لومړۍ 200 کرښې.
Selamat pagi.
Kau datang lebih awal hari ini.
Mohon tunggu sebentar. Jam berkunjung akan segera dimulai.
"Diari"
"Pacarku Orang India yang Baik"
Hei, bangun!
Pukul berapa ini?
Kau tidur seperti babi, apa kau tak malu?
Minum susunya.
Sarapanlah sebelum berangkat.
Bayar uang sewanya.
Halo.
Kong!
Cepat, Krishna! Aku terlambat!
Tenang, Kong! Tenanglah!
Tak bisa! Aku harus bekerja hari ini.
Jangan bekerja. Berjudilah denganku.
Dari mana kau mendapatkan uangnya?
Ayahku memberiku uang untuk membayar sewa.
Apa kau gila? Bagaimana jika kau kehilangan semua uangnya?
Tidak hari ini!
Aku akan membawa Dewa Keberuntungan bersamaku.
Tapi Dewa Keberuntungan akan terlambat.
Biar kuselesaikan pekerjaan ini, aku akan pergi denganmu setelahnya.
Tidak, aku mau pergi sekarang.
Baiklah, aku akan memberi tahu ayahmu.
Jangan beri tahu ayahku!
Baiklah, aku akan mengantarmu bekerja.
Ayo.
Ayo.
Jangan bertaruh terlalu banyak.
Simpan untuk biaya sewa. Itu uang ayahmu.
Kartu bagus di ronde ini, semuanya.
Ada apa?
- Semuanya. - Apa kau gila?
Kau curang.
Hei, Pecundang.
Aku tidak curang. Kau kalah.
Dasar bodoh.
Apa katamu?
Lepaskan!
Berhentilah bertengkar.
Berhentilah bertengkar.
Berhenti!
Sedang apa kau di sini?
Berkelahi?
Perkelahian saat mabuk?
Tunjukkan KTP.
Kau bisa bahasa Kanton?
Aku tak bisa bahasa Kanton.
Kau orang Hong Kong?
Kalau begitu, pakai bahasa Kanton.
Aku orang Hong Kong.
Aku tak tahu bahasa Kanton.
Bisa bahasa Inggris?
Tidak bisa bahasa Inggris.
Kau lihat apa?
Jadi, dari mana asalmu?
Pakistan?
Bukan Pakistan.
India?
India.
India! Mumbai, aku pernah pergi ke Mumbai.
Bagus sekali.
Kau sungguh pernah ke sana?
Tentu saja tidak.
Yoga, Bollywood, menari, bukan?
Tunjukkan tarian, aku akan percaya kau dari India.
Tentu!
Semua orang hanya tahu kari India
Ya, aku Sing yang mengguncang Causeway Bay
Goyangkan tubuhmu tak seksi
Orang India ini tampak sangat bingung malam ini
Astaga, kenapa?
Kau menonton Serie A Aku menonton I-League
Lebarkan kakimu dan menarilah di lantai
Astaga, kenapa?
Ritmeku sesuai dengan langkahnya
Lebarkan kakimu dan menarilah di lantai
Mainkan seruling dan bergoyang Semua orang berlari
Makan pisang, main "Street Fighter" Puji semangat India
Api Yoga, semua orang bersemangat
Celana pendek, semua berpisah Dan aku tak tahu
Main kartu, menangkan uang
Semua orang memberkatimu Jangan salahkan aku karena jahat
Aku yang memimpin Semuanya tolong diam
Kau pasang taruhan, aku dapat uang
Aku merasa kurang sehat
Astaga, kenapa?
Kau menonton Serie A Aku menonton I-League
Lebarkan kakimu dan menarilah di lantai
Astaga, kenapa?
Ritmeku sesuai dengan langkahnya
Lebarkan kakimu dan menarilah di lantai
Tetaplah di rumah Jadilah pemuda India
Tak bisa mengimbangi geng Di Causeway Bay
Aku bertemu teman sekampungku
Menghabiskan hari di Tsim Sha Tsui
Pembukaan Wastu Chungking
Tapi tersesat di Yau Ma Tei
Tahu yang bau terasa hambar
Jatuh ke lantai tanpa sengaja
Cepat bergerak! Di ujung lorong, Curry King
Q Bobo, dia yang terbaik Aku ingin dia menjadi kakakku
Dia bilang "Kakak, halo, apa kabar?"
