لومړۍ 200 کرښې.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
SELURUH NAMA, ORGANISASI, DAN INSIDEN DALAM DRAMA INI FIKSI
Sudah kukatakan jangan beri baju itu.
Memangnya ada apa?
Wanita itu suka memukul orang yang menyelamatkannya.
Kau harus berhati-hati. Mengerti?
Apakah kau baik-baik saja?
Kau tak boleh bergerak dulu.
Dia sekolah keperawatan.
Dia membeli obat dan langsung menjahit lukamu.
Aku sarankan kau untuk langsung ke rumah sakit.
Di mana ini?
Ini rumahku.
Mau ke mana? Kau belum bisa berjalan baik.
Waktu sudah lama berlalu. Tae-sul mungkin tertangkap.
Kau salah.
- Pak Han! - Pak Han!
- Tolong komentarnya, Pak! - Pak Han!
Berita yang sama terus muncul sejak kemarin.
DIREKTUR QUANTUM & TIME, HAN TAE-SUL, DIPERKIRAKAN SEGERA KEMBALI
Dia tampak baik-baik saja.
Nomor yang Anda tuju…
- Minggir. - Kau tak boleh bergerak.
Kau harusnya berterima kasih kepadaku.
Terima kasih. Minggir.
Coba rasakan ini. Mendekatlah.
- Ibu! - Seo-hae, kau sudah pulang?
Aku mencium bau yang lezat. Apa yang Ibu buat?
Apa kau lapar?
- Ya. - Ibu buat tumis sosis dan sayuran.
Coba rasakan.
Enak, 'kan?
- Jangan makan terlalu banyak. - Baiklah.
Astaga. Kau sudah bangun rupanya. Ayo makan dulu.
Ada apa? Ayo duduk.
Kalian juga duduk di sana. Silakan duduk.
Sepertinya kakakku sangat menyukaimu.
Dia terus merawatmu saat kau tak sadar. Kakakku tak biasanya begitu.
Astaga, kau ini.
Kau hanya makan saja dari kemarin.
Jangan menikah. Ibu tak mau kau menyusahkan orang lain.
Yang benar saja. Apa Ibu benar ibu kandungku?
Jangan khawatir. Aku hidup selibat.
Aku tak akan menikah dan hidup dengan Ibu selamanya.
Apa itu hidup selibat?
Hidup tanpa menikah.
Apa kau juga begitu?
Lihat! Kini banyak yang tak mau menikah.
Hei, kau tak bisa menikah, bukan tak ingin menikah.
Itu situasimu.
Hentikan. Cepat makan.
Ibu akan memasak untukku setiap hari, 'kan?
Kau kira ibu kokimu? Astaga.
Kenapa? Masakan Ibu rasanya paling enak di dunia.
- Ya? - Itu dari aplikasi memasak.
Hapus saja. Pokoknya, masak untukku.
- Lupakan saja. - Apa yang bisa kubantu? Ibu!
- Siapa kau? Pergi dari sini. - Mau ambil piring?
Ibu! Aku akan banyak membantu.
- Astaga. - Memasaklah untukku tiap hari.
- Ya? - Astaga, hei!
Jagalah anak kita dengan baik.
Ibu! Tidak!
Ibu!
Ibu!
Ibu!
Minum ini.
Haruskah aku membeli teh lemon tadi?
Bagaimana keadaanmu?
- Ya. Terima kasih. - Ya.
Aku menang lotre dengan nomor yang kau tuliskan untukku.
Sial.
Kau tiba-tiba menghilang begitu saja hari itu.
Aku tak punya pilihan selain kembali ke rumah dengan berjalan kaki.
Namun, Pak Muk ternyata meninggal.
Dia adalah bos tempatku bekerja.
Polisi berkata dia bunuh diri,
tapi dia bukan orang seperti itu.
Aku merasa ada hal aneh terjadi.
Saat itu, aku lihat mereka yang datang ke tempatku.
Anggota Biro Kontrol.
Aku langsung tahu
- bahwa mereka sedang mencariku. - Sial.
Aku akan mati bila tertangkap.
DIREKTUR QUANTUM & TIME, HAN TAE-SUL, DIPERKIRAKAN SEGERA KEMBALI
Bila koper itu dibuka, mereka akan membunuh Han Tae-sul.
Karena itu aku bersembunyi di kerumunan orang, duduk di tanah.
Aku sangat membencimu saat itu.
Karena bertemu denganmu
hidupku menjadi kacau balau. Habislah sudah.
Namun, saat itu aku menemukannya.
Lotre yang kau tuliskan untukku.
- Aku takut pada Biro Kontrol. - Baiklah.
Jadi, aku sempat ragu.
Namun, aku akhirnya pergi beli lotre. Aku tak takut mati sama sekali.
