لومړۍ 200 کرښې.
Diterjemahna neng: NDASERUAG
-- Selamat Mendeleng ---
PELURU BERBAHAYA
Kamu tak bisa mengimbangiku.
Ya sudah, ayo?
Ada apa? Kemari. Ayo.
- (Nick) Apa itu, RC? - (Odessa) Terlalu lambat, PK.
Bermainlah yang sportif, kawan.
Aku yakin itu pelanggaran, RC.
Hei, PK, perhatikan.
Kamu di mana, PK?
- Aku di sini. - Aku ingin lawan.
Itu di sini. Ambil bolanya dengan cara curangmu.
Kamu tak apa-apa, Nick?
- Ya. - (Odessa) Bangunlah, bung.
Kamu tak bisa mengalahkan kami, Nak.
- (Nick) Awas! - Di depanmu, bodoh.
Istirahat.
- Ayolah. - Istirahat!
- Kamu tak apa-apa? - Aku bersenang-senang.
- Ini omong kosong, Nick. - Jangan khawatir.
Intinya berhenti bermain seperti orang kulit putih.
Kamu jadi lembek. Mau berdoa?
- Berdoalah. - Aku akan pertimbangkan.
Bola kami. Kamu siap?
Akan kumasukkan bolanya.
Kamu perhatikan bolanya. Ada namamu di situ.
- Kamu di mana? - (Odessa) Halangi dia, RC.
Beralih. Nick.
Ambil, Nick.
Ayo. Aku tangani dia.
- (Odessa) Ya ampun. - (Larry) Hei, bolanya.
Ayo, Nick.
Aku menyerah.
Ya.
'Kembali' (perlawanan) yang bagus, PK.
Kembali?
- Aku tak pernah pergi. - Sebaiknya simpan itu,
karena kamu takkan menghasilkan banyak uang
dengan pekerjaan omong kosongmu itu!
Akan kuambil mobilnya.
Tak mau telat ke kerjaan omong kosong kita. Permisi.
Sampai ketemu.
Mobilmu baru, Odessa?
Baru buatku.
Ada masalah dengan pengapiannya, ya?
Masalahnya aku terlalu sibuk dengan banyak wanita,
sampai tak sempat mengurus hal lain. Kita akan bermain minggu depan?
Kurasa tidak, O.
Permainan kita sudah berakhir.
Hanya di lapangan, kawan.
Apa kabar?
Baik. Jadi kamu membeli ini dalam kegelapan?
Sepatumu.
Tapi ini klasik, sayang.
Ini bagus. Karya klasik, seperti Moby Dick.
Kamu menontonnya?
Ya, aku tahu itu.
Aku menulis tesis tentangnya, dan mendapat nilai A.
Aku terkesan.
Aku tak ingin menyombongkan diri atau apa pun, tapi...
Jadi, kamu jurusan Bahasa Inggris?
Bukan.
- Sekolah hukum, UCLA. - Alice, ayo.
Harus pergi sekarang?
- Ya. - Biar aku bantu.
Jadi kamu kuliah di USC?
Hebat. Itu sekolah bagus. Aku juga suka maskot Trojan mereka.
Sayang sekali kamu ingin menjadi pengacara.
Memang kenapa?
Karena kita butuh lebih banyak pengacara
seperti kita butuh Moby Dick putih besar.
Sebenarnya aku akan menjadi
presiden kulit hitam pertama, jika Jesse Jackson tidak mendahuluiku.
Aku hanya tak memiliki seorang ibu negara,
dan aku akan diwawancara hari Sabtu jam 8:00
jika kamu tertarik.
Ayo, neng.
Maaf, aku sibuk.
Kamu tidak sibuk. Sibuk ngapain?
Aku mendapat tawaran menjadi Ratu Sheba.
- Ratu Sheba? - Benar sekali.
Wow, tapi setiap ratu membutuhkan raja, kan?
Ya.
Mungkin aku bisa membantumu memakaikan mahkotamu?
Ya, terima kasih, Larry.
Kamu seorang polisi?
Ya. Dan sebenarnya...
kamu parkir secara ilegal.
Kurasa aku harus memberimu surat tilang.
Jika mau menebusnya,
silakan kamu mengemis dan memohon padaku, Sabtu jam 8:00.
Aku kasih tau.
Aku punya firasat tentang gadis cantik ini.
- Ya, kamu punya firasat. - Cara aku merasakannya,
cara dia menatapku saat sedang bermain basket, setiap detiknya...
Dan dia mengambil sepatuku.
Itu pertanda bagiku, ketika seorang wanita mengambilkan sepatumu.
Ya, tapi kenapa kamu berpikir dia merasakan sesuatu padamu?
Aku tak tahu.
Yang kutahu pas kamu nongol dengan mobil itu,
semuanya ambyar.
Aku punya teori. Kurasa wanita menyukai pria berseragam,
misalnya, polisi, petugas damkar.
Tentara, dsb. Seperti acara TV. Kamu suka nonton acara apa?
