak mau ponsel.

Kau akan dapat ponsel.

Kau harus punya ponsel.

Ini konyol.

Tinggal di sini tanpa kami, bukan pilihan, tidak.

Aku mendukungmu, Quinn.

Jalani mimpimu, mendayunglah ke Fiji.

Shane.

Shane?

Belum, dia memberiku nomor palsu.

Ya, bagus.

Aku tahu.

Percayalah, aku tahu.

Aku akan telepon Randy Zeoli.

Bagus.

Hancurkan mereka.

Kau tahu aku akan melakukannya.

- Baiklah, Lorenzo. - Aku akan meneleponmu kembali.

Terima kasih.

Itu agen perjalanan ibuku. Dia sungguh garang.

Dia kenal salah satu pemilik hotel ini.

Dia akan menelepon dan membuat kekacauan.

Kenapa?

Kenapa? Dengarkan ini.

Kau tahu keluarga yang tiba di kapal bersama kita...

Yang menurutmu aneh?

Mereka kembali ke kamar mereka kemarin...

Dan ada pencuri permata di kamar tidur mereka.

- Apa? - Ya, ada perkelahian...

Lalu pria itu mengambil semua barang mereka.

- Astaga. - Ya, dia punya kunci kamar.

Satu-satunya alasan aku tahu soal ini...

Adalah karena ayahnya memar dan aku bertanya padanya.

Hotel tak memberi tahu apa pun.

Jika punya kunci kamar mereka, dia bisa punya kunci kamar kita.

Siapa yang tahu?

- Itu menyeramkan. - Aku serius.

Kita berada di kamar suite terbesar di hotel.

Kita bisa menjadi target.

Andai saja aku punya pistol.

Setidaknya pemukul bisbol atau semacamnya.

Kau tahu, menghajarnya...

Ya, tunggu.

Itu pisau yang mereka berikan untuk memotong nanas.

Kau mau memotong nanas?

Simpan ini di samping ranjang.

Harus melindungi istriku yang seksi.

Pria bernama Armond ini tak bisa dipercaya.

- Dia akan dihukum. - Shane...

Lorenzo akan menghabisinya.

Bagaimana perawatan wajahmu? Wajahmu tampak mulus dan berkilau.

- Shane. - Apa?

Apa?

Aku...

Aku tak percaya akan mengatakan ini, tapi...

Kurasa aku membuat kesalahan.

Kesalahan apa?

Kesalahannya adalah...

Kesalahannya adalah...

Menikah denganmu.

Apa?

Shane, saat kita bertemu...

Keadaanku aneh, entahlah.

Aku putus dengan Mark secara buruk. Itu sangat membuat frustrasi.

Lalu kau muncul.

Kau sangat tampan dan aku sangat tertarik padamu...

Dan banyak yang terjadi...

Dan berkeliling kota bersamamu seperti fantasi.

Semua pintu terbuka, lalu kau memintaku menikahimu.

More Indonesian subtitles for The White Lotus

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left