Reply 1994

Reply 1994 (응답하라 1994)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

Specials

د خپرونې معلومات

Reply 1994 E21 ind WITH & IPOP
د لخوا تبصره leavest
Leavest @ http://idfl.me

تګونه

other
په خپور شو: 2014-02-08
ډاونلوډونه: 29
د اوریدلو معیوبیت: Yes

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Sekarang, untuk acara puncak, kita akan mengadakan prosesi pernikahan.

Kami berterima kasih jika para tamu bersedia memberkati

langkah pertama pasangan yang baru menikah bersama-sama dengan tepuk tangan yang meriah. Sekarang...

Pengantin pria dan pengantin wanita, lanjutkan!

Hei, ini sudah jam 11 malam.

Hei, ayo. Kita sudah terlalu lama disini.

Ya, ini sudah sangat larut.

Itu benar... kau seharusnya cemas.

Hei, bukankah secara fisik dan emosional itu melelahkan untuk menjadi pasangan baru di usia tuamu?

Itu sebabnya kau harus menikah lebih awal.

Aish, diamlah. Ayo cepat pergi. Ae Jeong sudah menunggu.

- Ayo! - Ayo!

Ayo. Ayo. Ayo.

Ayo. Cepat.

Ayo.

Hati-hati dijalan.

Sayang, semakin kulihat rumah ini terlihat bagus.

Kapan aku bisa tinggal di rumah seperti ini?

Ini rumah sewa. Apa gunanya menyukai ini, padahal ini rumah orang lain?

Tetap saja milik kita adalah milik kita. Rumah kita.

Bagaimana bisa itu rumah kita?

Itu rumah bank. Lebih tepatnya hanya beranda depan milik kita.

Cepatlah pergi. Mungkin takkan banyak taksi yang lewat.

Berdiri disini seperti ini mengingatkanku akan masa lalu.

Kurasa cinta pertama itu berhasil.

Januari 2000

Ini aku, Oppa. Bisakah kau datang sekarang? Aku sedikit sakit.

~ Hari dimana aku juga menunggu, hari itu juga aku terhapuskan. ~

~ Bagimu waktu akan menjadi segalanya. ~

~ Entah kita akan terpisah jauh seperti itu atau kau akan pergi. ~

~ Apa yang kuinginkan lagi? Aku tak memerlukan banyak hal. ~

~ Aku hanya ingin melihatmu tersenyum. ~

~ Aku merindukanmu selamanya dan aku bahkan tak bisa mengatakan apapun ~

~ Jika kau pergi sekarang, aku takkan bisa melihatmu. ~

~ Kenapa aku tak bisa mengatakan aku mencintaimu. ~

~ Atau sekarang di depanmu, yang kuingin adalah waktu untuk bersama ~

~ Hari yang kutunggu, hari itu juga aku terhapus. Bagimu waktu akan menjadi segalanya. ~

~ Entah kita akan terpisah jauh seperti itu atau kau akan pergi ~

~ Aku merindukanmu selamanya dan aku bahkan tak bisa mengatakan apapun. ~

~ Jika kau pergi sekarang, aku takkan bisa melihatmu. ~

~ Kenapa aku tidak bisa mengatakan aku mencintaimu. ~

~ Atau sekarang di depanmu, yang kuingin adalah waktu untuk bersama ~

~ Apa yang kuinginkan lagi? Aku tak memerlukan banyak hal. ~

~ Aku hanya ingin melihatmu tersenyum. ~

~ Aku merindukanmu selamanya dan aku bahkan tak bisa mengatakan apapun. ~

~ Jika kau pergi sekarang, aku takkan bisa melihatmu. ~

~ Kenapa aku tidak bisa mengatakan aku mencintaimu. ~

Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu.

~ Atau sekarang di depanmu, yang kuingin adalah waktu untuk bersama ~

~ Apa yang kuinginkan lagi? Aku tak memerlukan banyak hal. ~

~ Aku hanya ingin melihatmu tersenyum. ~

Oh, Sunbaenim. Apa kau baik-baik saja?