- Star Trek. - Apa kabar, Bapa?
- Terima kasih sudah datang. - Hati-hati.
Star Trek. Kapten Kirk mengenakan seragam, apa yang terjadi?
- Takkan bisa bercinta tanpanya. - Tepat.
- Perlu kujelaskan lagi? - Seperti episode semalam.
Dia harus membuat Spock marah
jadi dia berkata, "Kamu aneh, Spock, cocoknya berada di sirkus...
tepat di sebelah bocah berwajah anjing itu."
Kamu boleh juga.
Hei, Vagas, jadi transaksinya ndak?
Ada uang ada barang, Huey.
Kamu duluan.
Sepertinya kita berbisnis.
Malam yang luar biasa.
Kamu rasakan udaranya? Aku merasakannya.
Ini malam yang hebat. Malam hebat untuk hal-hal hebat.
Ini malammu, Blake. Malam ini kamu akan menjadi bintang.
- Dan aku akan menyaksikannya. - Musti kuapain agar kamu diam?
Mengikatmu dan menyumpalmu?
Tunggu sebentar, Manolito. Aku musti ngelakuin sesuatu, oke?
- (Kwik) Hei. - Mau kencing, Huey.
Jangan lama-lama.
Kenapa kamu tak katakan saja ini 'pekerjaan orang dalam'?
Pekerjaan ini akan membuatku sukses besar, Nak,
dan kamu tak akan merusaknya.
Tunggu di dalam mobil. Ayo.
Kamu menciumnya?
Kejahatan?
Itu dia. Aku mencarimu ke mana-mana.
Ayah, aku di sini.
Ayah, lihat badut itu.
Lihat tingginya.
- Terima kasih, teman. - Terima kasih kembali.
Periksa bagian belakang.
Tangan di kepala, ganteng.
Kamu akan terlihat menawan dalam sel.
Tidakkah kamu membencinya, hari-hari seperti ini?
Aku cuma mau sepotong pizza, mungkin dengan ekstra...
Jangan coba-coba.
Kamu memegang senapan Ithaca 37 kaliber 12 yang dipotong
dengan slide seberat 5 pon.
Saat kamu memompanya, aku akan menembakkan tiga peluru ke kepalamu,
mungkin satu di dadamu. Aku akan kembali ke kantor
ngurus dokumen dan makan donat.
Aku suka donat, tapi aku benci ngurus dokumennya.
Brie?
Sekarang, enyahlah, Donat.
Mundur,
atau kepalanya perlu di kantungin saat pacarnya menyetubuhinya!
Ayo, jatuhkan!
Baiklah.
Hati-hati kepalamu.
Maaf.
Senjatanya, Pak, bukan tongkatmu.
Ini hebat.
Baiklah, aku setuju.
Tapi sekarang kamu harus percaya padaku.
Aku tidak pakai apa pun di balik bajuku, oke?
Tak ada senjata tersembunyi.
Aku bahkan tidak memakai rompi anti peluru. Lihat?
Tak ada sarung pistol tersembunyi, tak ada apa-apa.
Kumau kamu percaya aku. Lihat, tak ada apa-apa di pergelangan kakiku,
Tak ada senjata tersembunyi,
tak ada apapun. Aku tidak ingin membodohimu.
Pistolnya! Jatuhkan pistolnya!
Aku jatuhkan pistolnya, tapi begini kesepakatannya.
Aku letakkan pistolku. Kamu lepaskan gadis itu.
Aku menjadi sanderamu, oke?
- Jatuhkan pistolnya! - Baiklah, tenang.
Aku meletakkan pistolku.
Dengan perlahan.
Jangan ada yang terluka.
Sekarang, satu-satunya senjataku yang tersisa
tidak berguna kecuali kamu gadis cantik.
Ngomongin gadis cantik, kenapa kamu tak lepaskan dia?
Setelah aku membunuhmu.
Kerja bagus.
Ya, kurasa Pistol di pantat mengalahkan pisau di sepatu bot.
Satu-satunya senjataku yang tersisa sekarang tidak berguna
kecuali kamu gadis cantik.
Ngomongin gadis cantik, kenapa kamu tak lepaskan dia? Tolong?
Setelah aku membunuhmu.
Pemula yang bodoh. Sembilan bulan bertugas.
Membahayakan warga sipil.
Dia mustinya menunggu bala bantuan.
Jangan menggerutu, Elliott.
Kota ini perlu perlindungan polisi,
Dan apa yang kamu berikan?
Tank pendobrak dan pelindung tubuh yang menyala?
Bukan menyala. Tapi berpendar.
Terserah. Nick Styles adalah berita positif pertama
dari institusimu dalam tiga tahun ini, dan saranku manfaatkan itu.
Aku ingin memanfaatkan payudaranya.
- Jaksa Wilayah Brimleigh. - Kepala Floyd.
Silakan duduk, Sersan. Ruang ganti?
No comments yet. Be the first to leave one.