Apa yang bisa kubantu?
Kau pernah bertemu penduduk lokal?
Cobalah memahami Hong Kong
Semua orang hanya tahu kari India
Ya, aku Sing yang mengguncang Causeway Bay
Goyangkan tubuhmu yang tak seksi
Orang India ini tampak sangat bingung malam ini
Astaga, kenapa?
Kau menonton Serie A Aku menonton I-League
Lebarkan kakimu dan menarilah di lantai
Astaga, kenapa?
Ritmeku sesuai dengan langkahnya
Lebarkan kakimu dan menarilah di lantai
Hei! Jangan pergi.
Lupakan saja.
Mereka bukan milik kita.
Apa yang kau pikirkan?
Aku memberimu uang untuk membayar sewa.
Bukan untuk judi atau alkoholmu.
Maafkan aku, Ayah.
Apa?
Jangan minta maaf sampai kau dapat pekerjaan.
Uangnya...
...adalah uang hasil kerja kerasku!
Sebaiknya kau mencari pekerjaan.
Beri tahu dia, Ibu!
Ayah tahu tidak mudah mendapatkan pekerjaan di Hong Kong.
Kenapa kau memarahinya?
Kau bilang mendapatkan pekerjaan tidak mudah.
Dia berusaha keras.
Benar, Nak?
Lihat kakakmu.
Dia punya pekerjaan bagus.
Serta adikmu...
Dia bekerja paruh waktu, mengajar, dan mengajar tari.
Jangan bandingkan aku dengan mereka.
Aku tak mau tinggal di sini.
Jika ingin menetap di Hong Kong,...
...kenapa Ayah tidak mengajak kami sejak awal?
Kau pikir mudah memindahkan kita ke Hong Kong sekaligus?
Kau tahu betapa mahalnya membesarkan kalian bertiga?
Ini keterlaluan.
Lihat! Jika menyangkut Ayah, itu tidak mudah.
Ayah ingin aku tinggal di sini dan mencari pekerjaan.
Standar ganda macam apa yang Ayah miliki?
Kau tak tahu adikmu punya tiga pekerjaan?
Kubilang jangan bandingkan aku dengan mereka.
Aku tak mau tinggal di sini.
Aku ingin kembali ke India.
Krishna, berhenti mengatakan kembali ke India.
Aku membawamu ke sini.
Takkan kubiarkan kau kembali ke India.
Aku tak mau tinggal di sini.
Aku ingin kembali ke India.
Kenapa Ayah sangat menyebalkan?
Ambillah. Kau masih bisa menggunakannya untuk dua hari lagi.
Semangat.
Bersikap baiklah pada Richard saat dia tiba.
Selalu Richard yang itu.
Aku heran kau terus memercayai Richard.
Apa itu? Ada apa dengannya?
Tanpa bantuannya, kita tidak bisa melewati masa sulit ini.
Kita akan berakhir seperti kakakmu.
Kau yakin suamimu meninggal karena serangan jantung?
Bukan, itu karena Richard.
Dia menipunya.
Berhenti mengatakan itu!
Hei, dia datang.
- Hai, Bibi. Jasmine. - Hai.
- Bibi. - Hai, Richard.
- Lama tidak bertemu. - Ya, lama tak bertemu. Apa kabar?
Aku tak apa.
Kau tampak cantik hari ini.
Terima kasih.
Jasmine memang cantik.
Kau tidak bisa berpaling darinya.
Bibi lucu sekali.
Omong-omong, Richard.
Utangmu sudah lunas?
Jangan khawatir.
Sudah beres.
Ya, terima kasih, Richard.
Tidak masalah.
Semoga kau tak keberatan kami sudah memesan makanan.
- Tentu saja tidak. - Ini dia makanannya. Mari makan.
Ya, ayo makan.
Jasmine, berikan makanan untuk Richard.
Bibi.
Jasmine berpikir aku gemuk.
Jadi, aku berdiet.
Biar kuberikan dada ayam favoritmu.
Terima kasih.
Tidak apa-apa. Mari makan.
Ya, ayo makan.
Kau tidak gemuk. Jangan khawatir!
No comments yet. Be the first to leave one.