SUPERMARKET MU
Astaga. Bagaimana ini?
- Mesinnya sedang rusak. - Apa?
Mesin lotremu bekerja?
- Ya. - Syukurlah!
Sial. Aku tak percaya.
Ini dia! Ini!
Seribu won sudah kuterima.
- Ini dia. - Terima kasih.
Dana yang terkumpul akan digunakan
untuk berbagai proyek kesejahteraan dan layanan publik
untuk keluarga berpenghasilan rendah dan yang kekurangan.
Bola terus berputar.
Angka keberuntungan pertama. Berapa angkanya?
Dua puluh satu.
Setelah 21, kita harus mengetahui angka kedua.
Enam belas.
Angka setelahnya adalah 27 dan 37.
Angka kelima…
Adalah satu.
- Astaga. - Berapa angka keenamnya?
PENGUNDIAN KE-912
Tujuh. Ayo keluarlah tujuh.
Aku mohon.
- Tujuh! - Angka tujuh baru saja keluar.
"Tujuh"?
Mari kita undi nomor bonus untuk hari ini.
Karena itulah aku menang lotre.
Aku dapat 2,8 miliar won.
Aku membayar utangku, membeli rumah serta mobil.
Namun, aku merasa tak enak.
Meski penyerangan Direktur Han Tae-sul
dari Quantum & Time sudah lebih dari sepekan,
tapi polisi masih belum bisa
- menemukan pelakunya. - Bila sesuai dengan yang ada di berita,
kau pasti akan mencari Han Tae-sul.
Karena itu aku pergi ke rumah sakit tempat Han Tae-sul dirawat.
Aku menunggu selama tiga hari berturut-turut.
Namun, tak ada yang datang.
Rumahnya besar sekali.
Dia tak ada di rumah sakit, juga tak ada di rumah.
Ke mana dia sebenarnya?
Sejak hari itu,
aku menunggu di depan rumah Han Tae-sul kecuali saat harus ke toilet.
Apa?
Lihat apa yang mereka lakukan.
Menyebalkan sekali.
Aku merasa kau telah hidup bahagia bersama Han Tae-sul
sehingga aku tak mau membantu.
Namun, aku merasa harus membalas budimu.
Karena itu aku ikuti kau.
Cepat naik!
Mobilku keren, 'kan?
Nol hingga 100 km per jam dalam 4,4 detik.
Kita meninggalkan mereka!
Benar juga. Aku tak berani mengembalikan ini di dalam rumah.
Kau agen Badan Intelijen?
Bukan.
Bagaimana kau tahu nomor lotre itu? Apa penipuan benar-benar terjadi?
Kau tak perlu tahu.
Lalu Han Tae-sul? Apa yang terjadi padanya?
Kau tak perlu tahu.
Kenapa aku selalu tak perlu tahu?
Aku harus tahu agar aku bisa membantumu.
Tak apa. Aku tak perlu bantuanmu.
Aku tak tahu apa-apa mengenai dirimu.
Jadi, namamu Gang Seo-hae?
Nama yang cantik. Apa aku boleh memanggilmu Seo-hae?
Tidak.
Kalau begitu aku panggil "kakak".
- Kenapa? - Kau lebih tua dariku.
Aku kelahiran 1997.
Aku kelahiran 2012.
Apa?
Lupakan saja. Tak usah panggil aku.
- Kenapa? - Kita tak akan bertemu lagi nanti.
Hei, kenapa serius sekali? Kau tak perlu menanggungnya sendiri.
Aku tak boleh biarkan orang lain dalam bahaya karena aku.
Orang yang tahu menerima pertolongan akan bisa membantu yang lain.
- Kau pernah dengar itu, 'kan? - Tak pernah.
Astaga, padahal kau masih tak bisa berjalan sendiri.
Aku akan tetap membantumu.
- Hei. - Bila yang kau katakan benar,
Han Tae-sul sedang ditangkap.
Bagaimana kau bisa menyelamatkannya sendiri?
Aku akan mencari cara.
Aku kembali ke rumah saja.
Dengar. Walau kau terus menolakku,
aku tetap membantumu.
Kau dengar, Kak?
- Hei. - Benar juga.
Kulihat bekas luka di pergelangan tanganmu.
Tutup dengan itu dan ingat aku setiap melihatnya.
Terima kasih telah menyelamatkan keluargaku.
Aku akan balas selamanya.
RABU, 9 SEPTEMBER
Simpan nomor ibu.
Telepon ibu bila terjadi sesuatu. Kau mengerti?
Baiklah.
Halo.
Ibu?
Apa? Halo?
Silakan berbicara.
Apa itu telepon iseng?
Sepertinya dia salah sambung.
No comments yet. Be the first to leave one.