The Penthouse: War in Life (Penthouse / Penteuhauseu / 펜트하우스)

The Penthouse: War in Life (Penthouse / Penteuhauseu / 펜트하우스)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

The Penthouse S01 KOREAN 1080p NF WEBRip DDP2 0 x264-HBO
د لخوا تبصره MarBot
netflix retail. silahkan di resync versi manapun, tapi tolong cantumkan credit uploader asli.

تګونه

webrip
web
x264
BRip
1080
په خپور شو: 2022-07-12
ډاونلوډونه: 81
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

KARAKTER, ORGANISASI, DAN KEJADIAN DALAM DRAMA INI BERSIFAT FIKTIF

DUA BULAN LALU

CHEON SEO-JIN KOLEKSI TERBAIK 2016

Suaranya sangat indah, seperti suara malaikat di surga, 'kan?

Bu Oh, kau juga mengenal Cheon Seo-jin, penyanyi sopran, 'kan?

Aku hanya mendengarkan musik trot.

Musik trot sangat populer belakangan ini.

Bagaimana? Apa kau menyukai rumah ini, Pak Cho?

Tak begitu buruk.

Sudah dilengkapi perabotan dan tak terlihat orang-orang.

Kau tak perlu cemas soal keamanan.

Sebelah sini.

Kau bisa gunakan pintu ini dalam keadaan darurat.

Pintu langsung mengarah keluar. Ini kelebihan terbesar dari rumah ini.

Ini cukup berguna.

Aku hampir lupa.

Aku ingin menanyakan ini sejak terakhir bertemu.

Padahal cuaca semakin panas. Kenapa kau selalu pakai syal?

- Kau tak merasa gerah? - Aku baik-baik saja.

Musim tak memengaruhi gaya.

Aku tak begitu suka orang yang terlalu kaku.

Mungkin aku bisa membantumu.

Ada apa denganmu?

Sudah kubilang, aku baik-baik saja.

Kau sangat gegabah.

Aku pamit. Mengenai komisi untuk kontrak ini…

Komisi?

Bu Oh, kau sungguh tak tahu malu.

Kau pikir aku tak tahu bahwa kau melakukan ini tanpa lisensi?

Aku bisa mengakhiri kariermu dengan satu panggilan telepon.

- Pergilah jika kau sudah paham. - Pak Cho.

Aku sudah ke sana kemari untuk menunjukkanmu puluhan rumah.

Aku sudah berusaha keras. Setidaknya, beri aku kompensasi.

Enyahlah. Jangan ganggu aku.

Pak Cho, meski begitu…

Halo, Sayang. Kau di mana?

Kuharap kau segera ke sini.

Aku ingin kau melihat rumah ini.

Apa? Ya.

Baiklah.

Ya.

Sial.

Dasar keparat. Kupikir dia anggota dewan terpandang.

Ternyata hanya pria berengsek.

Rasanya ingin kugiling kepalanya sampai halus.

Wanita mana yang mau berselingkuh dengan bajingan seperti itu?

Dia…

DISUMBANGKAN OLEH KANG MA-RI IBUNYA YOO JE-NI

Je-ni.

Gunakan diafragma untuk mendorong suaramu ke depan.

Kau harus bernyanyi dengan wajahmu. Resonasikan suaramu di depan wajah.

- Kenapa tak bisa? - Jika aku bisa melakukannya,

untuk apa aku mengikuti kelasmu?

Astaga.

Jawab dengan jujur. Kau ke tempat karaoke kemarin, 'kan?

Memang kenapa? Ujian tengah semester baru selesai.

Tak boleh asal menggunakan suara sebelum kompetisi.

Sudah kubilang, tak boleh bernyanyi lagu pop.

Je-ni, mau ke mana?

Dasar sialan!

Akan kuhabisi dia jika tertangkap.

Gunakan diafragma untuk mendorong suara ke depan.

Resonasikan suara di depan wajah.

Sudah kuduga.

Bae Ro-na, kau yang menguping tadi, 'kan?

Kata siapa kau boleh menggunakan ruang latihanku?

Ruangan ini milik sekolah, bukan kau.

Kau tak tahu?

Orang tuaku membuat ruangan ini untukku. Piano ini juga dibelikan untukku.

Siapa pun yang membuatnya, tetap saja ruangan ini milik sekolah.

Ini bukan rumahmu. Kenapa aku tak boleh masuk ke sini?

Tentu saja tak boleh!

Ini ruang latihanku di sekolah untuk menghemat

waktu perjalanan pulang agar aku bisa masuk ke SMA Seni Cheong-A.

Kau tak paham perkataanku?

SMA Seni Cheong-A?

Aku juga mau ke sana.

Ke SMA Seni Cheong-A?

Kau tak mungkin bisa masuk ke sana. Apa kau punya uang?

Apa ibumu bisa memberimu dukungan sebesar yang dilakukan orang tuaku?

SMA Seni Cheong-A tak akan menerima dua murid dari SMP biasa.

Kuperingatkan sekali lagi.

Itu tempatku. Jangan mimpi bisa masuk ke sana.

Yang kubutuhkan hanya suaraku.

Aku akan menang melawanmu

di kompetisi kali ini dan mendapatkan rekomendasi kepala sekolah

tanpa bantuan orang tuaku.

Lihat saja.

Omong kosong apa ini? Dia sudah gila?

Hei, berhenti.

Hei, Bae Ro-na!

