The First Girl I Loved

The First Girl I Loved (喜歡妳是妳)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

The First Girl I Loved 2021 1080p BluRay x264 AAC5 1 id
د لخوا تبصره koleksifilmserial
Dwnld linx @ https://t.me/glseriesmultisub/975

تګونه

bluray
په خپور شو: 2025-08-03
ډاونلوډونه: 82
د اوریدلو معیوبیت: No
FPS: 24

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Lee Wing-Lam, maafkan aku.

Kamu kenal aku?

Tentu saja kenal.

Tanggal 15 November, aku akan menikah.

Bisakah kamu jadi pengiring pengantinku?

Nona Lee sudah ada di dalam.

Terima kasih.

Aku ini orang yang sangat takut memakai rok.

Karena itu aku tidak pernah suka menjadi pengiring pengantin.

Hanya kali ini, aku tidak bisa menolaknya.

Karena pengantin wanitanya adalah orang pertama yang kucintai dalam hidupku.

Tahun itu, lagu Eason Chan "Raja Karaoke",

memenangkan penghargaan lagu terbaik.

Leslie Cheung baru saja menggelar konser "Passion"-nya di Hong Kong Coliseum.

Sampul majalah "YES!",

adalah Nicholas Tse yang memegang gitar untuk "Hidup VIVA".

Guru bilang kita sangat beruntung,

karena kita hidup di era yang penuh dengan kebebasan memilih.

Namaku Lee Wing-Lam.

Berkat sistem pendidikan "satu jalur" di Hong Kong,

aku sudah bersekolah di sekolah khusus perempuan selama dua belas tahun.

Menjadi ketua kelas selama dua belas tahun, tiga tahun sebagai pengawas kedisiplinan.

Aku tidak sembarangan berteman dengan orang.

Mereka ini, aku hanya menyebutnya "teman sekelas".

Menurutku, melanggar peraturan sekolah ya tetap melanggar.

Hitam ya hitam, putih ya putih.

Kalian semua mengerti maksudku?

Bubar.

Ini adalah satu-satunya teman baikku selama ini.

Namanya Lee Sam-Yuet.

Bersamanya terasa sangat nyaman.

Terkadang bisa sangat seru, tapi sebenarnya bisa juga sangat membosankan.

Setiap malam, sepertinya kami punya topik yang tak ada habisnya untuk dibicarakan.

Rekor terlama kami adalah mengobrol semalaman selama enam jam.

Suatu kali kami bicara tentang impian.

Dia bilang suatu saat nanti dia sangat ingin membuat filmnya sendiri.

Dan impianku?

Setiap perempuan pasti punya surat cinta yang berani ditulis tapi tak berani dikirim.

Tentu saja aku juga begitu.

Perasaan cintaku yang terpendam ini hanya kuceritakan pada sahabat yang paling kupercaya.

Tapi tak kusangka, yang membantuku mengirimkan surat cinta ini,

ternyata adalah dia.

Lee Wing-Lam.

Jangan pergi dulu.

Ada yang ingin kukatakan padamu.

Suratmu kukembalikan.

Surat ini bukan punyaku.

Yang ini juga bukan punyaku.

Yang ini punyaku.

Sebenarnya, punya perasaan pada seseorang itu hal yang baik.

Tapi jangan terlalu cepat.

Lagi pula,

aku akan segera menikah.

Aku akan meninggalkan Hong Kong,

pindah bersama istri baruku.

Begitu ya?

Selamat ya.

Maaf.

Kenapa kamu mengerjaiku?

Apa?

Aku tanya padamu,

kenapa kamu mengerjaiku?

Kamu bicara apa?

Sudah cukup main-mainnya?

Kenapa kamu memarahiku?

Kenapa kamu melakukan ini?

Aku lebih suka dia tidak pernah tahu selamanya.

Kenapa kamu melakukan ini?

Karena...

yang kusuka itu kamu, bodoh.

Halo, aku Wasabi.

Malam ini kita enaknya bicara tentang apa ya?

Bagaimana kalau kita ajak teman lama kita untuk mengobrol?

Cinta.

Tapi malam ini kita bahas tentang cinta terpendam.

Bukan kamu yang naksir orang lain,

tapi kamu yang ditaksir.

Jangan pikir kalau ditaksir orang, kamu tidak akan tahu apa-apa.

Karena orang yang menyukaimu juga ingin kamu tahu.

Jadi, dia akan meninggalkan jejak untuk mengujimu.

Misalnya, mencari-cari alasan untuk mendekatimu.

Pura-pura tidak sengaja bersentuhan fisik denganmu.

Bahkan kalau dia sedikit lebih berani,

dia akan mengatakannya langsung padamu,

untuk melihat reaksimu.

Kalau begitu, kenapa kamu tidak coba suka sesuatu...

