لومړۍ 200 کرښې.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Artikel pertama dari Konstitusi Republik Tiongkok,
Republik Tiongkok yang didirikan atas Tiga Prinsip Rakyat,
akan menjadi republik demokratis, dipimpin oleh rakyat untuk rakyat.
Sun Yat-sen, Bapak Bangsa,
menerapkan Tiga Prinsip Rakyat
dan membuat Konstitusi Lima Kekuasaan.
Tiga Prinsip Rakyat adalah akar…
- Ayo! - …dan tujuan mendirikan negara ini.
Konstitusi Lima Kekuasaan adalah prinsip pemandu.
- Berhenti! - Lepaskan!
Hukum dasar bangsa ini
menekankan prinsip dasar pemisahan kekuatan.
- Pemerintah melayani rakyat… - Berdiri tegak!
- …dengan kekuasaan pemerintahan… - Jalan yang benar!
- …dan rakyat punya kuasa… - Lepaskan!
- Jadi, rakyat… - Lepaskan. Aku bisa jalan sendiri.
Kekuasaan dan kemampuan jelas terpisah.
Sekarang, mari kita lihat esensi Tiga Prinsip.
Presiden Chiang berkata
bahwa esensi Tiga Prinsip Rakyat
adalah etika, demokrasi, dan sains.
Etika adalah esensi nasionalisme.
KONSELOR, CHANG MING-HUI, DAN MURID, WEI CHUNG-TING, DITAHAN
Fang Jui-hsin
dari Kelas 3-1
dipuji karena melaporkan mata-mata.
Hari ini, dia menerima sertifikat kehormatan ini.
Negaramu berterima kasih.
Negaramu berterima kasih.
SMA GREENWOOD MENJADI SANGAT KONSERVATIF.
Negaramu berterima kasih!
BEBERAPA HARI KEMUDIAN, SEORANG MURID, NONA FANG,
JATUH DAN TEWAS DARI GEDUNG HANCUI DI SEKOLAH.
PEMBICARAAN SOAL HANTU MENYEBAR LUAS.
SEKOLAH MEMINTA KUIL DEWA KOTA LOKAL
MENGADAKAN RITUAL DAN EKSORSIS BERKALA.
GEDUNG HANCUI DILARANG DIMASUKI.
KENANGAN BERULANG BERUBAH
LALU PENEKANAN DAN LARANGAN SELAMA 30 TAHUN
MEMBUAT KEBENCIAN MENYEBAR.
MASA LALU TAK PERNAH PUDAR
SAMPAI KAU MEMBUKA MATAMU LAGI.
TAHUN KE-88 REPUBLIK,
GEDUNG HANCUI, SMA GREENWOOD
Keluarlah.
Kubilang, keluarlah.
Keluarlah! Kalian sudah selesai bermain-main?
Sudah selesai bermain-main?
Jika tidak keluar, kalian akan dihukum.
Kalian takut keluar, bukan?
Cheng Wen-liang.
Apa itu kau?
Liu Yun-hsiang.
Keluarlah.
Aku tahu kau di dalam.
Keluarlah.
Keluarlah.
Berhentilah bermain-main.
Cheng Wen-liang.
Liu Yun-hsiang.
Apakah kalian berdua?
GREENWOOD
TIGA HARI LALU
BUS ANTARKOTA JINLUAN
Pikirkan saja dirimu sendiri.
Apa dia putrimu?
Ya.
Yun-hsiang,
beri salam.
Halo, Bu.
Kau tampak cukup elegan.
Kau juga ibu yang cantik.
Kau datang untuk mengunjungi teman?
Tidak.
Untuk sekolah dari Taipei.
Kudengar banyak murid SMA Greenwood masuk universitas
dan lingkungannya baik.
Itu membuat para murid bisa fokus belajar.
Berikutnya, Jinluan.
Nona.
Tempat ini sama sekali belum berubah.
Kau harus terbiasa.
Yun-hsiang.
Cepatlah.
Seseorang menunggu kita.
Aku sudah merapikan tempatnya.
Astaga.
Tinggalkan saja kopermu di sini.
Selebihnya, seperti katamu,
lihat apa yang tak kau perlukan.
Akan segera kusingkirkan.
Siapa yang tinggal di rumah ini sebelumnya?
Ini milik kerabatku.
