لومړۍ 200 کرښې.
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
JEMBATAN SUNGAI YALU
Kita terbang melewati perbatasan ke Cina.
Di bawah sana itu wilayah Cina.
Mari kita bom bajingan kulit kuning ini.
PADA BULAN SEPTEMBER 1950, MILITER AS MENGINVASI KOREA DAN MEMBOMBARDIR WILAYAH ANDONG DAN JI'AN DI NEGARAKU DI SEPANJANG PERBATASAN CINA-KOREA.
PADA MALAM TANGGAL 19 OKTOBER 1950, TENTARA SUKARELAWAN RAKYAT CINA MENYEBERANGI SUNGAI YALU,
MENANDAI DIMULAINYA PERANG MELAWAN AGRESI AS DAN MEMBANTU KOREA.
Tembak!
Lari!
PADA PAGI HARI TANGGAL 28 NOVEMBER 1950, RESIMEN KE-338 DIVISI-113 MELAKUKAN SERANGAN MALAM SEJAUH 72,5 KILOMETER DAN
MENJADI YANG PERTAMA MENCAPAI SANSUOLI, MENGHALANGI MUNDURNYA ANGKATAN DARAT AS KE-9.
Pusatkan tembakan kalian ke Gauntlet
dan bunuh mereka semua di sana.
PADA TANGGAL 30 NOVEMBER 1950, KOMPI KE-3 RESIMEN KE-335, DENGAN HANYA 100 ORANG, BERHASIL MEMUKUL MUNDUR 5 SERANGAN
OLEH RIBUAN PASUKAN AMERIKA DI PUNCAK SONGGU, SEBUAH JALUR MUNDUR PENTING BAGI PASUKAN AMERIKA.
Rekan-rekan percayalah.
Yang dilakukan Kompi-3 di Gauntlet sini
akan dikenang oleh Cina-Baru.
Mati sebelum mundur.
Mati sebelum mundur!
Republik Rakyat Cina / Republik Rakyat Cina
jelas tak bisa mentolelir ini.
Aku, Letnan Jenderal Matthew Bunker Ridgway.
PADA APRIL 1951, RIDGWAY MENGGANTIKAN MACARTHUR SEBAGAI PANGLIMA TERTINGGI "KOMANDO PBB" DAN MELANCARKAN
SERANGAN BALASAN KE UTARA. TENTARA SUKARELAWAN CINA KE-63 MELANCARKAN SERANGAN BLOKADE TIEYUAN.
Peluru.
Apa masih sisa pelurunya?
Musuh menyerang.
Ini Pasukan-3, Pleton-1, Kompi-2.
Awas tembakan artileri.
Tembak.
Bugler, mainkan Taps.
Setelah kemenangan disini kita akan pulang.
dan kita bertiga jadi keluarga bahagia.
Tembak!
Presiden hari ini telah mengajukan negosiasi dengan Cina.
"PASUKAN AMERIKA TAK PERNAH KALAH"
terjemahan broth3rmax
PEACE AT LAST
Bagian Ketiga: Pertumpahan Darah dan Perdamaian
PADA AWAL JULI 1951, DI TENGAH KESEPAKATAN ANTARA CINA DAN AMERIKA SERIKAT
UNTUK MENGADAKAN NEGOSIASI GENCATAN SENJATA, KOMITE SENTRAL PARTAI KOMUNIS CINA DAN KETUA MAO
MENGATUR AGAR LI KENONG DAN DELEGASINYA SECARA DIAM-DIAM MEMASUKI KOREA UTARA.
KAESONG, KOREA UTARA: DEPOT LOGISTIK UNTUK TENTARA SUKARELAWAN RAKYAT CINA
Yang Sandi.
[Li Xiao, penerjemah bahasa Inggris untuk Tentara Sukarelawan Rakyat Tiongkok ke-63]
Yang Sandi.
Rekan. / Makasih, rekan.
[Yang Sandi, pencatat korban tempur dari Tentara Sukarelawan Rakyat Tiongkok ke-63]
Mereka mengirim tim lagi untuk menyisir Waduk Jocheon.
Aku juga pergi.
Tetap tak bisa menemukan jenasah ayahmu.
Selama namanya
tetap ada di daftar tentara hilang,
kita tak bisa pastikan dia gugur atau tidak.
Aku ditugaskan lagi.
Kau tidak mencatat jumlah korban lagi? / Tidak.
Aku dipindahkan ke divisi tim publikasi.
Mulai sekarang, aku cuma memotret wajah yang tersenyum.
Senyum.
Senyum.
Jaga dirimu.
Rekan.
Seberapa jauh ke delegasi?
LAIFENGZHUANG, KAESONG, KOREA UTARA: KEDIAMAN DELEGASI PERUNDINGAN GENCATAN SENJATA
Kamu Li Xiao 'kan?
Tunggulah aku. / Baik.
Lapor.
Aku Li Xiao.
Selamat bergabung di delegasi.
Ibu yang mimpin disini? / Begitulah.
Ada apa? / Bu,
aku sudah bawa berkas referensi.
Sebelum kepindahanku resmi, bisa izinkan aku kembali ke unitku?
Kau tak mau kerja di delegasi?
Kau mau kembali ke unit lamamu?
Kenapa?
Bu Lin, mobil Komandan datang.
Ya, sebentar.
