لومړۍ 200 کرښې.
Alih Bahasa By : Yoyong Masamba
Keluarlah.
Pelacur jalang!
Brengsek, Kau tikus sialan!
Mereka datang untukmu, brengsek!
Brengsek, tikus sialan!
Brengsek!
Tetap di sana.
Tanda tangan di sini.
Tunggu sebentar.
Punya korek?
Kau masih merokoknya dengan filter yang sudah rusak itu?
Itu akan membunuhmu, kau tahu?
Tidak usah repot-repot.
Kami ... kami dengar kau sudah bebas.
Kami punya orang-orang yang akan mengawasimu.
Aku sudah punya satu.
Jadi, kemanapun kau pergi, kau berada di pihak kami.
Kau takkan pernah melihatku lagi.
Dengar, kami datang ke sini karena menghormatimu dengan sopan dan rendah hati.
Aku bilang, jangan membuatnya terlalu sulit.
Apanya yang lucu?
Kau selalu egois.
Sampai jumpa, nak.
Selamat Natal.
Sapalah kehidupan barumu.
Ini dunia barumu, SIM, akta kelahiran, semuanya ada di sana.
Jika kau butuh sesuatu, kami sudah menyediakan semua yang kau inginkan.
- Cukup malam ini? - Ya.
- Aku akan menyusulmu. - Baiklah, sampai jumpa besok pagi.
Silahkan duduk di meja bar, tampan.
Kopi?
Ya.
Krim, gula, dan menu makanannya.
Punya steak?
Tentu saja.
Kau ingin yang bagaimana?
Setengah matang.
Kalau begitu, kau membutuhkan ini.
Aku pindah meja.
- Kau siap? - Ya Bu.
Terima kasih.
Ini steaknya.
Boom! Sudah kubilang jangan pernah membelakangi pintu.
Temanku, kau sudah pulang.
Kau tahu apa, Fazil?
Teman, kau sudah besar.
Kau sudah dewasa.
Temanku ..., Senang bertemu denganmu lagi.
Kapan kau bebas?
Hari ini. Tempat pertama yang kudatangi adalah di sini.
Apa yang kau butuhkan?
Apapun yang kau mau. akan kuberikan, ambillah untukmu
Ya?
Baiklah, bagaimana dengan bunga yang selalu kau jual padaku?
Ameen, Bunga.
Dan majalah dan koran.
Hei, beri aku ini juga.
Ambil saja, apapun yang kau butuhkan.
Dua kotak korek api.
Di luar sangat berangin
Senang kau kembali lagi.
Kau selalu kembali? Sama seperti dulu.
Terima kasih, Fazil. Senang bisa kembali.
Ya?
Siapa kau?
Ada yang bisa kubantu?
- Lena? - Kurasa kau salah tempat.
Lena!
Lena.
Lena.
Dimana dia?
- Tolong jangan sakiti aku. - Diamlah.
- Tolong jangan sakiti aku. - Dimana dia?
Sumpah, kau bisa ambil apa pun yang kau inginkan.
Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan.
- Kau tinggal di sini? - Ini tempatku.
Aku tinggal sendiri.
Silahkan, kau bisa ambil apa saja yang kau mau.
Aku janji, aku tidak akan menelepon polisi.
Berapa lama kau tinggal di sini?
Sekitar enam bulan.
Tolong, jangan sakiti aku.
Kemana perginya wanita itu sebelum kau tinggal di sini?
Sumpah, Aku belum pernah bertemu dengannya.
Ada orang lain yang mencarinya?
Apa? Tidak ada.
Biarkan aku kebelakang.
Kunci pintunya, Ameen.
- Ayo ayo ayo ayo. - Apa yang salah, temanku?
Aku ingin kau keluarkan aku lewat pintu belakang.
Lalu kunci pintu belakangnya untuk mengulur waktu.
Oke, ikuti aku.
Orang-orang ini tidak main-main, Fazil. Jangan halangi mereka.
Beri aku waktu.
Sama seperti dulu, temanku.
Ya.
Apa yang bisa aku lakukan untukmu, temanku?
Pria yang datang ke sini. Kemana perginya?
Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan, temanku.
Tidak ada yang datang ke sini. Tidak ada datang ke sini! Kecuali kau.
Kau satu-satunya di sini! Tak ada yang datang.
Buka!
Bajingan itu membuatnya sulit.
Ayo pergi dari sini.
Ayah, ini aku!
Aku tidak buta.
- Keluar dari sini! - Tak ada tempat yang bisa kukunjungi lagi.
Sial.
Ayah, kemarilah.