Kau masih hidup.

Tentu saja masih hidup. Memangnya sudah mati?

Michael. Terima kasih untuk kerja kerasmu. Aku akan menjalani shift malam minggu ini.

Kau sudah bekerja keras.

Dokter! Dokter! Baru saja pemain Liga Utama disini!

Itu Chil Bong!

Bahunya benar-benar 100 pyung, 100 pyung*!

Wow, aku fans beratnya.

Aku sudah menjadi fansnya sejak dia di Yonsei. Saat Chil Bong di Jepang,

Aku ingin melihatnya di pertandingan Yomiuri bersama pacarku.

Hei, awalnya Profesor Kim dokter utama Chil Bong sejak dia masih kuliah.

Sebelumnya aku melihatnya dua kali di rumah sakit.

Aku harus mendapat tanda tangannya.

Aku juga. Kapanlagi bisa melihatnya setelah hari ini?

Jika anda pergi sekarang, anda akan diteriaki oleh Profesor Kim.

Kondisinya tidak baik, tapi semua pasien berkumpul di sekitarnya minta tanda tangan dan foto-fotonya.

Profesor Kim benar-benar marah sekarang.

Oh, bagaimana ini? Kapanlagi bisa melihatnya selain hari ini?

Tidak.

Mungkin anda bisa sering melihatnya mulai sekarang.

Dia mengalami hernia lagi jadi dia mungkin dipindahkan ke departemen kita!

Lalu apa? Dia akan ke Amerika besok.

Tetap saja! Aku bisa melihatnya setidaknya satu atau dua kali dalam setahun.

Halo?

Ya, Profesor?

Ya, ya. Saya baik-baik saja sekarang.

Maafkan saya.

Ya. Aku pergi dulu.

Halo?

Na Jung, kudengar hari ini makan malamnya jumulleok (asinan iga).

Langsung pulang ke rumah setelah kerja, oke?

Baiklah.

Halo?

Na Jung, kudengar Ibu membuat jumulleok malam ini!

Cepat pulang ke rumah, oke ?

Aku tutup.

Aku tahu! Aku tahu! Hari ini makan malamnya jumulleok! Aku baru akan pulang sekarang!

Wah. Bagaimana bisa kau sudah tahu?

Aku ingin yang pertama memberitahumu.

Hei, kalau begitu belikan dua botol soju saat kau pulang.

Kita bisa minum soju dan makan jumulleok serta merayakan kepulangan Ayah dari rumah sakit.

Aku mengerti. Apa kau memberitahu Dong Joon dan Chil Bong juga?

Dong Joon mungkin menyukai jumulleok.

Mereka berdua ada di rumah sakit.

Chil Bong itu benar-benar bodoh.

Dia keluar atas kemauannya sendiri padahal belum sembuh sepenuhnya.

Kurasa dia takut dengan banyaknya reporter.

Intinya, dia bilang dia akan ke rumah sakit langsung dari rumahnya.

Dia bilang, dia mendapatkan terapi fisik di rumah sakit sekarang.

Ya?

Kau dimana?

~ Ekspresi lelah ketika hari telah berlalu. ~

~ Mimpi tersembunyi di bawah sinar mentari yang merah menyala. ~

~ Dalam semua keingintahuanku tentang waktu yang lampau. ~

~ Bagi cinta yang datang mendekat sedikit demi sedikit. ~

~ Untuk kerenggangan waktu yang tertutupi oleh kegelapan. ~

~ Menerbangkan semua kenangan sedih pada angin yang terhanyut di awan. ~

~ Bahkan senyummu yang malu-malu ~

~ berharga untukku. ~

~ Jika kau terus menatapku ~

~ dengan pandangan yang tak berubah. ~

~ Aku terbang jauh ~

~ menjadi pelangi yang indah dan bintang di langit. ~

Berdiri saja disana.

Na Jung.

