لومړۍ 200 کرښې.
Diterjemahkan oleh Pegasus153.
Ini tidak terlihat bagus, Richard.
Bahkan, jujur saja, itu terlihat sangat buruk.
Daripada bertele-tele,
Aku akan mengungkapkan dan mengatakannya.
Richard, kau menderita kanker paru-paru stadium empat.
Rasa sakit yang kau alami di punggung bagian atas
sebenarnya akibat dari tumor ganas
di dalam paru-parumu,
yang sepertinya sudah kau idap beberapa waktu lalu.
Karena kita lambat menyadarinya pada saat terakhir,
kankermu juga sudah menyebar
khususnya di tulang belakang, dan kelenjar adrenalinmu.
Jika kau ingin memberitahukan pihak kampus.
Kau juga harus memberitahu Veronica dan putrimu
sesegera mungkin, agar perawatan bisa segera dimulai.
Untuk waktu berapa lama yang kita bicarakan?
Dengan perawatan, setahun,
satu setengah tahun, jika kau beruntung.
Dan tanpa itu?
Mungkin enam bulan.
Maafkan aku, Richard.
SANG PROFESOR
Keparat.
Jadi mari kita buat ini menjadi kuartal yang fantastis.
Kita mendapat sedikit tambahan dana
yang sangat kita butuhkan.
Ada pertanyaan?
Sial.
Apa...? Uhm... Baiklah.
Sial.
Bedebah.
Ya, Tuhan. Sialan.
Bajingan sialan!
Sial! Ya, Tuhan!
Persetan, ya?
Tuhan sialan!
Persetan kau!
Persetan kau.
Keparat
Bagian I Aku Punya Sesuatu untuk Dikatakan
Haruskah atheis ucapkan rahmat?
Diam, Richard.
Tentu saja, sayangku.
Sebenarnya aku punya sesuatu yang ingin ku katakan.
Silakan, nak. Apa yang mau kau katakan?
Aku ingin kalian tahu aku gay.
Yang benar saja?
Yesus Kristus.
Olivia, aku pikir itu sesuatu yang buruk.
Tidak, kau bukan, Olive.
Apa maksudmu aku bukan?
Kau bukan gay. Maksudku, kau bukan lesbian.
Ya, benar.
Ya. Tidak, kurasa aku tahu yang menjadi pilihan seksualku..
Itu hanya sebuah fase.
Aku pikir itu fantastis.
Jangan menenangkannya.
Aku tidak menenangkan putriku.
Beraninya kau menyangkalku seperti ini.
Aku tidak menyangkalmu, sayang.
Aku hanya menolak permintaan perhatianmu
atau apapun ini. Itu saja.
Ibu mengenalmu, Olive, lebih dari dirimu sendiri.
Tidak, Ibu. Ibu tidak tahu apapun tentangku.
Olivia, tolong kembali, sayang. Olivia.
Biarkan dia pergi.
Kemahiranmu mengasuh anak...
selalu membuatku takjub.
Aku juga punya sesuatu untuk ku katakan.
Aku mau mendengarnya.
Aku berselingkuh.
Aku berselingkuh dan ku pikir kau harus tahu.
Dan mengapa kau pikir aku harus tahu?
Karena aku berselingkuh dengan Henry.
Henry siapa?
Henry Wright.
- Henry Wright? - Uh-hmm.
Bosku?
Tidak, tidak, tidak. Veronica. Itu benar-benar menjijikkan.
Apa kau sudah gila? Ayolah.
Setidaknya punya rasa sedikitlah perselingkuhanmu.
Terserahmu, kalau aku lebih suka meniduri seorang bocah kolam renang atau tukang ledeng.
lalu mencoba beberapa karung kacang kosong sialan.
Aku menyakinkanmu, itu tidak kosong.
Apa?
Henry telah diberkati dengan testis tambahan.
Henry diberkati dengan testis tambahan?
Apa kau yakin itu bukan kista atau kanker yang tumbuh?
Apa pedulimu?
Tentang kacang ketiganya?
Tidak, tidak.
Sejauh yang aku ketahui, real estate-nya
kehilangan nilainya sejak lama.
Kau benar-benar bodoh.
Aku akui.
Jadi marilah kita minum untuk pernikahan suci kita.
Minumlah sendiri.
Ide yang jauh lebih baik.
Apa yang ingin kau sampaikan kepada kami?
Aku takut aku memasak steak terlalu matang.
Kau memang bajingan.
Tidak, tapi bukan itu yang dia sampaikan.
Dia meletakkan dasar bagi seluruh gerakan feminis.
Lanjutkan.