Wakil Komandan Tentara Sukarelawan Rakyat Tiongkok
Kepala Staf Tentara Sukarelawan Rakyat Cina
Delegasi pasukan Cina dan Korea Utara
Penasihat Delegasi Perundingan Gencatan Senjata Wakil Direktur Komite Kebijakan Kementerian Luar Negeri Direktur Biro Berita Internasional
Wakil Menteri Luar Negeri Menteri Departemen Intelijen Komisi Militer Pusat Sekretaris Komite Partai Delegasi Perundingan Gencatan Senjata
Deng Hua. / Li.
Kau pasti kecapekan. / Li.
Xie Fang.
Qiao.
Ada apa?
Terjadi sesuatu di jalan? / Bisa dibilang, acara penyambutan.
Dengan baku tembak.
Yao.
Komandan Peleton Divisi 138, Tentara Sukarelawan Rakyat Cina-47, Polisi Militer di Zona Netral
Yao Qingxiang.
Kemarilah. / Ya sebentar, pak.
Aku sedang bertugas.
Silahkan lewat sini.
Lin.
Senang bertemu denganmu, pak. / Lama tak jumpa.
Terakhir kita ketemu di Komisi Mediasi Beijing, negosiasi dengan KMT.
Januari 1946.
Kau ingat? / Ingatanmu tajam, pak.
Benar, Januari.
Bagaimana kesehatanmu? / Cukup baik.
Apa posisimu saat ini?
Kepala tim penerjemahan delegasi. / Bagus.
Ada kamu disini, aku merasa tenang.
Komandan.
Kau membutuhkanku? / Kemarilah.
Kau bertanggung jawab atas keamanan. Perkenalkan komandan.
Senang bertemu denganmu, pak. Namaku Yao Qingxiang.
Timku bertanggung jawab atas keamanan delegasi.
Terima kasih atas pengabdianmu.
Suatu kehormatan, pak.
Berdiri. / Berdiri!
Aku ke sini untuk menemui kalian semua. Menyampaikan beberapa pesan.
Lin Yueming. / Pak.
Berapa rata-rata usia tim penerjemahmu?
23.
Sangat muda.
Penuh semangat.
Aku senang bertemu kalian semua.
Aku sudah tua sekarang.
Lahir di penghujung abad.
Dulu aku masih dalam kandungan,
tahun 1898,
sesuatu yang besar terjadi di Cina.
Tahun itu,
pemerintahan Qing
menyerahkan Hongkong dan hampir semua wilayah utara
Semenanjung Kowloon, dan lebih dari 230 pulau sekitarnya
kepada Inggris.
Mereka namakan itu ketekunan. Selama
99 tahun.
Itu tak dikembalikan sampai 1 Juli 1997.
Di tahun yang sama, mereka menyewakan Qingdao
dan Teluk Jiaozhou kepada Jerman.
Juga selama 99 tahun.
Memberikan mereka prioritas untuk pertambangan,
dan membangun jalur kereta di tanah Cina.
Dan itu belum semuanya.
Pada 1 Juli 1898, mereka menandatangani perjanjian sewa khusus
untuk Weihaiwei bersama Inggris.
Dan
bahkan mengizinkan mereka menempatkan pasukan.
2 tahun kemudian, di tahun 1900,
Aliansi Delapan Negara berkonvoy masuk ke Baijing.
Kaisar dan Janda Permaisuri kabur.
Tahun berikutnya,
Protokol Boxer ditandatangani. Cina harus meminta maaf,
memperbaiki kesalahan, dan membayar perbaikan.
Berapa banyak?
450 juta tael perak.
Berapa penduduk Cina waktu itu?
450 juta jiwa.
Berarti 1 tael perak per orang.
Bahkan anak balita sepertiku, yang usianya kurang dari 2 tahun,
menanggung hutang 1 tael.
Sebelum Protokol Boxer,
Cina bisa saja membalas saat diserang.
Setelah Protokol itu,
bukan hanya hak mempertahankan diri yang dilucuti sepenuhnya,
Cina juga dilarang permanen
untuk membentuk atau bergabung dengan kelompok anti-asing.
Kekerasan berarti hukuman mati.
Protokol itu juga menetapkan semua kubu pertahanan dari Beijing sampai Dagu
harus dibongkar.
Sejauh 9,5 km di luar Tianjing,
pasukan Cina dilarang ditempatkan.
Sementara itu, pasukan asing
diizinkan menempati titik-titik strategis Cina,
secara efektif menempatkan Cina
di bawah pengawasan militer permanen.
Sejarawan barat berkomentar
Cina pada titik ini telah mencapai tahap
status nasional yang sangat rendah.
Selangkah lagi
dari kehancuran total.
Inilah foto saat masa Protokol Boxer
ditandatangani waktu itu.
Protokol Boxer, saat itu hingga sekarang,
sudah genap 50 tahun.
Kita semua disini bernegosiasi di Korea hari ini
foto macam apa
yang akan ditinggalkan
untuk rakyat Cina di abad 21?
Untuk mengakhiri penandatanganan perjanjian semacam itu,
kita berkumpul disini
dari seluruh penjuru negeri, berjuang bahu-membahu di medan tempur,
dan pertahankan posisi kita
di meja negosiasi.
Itu saja yang kusampaikan.
Terima kasih.
☆ BANDAR36 ☆ Bandar Slot T erg ac or ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Terima kasih, pak. / Ini.
Qiao Zidan. / Pak.
Siapa nama rekan ini?
Namaku Li Xiao. / Li Xiao.
Dia baru dipindah ke delegasi.
No comments yet. Be the first to leave one.