Undercover

Undercover

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

3 فصل

د خپرونې معلومات

Undercover 2019 S03E06 1080p WEB h264
د لخوا تبصره UFSIMV
EPS 06

تګونه

web
1080
په خپور شو: 2022-02-11
ډاونلوډونه: 26
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

Hari ini kau pria sejati.

Kuat, setia.

Menjaga keluargamu.

Sakitnya segera hilang.

Bayangkan semua barang yang bisa kau beli dengan uangmu.

Juga hadiahnya dan emasnya.

Aku bangga kepadamu.

Ikut aku.

Kau siap? Kau seperti bos! Hebat!

Peter akan datang ke pesta malam ini?

Ya, bersama Bouman.

Tidak boleh.

Kenapa tidak? Kita sudah membahasnya.

Kenapa ada nomor Peter di tasmu?

Kalian makan siang bersama?

Tidak.

Nomor itu ditulis di tagihan restoran.

Peter menulisnya saat kami pergi ke hanggar.

Aku juga bilang Timur akan tetap menjadi kontaknya.

Ponselmu.

Kau akan memeriksaku?

Astaga. Sungguh?

Aku bilang aku tak mau berbisnis hingga kau setuju.

Periksalah jika mau.

TAGIHAN THE LAKE

Ini ada di tas Leyla.

Tertulis nomor Peter.

Leyla bilang dia ke hanggar bersama Bouman dan Peter,

bukan restoran itu. Aku ingin tahu apakah dia berbohong.

Baik, Saudaraku. Akan kucari tahu. Baik!

Terima kasih.

Undangan ini bagus.

Leyla bisa membuat Serkan berubah pikiran.

Kau harus bertemu Serkan,

agar kesepakatan itu cepat terjadi.

Namun, tak akan mudah karena ada pesaing.

Dia harus segera disingkirkan.

Sebelum kita disingkirkan.

Namun, entah siapa dia.

SELAMAT, HALIL ORLANDO

Itu sebabnya Patrick dan Tanguy menyiapkan operasi pengawasan.

Di rumah Serkan dan Leyla, saat semua orang datang ke pesta.

Semoga kita bisa tahu identitas pesaing itu.

Maka kita tahu siapa lawan kita.

Serkan biasanya tak meninggalkan rumah.

Ini juga momen untuk memasang kamera dan penyadap.

Kebocoran sudah ditutup.

Kini pertarungan ini adil.

Ini tahap akhir.

Harus terjadi sekarang.

Pelan-pelan. Jangan dipaksakan. Kau hamil delapan bulan lebih.

Ayolah. Hamil itu bukan penyakit.

Ya, tetapi aku mengenalmu. Pelan-pelan.

Apa kau menjaga Ibu?

Ya!

- Sampai jumpa. - Semoga berhasil!

Jangan garis-garis.

Halo?

Apa?

Itu aneh. Ya, aku akan ke situ.

Sayang, alarm di toko berbunyi.

Semua akan mengeluh. Biar kuperiksa sebentar.

Anak-anak, ikut ayah kalian.

- Ibu tak akan lama. - Baik. Ayo, Sayang.

- Igor, kenapa di sini? - Kita harus bicara.

Kau nyalakan alarmnya?

Ada cara lain untuk bicara denganku.

Aku diberi tahu Timur

bosku di Berlin harus menunggu kiriman mereka.

Benar, hanya pengecualian sekali saja…

Hei!

Bosku bayar uang muka.

Uang muka yang besar.

Perbedaan antara menerima barang tepat waktu

atau sepekan kemudian mungkin kecil bagimu.

Namun, di tempatku,

perbedaan kecil bisa punya konsekuensi besar.

Misalnya, ujung pisauku ini.

Tak berbahaya.

Namun, dimasukkan beberapa sentimeter lagi…

Konsekuensi besar.

Kita sepakat.

Waktumu dua hari untuk mengirimkan. Sesuai janji.

Tak ada pengecualian.

Ada pepatah dalam keluargaku.

Beruang serang serigala yang sendirian, ia akan selalu menang.

Namun, kawanan serigala datang,

beruang akan hancur.

Beruang.

Untungnya, kita bukan hewan.

Kita hanya pebisnis.

Mari pertahankan itu.

Hai, Lars.