Seperti seratus tahun sebelumnya dan...
Apa itu tadi?
Oh.
Apa kau tidak akan berbuat apa-apa?
Seperti apa?
Aku tidak tahu. Menelpon seseorang mungkin.
Apa kau berteman dengannya?
Apa kau mengenalnya secara pribadi, dengan, seperti, dengan nama?
Itu seekor burung sialan.
Aku tidak tahu siapa yang harus dihubungi.
- Bisa aku melanjutkan? - Tidak, kau tidak boleh.
Oh, telepon siapa itu? Apa itu teleponmu?
Sial.
Nah itu dia. Inilah dia.
Maaf.
Punyaku. Maaf.
Aku pikir itu bergetar, tapi...
Tidak, tidak, tolong,
terima teleponmu. Berdirilah dan terima teleponmu.
Silakan. Jangan malu.
Berdirilah dan terima teleponmu.
Halo.
Aku akan meneleponmu kembali karena aku sedang ada di kelas.
Tidak, aku sedang di kelasku.
Sekarang ini. Aku sedang berdiri.
Aku tahu ini aneh. Baiklah.
Selamat tinggal. Sampai jumpa.
Menarik.
Aku minta maaf.
Oh, jangan.
Baik.
Dari sini sampai selesai,
kita akan melakukan hal-hal yang sangat berbeda.
Jadi bagi kalian yang bahkan tidak tertarik
untuk berada di sini, silakan pergi.
Cukup berjalan keluar pintu
dan kau akan otomatis menerima nilai C.
Aku tidak mau menyia-nyiakan waktu.
dan aku juga tidak bermaksud menyia-nyiakan waktu kalian.
Jadi bagi kalian yang menerima nilai,
katakanlah, nilai C atau lebih buruk, mari kita bersikap proaktif.
Kemasi barangmu. Dan pergilah sekarang.
Hmm?
Baik. Kita mulai.
Jika ada di antara kalian yang memiliki niat
belajar bisnis, keluar sekarang.
Aku tidak akan mengatakannya lagi.
Jika kau lihat ke bawah dan kau menemukan dirimu mengenakan celana olahraga
atau lebih tepatnya celana dengan tali atau sesuatu,
- tolong pergi saja. - Apa?
Yang terpenting dari semuanya, jika kalian tidak pernah membaca buku
untuk kesenangan internal kita sendiri...
Kau tidak seharusnya berada di sini. Keluarlah.
Jika ada di antara kalian menemukan diri kalian
termasuk dalam salah satu kategori ini.
Aku yakinkan kalian, kalian tidak akan mendapatkan nilai lebih dari nilai C.
Kita mulai lagi.
Pekerja pemerintah dan politisi termasuk di dalamnya.
Komentar celana olahraga tadi bukanlah lelucon.
Aku sakit. Aku terserang flu.
Benar. Sekarang, bagi kalian yang tertarik
untuk belajar dari pikiran yang lebih besar,
dan inilah harinya,
Kalian ditugaskan PR untuk membaca satu buku
dan hanya satu buku saja untuk kuartal ini.
Setelah melakukannya, kalian akan berdiri di sini
dan kalian akan menjalankan kelas kalian sendiri.
Luar biasa. Akan ada raja dan ratu pendingin air,
pelacur perusahaan besok.
Nilai C. Mungkin tidak.
Dan kemudian kalian akan berdiri di sini dan kalian akan meyakinkan teman-teman kalian
tentang pentingnya PR itu.
Untuk itu, kalian akan menerima nilai B.
Jika kalian mengajari sesuatu yang baru, kalian menerima nilai A.
Ada pertanyaan?
Um...
Ah-ha. Ya. Satu hal lagi.
Tidak ada propaganda feminis atau yang aneh-aneh.
Nasib perempuan yang tidak terurus adalah benar-benar hal terakhir
yang aku ingin pikirkan sekarang.
Aku tidak berpikir kau bisa melakukan itu.
Aku baru saja melakukannya.
Dan sekarang, aku akan memulai...
mabuk yang emosional selama 72 jam.
Sepertinya, aku akan minum sendirian
dan aku baik-baik saja dengan itu.
Akibatnya, kelas dibatalkan.
Hanya itu saja.
Kelas dibubarkan.
Oh, ya, omong-omong, jika ada di antara kalian yang menjual ganja
atau kau tahu siapa yang menjualnya, tolong kunjungi aku
selama jam kantor?
Terima kasih. Sampai jumpa.
Apa-apaan itu?
Aku perlu melanjutkan cuti kuartal berikutnya.
No comments yet. Be the first to leave one.