...yang orang lain tidak izinkan kamu sukai?

Misalnya?

Aku.

Kalau reaksimu kaget,

saat itu juga dia akan langsung pura-pura bilang itu hanya bercanda.

Bagus kan?

Biar aku catat.

Kamu akan mulai sadar kalau dia penasaran dengan semua tentangmu.

Bahkan dia akan memandangimu sambil tersenyum-senyum sendiri.

Bagaimana?

Benar kan ada seseorang yang muncul di pikiranmu?

Kalau memang benar,

lagu ini untukmu.

Juga untuk semua orang yang ingin mencintai tapi tak berani.

Ketua kelas, tolong bagikan ini.

Kalian punya waktu empat puluh menit untuk menyelesaikannya.

Semuanya bersiap.

Sekarang boleh dimulai.

Bu Zhang, saya merasa sedikit tidak enak badan.

Bolehkah saya ke ruang kesehatan?

Sekarang sedang ujian.

Kamu tidak enak badan, atau tidak bisa mengerjakannya?

Saya sedang nyeri haid.

Apa bisa langsung sesakit itu?

Bisa.

Ketua kelas, cepat pergi dan cepat kembali.

Pegang ini.

Airnya mana?

Airnya datang, airnya datang.

Dingin sekali.

Wah, tanganmu dingin sekali.

Tanganmu hangat sekali.

Lee Wing-Lam.

Sebenarnya yang kemarin itu aku cuma bercanda.

Bagaimana kalau kita anggap tidak ada apa-apa yang terjadi?

Awalnya aku juga berpikir dia pasti bercanda.

Tapi entah kenapa, setelah mendengar dia berkata begitu,

aku malah semakin merasa kalau ucapan itu mungkin benar adanya.

Tidak bisa, kurasa aku harus segera bicara jelas dengannya.

Semuanya, kosongkan mejamu.

Letakkan semua barang di atas meja.

Cepat sedikit.

Itu apa?

Peraturan sekolah sudah tertulis dengan jelas.

Semua siswa dilarang membawa ponsel.

Ponsel ini milik siapa?

Itu...

...milikku.

Jujur sekali? Mulai hari ini,

pulang sekolah bersihkan gereja selama seminggu.

Dengan senang hati.

Ayah mengerti, Ayah tahu.

Itu salah ibumu.

Sudah malam, cepat tidur, jangan terlalu dipikirkan, tidak apa-apa.

Gimana? Anakmu masih marah?

Kalau aku juga pasti marah.

Dia kan pengawas kedisiplinan.

Kamu juga sih, kenapa sembarangan menaruh ponsel di tasnya?

Mana aku tahu tidak boleh dibawa!

Aku kan berpikir akhir-akhir ini keamanan di sekitar sini kurang baik.

Sama-sama.

Biar aku bantu.

Biar aku saja.

Masalah ini kan awalnya bukan urusanmu.

Guru hanya menghukumku, bukan kamu.

Kamu kan ketua kelas.

Terima kasih.

Kaitan bra-mu salah pasang.

Semuanya, perhatikan.

Pelajaran hari ini kita akan menari dansa.

Satu kelompok dua orang, cari pasangan sendiri.

Kalau sudah dapat pasangan, silakan duduk.

Bagaimana? Sudah dapat pasangan?

Aku akan menari denganmu.

Satu, dua, tiga...

Siapa yang jadi laki-laki, siapa yang jadi perempuan?

Laki-laki.

Yang laki-laki, rangkul pinggangnya.

Tegakkan punggung.

Satu, rileks.

Baik, sekarang tukar peran laki-laki dan perempuan.

Tidak mengerti? Disuruh tukar peran saja tidak mengerti?

Mulai.

Satu, dua, tiga...

Lebih dekat sedikit.

Satu, dua, tiga...

Jangan salah paham.

Sebenarnya aku tidak menerimanya.

Tapi aku juga tidak menolaknya.

Begitulah.

Kami mempertahankan hubungan ini selama hampir satu semester.

Sepertinya kami berdua punya pemahaman yang sama untuk tidak membahas hal itu lagi.

Kami kembali menjadi sahabat yang murni seperti dulu.

Hmm...

Seharusnya begitu.

Pengawas, belum tutup pintu?

Oh.

Aduh, macet.

Ayo pergi.

Kenapa pergi?

Tidak bagus ya?

Bagus kok.

Makanya aku tidak mau nonton dulu.

Kenapa?

Karena terlalu bagus,

aku tidak tega menyelesaikannya sekaligus.

Aku mau pulang dan membayangkan sendiri,

akhir ceritanya akan seperti apa.

Eh, ada namaku.

Pasti mahal ya.

Ayo pergi.

Kamu suka?

Nggak.

Halo?

The First Girl I Loved subtitles in other languages

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left