لومړۍ 120 کرښې.
Alih bahasa: AfidC2N
Kucing Samurai
IDFL™ SubsCrew
Naze iku no ka? Nani o ou no ka?
Kesshite yuruganai kokorozashi
"Kichi" to deru ka "kyo" to deru no ka
Mimi o togisumasu yaiba no koe yo
Kamishimeta kiai to ka no bushi no michi
Nasake o sutete fuminarasu
Iza michi o ikeba miete kuru ka
Onore no ashiato furimukuna
Michi o ikeba koete miseyo
Onore ni makeji to wagamichi yo
なぜ行くのか 何を追うのか Kenapa kau pergi? Apa yang kau kejar?
決して揺るがない志 Tekad yang kuat takkan tergoyahkan
吉と出るか 凶と出るのか Dalam kebaikan maupun keburukan
耳を研ぎ澄ます 刃の声よ Tajamkan pendengaranmu untuk mendengarkan suara pedang
かみしめた 気合と喝の武士の道 Rasakanlah seruan perang, jalan seorang prajurit
情けを捨てて 踏みならす Buang jauh belas kasihmu
いざ道を往けば 見えてくるか Saat kau menapaki jalan itu, apa kau melihatnya?
己の足跡 振り向くな Jangan mundurkan langkah
道を往けば 超えて見せよ Aku akan berusaha dan melalui jalan ini
己に負けじと 我が道よ Takdirku takkan menyerah padamu
Direktur: Yamaguchi Yoshitaka
Episode sebelumnya
Itu pasti kucing iblis!
Samurai hebat sepertimu cocok untuk tugas ini!
Tolong singkirkan Tamanojo!
Maaf ini bukan urusan pribadi.
Ini guci kucingnya.
Guci kucing?
Tamanojo di dalam sini?
Jangan pernah membukanya.
Kekejamannya dikenal di seluruh Edo.
Cara penyiksaan air-nya dikenal sangat kejam.
Menarik.
Benar!
Lho...
Gucinya kutaruh di tempat yang aman.
Di sini?
Tamanojo muncullah di mimpiku!
Tuanku ingin menemuimu di dalam mimpinya.
Akan kukubur kau di halaman kami.
Sesekali muncullah di mimpinya.
Hei, Sakichi!
Apa ini?
Belakangan aku mendengar gosip aneh.
Orang-orang melihat kucing yang sama seperti Tamanojo.
Hanya dengan kemampuan pedangmu, tak ada klan yang akan menerimamu.
Kau...
Dengan satu syarat.
Kami ingin kau sengaja mengalah.
Pikirkanlah.
Hanya dengan sekali pertandingan hidupmu akan berubah.
Di masa lalu, akan kutolak tanpa ragu-ragu.
Tak peduli siapa lawannya.
Akan kukalahkan dia.
Itulah jalan seorang samurai.
Episode 9
Aku Sakichi.
Ada sesuatu yang ingin kuberitahu.
Tolong buka pintunya!
Samurai-sama, permisi sebentar.
Hei... Hei...
Bisa gawat jika aku terlihat!
Kau tahu...
Ishiwata mulai berbicara hal-hal aneh.
Halah.
Dia bilang "Tamanojo mungkin masih hidup".
Mampus aku!
Tentu saja aku tak meragukanmu, tapi...
Tamanojo sudah kubunuh.
Haruskah kita masuk?
Jangan buru-buru.
Iya, ya?
Sepertinya aku terlalu gugup.
Aku seperti seorang penakut.
Lalu,
cepat atau lambat Ishiwata akan menyadarinya.
Seharusnya dia tak membuang-buang waktu mencari kucing mati.
Satu lagi...
Bagaimana caranya tuanku bisa hidup normal lagi?
Pelihara kucing baru.
Tidak, tidak!
Jangan memelihara kucing!
Yang dibutuhkan tuanku bukanlah kucing!
Tuanku harus menghargai orang yang memberinya dukungan dan perawatan sehari-hari.
Aku ingin ia segera menyadarinya!
Jika memelihara kucing lagi,
maka terjadi lagi, kau melakukan ini...
Mohon bantuannya.
Menjijikkan.
Baiklah, itu saja.
Apa yang merasuki pikirannya?
Ayo.
Iya.
Tidak ada siapa-siapa.
Hachi.
Kau tetap di sini.
Berjaga.
Sendirian?
Gawat!
Ssstt...
Halo.
Ah sial.
Hei.
Apa kau haus?
Mau minum?
Apa?
Bukan apa-apa.
Kau meminta ronin itu untuk membunuh Tamanojo, 'kan?
Kau membayarnya berapa?
2 ryo? 3 ryo?
Aku tidak mengerti maksudmu.
Oh begitu, begitu toh.
Capek.
Maaf mengganggu.
Kau tidak menggangguku!
Jangan keras-keras.
Ada apa?
No comments yet. Be the first to leave one.