Aku punya keinginan.

Di sebelah sana... Jika aku memukulnya,

kabulkan satu permintaanku.

Kau akan mengabulkannya, kan?

Na Jung.

~ Meskipun kita takkan pernah bisa bertemu lagi, ~

~ Kita akan mengingat kisah masing-masing. ~

Bagaimana kau tahu?

~ Jalan panjang yang harus kita lalui mungkin berbeda. ~

~ Aku akan mendengarkan lagumu. ~

Kurasa aku takkan bisa tetap berhubungan denganmu nantinya.

Aku...

~ Tampaknya ini masih bisa menjadi pertemuan terakhir. ~

Akan butuh waktu.

~ Kau telah pergi jauh. ~

Maaf.

~ Aku masih bisa mendengar cerita terakhir. ~

~ Tapi kau pergi. ~

Joon...

~ Bahkan jika kau tak melihat kebelakang, jangan menitikkan air mata. ~

Kau...

Dari semua orang yang kukenal, kau yang paling tampan.

Kau sangat tinggi dan kepribadianmu bagus.

Kau...

Dari semua orang yang kutemui,

kau yang paling gagah.

Bahwa seseorang sepertimu menyukaiku,

apa kau tahu aku sangat berterima kasih?

Karenamu,

aku sadar bahwa aku cukup layak untuk dikejar.

Bahwa orang paling terkenal di Korea menyukaiku

berarti aku wanita yang cukup keren, kan?

Joon, jika mungkin

nanti, jika aku mempunyai bayi,

aku akan menyombangkan hal itu.

Bahwa bintang terkenal di TV

pernah menyukaiku.

Aku akan banyak menyombongkannya.

Joon.

Terima kasih sudah menyukaiku.

Karenamu, kurasa aku mempunyai kenangan indah di usia 20 tahunku.

~ Aku tidak ingin melepaskanmu, hanya karena merasa ini seperti takdir. ~

~ Aku tak ingin melupakanmu. ~

Aku juga.

~ Jadi sekarang, selamat tinggal. ~

~ Meskipun kita takkan pernah bisa bertemu lagi, ~

Baik-baiklah.

~ Kita akan mengingat kisah masing-masing. ~

Selamat tinggal.

~ Jalan panjang yang harus kita lalui mungkin berbeda. ~

~ Aku akan mendengarkan lagumu. ~

Halo?

Hei Joon, bukankah besok kau pergi ke Amerika? Benar, kan?

Ya.

Kalau begitu, meski sebentar, mampirlah ke rumah.

Jadi setidaknya kau bisa minum bir dengan anak-anak sebelum kau pergi.

Mereka bilang mereka akan pulang kerja lebih awal jika kau datang.

Bagaimana ini, Ho Joon? Kurasa aku harus ke rumah sakit besok.

Aku akau harus bertemu Profesor Kim untuk terakhir kalinya sebelum aku pergi ke Amerika.

Maafkan aku.

Baiklah, secepatnya aku akan menelpon setelah sampai disana.

Hei, disana juga ada dokter.

Baiklah. Aku mengerti. Terima kasih.

Ya, sampai jumpa.

Dorong ke belakang.

Benar. Mari putar sedikit.

Benar.

Ortopedi

Itu benar-benar memburuk.

Apa tidak sakit selama ini?

Hanya sedikit.

Ini lesi labrum.

Menurutku ini bukan karena kecelakaan mobil.

Ini belum perlu untuk menjalani operasi, tapi jika terus memburuk,

di beberapa titik,

kupikir kau harus dioperasi. Bagaimana menurutmu?

Bagaimana dengan punggungmu?

Saat ini, punggung saya lebih bermasalah daripada bahu saya.

Punggung saya sudah sakit sepanjang musim.

Kau masih bisa tersenyum?

Jika cakram herniamu memburuk, kau pasti akan butuh operasi!

Apakah hasil MRI sudah keluar?

More Indonesian subtitles for Reply 1994

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left