- Ferry belum siap? - Belum.

Dua menit!

Apa kau suka di sini? Tinggal bersama?

Mencari sesuatu?

Aku haus.

Ya.

Ya. Tak perlu.

Ayo pergi.

Kau harus tetap fokus. Jangan berbuat bodoh.

- Tidak. - Aku janji ke Daan.

Tak apa. Kau bisa memercayaiku.

Kami menyayangimu, ya?

Sekali lagi dan aku bisa menyewa orang lain.

Jika butuh sesuatu, hubungi aku.

- Dah! - Dah.

- Kau ganti pakaian? - Ya.

Ajak saudaramu masuk. Kami akan menyusul.

Hei, Anakku!

Ayo, pergilah. Cepat.

Ayo.

Ada apa?

Orang Rusia menungguku.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Mereka ingin pil tepat waktu, atau kita berperang.

Perang? Akan kuhajar…

Jangan khawatir.

Kita urus mereka nanti.

Namun, mereka benar.

Kita harus menjaga komitmen.

Kita butuh pil. Sekarang.

Jika tidak, semua orang berbaris di depan toko.

Dengar.

Nanti Ferry dan Peter datang. Bicaralah bersama mereka malam ini.

Kami belum buka.

Hanya satu pertanyaan.

Baik.

Aku mencari saudariku, Leyla.

Dia belum pulang sejak kemarin.

Kami dengar dia kemari

dua hari lalu dengan rekan bisnisnya.

Akan kuperiksa.

- Dua hari lalu? - Ya, Leyla Bulut.

Tidak ada Bulut atau Leyla di sini.

Nama rekan bisnisnya?

Peter Bogaert.

Bogaert, tidak ada di sini.

Di sini juga tidak ada.

- Kau punya fotonya? - Tentu.

Ini.

Sekitar tengah hari.

Tidak. Maaf, andai aku bisa membantumu,

tetapi dia tidak kemari.

- Baik. - Hai, Bos!

Semoga saudarimu segera ditemukan.

Ya, aku juga berharap begitu.

JIKA TIDAK DISUNAT, TAK ADA WANITA UNTUKMU.

JADI, AKU AKAN DISUNAT SELAMAT DATANG DI PESTAKU!

Max?

Seorang pria Turki dengan kucir kuda baru datang.

Dia ingin tahu apa kau dan Leyla kemari.

Kau bercanda.

Jangan khawatir, aku diam.

Aku tahu ini sensitif, tetapi…

sebaiknya kau berhati-hati.

Baik. Terima kasih.

Timur menanyakan soal aku dan Leyla ke restoran itu.

Lalu?

Kita melanjutkan, ya?

Kita tamat jika tak tahu pesaing itu hari ini.

- Kau punya uang? - Apa?

Aku tak bawa hadiah. Daan selalu mengurusnya.

- Aku tak bawa apa pun. - Hei.

Berikan kepadaku.

Serkan. Lama tak berjumpa.

Ferry.

Banyak yang terjadi sejak itu.

Pertama, kau punya putri cantik.

Sekarang, seorang putra.

Aku ingat dahulu nyaris mustahil

untuk bicara dengan Ferry Bouman.

Lihat sekarang.

Satu pesan dan kau datang.

Lebih mudah aku kemari daripada kau menemuiku, bukan?

Taruh di mana uangku?

Berikan kepadanya, jika mau.

Lihat ini, Nak. Hai.

Separuhnya untuk saudarimu. Ingat itu.

Serkan, ini Peter. Peter, ini suamiku, Serkan.

Senang bertemu denganmu.

Selamat. Kau pasti bangga kepada putramu.

- Ini untukmu. - Indah. Terima kasih!

Terima kasih. Nikmati makanan dan musiknya.

Jika butuh sesuatu, cari aku. Kau tamu kami.

Mungkin nanti kau ada waktu.

Agar kita bisa bicara.

Selamat datang!

Sial.

Selamat sore. Hai, aku Ferry.

Tepuk tangan yang meriah!

Apa kau suka?

Kemarilah.

Pelan-pelan.

Tak apa-apa. Bagaimana menurutmu?

- Sama-sama. - Angkat dia.

- Timur, seharusnya tak perlu… - Ayo. Naiklah.

More Indonesian subtitles for Undercover

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left