Sudah bertahun-tahun kosong.
Tidak banyak orang yang pindah ke Jinluan.
Aku meminta orang merenovasi tempat ini
karena kau akan pindah.
Aku memperbaiki air, listrik, dan saluran gas.
Bahkan kuminta orang mengecat rumah.
Baiklah.
Periksa apa ada sesuatu yang harus kuperbaiki.
Tidak, bagaimana bisa?
DUNIA BARU YANG BERANI
Yun-hsiang, cepat rapikan.
Sekolah akan dimulai beberapa hari lagi.
Baiklah.
Bu Liu, jika kau butuh hal lain, katakan saja.
Aku pergi dahulu.
Akan kuantar.
Tidak perlu.
- Aku bisa sendiri. - Tidak masalah.
Guru bilang karyamu yang menang penghargaan,
juga berpeluang memenangkan kompetisi wilayah lain.
Bu, selamat pagi.
Selamat pagi.
Dengar, aku pergi ke pasar pagi ini.
Buah dan sayuran di sini sangat segar.
Udaranya juga bersih.
Ayahmu akan suka di sini.
Kau putriku.
Cara orang melihatmu
akan tercermin padaku.
Akhirnya kita bisa kemari dan memulai hidup baru.
Lakukan dengan baik.
Tunggu ayahmu membawa kita pulang, ya?
GREENWOOD
Kau murid pindahan?
SMA KANGXING
1984
Keluarkan sendiri.
Kau kelas berapa?
Siapa namamu?
Kelas 2-1.
Liu Yun-hsiang.
1984
SMA Greenwood sudah lama tidak berubah.
Ini semua demi kebaikan kalian.
Aku tahu semua yang kalian lakukan di belakangku.
Jangan kira kalian bisa sembunyikan!
Kau bermasalah di hari pertama.
Sekolah melarang semua bahan bacaan di luar kurikulum.
Dengar baik-baik.
Kelas 2-1 kelas baik yang mengikuti peraturan.
Karena kau di sini, fokuslah belajar.
Aku tak peduli masa lalumu, tapi jangan buat masalah.
Berdiri.
Perhatian.
Hormat.
Selamat pagi, Bu.
Duduklah.
Ada murid pindahan baru hari ini.
Kemarilah. Perkenalkan dirimu pada kelas.
Halo, semuanya. Namaku Liu Yun-hsiang.
Aku pindah dari SMA Kangxing di Taipei.
- Salam kenal. - Ada kursi di sana.
- Duduklah di sana. - Terima kasih, Bu.
Kau hebat dalam kompetisi.
Ketua Kelas, beri aku daftar absennya nanti.
CHENG WEN-LIANG, SETAN
Ketua kelasmu ingin kau dihormati.
Yang lain tidak boleh santai.
Kulihat lorong itu sangat kotor.
Kubilang ini harus bersih.
Kalian mau menyentuhnya?
Para setan.
Bersihkan sekarang.
Sisanya, keluarkan buku teks kalian.
Mari kita ulas bab-bab yang akan masuk ujian berikutnya.
Halaman 13.
Hai. Aku ketua kelas, Su Chieh-yu.
Aku Yun-hsiang. Halo.
Kenapa nomor muridmu berbeda dengan kami?
Aku belajar di Inggris selama setahun,
jadi, aku lebih tua setahun.
Kenapa kau datang ke Jinluan?
Kota yang kutinggali di Inggris sangat sederhana.
Tempat ini sangat mirip. Aku sangat menyukainya.
Dia setan. Abaikan dia.
- Pura-pura tidak lihat. - Ya, jangan lihat.
Ayo.
Lagi.
Ayo.
Teruskan.
Baik!
Dasar kau.
Kau menjatuhkan barang untuk dewa.
Aku tak sengaja.
Kau bisa dapat bencana.
Berapa usiamu?
Kau masih sangat bodoh.
Berhenti memukul kepala putramu. Dia sudah cukup bodoh.
Ini untuk Dewa Kota.
Kau akan tersambar petir dengan sikap ini.
Aku tidak memilih pekerjaan ini.
Tentu saja tidak!
Dewa Kota memilihmu.
Memangnya kau siapa bisa memilih Dewa Kota?
Cukup. Cepatlah, kalian berdua.
Cepatlah.
No comments yet. Be the first to leave one.