Astaga, Anakku.

Kau sudah selesai latihan? Kau lapar?

Kenapa tak memakai syal?

Suara adalah instrumenmu.

Kau harus memastikan lehermu selalu hangat.

- Sudah. Ayo pergi. - Ibu, aku kesal sekali!

Ada apa? Kenapa? Ceritakan pada ibu.

Putriku, kau menangis?

Ada murid yang sangat jelek bernama Bae Ro-na di sekolah.

Dia bersikeras mengatakan akan menang melawanku

di kompetisi yang akan datang.

Dia juga diam-diam berlatih di ruang latihanku.

Apa aku harus bersabar?

Ini benar-benar gila. Kenapa kau harus bersabar?

Jangan menoleransi hal seperti itu. Ada ibu di sisimu.

Akan kutunjukkan kemampuanku yang sesungguhnya.

Pertama-tama, kita patahkan semangatnya dengan gaunmu.

Apa pekerjaan orang tuanya?

- Ayahnya sudah meninggal. - Sudah meninggal?

Lalu ibunya? Apa pekerjaannya?

Mari ke sebelah sini.

- Taman ini sangat indah, 'kan? - Astaga.

Pintu masuknya terlalu jauh.

Dekorasinya luar biasa, 'kan?

- Mari ke atas. - Melelahkan sekali.

Pemandangan di sini sangat menakjubkan, Bu.

- Benar. - Tentu saja.

Astaga!

- Astaga. - Makan ini.

Apa tak ada tempat yang lebih bagus?

Aku tak suka semua yang kita lihat.

Bukankah kau suka rumah yang kita lihat dengan agen lain?

Maafkan aku.

Jika kau memberiku waktu sehari lagi…

Lupakan.

Bu.

Terima kasih minumannya.

Kutunggu kabarnya, Bu.

Tempat les matematika?

Halo, Bu.

Apa?

Apa katamu?

Aku pulang.

Ibu dihubungi tempat les matematika.

Katanya kau sudah tak les beberapa bulan.

Kau membeli semua ini dengan uang hasil jerih payah ibu?

Sejak kapan kau membohongi ibu?

- Ibu, ini… - Ibu sudah bilang!

Kau tak boleh bernyanyi!

Aku akan bernyanyi.

Aku ingin belajar musik vokal.

Kenapa tak boleh? Kenapa Ibu melarangku? Kenapa?

Kau pintar. Gunakan kemampuanmu untuk belajar.

Ibu carikan guru privat jika kau tak suka tempat les.

Kau bisa menjadi jaksa atau dokter. Kenapa ingin bernyanyi?

Kau masih tak paham setelah melihat hidup ibu?

Kau butuh lisensi untuk bertahan hidup!

- Kau tak boleh belajar bernyanyi. - Ibu belum pernah dengar suaraku.

Tak semua orang bisa melakukannya!

Suaraku bagus!

Aku percaya diri.

Kenapa Ibu begitu melarangku?

Putrimu sangat menginginkannya. Aku menggila karena ingin bernyanyi!

Kenapa Ibu begitu keras melarangku?

Tidak, hentikan!

Hentikan!

Lepaskan!

Tak masalah. Aku sudah menghafal semuanya.

Apa?

Karya Mozart, "The Magic Flute",

dan "The Queen of the Night Aria."

FESTIVAL SENI CHEONG-A KE-25

FESTIVAL SENI CHEONG-A KE-25

Jika kau bilang akan bernyanyi lagi,

ibu akan bunuh diri di depanmu.

Kau boleh bernyanyi setelah ibu mati.

Tak boleh sebelum itu.

Kau mengerti?

Apa pun yang Ibu katakan, aku tetap akan bernyanyi.

Perbincangan mengenai Istana Hera di Samseong-dong, Gangnam-gu,

perumahan dengan harga jual tertinggi per 3,3 meter persegi, terus berlanjut.

Perumahan tersebut bahkan disebut kastel untuk satu persen orang terkaya.

Hanya setahun setelah ditempati,

harga real estate diperkirakan naik sekitar sembilan persen.

- Kenaikan harga menunjukkan… - Benar-benar keren.

HARGA RUMAH MELONJAK TINGGI

Apa aku bisa tinggal di tempat seperti itu sebelum meninggalkan dunia ini?

ISTANA HERA

AKADEMI MUSIK VOKAL BELLA VOCE

Berhenti.

Lee Min-hyuk.

Kau sungguh ingin belajar musik vokal?

Apa?

Ya.

Kau yakin tak hanya ikut-ikutan karena yang lain melakukannya?

Jika kau bernyanyi seperti ini,

jangankan Universitas Musik Seoul, kau tak bisa masuk ke SMA Seni Cheong-A.

Kau mengerti?

Jika kau datang ke kelasku tanpa berlatih, aku tak mau mengajarimu lagi.

Aku memiliki prinsip bahwa tak akan mengajar

orang yang tak berbakat dan tak berusaha.

- Kau mengerti? - Ya.

Kenapa diam saja? Masuk ke ruang latihan.

Kurasa dia tak bisa fokus akhir-akhir ini karena sedang dalam masa puber.

Aku akan memarahinya, Bu Cheon.

Kurasa tak tepat memberikan kursus hanya karena dekat dengan orang tuanya.

Jika Min-hyuk tak ada kemajuan,

aku akan mengeluarkannya.

Apa kau tahu ada banyak murid yang menunggu

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left