Kau anak bodoh kembali ke sini.
Kau tahu itu?
Aku tak punya banyak pilihan.
Tentu saja.
Bodoh.
Kau tak punya teman lagi?
Mana Lena, Ayah?
Tanya saja bosmu.
Donnie?
Oh tidak, Bunda Maria sialan.
Apa kau bercanda, Ayah?
Jadi, Lena bersama Donnie?
Brengsek ... Orang itu sangat menghormatimu.
Dia tidak ingin kau tahu.
Dia menghormatimu lebih dari yang sepantasnya.
Bajingan.
Jangan panggil aku begitu.
Kau bajingan!
Aku membesarkanmu lebih baik dari itu.
Bukan berarti kau peduli tentang apa yang terjadi padaku sekarang.
Aku berusaha mendapatkan keluargaku kembali. Kau mau bantu atau tidak?
Keluarga?
Keluarga apa?
Istrimu sudah ngentod dengan pria yang menginginkan kau mati.
dan anakmu bahkan tidak tahu apa kau masih hidup.
Sial.
Kau tak punya keluarga.
Aku punya seorang gadis kecil di luar sana yang layak untuk mengetahui siapa ayah kandungnya.
Kurasa itu sebuah keharusan.
Kau bukan seorang ayah lagi.
Itulah perbedaan dalam pikiran kita.
Nolan.
Dia memberiku ini.
Dia ingin aku memberikannya kepadamu.
Donnie mempekerjakan dia di toko perhiasan atau semacamnya
Suatu tempat dekat Jefferson.
Mereka mendapatkan penghasilan dari sana
Di sanalah kau akan menemukannya.
Jika aku jadi kau, nak. Aku akan lari sekencang-kencangnya.
Larilah sampai tidak ada yang menemukan jejak dirimu dan tidak ada yang bisa menemukanmu lagi.
Itu yang akan kulakukan.
Kau pengecut, ayah.
Itulah yang selalu menjadi masalahmu.
Ho, ho, ho. Selamat Natal!
Berikan satu sen untuk Tots of America Incorporated (Anak Yatim). Nona, Nona?
Gadis yang sangat baik. Punya recehan?
Ayo, aku sudah tua.
Pak, Kau bisa dikatakan orang baik.
Jika kau menyisihkan sepeser pun untuk masa depan Tots of America Incorporated.
Hei.
Apa-apaan ini?
Hei!
Hey sobat. Hei, apa kabar?
Tenang, tenang, tenang, tenang, tenang, teman. Ini aku, ini aku. Lihat, lihat.
Stitch?
Tenang, teman. kau membuat semua orang panik, oke?
Tidak apa-apa, teman-teman. Kami selalu bermain di gang seperti ini.
Selamat Natal.
Kenapa kalian semua berpakaian seperti ini?
Apa yang kau lakukan?
Apa yang kau pikir aku lakukan di sini?
Aku Sinterklas.
Lepaskan tangan kotormu dari pakaianku. Kau akan merusaknya.
Ini bagian dari pekerjaanmu atau apa?
Ya, aku sudah melakukannya beberapa tahun yang lalu.
Kurasa akan baik memanfaatkan sebuah kesempatan.
Kau tahu maksudku? itu membuat semua idiot ini merasa senang ....
dan mereka memberiku banyak uang.
Aku akan memberitahumu.
Tidak ada yang melakukan itu kecuali aku, Man. Tidak seorang pun!
Tapi itu memuaskan bagiku.
Tak ada yang memperlakukanmu?
Tak seorangpun kecuali kau, dasar psikopat.
Kau seperti orang gila dijalanan membawa pisau sialan untuk makan malam.
Ya, maaf soal itu.
Ya, kau seharusnya tidak melakukannya, Kau bajingan sakit.
Hei, tempelkan janggutmu, kawan. anak-anak bisa melihatmu.
Hei Bu, dia bukan anak kecil lagi. dia sudah dewasa.
Dia seharusnya tidak percaya Santa lagi.
- Hei, sialan kau. - Kau mau entod?
Kau mau entod? Yah, kau benar.
Nak, ibumu pembohong.
- Santa tidak ada. - Brengsek.
- Hei teman, ada apa denganmu? - Apa?
Inilah omong kosong yang harus kuhadapi setiap hari.
Apa yang kau bicarakan?
Itu... wanita itu menyebalkan.
Maksudku, maaf ekspresiku tapi dia menyebalkan.
Baiklah.
Masa bodoh, Kau tahu apa yang harus kita lakukan? Ayo pergi dari sini.
No comments yet. Be the first to leave one.